📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 6,268 dokumenPERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL UNTUK MEMPERKENALKAN INSTRUMEN INVESTASI REKSA DANA BAGI PEREMPUAN USIA 18–25 TAHUN DI INDONESIA
Meskipun tingkat literasi keuangan perempuan Indonesia mencapai 66,75% (lebih tinggi dari laki-laki), partisipasi mereka dalam pasar modal masih rendah, yakni hanya 37% dari total investor pada tahun 2025. Fenomena ini sangat terlihat pada perempuan Generasi Z usia 18-25 tahun (mahasiswa dan first-jobber) yang cenderung memiliki profil risiko konservatif, hambatan psikologis berupa rasa takut akan kerugian, serta kebiasaan konsumtif berbasis self-reward atau stress-buying. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep, strategi komunikasi, dan visual kampanye sosial yang efektif guna meningkatkan partisipasi investasi reksa dana pada kelompok tersebut. Metode perancangan yang digunakan adalah Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test). Data dikumpulkan melalui studi literatur, kuesioner terhadap 45 responden, serta wawancara mendalam dengan ahli teknologi finansial, praktisi investasi, khalayak sasaran, dan ahli kreatif. Strategi komunikasi yang diterapkan dirumuskan melalui pendekatan High Involvement/Informational dengan sentuhan pesona Transformational yang diintegrasikan ke dalam model alur perilaku konsumen AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share). Perancangan ini menghasilkan sebuah kampanye sosial terintegrasi dengan gagasan utama "Your Financial Sister" (Your FinSis), sebuah perwujudan figur "kakak perempuan" yang membimbing audiens secara empatik dan peer-to-peer. Kampanye ini dieksekusi melalui integrasi media daring (Instagram, TikTok, WhatsApp, microsite) dan media luring berupa aktivasi experience-based marketing (instalasi penentu profil risiko, kustomisasi struk, stiker lantai) lewat kolaborasi strategis antara platform investasi Bibit dan gerai kecantikan Sociolla. Dengan gaya visual yang feminin, modern, dan sentuhan kontemporer budaya Indonesia, kampanye ini diharapkan dapat membangun rasa aman dan mengubah perilaku konsumtif menjadi kebiasaan investasi produktif yang berkelanjutan.
USULAN KERANGKA PENGUKURAN RISIKO ARUS KAS KOMPENSASI BBM Z DENGAN INTEGRASI VAR, MONTE CARLO, DAN CASH FLOW AT RISK BERBASIS EKSPOSUR PADA DEPARTEMEN Y DI PT X
PT X menanggung risiko arus kas dari kesenjangan antara Harga Ekonomis (HE) dan Harga Jual Eceran (HJE) BBM Z yang diatur Peraturan Menteri ESDM No. 20 Tahun 2021. Segmen BBM Z mencatat kerugian bersih pada 20 dari 24 bulan periode 2024–2025, dengan keterlambatan pembayaran kompensasi meningkat dari rata-rata 4,8 bulan pada 2024 menjadi 7,1 bulan pada 2025. Risiko ini masih diakui secara kualitatif melalui klasifikasi skenario dalam register risiko, tanpa ukuran probabilistik atas besarannya. Penelitian ini bertujuan merancang kerangka pengukuran risiko arus kas kompensasi BBM Z yang mengintegrasikan Vector Autoregression (VAR), simulasi Monte Carlo, dan Cash Flow at Risk (CFaR) berbasis eksposur untuk mengukur ketidakpastian gabungan atas besaran dan waktu penerimaan piutang kompensasi. Penelitian dilaksanakan mengikuti kerangka CRISP-DM dengan Exposure-Based CfaR sebagai acuan metodologis utama. Tahapan pelaksanaan mencakup estimasi VAR(2) atas tiga variabel makroekonomi pembentuk formula HE (harga Brent, kurs IDR/USD, inflasi tahunan), simulasi Monte Carlo distribusi Student-t (N=10.000 lintasan, cakrawala 24 bulan), pemodelan eksposur struktural HE-HJE, rekonstruksi arus kas melalui distribusi payment lag empiris, serta kalkulasi CFaR pada berbagai tingkat kepercayaan. Parameter biaya non-MOPS terkalibrasi (? = Rp464/liter) diverifikasi melalui historical replay terhadap akrual aktual 2024 sebesar Rp41,28 triliun. Model VAR(2) yang dihasilkan stabil (AIC = -23,86). Simulasi menghasilkan CFaR total kumulatif rata-rata Rp145,57 triliun (P5 Rp27,97 triliun; P95 Rp358,78 triliun) dengan eksposur CFaR 95% dasar sebesar Rp179,42 triliun. Dekomposisi risiko menunjukkan harga Brent dan kurs IDR/USD menyumbang 60–78% variasi gap kompensasi, sementara komponen kalibrasi hanya berkontribusi sekitar 3%, menunjukkan PT X tidak dapat memitigasi besaran gap dan perlu mengarahkan mitigasi pada manajemen waktu dan likuiditas. Kerangka ini menyediakan dasar kuantitatif bagi Departemen Y untuk memantau eksposur secara berkala, serta bagi Direksi dalam pengambilan keputusan likuiditas dan negosiasi linimasa pembayaran kompensasi dengan Pemerintah RI.
PERANCANGAN ANIMASI 2D MENGENAI DAMPAK PENINGKATAN COST OF LIVING BAGI MAHASISWA SARJANA
Peningkatan cost of living atau biaya hidup merupakan fenomena sosial-ekonomi yang semakin dirasakan oleh mahasiswa, khususnya mereka yang menempuh pendidikan sarjana sambil hidup mandiri. Kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya tempat tinggal, transportasi, serta kebutuhan akademik memunculkan tekanan finansial yang berdampak pada kondisi ekonomi, psikologis, sosial, dan akademik mahasiswa, namun persoalan ini kerap dipandang sebagai masalah personal semata sehingga belum banyak mendapat perhatian sebagai isu struktural dalam keberlanjutan pendidikan tinggi. Tugas akhir ini bertujuan mengidentifikasi dampak peningkatan cost of living di kalangan mahasiswa Bandung dan menghasilkan karya animasi 2D yang mampu merepresentasikan realitas sosial tersebut secara komunikatif dan emosional. Metode perancangan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif melalui studi literatur, kuesioner, serta wawancara terbatas dengan mahasiswa dan praktisi animasi, yang hasilnya digunakan untuk mengidentifikasi pola tekanan finansial, perubahan gaya hidup, beban psikologis, serta strategi adaptasi mahasiswa. Hasil perancangan berupa animasi 2D berdurasi 3–5 menit tanpa dialog, yang mengandalkan bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan simbolisasi visual sebagai elemen utama pembangun empati penonton. Konsep elemen fantasi berupa dunia mimpi dan representasi diri yang terkurung dihadirkan sebagai visualisasi konflik internal karakter utama, memperkuat aspek dramatik sekaligus membedakan karya ini dari media penyampaian konvensional. Melalui pendekatan desain komunikasi visual ini, animasi diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai medium refleksi yang membangun kesadaran dan empati sosial terhadap ketimpangan ekonomi dalam dunia pendidikan tinggi..
INVESTIGASI EKSPERIMENTAL DAN NUMERIK TERHADAP PERILAKU IMPAK CHARPY PADA KOMPOSIT CETAK 3D YANG DIPERKUAT SERAT KONTINU
Penelitian ini mengkaji perilaku impak Charpy komposit serat kontinu hasil cetak 3D melalui pendekatan eksperimental dan numerik. Spesimen CF, KV, dan HY bermatriks nylon dibuat menggunakan Markforged® Mark Two. Kompresi panas diterapkan pada CF dan KV untuk meningkatkan konsolidasi laminat dan mengurangi diskontinuitas terkait void, yang diindikasikan secara tidak langsung oleh pemadatan dimensi dan peningkatan respons impak; sedangkan HY diberi hibridisasi termal untuk integrasi arsitektur CF/KV. Pengujian Charpy berdasarkan ISO 179 digunakan untuk menentukan energi impak spesifik, dan SEM digunakan untuk mengidentifikasi mekanisme kegagalan. Hasil menunjukkan KV memiliki penyerapan energi tertinggi, CF terendah, dan HY berada di tengah karena kombinasi kekakuan CF dan mekanisme disipasi energi KV. Model mesomekanik terkalibrasi berbasis Abaqus/Explicit dengan kriteria Hashin dan CZM mampu mereproduksi tren respons impak dengan kesesuaian yang dapat diterima. Secara keseluruhan, arsitektur penguat dan perlakuan pascaproses berperan penting dalam mengontrol penyerapan energi dan mekanisme kegagalan komposit serat kontinu hasil cetak.
PERANCANGAN INSTALASI IMERSIF INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI DENGAN ALAM PADA GENERASI Z DI KAWASAN URBAN
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada Generasi Z yang tinggal di kawasan urban yang tumbuh sebagai digital native. Tingginya intensitas screen time pada Generasi Z, telah diketahui sebelumnya berdampak negatif terhadap kesehatan mental. Di sisi lain, berbagai penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu berinteraksi dengan alam (green time) bermanfaat dalam mendukung kesejahteraan mental dan membantu menurunkan tingkat stres. Namun, implementasi green time untuk generasi Z yang tinggal di wilayah urban sangat sulit dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan solusi dengan perancangan media yang mengemas konsep green time tersebut dalam bentuk pengalaman interaktif berbasis ruang yang dekat dengan karakteristik Generasi Z. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah instalasi ruang imersif interaktif dengan konsep “Reconnecting with Nature” bagi Generasi Z di lingkungan urban. Hasil penelitian diterjemahkan ke dalam perancangan instalasi interaktif berbasis projection mapping yang memadukan elemen visual, cahaya, ruang, suara, dan partisipasi pengguna melalui interaksi dengan tanaman. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan ruang imersif interaktif ini berpotensi menciptakan pengalaman yang menarik, reflektif, dan personal, sehingga dapat meningkatkan kesadaran pengguna terhadap pentingnya menjaga keseimbangan antara screen time dan green time. Perancangan ini diharapkan dapat menjadi alternatif media interaktif yang mendukung kesejahteraan psikologis Generasi Z yang tinggal di lingkungan urban.
OPTIMIZATION DESIGN OF A HYDROGEN-FUELED MICRO GAS TURBINE COMBUSTOR USING COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS AND SURROGATE MODELING
Hydrogen can support carbon-free distributed power in micro gas turbines, but its high reactivity makes combustor design difficult because flashback, pressure loss, outlet-temperature uniformity, and NOx emissions must be balanced. This thesis develops a computational fluid dynamics (CFD)-surrogate optimization framework for a swirl-stabilised hydrogen micro gas turbine combustor with six design variables: swirler blockage, central fuel-lance protrusion, secondary-hole pattern, axialchannel blockage, global equivalence ratio, and central-lance fuel split. A validated steady RANS model with Flamelet Generated Manifold chemistry generated 165 labelled design points. Gaussian-process surrogates predicted the CFD responses with calibrated uncertainty, while a logistic response surface identified flashback with a cross-validated receiver-operating-characteristic area of 0.99. A trust-region NSGA-III search constrained by flashback probability, data support, and prediction uncertainty produced thirty trusted Pareto designs. Additional CFD simulations confirmed eight selected designs; all were non-flashback and met the acceptance criteria. The balanced minimax design achieved 4.60% total-pressure loss, 562.6 K mean exit temperature, 27.1 ppmv NOx, and a 0.319 pattern factor at the prescribed very-lean study condition, ???? = 0.0431. This combustor-exit temperature is not a nominal full-load turbine inlet temperature. The results show that flashback-aware, uncertainty-calibrated CFD-surrogate optimization can identify practical hydrogen combustor compromises at much lower cost than direct CFD search.
DETEKSI PENIPUAN PADA TRANSAKSI KARTU KREDIT DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS GATED RECURRENT NEURAL NETWORK
Pertumbuhan ekosistem pembayaran digital memicu peningkatan kejahatan finansial, khususnya penipuan kartu kredit yang menyebabkan kerugian ekonomi global. Metode deteksi konvensional berbasis aturan saat ini dinilai tidak memadai karena memiliki tingkat kesalahan deteksi yang tinggi dan gagal mengidentifikasi pola pada data transaksi sekuensial. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran mendalam untuk mendeteksi penipuan dengan lebih akurat. Tugas Akhir ini menyusun dan membandingkan model berbasis Gated Recurrent Neural Network (RNN), yaitu Long Short-Term Memory (LSTM), Bidirectional LSTM (BiLSTM), Gated Recurrent Unit (GRU), dan Bidirectional GRU (BiGRU) untuk mengklasifikasi transaksi penipuan. Dalam penyusunan model, dilakukan penyeimbangan data menggunakan metode random undersampling untuk mengatasi ketidakseimbangan kelas yang ekstrem pada data. Selain itu, dilakukan optimasi hyperparameter melalui metode Grid Search dan pengujian model dengan serta tanpa mekanisme Attention. Metrik evaluasi utama difokuskan pada nilai Recall dan F1-Score. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penambahan mekanisme Attention tidak memberikan peningkatan performa yang signifikan. Dengan memprioritaskan metrik Recall untuk meminimalkan lolosnya transaksi penipuan, diperoleh bahwa model GRU 2 hidden layer 32 neuron dengan mekanisme Attention dan BiGRU 1 hidden layer 32 neuron tanpa mekanisme Attention mampu menghasilkan nilai Recall tertinggi sebesar 98.17%. Model BiGRU mencatatkan nilai F1-Score sebesar 97.49% dan Precision sebesar 96.83%, sementara model GRU memperoleh F1-Score sebesar 97.42% dan Precision sebesar 96.69%. Pengujian Cross-Validation menunjukkan bahwa kedua arsitektur model tersebut bersifat sangat robust dan keandalannya terutama berasal dari arsitektur jaringan.
PERANCANGAN GUIDEBOOK UNTUK MENGURANGI SIFAT OVERCONSUMPTION PADA REMAJA DEWASA
Perilaku overconsumption yang kini marak di kalangan remaja dewasa tidak lagi sekadar gaya hidup, melainkan cerminan mekanisme koping yang tidak sehat, sehingga perancangan guidebook ini diarahkan untuk menjadi solusi edukatif yang dapat membantu mengurangi sifat overconsumption. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan sebuah guidebook yang dapat membantu remaja dewasa dalam mengidentifikasi dan mengurangi sifat overconsumption dengan membangun strategi koping yang lebih sehat. Perilaku overconsumption telah menjadi fenomena yang mengkhawatirkan di kalangan remaja dewasa. Pola ini seringkali dipicu oleh keinginan material yang berfungsi sebagai mekanisme koping untuk menghadapi tekanan dari emosi negatif. Melalui studi pustaka, wawancara, dan survei diketahui bahwa overconsumption memang banyak dipraktikkan sebagai bentuk pelarian untuk mengisi kekosongan emosional dan meredakan tekanan. Temuan inilah yang menjadi fondasi bagi penyusunan guidebook. Konsep visual dirancang dengan pendekatan empatik, menggunakan ilustrasi naratif dan tipografi yang reflektif untuk memandu pembaca melakukan introspeksi, mengenali pemicu emosional belanja, serta memberikan alternatif aktivitas penyaluran emosi. Diharapkan, hasil akhir dari perancangan ini dapat menjadi alat yang efektif penurunan perilaku konsumtif berlebih dan impulsif di kalangan remaja dewasa.
PERANCANGAN GIM MOBILE SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN KESADARAN PENGGUNAAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN (EYD) PADA GENERASI Z (18-22 TAHUN)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya frekuensi kesalahan penulisan kaidah bahasa Indonesia pada Generasi Z, khususnya mahasiswa usia 18–22 tahun, yang cenderung terpengaruh oleh pola komunikasi informal media sosial. Penggunaan Ejaan yang Disempurnakan (EYD) secara akurat sangat krusial bagi mahasiswa dalam menyampaikan informasi, terutama dalam konteks akademik. Namun, observasi awal menunjukkan kerentanan kesalahan pada penggunaan tanda baca koma, penulisan preposisi "di", serta peluluhan imbuhan yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah serious game sebagai media interaktif untuk meningkatkan penguasaan kaidah EYD Edisi V pada mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dokumen, wawancara mendalam dengan ahli linguistik, serta survei terhadap 109 responden untuk memetakan perilaku bermain dan gaya belajar target audiens. Hasil dari perancangan ini adalah desain gim pada perangkat ponsel pintar untuk membangun retensi memori jangka panjang bagi Generasi Z
PERANCANGAN PUSTAKA PYTHON UNTUK ALGORITMA OPTIMISASI SPIRAL DENGAN KLASTERING DALAM PENCARIAN SELURUH AKAR SISTEM PERSAMAAN NONLINEAR
Pencarian akar sistem persamaan nonlinear merupakan permasalahan fundamental yang banyak muncul dalam berbagai bidang sains dan rekayasa. Pada fungsi yang kompleks, tidak kontinu, atau tidak terdiferensialkan, metode berbasis gradien sering kali kurang efektif sehingga diperlukan pendekatan alternatif berbasis metaheuristik. Tugas akhir ini berfokus pada pembuatan pustaka Python pysne sebagai perangkat lunak untuk pencarian seluruh akar sistem persamaan nonlinear menggunakan algoritma Spiral Optimization with Clustering (SPOC). Pustaka ini mengintegrasikan berbagai komponen pendukung, meliputi metode inisialisasi berbasis barisan Low-Discrepancy, algoritma SPOC untuk pencarian akar pada domain real, serta pengembangan SPOC untuk permasalahan bilangan bulat. Pengembangan pustaka disertai dengan studi pustaka, perancangan perangkat lunak, dan eksperimen numerik untuk mengevaluasi ketepatan serta kinerja setiap komponen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa inisialisasi berbasis barisan Low-Discrepancy menghasilkan kinerja yang lebih stabil dibandingkan inisialisasi acak, dengan barisan Korobov dipilih sebagai metode inisialisasi utama karena memberikan konsistensi terbaik. Algoritma SPOC dalam pysne berhasil menemukan seluruh akar referensi pada berbagai sistem persamaan nonlinear dengan tingkat akurasi yang tinggi. Untuk permasalahan bilangan bulat, pendekatan yang dikembangkan mampu mereplikasi seluruh solusi referensi dan pada beberapa kasus menemukan solusi tambahan yang valid secara numerik. Secara keseluruhan, pustaka pysne menyediakan implementasi SPOC yang andal, konsisten dengan literatur rujukan, serta dapat dimanfaatkan sebagai perangkat lunak yang praktis untuk pencarian seluruh akar sistem persamaan nonlinear pada domain real maupun integer.
AN ACTIVITY-BASED COSTING APPROACH TO CALCULATE UNIT COST UNDER DUMPING AREA RELOCATION IN COAL MINING OPERATIONS
Penelitian ini membahas keterbatasan visibilitas pembentukan biaya pada tingkat aktivitas ketika alternatif rencana penimbunan masih dievaluasi terutama berdasarkan estimasi biaya agregat dan kebutuhan armada. Penelitian mengevaluasi implikasi biaya satuan dari rencana relokasi area penimbunan pada kegiatan pemindahan lapisan penutup di PT. XYZ selama periode perencanaan 2027–2029. Penelitian bertujuan menghitung biaya satuan pada tingkat aktivitas dan total biaya satuan pada Plan A sebagai skenario dasar dan Plan B sebagai skenario relokasi, mengidentifikasi aktivitas utama penyebab perbedaan biaya, serta menilai implikasi finansialnya. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus terapan yang didominasi oleh analisis kuantitatif. Data numerik diperoleh dari dokumen internal perusahaan yang telah disetujui, sedangkan wawancara semi-terstruktur digunakan untuk mengonfirmasi permasalahan bisnis, memvalidasi struktur aktivitas, klasifikasi biaya, cost driver, dan interpretasi hasil. Model Activity-Based Costing mengalokasikan biaya sumber daya ke dalam aktivitas OB Loading, OB Hauling, OB Dozing, OB Road Maintenance, OB Support, OB Lighting, dan OB Overhead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Plan B secara konsisten menghasilkan biaya satuan yang lebih rendah. Total biaya satuan Plan A adalah US$4,33/bcm pada 2027, US$4,21/bcm pada 2028, dan US$3,94/bcm pada 2029, sedangkan Plan B menghasilkan US$3,40/bcm, US$3,23/bcm, dan US$3,18/bcm. Pengurangan biaya masing-masing sebesar US$0,93/bcm, US$0,98/bcm, dan US$0,77/bcm, terutama berasal dari aktivitas OB Hauling akibat berkurangnya jarak angkut, cycle time, kebutuhan truk, dan operator. Dalam model perencanaan finansial terintegrasi, Plan B diproyeksikan menurunkan total biaya sekitar US$68 juta dan meningkatkan laba setelah profit sharing sekitar US$46 juta. Penelitian merekomendasikan Plan B sebagai dasar perencanaan, dengan tetap melakukan validasi terhadap asumsi teknis dan operasional sebelum implementasi.
PERANCANGAN PERENCANAAN KEBUTUHAN PEGAWAI DSDM, DKST, DITMAWA, DAN BIRO ADUM ITB BERDASARKAN ANALISIS BEBAN KERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING
Tenaga kependidikan dan dosen adalah komponen yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan kependidikan dan menghasilkan mutu lulusan perguruan tinggi yang baik. Maka dari itu, perencanaan pegawai di ITB merupakan hal penting, salah satunya di Unit Kerja Pendukung (UKP). Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) mengalami kesulitan untuk menentukan kebutuhan pegawai karena belum memiliki kebijakan perencanaan pegawai. Kebijakan perencanaan pegawai perlu mempertimbangkan banyak faktor, salah satunya adalah beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja sehingga dapat memetakan usulan perencanaan kebutuhan pegawai di Direktorat Sumber Daya Manusia, Direktorat Kawasan Sains dan Teknologi, Direktorat Kemahasiswaan, dan Biro Administrasi Umum ITB. Keempat direktorat tersebut terpilih karena perbedaan karakteristik pekerjaan dan tantangan yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode pengukuran waktu kerja langsung (direct time study) melalui work sampling yang divalidasi dengan pencatatan aktivitas melalui logbook dan Focus Group Discussion (FGD). Pengamatan dilakukan secara acak selama jam kerja operasional untuk memperoleh proporsi aktivitas produktif dan nonproduktif. Data hasil pengamatan kemudian diuji keseragamannya dan disesuaikan menggunakan faktor performance rating, allowance, indeks lembur, serta fluktuasi beban kerja tahunan. Selanjutnya, kebutuhan pegawai dihitung berdasarkan beban kerja pada masing-masing seksi maupun subdirektorat. Identifikasi beban kerja dilakukan pada 24 seksi atau subdirektorat yang tersebar di 4 UKP. Sebanyak 18 seksi atau subdirektorat memiliki beban kerja (BK) normal, 5 seksi atau subdirektorat memiliki beban kerja underload, dan 1 seksi atau subdirektorat memiliki beban kerja overload. Penelitian ini menghasilkan 8 seksi atau subdirektorat dengan skenario tidak lembur (0,9 < BK ? 1) dan 6 seksi atau subdirektorat dengan skenario lembur (1 < BK ? 1,26) yang mendominasi. Sebanyak 10 seksi atau subdirektorat tidak menghasilkan skenario yang mendominasi sehingga terdapat skenario tidak lembur atau lembur yang dapat diusulkan. Usulan kebutuhan pegawai yang dirancang mempertimbangkan target beban kerja dan kondisi operasional organisasi. Penelitian ini juga mengusulkan redistribusi pekerjaan, penerapan cross functioning pada periode sibuk, serta pemanfaatan teknologi sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan sumber daya manusia.
PERANCANGAN TYPEFACE DARI JANUR KUNING PERNIKAHAN DALAM BUKU EKSPERIMENTAL
Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keberagaman budaya, salah satunya tercermin dalam tradisi pernikahan. Janur kuning menjadi salah satu elemen simbolik yang sering digunakan dalam prosesi pernikahan, khususnya di Jawa Barat. Selain berfungsi sebagai penanda adanya acara pernikahan, janur kuning juga memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan harapan, kesejahteraan, dan kehidupan baru bagi pasangan pengantin. Namun, di era modern saat ini, pemahaman masyarakat terhadap makna simbolik janur kuning mulai berkurang. Penelitian dan perancangan ini bertujuan mengeksplorasi potensi visual janur kuning sebagai dasar perancangan typeface dalam ranah desain komunikasi visual. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, observasi, dan wawancara dengan pengrajin janur serta ahli budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa bentuk organis, modular, dan struktur anatomi janur kuning memiliki potensi untuk diadaptasi ke dalam anatomi huruf. Typeface yang dirancang kemudian diaplikasikan ke dalam buku eksperimental sebagai media presentasi dan arsip visual budaya berbasis eksplorasi tipografi modern
PENGEMBANGAN GARAM-GARAM BARU MOKSIFLOKSASIN DENGAN ASAM MALONAT, ASAM MALEAT, DAN ASAM SITRAT
Moksifloksasin merupakan senyawa antibiotik golongan fluorokuinolon generasi keempat yang memiliki keterbatasan sifat fisikokimia berupa kelarutan dan stabilitas yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sifat fisikokimia tersebut melalui pembentukan garam dengan asam malonat, asam maleat, dan asam sitrat, serta mengevaluasi karakteristik padatan, kelarutan, dan stabilitasnya. Analisis termal dan difraktometri dilakukan untuk menetapkan rasio molar reaksi dan mendeteksi terbentuknya sistem padatan baru. Selanjutnya, analisis Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR) dilakukan untuk mengidentifikasi struktur interaksi. Sebagai hasil diperoleh sistem padatan baru yang diprediksi sebagai garam. Uji kelarutan dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dalam media akuades, dapar fosfat pH 6,8, dan dapar KCl pH 2,0, sedangkan uji stabilitas dievaluasi FTIR dan PXRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam dapat terbentuk pada rasio molar 1:1 dan 2:1 melalui metode Solvent Drop Grinding (SDG). Uji kelarutan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pH 2,0 dibandingkan dengan pH lainnya. Selain itu, bentuk garam kombinasi tersebut terbukti memiliki stabilitas yang lebih baik daripada moksifloksasin tunggal.
MENINGKATKAN CAPAIAN PRODUKTIVITAS PENGUPASAN TANAH PENUTUP DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA LEAN SIX SIGMA: STUDI KASUS AKTIVITAS PERNAMBANGAN DI PT.BBB
Topsoil removal merupakan aktivitas penting dalam operasi tambang terbuka karena menentukan kesiapan area penambangan, keberlangsungan produksi, serta keberhasilan reklamasi lahan pascatambang. Namun demikian, proses ini masih menghadapi berbagai inefisiensi operasional seperti waktu tunggu yang tinggi, konflik pergerakan alat, dan variasi proses yang menyebabkan produktivitas menurun. Selain itu, penanganan topsoil yang kurang tepat dapat menurunkan kualitas tanah sehingga mengurangi keberhasilan revegetasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi waste pada proses topsoil removal, merumuskan strategi peningkatan produktivitas, serta mengevaluasi bagaimana preservasi kualitas topsoil dapat dipertahankan. Penelitian menggunakan pendekatan Lean Six Sigma melalui metodologi DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control) dengan studi kasus di PT BBB. Value Stream Mapping (VSM) digunakan untuk mengidentifikasi aktivitas bernilai tambah dan tidak bernilai tambah, Cycle Time Analysis dan Pareto Analysis digunakan untuk mengukur tingkat inefisiensi serta menentukan prioritas permasalahan, sedangkan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) digunakan untuk mengevaluasi risiko operasional dan menentukan prioritas perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan produktivitas terutama disebabkan oleh waktu tunggu, konflik lalu lintas alat, gangguan operasional, dan ketidakkonsistenan pelaksanaan di lapangan, bukan karena keterbatasan kapasitas alat. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian mengusulkan optimasi sistem dispatch, penyeimbangan armada, perbaikan manajemen jalan angkut, pengaturan lalu lintas operasional, serta penerapan prosedur operasional preventif. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas dan preservasi kualitas topsoil dapat dicapai secara bersamaan melalui perbaikan operasional yang sistematis dan berbasis data.