📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 172 dokumen

USULAN STRATEGI PEMASARAN DAN PENJUALAN UNTUK BISNIS COFFEE SHOP DI BANJARMASIN (STUDI KASUS: EASTLAND COFFEE)

Eastland Coffee adalah sebuah kedai kopi yang berbasis di Banjarmasin Timur. Eastland Coffee menawarkan makanan dan minuman dari beberapa kategori seperti minuman kopi, minuman non-kopi, makanan ringan, dan makanan berat. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi di Indonesia selalu meningkat dan industri kedai kopi berkembang pesat. Namun, analisis awal menunjukkan bahwa penjualan Eastland Coffee terus menurun pada tahun pertama operasinya dan tidak mencapai target penjualan. Selain itu, survei analisis pelanggan menunjukkan bahwa kesadaran merek Eastland Coffee sangat rendah. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan masalah yang dihadapi oleh Eastland Coffee dan mengusulkan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan serta kesadaran merek. Penelitian ini dimulai dengan penulis menganalisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal Eastland Coffee. Penulis mewawancarai pemilik Eastland Coffee dan manajer yang mengawasi kegiatan sehari-hari. Lingkungan internal dianalisis dengan beberapa kerangka kerja yang meliputi RBV, VRIO, rantai nilai Porter, STP, dan analisis bauran pemasaran. Sementara itu, data eksternal menggunakan kerangka kerja seperti PESTEL, Porter Five Forces, analisis pesaing, dan analisis pelanggan. Analisis pelanggan dilakukan dari kuesioner yang telah didistribusikan sebelumnya dengan 185 responden. Penulis kemudian menghasilkan SWOT Eastland Coffee dari analisis internal dan eksternal. Hasil dari analisis adalah usulan strategi pemasaran untuk Eastland Coffee. Pertama, penulis mengusulkan segmentasi baru dan kemudian target pasar baru untuk Eastland Coffee. Kemudian, penulis juga mengusulkan beberapa aspek baru dari bauran pemasaran. Penulis mengusulkan produk baru seperti minuman kopi signature baru dan masakan lokal. Penulis juga mengusulkan kegiatan promosi baru dari iklan dan publisitas, penjualan pribadi, dan penawaran penjualan. Penulis juga mengusulkan rencana untuk meningkatkan aspek orang, proses, dan bukti fisik yang sudah baik.

2024
👤 Penulis: Muhammad Rayandra Afnan Putra
🏷️ Pemasaran Bisnis 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Analisis Pesaing

MENJELAJAHI ADOPSI BERKELANJUTAN: PERSEPSI TERHADAP MANFAAT, PERSEPSI TERHADAP RISIKO, KEPERCAYAAN, DAN INTENSI MENGGUNAKAN PELANGGAN TERHADAP KONSUMSI KOLABORATIF DARI CLOTHING LIBRARY PADA PEREMPUAN GEN Z DI INDONESIA

Industri fashion secara signifikan berkontribusi terhadap emisi karbon global dan degradasi lingkungan, sebagian besar disebabkan oleh praktik-praktik yang tidak berkelanjutan dan model fast fashion yang mendorong konsumsi berlebihan dan masa pakai produk yang pendek. Di Indonesia sendiri terdapat rentang yang cukup besar antara kesadaran lingkungan Generasi Z dengan perilaku konsumsi pakaian mereka. Terlepas dengan pemahaman mereka terhadap lingkungan, terdapat pemahaman yang kurang dan juga adopsi sustainable fashion seperti clothing library. Clothing library didirikan atas dasar ide untuk berbagi dan mengubah kebiasaan konsumen menjadi bentuk konsumsi kolaboratif yang bertujuan untuk menciptakan nilai sosial di samping nilai ekonomi dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi adopsi konsumsi kolaboratif di kalangan perempuan Generasi Z di Indonesia, khususnya berfokus pada Clothing library. Penelitian ini berusaha untuk memahami bagaimana persepsi terhadap manfaat, persepsi terhadap risiko, dan kepercayaan mempengaruhi intentsi penggunaan dalam demografi ini. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif, data dikumpulkan dari 339 responden melalui survei online. Penelitian ini menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan alat SmartPLS 4.0 untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan, seperti biaya yang masuk akal, kesesuaian gaya, dan variasi produk, secara signifikan meningkatkan niat untuk menggunakan clothing library, sementara risiko finansial, kinerja, dan sosial berdampak negatif pada niat ini. Kepercayaan berperan sebagai faktor mediasi penting antara manfaat yang dirasakan dan niat penggunaan. Wawasan ini memberikan informasi berharga bagi konsumen, penyedia layanan, dan pembuat kebijakan, yang berkontribusi pada pengembangan ekosistem sustainable fashion di Indonesia.

2024
👤 Penulis: Reva Zainuranjanandya
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Hidrologi

MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK KEDAI KOPI STUDI KASUS DARI PORTAKAMP – COFFEE & BEYOND

Generasi muda di Indonesia dengan antusias mengadopsi gelombang keempat budaya kopi. Hal ini termasuk konsumsi kopi lokal yang berkualitas tinggi. Oleh karena itu, Portakamp mencoba memanfaatkan tren industri ini. Namun, tidak mudah bagi Portakamp untuk menjalankan bisnis yang berkembang dalam jangka panjang. Kedai kopi tersebut mengalami kesulitan dengan stagnasi omset penjualan. Analisis dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengatasi masalah stagnasi omset penjualan dan risiko konsentrasi yang tinggi dalam satu segmen. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi segmen target pasar yang memungkinkan dan strategi pemasaran paling efektif untuk meningkatkan minat beli segmen pasar tersebut yang akan menghasilkan peningkatan omset penjualan untuk Portakamp. Untuk merekomendasikan strategi pemasaran yang tepat yang dapat membujuk pelanggan potensial untuk membeli produk Portakamp, penulis pertama-tama menganalisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal. Kemudian pengumpulan data dilakukan menggunakan metodologi campuran, metode kualitatif dan kuantitatif. Wawancara dilakukan dengan pemangku kepentingan internal Portakamp termasuk dua pemilik dan social media marketer untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang masalah dari perspektif internal. Hasil wawancara menentukan kepada siapa kuesioner didistribusikan. Kuesioner didistribusikan kepada 206 responden mahasiswa dari Prasetya Mulya, Universitas Multimedia Nusantara, dan Binus Alam Sutera. Setelah memperoleh semua informasi, strategi pemasaran diusulkan untuk memasuki segmen pasar yang ditargetkan. Strategi tersebut mencakup pemasaran media sosial dan memenuhi preferensi konsumen. Wawasan dari penelitian ini akan membantu Portakamp untuk menarik pelanggan baru dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

2024
👤 Penulis: Sarah Khalisha Husein
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Analisis Lingkungan Bisnis

PERANCANGAN OMNICHANNEL MARKETING BERDASARKAN CUSTOMER JOURNEY MAP EKSISTING PADA UMKM CISEATTO

Ciseatto merupakan UMKM yang bergerak pada sektor makanan dan minuman dengan fokus menyediakan layanan catering dengan pengantaran gratis sesuai ketentuan di Bandung. Layanan catering yang ditawarkan berupa catering harian dan acara. Penelitian ini akan fokus pada layanan catering harian. Ciseatto menghadapi kendala performansi penjualan pada catering harian yang tidak berjalan dengan baik di sepanjang 2023. Kendala tersebut terjadi karena Ciseatto tidak dapat memetakan seluruh touchpoint dari setiap pengalaman pelanggan (customer journey). Touchpoint yang tidak dipetakan dengan baik membuat saluran (channel) pemasaran Ciseatto tidak optimal. Pada penelitian ini, upaya untuk menghadapi kendala yang dirasakan Ciseatto adalah perancangan strategi pemasaran. Perancangan strategi pemasaran yang digunakan adalah omnichannel mrekting berdasarkan customer journey map eksisting. Metodologi dari penelitian ini dimulai dengan melakukan identifikasi customer journey map pelanggan aktual dengan melakukan semi-structured interview dan analisis tematik. Selanjutnya, dilakukan identifikasi strategi pemasaran eksisting berdasarkan tahapan dari customer journey. Setelah itu, dilakukan evaluasi strategi pemasaran eksisting dengan pola industry archetype. Berdasarkan hasil evaluasi, Ciseatto yang memiliki pola funnel harus meningkatkan komitmen dan afinitas pelanggan. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar perancangan usulan strategi omnichannel marketing berdasarkan customer journey map eksisting untuk mencapai kondisi ideal. Usulan strategi omnichannel marketing yang dirancang adalah integrasi touchpoint dan channel kritis pada setiap tahapan customer journey untuk meningkatkan komitmen pelanggan, serta gamification loyalty program untuk meningkatkan afinitas pelanggan.

2024
👤 Penulis: Desy Indah Permatasari Lubis
🏷️ Omni-Channel Marketing 🏷️ Customer Journey Mapping 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

MELARAS DALAM KONTRAS: MEMAKNAI PROSES PENYESUAIAN DIRI DALAM LINGKUNGAN URBAN MELALUI KARYA DRAWING

Hakikat manusia untuk selalu berinteraksi dengan sesama tidak serta merta mengabaikan adanya peran jarak dalam sistem tersebut. Perilaku mengatur jarak dari orang lain dan ruang bagi diri sendiri adalah respon yang terbangun secara bawah sadar tanpa disengaja, hal ini diteliti sebagai perilaku proksemik. Penulis memahami perilaku tersebut sebagai metode penggambaran dan prosesnya menghasilkan bentuk penyesuaian diri pada lingkungan sekitar, terutama urban karena paling dekat dengan keseharian penulis. Penulis menggabungkan unsur dua garis yang kontras, garis geometris dan organis. Masing-masing garis adalah elemen yang berasal dari alam dan lingkungan yang disederhanakan, diambil sifat garisnya, dan dikomposisikan ulang dimulai dari pembuatan komposisi garis geometris dilanjut garis organis. Penulis menafsirkan lingkungan urban sebagai sesuatu yang kompleks dan rapat digambarkan dengan tinta pen hitam. Sedangkan komposisi garis organis bersifat berkelok-kelok, kusut, dan luwes untuk mewakilkan tindakan menyesuaikan diri yang dalam hal ini proses penggambarannya merespon komposisi geometris. Untuk menguatkan kontras keduanya, penulis hanya menggunakan dua warna yang berbeda. “Melaras” berarti menyesuaikan, mencocokkan dalam bahasa Melayu. Seri karya tugas akhir ini adalah usaha penulis membuat komposisi ruang dan mengatur jarak antar interaksi garis untuk menuangkan posisi penulis secara langsung dalam proses menyesuaikan diri di lingkungan urban. Visual yang dihasilkan adalah bentuk dan komposisi yang berbeda-beda di mana penulis menempatkan bermacam gaya interaksi sebagai perwujudan proses “melaras” yang bergantung pada lingkungannya.

2024
👤 Penulis: Fatia Nadya Arrizki
🏷️ Desain Grafis 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Kecerdasan Buatan

PERENCANAAN WADUK LEBAK BULUS SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BANJIR KALI GROGOL JAKARTA SELATAN

Jakarta, sebagai ibu kota negara Indonesia, sering mengalami permasalahan banjir akibat curah hujan yang tinggi. Salah satu daerah yang sering terkena dampak banjir adalah wilayah sekitar Kali Grogol yang terletak di Jakarta Selatan. Kali Grogol mengalir melalui beberapa daerah permukiman padat penduduk yang rentan terhadap banjir. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan Waduk Lebak Bulus sebagai salah satu upaya pengendalian banjir di Kali Grogol. Debit yang dihasilkan oleh Kali Grogol mencapai 188.4 m³/s yang didapatkan dengan metode HSS Snyder periode ulang 25 tahun. Simulasi hidrolis dilakukan menggunakan program HEC-RAS 6.4.1 untuk mengetahui pengaruh waduk dalam mengurangi volume banjir. Tampungan Waduk Lebak Bulus ditujukan untuk menerima beban drainase perkotaan sebelum akhirnya dialirkan kembali ke Kali Grogol. Waduk Lebak Bulus yang direncanakan memiliki volume tampungan sebesar 84,789.4 m3 dengan luas genangan 2.17 Ha. Biaya untuk perencanaan waduk secara keseluruhan adalah senilai Rp15,489,986,000.00.

2024
👤 Penulis: Piter Wongso
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Analisis Sistem Informasi Geografis (Sig)

PENGEMBANGAN STRATEGI KONTINUITAS BISNIS PADA DIVISI ORE FLOW DAN FIXED PLANT UNTUK OPERASI PERTAMBANGAN YANG BERKELANJUTAN

Tesis ini bertujuan untuk mengembangkan Strategi Kontinuitas Bisnis (BCS) yang komprehensif untuk Divisi Ore Flow and Fixed Plant di PT Freeport Indonesia. Studi ini membahas kebutuhan kritis untuk menjaga operasi berkelanjutan di tengah potensi gangguan dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlajutan dan ketahanan. Dengan menggunakan Analisis Dampak Bisnis (BIA) dan penilaian risiko, penelitian ini memprioritaskan fasilitas kritis dan mengidentifikasi risiko berdampak tinggi khusus untuk lingkungan pertambangan. Analisis tersebut mengidentifikasi fasilitas penting seperti Mahaka Lime Plant, GBC Mine Ore Flow, GBC Pump Station, dan beberapa fasilitas kritis lainnya untuk kontinuitas operasional. Temuan utama menyoroti pentingnya meningkatkan kapasitas organisasi untuk merespon, memantau, belajar, dan mengantisipasi gangguan. Pendekatan khusus dari BCS ini mempertimbangkan konteks operasional khusus dari Divisi Ore Flow dan Fixed Plant, menangani risiko internal dan eksternal seperti kegagalan peralatan, kegagalan sistem, dan gangguan rantai pasokan. Strategi yang diusulkan sejalan dengan tujuan keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang PT Freeport Indonesia, mendukung tujuan korporat yang lebih luas tentang praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Implementasi strategi ini akan meningkatkan ketahanan operasional dan keberlanjutan operasi pertambangan PT Freeport Indonesia, berkontribusi pada keandalan dan pertumbuhan jangka panjang.

2024
👤 Penulis: Pratama Donnie Fadhlillah
🏷️ Operasi Pertambangan Berkelanjutan 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Kecerdasan Buatan Dalam Industri Pertambangan

PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI DIGITAL MARKETING UNTUK MEMPROMOSIKAN PERUSAHAAN KONSTRUKSI (STUDI KASUS PT NLA)

Diera globalisasi ini, industri konstruksi terus berkembang dan memberikan kontribusi significant terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun, industri ini menghadapi persaingan bisnis yang ketat dan dinamika pasar yang terus berubah setiap tahunnya. Kondisi ini menjadi tantangan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan dan menyesuaikan strategi bisnisnya. Salah satu strategi bisnis yang dapat dilakukan adalah menggunakan pemasaran digital sebagai alat promosi untuk menjangkau target audiens yang lebih luas, meningkatkan citra positif perusahaan, dan meningkatkan brand awareness. Pemasaran digital dapat diimplementasikan oleh perusahaan melalui penggunaan situs web untuk membangun eksistensi perusahaan secara online. Situs web bertujuan untuk meningkatkan visibilitas perusahaan dan berfungsi sebagai pusat informasi yang dapat diakses oleh semua orang. Dalam hal ini, PT NLA merupakan salah satu perusahaan konstruksi di Jawa Barat yang harus menerapkan website untuk alat promosi digital. Saat ini, perusahaan belum memiliki website untuk memperkenalkan dan memasarkan layanannya. Hal ini mengakibatkan PT NLA masih memiliki informasi yang terbatas di berbagai platform online karena tidak adanya informasi langsung dari situs resmi perusahaan. Oleh karena itu, adanya website perusahaan merupakan hal yang krusial untuk investasi pemasaran jangka panjang. Penelitian ini akan menganalisis dan merancang dua konsep prototipe website untuk memberikan rekomendasi perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode design thinking untuk membantu dalam analisis dan perancangan kedua konsep prototipe website untuk PT NLA. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan mix method untuk memperkaya data. Data kualitatif akan dilakukan melalui interview semi structure dengan pihak internal dan eksternal perusahaan, sedangkan data kuantitatif akan digunakan pada tahap testing dalam bentuk System Usability Scale (SUS). Tahap testing digunakan untuk mendapatkan skor penilaian dan feedback dari pihak internal maupun eksternal perusahaan mengenai dua prototipe yang telah dirancang peneliti. Kedua prototipe tersebut akan diuji dan dihitung berdasarkan nilai skor tertinggi dan validasi pihak internal perusahaan. Dalam hasil penelitian ini menyatakan bahwa konsep prototipe website kedua memiliki skor tertinggi dibandingkan prototipe website pertama. Hal ini menyimpulkan bahwa prototipe kedua merupakan prototipe dengan konsep website terbaik yang dapat diimplementasikan perusahaan.

2024
👤 Penulis: Nabila Syachfitria
🏷️ Desain Digital 🏷️ Pemasaran Perusahaan Konstruksi 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

PEMODELAN PERUBAHAN BATIMETRI DI AREA KABEL BAWAH LAUT SELAT BANGKA

Selat Bangka merupakan perairan yang dimanfaatkan sebagai jalur pelayaran regional, pelayaran nasional, dan kabel bawah laut. Pada jalur kabel bawah laut Sumatra-Bangka ditemukan lubang, keberadannya telah mengganggu oprasional Selat Bangka. Oleh karena itu, peninjauan kedalaman perairan menjadi faktor penting di Selat Bangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola erosi dan deposisi di Selat Bangka serta terkhusus memodelkan perubahan kedalaman di lokasi lubang pada jalur kabel bawah laut Sumatra-Bangka. Digunakan model numerik Finite Volume Community Ocean Model (FVCOM) dan didapatkan verifikasi hasil model dengan nilai RMSE (Root Mean Squared Error) untuk elevasi (0,149 m), komponen arus-u (0,192 m/s), dan komponen arus-v (0,147 m/s). Kondisi arus di Selat Bangka bergerak bolak-balik (tenggara-barat laut) dengan kecepatan arus terkuat terdapat di bagian utara dan selatan Selat Bangka dengan nilai mencapai 1,3 m/s (permukaan) dan 1,1 m/s (kedalaman 10 m). Rata-rata erosi dan deposisi kumulatif selama 1 tahun di Selat Bangka masing-masing sebesar -0,03 m dan 0,2 m. Erosi maksimum terjadi di lokasi lubang, yaitu mencapai -0,48 m, sedangkan deposisi terbesar berada di muara Sungai Mancong sebesar 1 m. Hasil simulasi dalam kurun waktu 1 tahun menunjukkan bahwa kondisi lubang di jalur kabel bawah laut Sumatra-Bangka semakin dalam, yaitu dari 11 m menjadi 11,48 m. Kondisi lubang yang semakin dalam dapat meningkatkan risiko suspensi kabel bawah laut sehingga memperbesar potensi kerusakan kabel.

2024
👤 Penulis: Fathimah Az-Zahra Aprilianti
🏷️ Hidrologi 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

WARISAN PERKOTAAN ALTERNATIF: STRATEGI ADAPTIVE REUSE DALAM PERANCANGAN BANDUNG DESIGN BLOC. STUDI KASUS: GUDANG PERSEDIAAN CIKUDAPATEUH, BANDUNG

Perjalanan Bandung sebagai Kota Desain Dunia telah mencapai titik puncaknya sejak bergabung dengan UNESCO Creative Cities Network pada tahun 2015. Penerapan formula ABCG+3C dalam praktik ekosistem kreatif kota ini menjadikan para Aktor Desain yaitu elemen Academia, Business, Community, dan Government terintegrasi tahapan Connect, Collaborate, dan Commerce/Celebrate. Langkah berikutnya adalah pengadaan fasilitas untuk memaksimalkan dampak desain, memastikan bahwa setiap elemen mendukung tujuan utama kota, memenuhi kebutuhan komunitas, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Saat ini, rancangan tata ruang di Kota Bandung berfokus pada pengadaan Ruang Terbuka Hijau, yang menghadirkan tantangan dalam pembangunan di area urban. Namun, Bandung memiliki potensi besar dalam memanfaatkan bangunan heritage yang dapat diadaptasi menjadi ruang publik alternatif. Karakter fasilitas publik di tempat-tempat yang tidak biasa ini telah menjadi ciri khas ruang publik kreatif di Bandung, dengan dukungan kuat dari elemen pemerintah. Dalam konteks ini, fasilitas dirancang sebagai ruang publik alternatif skala kota pada tapak Gudang Persediaan Cikudapateuh, sebuah komplek bangunan cagar budaya yang telah terbengkalai sejak tahun 1987. Studi dilakukan melalui analisis tapak, literatur dan wawancara, untuk menyoroti pendekatan praktis dalam memanfaatkan kembali bangunan bersejarah sambil mempertahankan signifikansi budayanya. Adaptive reuse dipilih sebagai solusi untuk mengatasi tantangan terkait pemeliharaan dan revitalisasi bangunan bersejarah di tengah kebutuhan urban yang berkembang. Luaran berupa rancangan interior hub desain “Bandung Design Bloc” sebagai fasilitas desain yang representatif bagi Kota Bandung berbasis komunitas. Harapannya, Tugas Akhir ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama elemen pemerintah, tentang pentingnya mendukung pelestarian bangunan cagar budaya dan ekosistem kreatif. Dengan dukungan tersebut, diharapkan Kota Bandung dapat memiliki citra yang kuat di ranah global, dan desain menjadi berdampak dan terdistribusi kepada seluruh masyarakat era kontemporer.

2024
👤 Penulis: Nathanael Christian
🏷️ Desain Kreatif 🏷️ Adaptive Reuse Bangunan Heritage 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

PERANCANGAN INTERIOR HOTEL TANJUNG KODOK BEACH RESORT BINTANG EMPAT DENGAN PENDEKATAN BUDAYA LOKAL DI PACIRAN, KABUPATEN LAMONGAN

Masa terburuk pandemi telah berlalu, muncul fenomena baru bernama "revenge tourism" di mana banyak masyarakat melakukan “perjalanan balas dendam” setelah lama tidak bepergian jauh. Lamongan, kota kecil di Jawa Timur, menawarkan potensi pariwisata yang mengundang wisatawan untuk menjelajahi kearifan lokal. Data statistik Kabupaten Lamongan pada 2023 mencatat peningkatan sekitar 4.800.541 wisatawan, dengan lima destinasi favorit di Kawasan Pantai Utara, Paciran. Sehingga okupansi hotel turut meningkat pada 23 Desember 2023. Tanjung Kodok Beach Resort, satu-satunya hotel resor di Lamongan, berdiri selama 18 tahun di Paciran. Namun, ada isu terkait implementasi visi Pemerintah Daerah no. 17 Tahun 2019 yang belum optimal. Resort ini belum sepenuhnya menggambarkan budaya lokal dalam desain interiornya, yang seharusnya memperkenalkan budaya Lamongan. Maka, diperlukan pengembangan potensi resort tersebut dengan pendekatan perancangan baru yakni Budaya Lokal. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif, studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara mendalam untuk memahami bagaimana integrasi elemen budaya dan karakter budaya lokal Lamongan dalam perancangan interior Tanjung Kodok Beach Resort dapat menciptakan pengalaman tamu yang autentik dan membangun citra resort yang unik. Hasil dari penelitian ini berupa perancangan interior Tanjung Kodok Beach Resort dengan membawa nuansa autentik dengan memperhitungkan karakter tradisi dan budaya lokal Lamongan. Dengan harapan menggugah “Sense of Place” dan “Sense of Authenticity”, dimana setiap sudutnya menceritakan atmosfer yang kental akan budaya. Diharapkan perancangan ini memberikan dampak positif pada kesejahteraan tamu dan masyarakat lokal serta menjadikan Lamongan semakin dikenal luas

2024
👤 Penulis: Muhammad Nazirul Fikri
🏷️ Desain Interior 🏷️ Pariwisata Lokal 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

PERENCANAAN PENGENDALIAN BANJIR MELALUI SISTEM DRAINASE PERKOTAAN BERKELANJUTAN DI KAWASAN SUNGAI SAGULUNG, KECAMATAN SAGULUNG, KOTA BATAM, PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Kecamatan Sagulung merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kecamatan Sagulung yang memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang tingggi sehingga mengakibatkan peningkatan pembangunan serta peningkatan pengalihfungsian lahan hijau. Penurunan luas lahan hijau sebagai daerah resapan dapat mengakibatkan peningkatan waktu konsentrasi dan penurunan laju infiltrasi. Dampak yang dapat dirasakan melalui penurunan luas lahan hijau adalah peningkatan limpasan air di permukaan sehingga menyebabkan banjir. Kondisi banjir tersebut terjadi di Kecamatan Sagulung, sehingga memerlukan pengendalian banjir melalui sistem drainase perkotaan berkelanjutan. Pengendalian banjir didasarkan pada curah hujan rencana kala ulang 25 tahun. Penelitian ini dimaksudkan untuk merencanakan sistem pengendalian banjir yang dapat diterapkan di Kawasan Sungai Sagulung yang berada di Kecamatan Sagulung. Sistem pengendalian banjir yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah normalisasi, kolam retensi, serta box culvert di badan sungai dan permeable pavement pada area lahan parkir. Pemodelan yang digunakan dalam menopang penelitian ini adalah pemodelan hidraulika melalui perangkat lunak HEC-RAS. Kawasan Sungai Sagulung. Pemodelan dilakukan dalam 2-D (dua dimensi) untuk meninjau genangan dan muka air banjir yang terjadi. Kolam retensi dan permeable pavement merupakan solusi yang digunakan dalam meningkatkan kesempatan air untuk dapat terinfiltrasi pada area pemukiman. Normalisasi saluran dan box culvert merupakan bentuk solusi dalam meningkatkan kapasitas saluran untuk mereduksi banjir. Solusi yang dilakukan ditujukan untuk dapat mereduksi genangan dan kedalaman banjir di area pemukiman

2024
👤 Penulis: Mohamad Rizky Alpahrezi
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Kecerdasan Buatan

MENINGKATKAN MANAJEMEN INVENTORI DI RESTORAN XYZ: ANALISIS MENYELURUH TENTANG EFISIENSI RANTAI PASOKAN MENGGUNAKAN MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ).

Manajemen inventori yang efisien dalam industri restoran sangat penting, mengingat lingkungan yang cepat berubah dan banyaknya barang yang mudah rusak. Tesis ini mengeksplorasi penerapan model Economic Order Quantity (EOQ) sebagai alat strategis untuk mengoptimalkan manajemen inventori di Restoran XYZ, sebuah entitas representatif dalam industri tersebut. Restoran XYZ, seperti banyak di industri jasa, berjuang untuk menyeimbangkan tingkat inventori agar dapat mengakomodasi permintaan yang fluktuatif sambil meminimalkan pemborosan, terutama barang-barang yang mudah rusak. Dengan mengintegrasikan model EOQ, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan potensial dalam efisiensi inventori dan pengurangan biaya, mengatasi barang-barang yang mudah dan tidak mudah rusak. Penelitian ini melakukan evaluasi komprehensif terhadap praktik inventori saat ini di Restoran XYZ dan membandingkannya dengan hasil setelah mengimplementasikan model EOQ, sehingga memberikan wawasan tentang efektivitas dan adaptabilitas model dalam konteks restoran. Kustomisasi dan implementasi model EOQ di Restoran XYZ melibatkan perhitungan jumlah pesanan optimal untuk berbagai kategori produk, menetapkan tingkat stok keamanan yang tepat, dan mengatur titik pemesanan ulang untuk memastikan pengisian inventaris yang tepat waktu. Adopsi model EOQ secara signifikan mengurangi biaya inventaris dan meningkatkan efisiensi operasional, terutama untuk item yang sangat diminati seperti 'Bakso Kecil' dan 'Bakso Daging,' yang melihat penghematan biaya yang substansial. Sistem manajemen inventaris yang ditingkatkan juga memfasilitasi kemitraan pemasok yang lebih kuat dan meningkatkan keandalan rantai pasokan. Pelatihan komprehensif disediakan kepada staf mengenai prinsip-prinsip EOQ untuk memastikan keberlanjutan sistem baru. Studi ini menyimpulkan bahwa model EOQ memberikan manfaat signifikan dalam manajemen inventaris di industri restoran, menyarankan aplikasinya yang lebih luas, terutama untuk bisnis yang menghadapi tantangan serupa. Tesis ini merekomendasikan integrasi lebih lanjut dari teknologi dan analitik data dengan model EOQ untuk beradaptasi secara dinamis dengan tren pasar dan permintaan konsumen, meningkatkan keberlanjutan operasional dan daya saing jangka panjang.

2024
👤 Penulis: Moh. Aldi Azharudin
🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Data

PERANCANGAN STRATEGI PEMASARAN BERDASARKAN ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN PADA PLUS FORTY NINE CAFÉ AND SPACE

Industri kafe di kota besar Indonesia, khususnya Bandung, Jawa Barat, kian berkembang pesat. Banyak pengusaha memulai bisnis kedai kopi dan menjadikan kafe sebagai tempat interaksi sosial. Meski industri ini tumbuh 4,62% pada kuartal kedua 2023, Plus Forty Nine Café and Space di Bandung menghadapi tantangan untuk menarik pelanggan, terbukti dari stagnasi jumlah pelanggan dalam tiga bulan terakhir. Melalui identifikasi masalah dengan fishbone diagram, ditemukan dua isu utama, yaitu strategi pemasaran yang belum terstruktur dan kurangnya pemahaman preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan merancang strategi pemasaran yang tepat untuk Plus Forty Nine Café and Space melalui analisis preferensi konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan riset pasar melalui survei untuk mengidentifikasi preferensi konsumen menggunakan model kualitas jasa SERVQUAL dan model kualitas makanan. Model ini digunakan untuk mengetahui preferensi konsumen mengenai kualitas jasa dan produk di pasar yang telah dibentuk. Analisis klaster dilakukan untuk mengelompokkan data dan uji statistik dilakukan untuk analisis lebih lanjut. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dengan 268 responden. Melalui analisis klaster, ditemukan lima segmen, yaitu foodies and aesthetic seekers, cozy and quick service customer, perfectionist customer, comprehensive service customer, dan comfort and food enthusiasts customer. Berdasarkan segmen tersebut, dipilih cozy and quick customer sebagai target pasar dan dilakukan positioning bisnis terhadap kompetitor utama. Dari hasil karakteristik target pasar, selanjutnya dirumuskan strategi bauran pemasaran 7P yang meliputi aspek product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence.

2024
👤 Penulis: Nabila Putri Andita
🏷️ Analisis Preferensi Konsumen 🏷️ Strategi Pemasaran Berbasis Kualitas Jasa 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

ESTIMASI CADANGAN DAN SERAPAN KARBON TEGAKAN HUTAN RAKYAT PADA BERBAGAI VARIASI STRATA KANOPI DAN LINGKUNGAN TAPAK DI KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT

Dalam upaya menurunkan tingkat emisi karbon diperlukan suatu data yang dapat mengkuantifikasi pertumbuhan tegakan dan simpanan karbon dalam hutan. Salah satu cara adalah dengan melakukan pengukuran cadangan karbon yang tersimpan pada suatu tegakan untuk mengestimasi kemampuannya dalam menyerap CO2 . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik tegakan hutan rakyat berbasis bambu pada berbagai variasi strata kanopi dan lingkungan tapak yang berbeda untuk menghitung cadangan dan serapan karbon pada berbagai variasi strata kanopi dan lingkungan tapak. Pengambilan data dilakukan pada Oktober 2023 di enam Kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive sampling pada hutan rakyat berdasarkan keberadaan tanaman bambu. Selanjutnya seluruh titik sampel distratifikasi berdasarkan dua kelas strata tanaman dan dua tipe lingkungan tapak. Dua tipe strata tanaman yang dipilih adalah strata B (15-30m), dan C (5-15m) serta lingkungan tapak diklasifikasikan berdasarkan kemiringan, yaitu tapak miring landai (2-7%) dan miring (7-14%). Pengukuran volume tegakan dilakukan secara non-destructive, sedangkan untuk perhitungan simpanan karbon digunakan persamaan allometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan rakyat yang berada di Kabupaten Cianjur pada strata B terdiri dari pohon Pinus merkusii, Tectona grandis, dan Acacia mangium sedangkan pada strata C terdapat pohon Swietenia macrophylla, Sandroricum koetjape, Albizia chinensis, Hibiscus macrophyllus, Sizygium polyanthum, Lansium sp., Naphelium sp., dan Tectona grandis. Tegakan bambu yang tumbuh pada strata C terdiri dari Gigantochloa pseudoarundinacea dan Gogantochloa apus. Tegakan pohon strata B memiliki angka serapan karbon sebesar 53,020 kg CO2 /ha, sedangkan tegakan pohon strata C menghasilkan sebesar 12,300kg CO2 /ha. Tegakan bambu strata C memiliki angka serapan karbon sebesar 6,03kg CO2ha. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya potensi penyerapan karbon yang baik dan dapat ditingkatkan di hutan rakyat Kabupaten Cianjur.

2024
👤 Penulis: Putri Arianti
🏷️ Hidrologi 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Kecerdasan Buatan
Halaman 11 dari 12
💬