📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 6,268 dokumen

LARGE EDDY SIMULATION PADA MODEL ALIRAN DINGIN UNTUK SISTEM THREE-REACTOR CHEMICAL LOOPING

The decarbonization of hard-to-abate sectors requires thermochemical processes that can deliver high-temperature heat while enabling inherent CO2 capture. Three-reactor chemical looping (TRCL) offers such potential through interconnected reactors. In the air reactor, oxygen carriers are oxidized by air. In the steam reactor, reduced particles react with steam to release hydrogen. In the fuel reactor, oxygen carriers are reduced while biomass undergoes thermal decomposition. Stable solid circulation is essential to sustain the process. This study investigates the cold-flow hydrodynamics of a lab-scale TRCL system using transient CFD with OpenFOAM’s denseParticleFoam solver and Large Eddy Simulation (LES). Gas flow was characterized by the fluidization number (FN), defined as the ratio of superficial velocity to the minimum fluidization velocity. A solid circulation rate of 59.53 g/s was targeted based on experimental requirements for autothermal operation. Results confirmed that this rate was achieved with 190FN in the air reactor, 2.5FN (side) and 4.5FN (recycle) or 3.5FN (double-bottom) aeration in the steam reactor, and 41.5FN and 61.5FN at the two inlets of the fuel reactor. Unlike the air and steam reactors, which do not require long particle residence, the fuel reactor must sustain extended circulation to support oxygen carrier reduction and biomass conversion. Its baffle design successfully prolonged particle transport and stabilized the flow. Residence time distribution analysis showed that biomass particles had a mean residence time of 6.1 s with most exiting within 3–12 s, while oxygen carrier particles circulated longer with a mean of 10.7 s and the majority exiting after 8–15 s. These results demonstrate that reactor geometry and aeration strategy not only stabilize hydrodynamics but also govern the chemical functionality of TRCL, providing predictive insight for scaling up the system toward clean hydrogen production.

2025
👤 Penulis: Aldwin Winata Harjono
🏷️ Hidrologi 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

OPTIMASI PEMROSESAN DAN FERMENTASI KEJU ANALOG BERBASIS KACANG SACHA INCHI (PLUKENETIA VOLUBILIS L.) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL TINGGI ANTIOKSIDAN

Kacang Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L.) dikenal sebagai superfood kaya omega-3, protein, dan antioksidan, namun pemanfaatannya di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini mengembangkan keju analog berbasis nabati yang bebas laktosa menggunakan biji kacang Sacha Inchi, dengan fokus pada peningkatan bioavailabilitas antioksidan dari senyawa fenolik dan kualitas sensoris. Tantangan utama meliputi keterikatan antioksidan dengan protein yang membentuk kompleks tidak larut serta rendahnya keberterimaan akibat cita rasa yang tidak diinginkan seperti beany dan langu. Pembuatan keju analog melibatkan perendaman kacang, fermentasi susu kacang dengan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, serta pembentukan curd melalui pemanasan. Optimasi menggunakan Response Surface Methodology (RSM) menghasilkan formulasi optimal dengan 5% inokulum L. bulgaricus, 5% S. thermophilus, dan rasio air:kacang 3.0, menghasilkan curd dengan rendemen 24.6% dan total fenolik 733 ?g GAE/g. Setelah teroptimasi, dilakukan juga analisis pengaruh fermentasi terhadap proksimat, fisikokimia, bioaktivitas antioksidan, serta kualitas sensoris jika dibandingkan dengan keju analog tanpa fermentasi. Fermentasi menurunkan protein, lemak, dan karbohidrat susu kacang, serta meningkatkan asidifikasi (pH 4.61, asam laktat 26.6%). Pada keju analog Sacha Inchi yang optimal, fermentasi meningkatkan fenolik hingga 4 kali lipat, menurunkan protein terlarut (11.76 mg BSA/g), dan meningkatkan aktivitas antioksidan 1.4 kali lipat (IC50 216 mg/mL). Evaluasi hedonik oleh panelis juga menunjukkan peningkatan kualitas sensoris dari segi penampilan, cita rasa, dan keberterimaan terhadap keju analog Sacha Inchi yang optimal. Dengan demikian, keju analog berbasis kacang Sacha Inchi yang optimal berpotensi menjadi pangan fungsional tinggi antioksidan dan dapat menjadi alternatif yang lebih sehat dan ekonomis dibandingkan keju berbasis hewani.

2025
👤 Penulis: Viona Setiawan
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

ANALISIS KESTABILAN TEROWONGAN MENGGUNAKAN METODE ROCK MASS RATING SERTA SIMULASI NUMERIK DI AREA TAMBANG BAWAH TANAH PT ANTAM TBK, GUNUNG PONGKOR, JAWA BARAT

PT Antam Tbk merupakan perusahaan tambang yang melakukan kegiatan penambangan bawah tanah, salah satunya di wilayah Gunung Pongkor yang merupakan tambang emas. Dalam operasionalnya, PT Antam Tbk menggunakan metode conventional cut and fill. Karena metode ini dilakukan di bawah permukaan tanah, diperlukan perhatian khusus terhadap kestabilan struktur bawah tanah, terutama pada terowongan, untuk menjamin kelancaran aktivitas penambangan dan mendukung peningkatan produksi emas. Penelitian ini berfokus pada muka terowongan AU-460, AU-440, dan AU-435. Tujuan penelitian adalah mengklasifikasikan massa batuan menggunakan metode rock mass rating (RMR), memberikan rekomendasi penyangga berdasarkan nilai RMR, serta menentukan tipe potensi runtuhan dengan bantuan data orientasi set diskontinuitas yang berpotensi terjadi di terowongan penelitian. Simulasi numerik dilakukan menggunakan analisis metode elemen hingga 2D berdasarkan nilai faktor kekuatan (FK) dan total perpindahan di sekitar muka terowongan. Berdasarkan pengamatan lapangan, litologi penyusun di AU-460 dan AU-440 terdiri dari tuf lapili, sedangkan di AU-435 terdiri dari breksi tuf. Hasil klasifikasi RMR menunjukkan bahwa massa batuan di AU-460 termasuk kelas IV (buruk), sedangkan di AU-440 dan AU-435 termasuk kelas III (cukup). Berdasarkan parameter RMR dan orientasi diskontinuitas, potensi runtuhan di AU-460 berupa runtuhan baji dan runtuhan massa batuan pada titik tertentu, sementara di AU-440 dan AU-435 berupa runtuhan baji. Rekomendasi penyangga untuk AU-460 meliputi baut batuan, jaring kawat, beton tembak, dan steel sets, sedangkan untuk AU-440 dan AU-435 berupa baut batuan, jaring kawat, dan beton tembak. Analisis numerik menunjukkan bahwa nilai faktor keamanan setelah pemasangan penyangga berdasarkan RMR berada di atas 1,5 pada semua lokasi penelitian, dan nilai total perpindahan juga sudah sesuai dengan standar yang diterapkan oleh PT Antam.

2025
👤 Penulis: Muhammad Haekal
🏷️ Teknik Sipil 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Hidrologi

STUDI PERANCANGAN KAWASAN KEBAYORAN LAMA DENGAN KONSEP KAWASAN BERORIENTASI TRANSIT MELALUI PEMODELAN GENERATIF BERBASIS GIS CITYENGINE

Kebayoran Lama merupakan salah satu kawasan perdagangan tradisional utama di Jakarta Selatan yang berkembang pesat berkat kedekatannya dengan simpul transportasi massal, yaitu Stasiun KRL Kebayoran dan Halte TransJakarta Kebayoran dan Velbak. Potensi kawasan ini sebagai sub-pusat pelayanan kota berbasis transit menghadapi persoalan serius berupa densifikasi spasial, fragmentasi ruang, keterbatasan aksesibilitas, dan konflik fungsi antara pejalan kaki, pengendara, dan pedagang kaki lima. Kondisi tersebut menurunkan kualitas lingkungan dan daya saing ekonomi lokal. Studi perancangan ini bertujuan merumuskan usulan perancangan kawasan Kebayoran Lama dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) melalui pemodelan generatif berbasis Geographic Information System menggunakan perangkat lunak CityEngine. Metode penelitian yang digunakan adalah metode fragmental dengan teknik problem solving, didukung dengan analisis spasial, observasi lapangan, serta studi literatur, dan kebijakan tata ruang. Hasil analisis desain ini menghasilkan tiga capaian utama. Pertama, teridentifikasi potensi kawasan berupa fungsi perdagangan yang kuat, keterhubungan dengan simpul transportasi, dan peluang pengembangan lahan. Kedua, terumuskan visi, misi, serta program fasilitas kawasan berorientasi transit yang menekankan integrasi transportasi, tata guna lahan campuran, hunian vertikal, ruang publik inklusif, dan strategi revitalisasi pasar. Ketiga, dihasilkan konsep perancangan yang memanfaatkan CityEngine untuk menyusun skenario penataan kawasan dan optimalisasi ruang. Studi perancangan ini berkontribusi secara teoretis dengan memperlihatkan peran CityEngine sebagai alat analisis sekaligus perancangan dalam studi rancang kota, serta secara praktis memberikan rekomendasi desain yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam penataan ulang kawasan Kebayoran Lama berbasis TOD.

2025
👤 Penulis: Balqis Puti Belinda
🏷️ Geografis 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan

PENGEMBANGAN SISTEM INSTRUMENTASI NON-DESTRUCTIVE TESTING (NDT) ULTRASONIK BERBASIS C- SCAN UNTUK DETEKSI CACAT STRUKTURAL PADA MATERIAL KOMPOSIT LAMINASI SERAT KARBON

Material komposit berbasis serat karbon (CFRP) banyak digunakan pada industri kedirgantaraan dan manufaktur karena kekuatan spesifik dan ketahanan yang tinggi. Namun, cacat struktural seperti delaminasi dan porositas kerap muncul selama proses produksi maupun operasional, sehingga menurunkan keandalan material. Oleh sebab itu, diperlukan metode Non-Destructive Testing (NDT) yang presisi, fleksibel, dan ekonomis untuk mendeteksi cacat internal pada material komposit laminasi. Penelitian ini mengembangkan sistem NDT ultrasonik berbasis C-scan dengan arsitektur terbuka yang ekonomis dan mudah dimodifikasi. Sistem terdiri atas transduser immersion 5 MHz, modul akuisisi data berbasis un0rick, Raspberry Pi, serta pemindaian otomatis berbasis G-code dan Universal Gcode Sender (UGS), sehingga pergerakan dan lintasan transduser dapat diatur ulang sesuai kebutuhan. Data hasil akuisisi kemudian diproses melalui filtering, rectifying, enveloping, dan rekonstruksi citra C-scan untuk memetakan distribusi cacat secara dua dimensi. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis pengaruh Time Gain Compensation (TGC) dan variasi lebar pulsa terhadap kualitas sinyal. Hasil menunjukkan bahwa pulsa 200 ns memberikan respon sinyal terbaik, sedangkan penggunaan TGC justru menurunkan kualitas citra dan memperbesar galat estimasi akibat distorsi amplitudo, sehingga citra C-scan lebih akurat diperoleh ketika TGC dinonaktifkan. Pemindaian otomatis dengan resolusi 5 mm menghasilkan citra yang detail dan konsisten, dengan galat estimasi luas cacat kurang dari 1% terhadap luas spesifikasi cacat yang difabrikasi, meskipun galat cenderung meningkat pada cacat berukuran kecil, yang menegaskan pentingnya resolusi pergerakan transduser dan pengaturan parameter akuisisi bagi akurasi deteksi. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan mampu menghasilkan citra C-scan yang reliabel dengan akurasi tinggi dan biaya lebih rendah dibandingkan perangkat komersial.

2025
👤 Penulis: Yudi Pranata
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PENGUKURAN KEKASARAN PERMUKAAN KULIT SINTETIS BERBASIS STEREO FOTOMETRI DENGAN KOMBINASI METODE ESTIMASI NORMAL DAN INTEGRASI

Kekasaran permukaan merupakan indikator penting dalam penentuan kualitas dan performa suatu material. Metode pengukuran konvensional berbasis kontak, seperti profilometer jarum, memiliki keterbatasan karena hanya mampu mengukur area terbatas, memerlukan waktu yang lama, serta berpotensi merusak permukaan. Sebagai alternatif, penelitian ini menggunakan stereo fotometri sebagai metode non-kontak untuk merekonstruksi peta kedalaman permukaan dari citra dengan variasi pencahayaan, kemudian menghitung parameter kekasaran rata-rata (Ra). Penelitian ini membandingkan sembilan kombinasi metode stereo fotometri yang terdiri dari tiga metode estimasi normal (kuadrat terkecil, robust regression, dan rasio) dan tiga metode integrasi permukaan (Frankot–Chellappa, Poisson, dan variasional). Pengujian awal dilakukan pada balok ukur standar N7 Plain grinding (Ra = 1,6 µm), N8 Turning (Ra = 3,2 µm), dan N10 Vertical milling (Ra = 12,5 µm). Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi robust–variasional (K6) memberikan hasil paling akurat dengan eror terendah dan rata-rata akurasi mencapai 94,76%. Metode terbaik ini kemudian diterapkan pada objek kulit sintetis dengan tiga variasi tekstur, yaitu halus, sedang, dan kasar. Rekonstruksi kedalaman yang dihasilkan menunjukkan tren peningkatan nilai Ra yang sesuai dengan tingkat kekasaran visual, membuktikan konsistensi metode dalam membedakan variasi tekstur. Dengan demikian, stereo fotometri dengan kombinasi robust–variasional dapat direkomendasikan sebagai metode non-kontak yang efektif, baik untuk validasi standar maupun aplikasi praktis pada industri kulit seperti jok kendaraan dan furnitur.

2025
👤 Penulis: Iffat Iftikar
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Perbandingan Metode 🏷️ Hidrologi

DYNAMIC MODELLING AND SIMULATION FOR TRANSIENT BEHAVIOUR ANALYSIS OF COAL-FIRED POWER PLANT

The increasing share of renewable energy in power grids is essential for decelerating climate change and decarbonizing the energy sector, but poses challenges due to the intermittency of sources. It demands greater operational flexibility from coal-fired power plants (CFPP). The objectives of this study are to explore dynamic modelling as a fundamental tool to enhance CFPP flexibility, enabling better integration of intermittent renewable energy sources, to analyze the transient behaviour of the power plant. A replicate CFPP model of Tanjung Jati B is developed based on the existing library. Control systems are implemented to simulate responses to fluctuating power demands. After calibrating the simulation model, these responses are validated against operational data, ensuring accuracy. Then, power demand schemes are applied, demonstrating the transient behaviour of existing CFPP in various parameter operations. In this study, a dynamic model of the 695 MW Tanjung Jati B coal-fired unit is validated at 27%, 50%, 75%, and 100% load. The model reproduces key steady-state variables (main-steam flow/pressure/temperature and reheater outlet pressure/temperature) with errors generally <10%, with residuals of 12.4% for main-steam mass flow at 50% load and 13% for reheater outlet temperature at 27% load. The model also tracks prescribed load ramps (100-75% at 2%/min, 75-50% and 50-27% at 1%/min, 75-100% at 1%/min), though transient temperature and mass-flow dynamics deviate due to the difference between the plant’s control. Adjusting system optimization is shown to increase achievable ramp-up rate from 0.25%/min to 1%/min

2025
👤 Penulis: Ali Zainal Abidin
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Transient 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

KONSTRUKSI TABEL MORBIDITAS INSIDENSI PENYAKIT KATASTROPIK MENGGUNAKAN EKSTRAPOLASI IHME BERDASARKAN KLASTER PROVINSI

Morbiditas merupakan indikator penting dalam menilai tingkat kesehatan masyarakat serta menjadi dasar perhitungan risiko dalam asuransi kesehatan. Salah satu tantangan dalam penyusunan tabel morbiditas penyakit katastropik adalah keterbatasan data pada kelompok usia lanjut dan kebutuhan akan pendekatan statistik yang akurat. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengonstruksi tabel morbiditas insidensi penyakit katastropik di Indonesia berdasarkan data BPJS Kesehatan tahun 2018–2021 dan memperluas cakupannya melalui proses ekstrapolasi menggunakan data dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME). Proses konstruksi meliputi perhitungan eksposur dan klaim, penambahan batas atas kepercayaan, graduasi menggunakan metode Kernel Smoothing, serta ekstrapolasi pada kelompok usia 65–95+ tahun. Data morbiditas dikembangkan lebih lanjut dengan analisis segmentasi provinsi di Indonesia menggunakan metode klasterisasi K-Means berdasarkan lima variabel : kontribusi morbiditas, jumlah penduduk, jumlah klaim, besar klaim, dan jumlah rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat morbiditas meningkat signifikan pada usia lanjut setelah dilakukan ekstrapolasi IHME. Selain itu, hasil klasterisasi menghasilkan lima kelompok regional yang mencerminkan karakteristik nyata beban penyakit antarprovinsi. Klaster dengan beban morbiditas tertinggi didominasi oleh provinsi padat penduduk seperti Jawa Barat dan Jawa Timur, sedangkan klaster terendah mencakup wilayah dengan kapasitas layanan kesehatan yang terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam penyusunan acuan morbiditas nasional yang dapat digunakan oleh BPJS Kesehatan dan perusahaan asuransi untuk menentukan strategi tarif dan manajemen risiko berbasis data. Selain itu, pendekatan klasterisasi dapat menjadi dasar kebijakan pelayanan kesehatan yang lebih terarah dan merata.

2025
👤 Penulis: Natasya Rachel Putri Cinta L
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Segmentasi

MEMINIMALKAN VALUE-AT-RISK ATAU TAIL VALUE-AT-RISK UNTUK MENENTUKAN RETENSI OPTIMAL REASURANSI STOP-LOSS

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap gempa bumi karena berada pada pertemuan empat lempeng tektonik dunia. Apabila terjadi gempa bumi tektonik, selain dapat menimbulkan korban jiwa, juga dapat menimbulkan risiko kerugian finansial yang sangat besar. Mekanisme reasuransi stop-loss dapat digunakan untuk mengelola risiko kerugian finansial tersebut, yang mana penentuan retensi optimal menjadi krusial agar tercapai keseimbangan antara risiko yang ditanggung cedent dan premi reasuransi yang dibayarkan kepada reinsurer. Tugas Akhir ini bertujuan menentukan retensi optimal dengan meminimalkan Value-at-Risk (VaR) dan Tail Value-at-Risk (TVaR) dari total cost yang ditanggung cedent, dengan premi reasuransi dihitung menggunakan prinsip the expected value premium principle. Dapat dibuktikan bahwa perhitungan retensi optimal dengan meminimumkan VaR dan TVaR memberikan hasil yang sama. Metodologi diaplikasikan pada suatu data kerugian finansial (ground up loss) akibat gempa bumi tektonik atas residensial (perumahan penduduk) di seluruh Indonesia. Data kerugian finansial diasumsikan mengikuti distribusi Lognormal, Gamma, Invers Gaussian, Pareto, dan Weibull, yang mana masing-masing parameternya ditaksir menggunakan metode momen. Untuk penaksiran parameter-parameter pada distribusi Weibull, digunakan metode numerik ternary bisection. Di dalam Tugas Akhir ini, beberapa skenario retensi optimal dibuat berdasarkan asumsi distribusi kerugian finansial, loading factor, dan coefficient of variation.

2025
👤 Penulis: Nicholas Lavendo Taneri
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

PENINGKATAN KINERJA ISOLASI DAN TERMAL PADA BAHAN PELAPIS RTV KARET SILIKON DENGAN PENGISI NANO BORON NITRIDA DAN NANO ALUMINIUM OKSIDA UNTUK ISOLATOR TEGANGAN TINGGI PASANGAN LUAR

Isolator tegangan tinggi pasangan luar terekspos secara terus-menerus terhadap kelembapan, polusi, suhu tinggi, dan radiasi ultraviolet (UV) yang dapat meningkatkan konduktivitas permukaan, memperbesar arus bocor, serta menyebabkan flashover dan degradasi jangka panjang. Pelapis Room Temperature Vulcanized (RTV) silicone rubber (SiR) banyak digunakan untuk mengatasi permasalahan ini, namun mempertahankan kinerja isolasi di bawah paparan jangka panjang tetap menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kinerja RTV SiR dengan menambahkan nano boron nitrida (nBN) dan nano aluminium oksida (nAl2O3) sebagai bahan pengisi. Berbagai komposisi diuji untuk mengoptimalkan sifat dielektrik, termal, dan permukaan, dengan karakterisasi meliputi resistivitas permukaan, permitivitas relatif, faktor rugi dielektrik, hidrofobisitas, serta analisis TGA, SEM, dan TEM. Penambahan 2 wt% nAl2O3 dan 1 wt% nBN menunjukkan kinerja paling optimal dengan peningkatan stabilitas termal sekitar 20°C dibandingkan RTV SiR tanpa filler. Uji arus bocor pada isolator memperlihatkan bahwa pelapis nAl2O3/nBN menurunkan Irms dan THD hingga 7.48% pada kabut bersih dan 20.87% pada kabut garam, serta hingga 39.96% dan 71.26% dengan adanya polutan. Selain itu, penambahan 1 wt% nBN dan 2 wt% nAl2O3 meningkatkan tegangan flashover sebesar 75.1% dibandingkan isolator tanpa pelapis dan 40.5% dibandingkan isolator berpelapis RTV SiR tanpa filler. Hasil ini mengonfirmasi efektivitas nAl2O3 dan nBN dalam meningkatkan kinerja listrik, termal, dan permukaan RTV SiR sebagai material pelapis untuk isolator tegangan tinggi pasangan luar.

2025
👤 Penulis: Rifky Pramudita Mahendra
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

PERANCANGAN PERBAIKAN PROSES BISNIS DEPARTEMEN PERENCANAAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN INVENTORI PADA CV SINAR BAJA ELECTRIC

CV Sinar Baja Electric, produsen speaker yang menerapkan batch processing dan menyediakan produk brand sendiri serta layanan Original Equipment Manufacturer (OEM) dan Original Design Manufacturer (ODM), berupaya meningkatkan daya saing melalui efisiensi. Ketepatan pemenuhan jadwal produksi yang belum mencapai target, sebagai hambatan utama perusahaan, salah satunya terjadi karena Departemen PPIC masih melakukan aktivitas tidak bernilai. Lebih daripada itu, perusahaan belum memiliki instrumen pengukuran efisiensi, sehingga kesulitan mengidentifikasi akar masalah dan mengambil keputusan perbaikan. Untuk itu dilakukan pemetaan dan perbaikan proses bisnis guna merumuskan proses usulan yang lebih efisien. Metodologi Model-based and Integrated Process Improvement (MIPI) digunakan untuk perbaikan proses bisnis. Pemahaman proses bisnis existing dilakukan dengan observasi singkat, wawancara dengan narasumber terpilih, serta studi dokumen perusahaan. Pemetaan proses bisnis menggunakan format Process Classification Framework (PCF). Evaluasi efisiensi proses bisnis via Value-Added Analysis (VAA) menunjukkan proporsi proses bisnis bersifat VA, BVA, dan NVA secara berturut-turut sebesar 11%, 53%, dan 36%. Diagram Pareto digunakan untuk menentukan proses bisnis kritis berdasarkan kelompok proses dengan NVA terbanyak. Perancangan proses bisnis usulan diberlakukan kepada proses bisnis kritis berdasarkan analisis pemborosan yang mencakup identifikasi pemborosan, penentuan akar masalah dengan kerangka kerja 6M, dan membuat usulan dengan systematic reengineering method yang lebih dikenal dengan ESIA. Perancangan juga dilakukan berdasarkan benchmarking dengan acuan Consumer Electronics PCF oleh American Productivity & Quality Center. Proses bisnis usulan dari kedua pendekatan menghasilkan proses bisnis perbaikan yang dipetakan dengan PCF dan matriks RACI. Proses bisnis perbaikan memiliki 9 NVA, berkurang seperempat dari proses bisnis existing yang memiliki 36. Proses bisnis usulan yang tidak memiliki klasifikasi nilai tambah terdapat 11 pada proses bisnis perbaikan. Proses bisnis perbaikan mengimplikasikan penyesuaian SOP, pengkajian sumber daya manusia, peningkatan sistem ERP, serta pertimbangan terhadap jaringan produksi serta strategi perusahaan dalam jangka panjang.

2025
👤 Penulis: Reynaldi Putra Santoso
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Proses Bisnis

PERANCANGAN KORIDOR RAMAH LANSIA PADA KAWASAN BERORIENTASI TRANSIT LEBAK BULUS, JAKARTA

Transformasi demografis menuju pepulasi menua menjadi tantangan global, termasuk di Indonesia. Kawasan Berorientasi Transit (TOD) Lebak Bulus di Jakarta Selatan, sebagai kawasan gerbang selatan kota Jakarta yang strategis, menghadapi masalah aksesibilitas, integrasi antar moda transportasi yang belum optimal, dan ruang publik yang tidak inklusif bagi lansia. Perancangan ini bertujuan merancang koridor Jalan Pasar Jumat yang responsif terhadap kebutuhan lansia pada Kawasan Berorientasi Transit dengan pendekatan Age-Friendly Urban Design. Perancangan ini berfokus untuk menciptakan koridor yang mendukung mobilitas, interaksi sosial, dan kualitas hidup lansia melalui integrasi sistem transportasi dan ruang publik untuk lansia. Metode perancangan menggunakan pendekatan sinoptik melalui tahapan sistematis analisis data kualitatif dan observasi lapangan, sintesis, serta perumusan konsep desain yang mengintegrasikan prinsip-prinsip TOD dengan konsep kota ramah lansia. Kerangka analisis mencakup evaluasi kondisi eksisting, identifikasi kebutuhan spesifik lansia, dan pengembangan strategi desain terintegrasi. Studi ini mengembangkan prinsip-prinsip normatif kawasan berorintasi transit yang ramah lansia: lingkungan sosial aktif, kenyamanan sensori, aksesibilitas inklusif, kawasan campuran yang layak huni, serta infrastruktur yang aman dan terhubung. Pada konteks spesifik Kawasan Berorientasi (TOD) Lebak Bulus, implementasi prinsip-prinsip tersebut difokuskan pada tiga aspek: konektivitas tanpa hambatan antar moda transportasi, penyediaan ruang untuk interaksi sosial, serta pendekatan desain yang mendukung gaya hidup aktif lansia. Hasil perancangan menghasilkan koridor transit yang aksesibel, aman, dan mendukung mobilitas serta kualitas hidup lansia. Solusi desain tidak hanya mengatasi permasalahan teknis aksesibilitas, tetapi juga menciptakan lingkungan perkotaan yang inklusif bagi seluruh generasi. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa model TOD ramah lansia ini dapat menjadi acuan pengembangan kawasan transit di wilayah berorientasi transit Indonesia dengan karakteristik serupa.

2025
👤 Penulis: Novita Ratnasari
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

EXPERIMENTAL VALIDATION AND MACHINE LEARNING OPTIMIZATION OF A BIOMIMETIC LATTICE CRASH BOX

Economic growth inevitably increases the number of vehicles and, consequently, accidents, making it essential to enhance vehicle safety by improving crashworthiness. The principle of biomimetics has been applied to the crash box structure and gave good results. This research designs a lattice crash box, optimized using machine learning and validated through LS-DYNA simulations and additive manufacturing experiments. The crash box structure will use twisted octet lattice structure. The lattice structure modeling is made with a height of 7.5 cm with a 2x2x2 configuration. The comparison between experimental validation and numerical results with a maximum error value of 6.05% with the load displacement, mean crushing force, and deformation shows a very similar result. The numerical simulations on the baseline model shows a SEA value of 17.52 kJ. Artificial neural network (ANN) was used as optimization processes with 100 samples and produced a mean absolute error value of 1.15%. Global sensitivity analysis (GSA) using the SHapley Additive exPlanations (SHAP) method reveals that the parameters with the greatest influence on SEA are the structure’s ratio. The Non-dominated Sorting Genetic Algorithm-II (NSGA-II) identified an optimal structure with a Ti-6Al-4V material, a ratio of 2, and a diameter of 3.25 mm. This design was predicted to achieve an SEA of 46.05 kJ/kg. Verification through simulation yielded an SEA of 47.47 kJ/kg, corresponding to a relative error of 3%. Compared to the baseline, the optimization achieved a 170.95% improvement in SEA.

2025
👤 Penulis: Anggi Lucky Natalio
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Optimisasi Struktur Kendaraan 🏷️ Hidrologi Kendaraan

PERANCANGAN FASILITAS WISATA EDUKASI MINAT KHUSUS MENGENAI SITUS CAGAR BUDAYA GUNUNG PADANG DENGAN PENDEKATAN EDU-TOURISM

Situs Cagar Budaya Gunung Padang merupakan sebuah situs arkeologis berupa punden berundak yang terbentuk dari susunan balok batuan. Sampai saat ini, Situs Cagar Budaya Gunung Padang yang berlokasi di Kabupaten Cianjur ini telah menjadi objek wisata terkenal. Terdapat permasalahan seperti kerusakan pada situs, sehingga pemerintah berencana untuk menutup situs sebagai objek wisata dan merancang fasilitas wisata baru yaitu Proyek Megalitikum Gunung Padang. Namun, sayangnya proyek tersebut tidak berlanjut dan terbengkalai sampai saat ini. Hal ini mengakibatkan dibutuhkannya fasilitas wisata yang terkonsep dengan tepat untuk menanggapi permasalahan pada Situs Cagar Budaya Gunung Padang dibandingkan proyek pemerintah. Tesis ini berfokus untuk mensimulasikan rancangan dari sebuah fasilitas wisata edukasi minat khusus yang dapat merespons keberadaan Situs Cagar Budaya Gunung Padang, serta menghadirkan alternatif konseptual dari Proyek Megalitikum Gunung Padang. Pembelajaran mengenai cagar budaya, fasilitas wisata edukasi minat khusus, pendekatan Edu-tourism yang didukung teori Multi-sensory Architecture serta teori Eco-cultural, serta 15 studi preseden dilakukan untuk menghasilkan kriteria perancangan yang sesuai dengan fokus kasus. Pada tesis perancangan ini terdapat dua belas kriteria perancangan yang terkelompok menjadi tiga, yaitu kelompok kriteria perancangan dengan pendekatan Edu-tourism, teori Multi-sensory Architecture, dan teori Eco-cultural. Keseluruhan kriteria tersebut kemudian diimplementasikan dalam dua skala konsep, yaitu (1) Konsep Perancangan Tapak: zonasi tapak, sirkulasi tapak, lanskap tapak, dan pengolahan kontur tapak; dan (2) Konsep Perancangan Bangunan: massa bangunan, zonasi bangunan, sirkulasi bangunan, struktur dan material bangunan, serta sistem dan utilitas bangunan. Terdapat juga Konsep Perancangan Alur Wisata yang dirancang agar tersedianya atraksi yang menjadi daya tarik utama pada rancangan. Tesis ini dapat berkontribusi pada perancangan dan pengembangan fasilitas wisata, khususnya wisata berbasis edukasi minat khusus yang memiliki fokus topik. Kontribusi tesis perancangan ini terletak pada berbagai studi dan analisis yang dilakukan, serta kriteria perancangan yang telah dirumuskan.

2025
👤 Penulis: Farhan Anugrah R. E.
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi

OPTIMALISASI PENERJEMAHAN MESIN BERBASIS TRANSFORMER DENGAN MATRIKS SIRKULAN, JARINGAN ATENSI GRAF, DANLANSKAP PERSISTEN

Transformermerupakansuatumodeljaringansaraftiruanyangsemakinluas pemanfaatannya,termasukuntukpenerjemahanmesin.Upayameningkatkan kinerja penerjemahanmesinberbasistransformerdapatdikajidariberbagai aspek. Padapenelitianiniperbaikankualitaspenerjemahanmesinditinjaudari 2 (dua)pendekatanyaknipenggantiantipe/jenismatriksbobotdanpenambahan konteksglobal.Berkenaandenganpemanfaatanmatriksbobot,dalampenelitian ini dipilihmatriksbobotyangberasaldarikelasmatriksterstruktursirkulan yang terdiridarimatriksbloksirkulan, g-sirkulan, danblok g-sirkulan. Lebih jauh, padaperkaliannyadengansembarangvektordigunakanalgoritmaTrans- formasi Kosinus-SinusDiskrit(TKD-TSD).Padaimplementasinyadiperlukan pengkajian secarateoritikberkenaandengandekomposisiSchurbagiketigamatriks termasuk eksplorasinilai-nilaieigenpembentuknya.Berkaitandenganpenam- bahan konteksglobalpadaprosespenerjemahan,dimanfaatkankonsepjaringan atensi grafdanlanskappersisten(suatualatpadaanalisisdatatopologis)berbasis kohomologidenganpendekatanarsitekturtertentu.Berdasarkanhasileksperimen melalui duapendekatantersebutdiperolehbahwapenggunaanmatriksbobotblok sirkulan denganalgoritmaTKD-TSD,memberikanpengaruhyangpalingsignifikan terhadap peningkatanskorBLEU (Bilingual EvaluationStudy) dan efisiensiukuran memori model.SedangkanpadapemanfaatanJaringanAtensiGrafdanLanskap Persisten, masihdiperlukanmodifikasidanpengembanganyanglebihtepatdan relevan.

2025
👤 Penulis: Euis Asriani
🏷️ Optimalisasi Penerjemahan Mesin 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Data Topologis
Halaman 113 dari 418
💬