📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 18 dokumen

DESAIN KOLAM RETENSI UNTUK MEREDUKSI BANJIR SUNGAI CIWIDEY DI KECAMATAN SOREANG, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT

Banjir yang berulang di Sungai Ciwidey, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Penelitian ini berfokus pada perancangan kolam retensi sebagai solusi untuk mereduksi banjir di Sungai Ciwidey. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas kolam retensi dalam mengurangi dampak banjir dengan mempertimbangkan aspek hidrologi, hidrolika, dan geoteknik. Metodologi penelitian meliputii pemodelan muka air yang digunakan untuk menganalisis kondisi hidrologi Sungai Ciwidey dan memprediksi dampak banjir dengan dan tanpa kolam retensi. Selain itu juga dilakukan perancangan kolam retensi dan tanggul, hal ini dilakukan untuk menentukan dimensi, lokasi, dan struktur kolam retensi dan tanggul (sheet pile) yang optimal. Kemdian dilakukan analisis anggaran untuk menghitung untuk mengetahui biaya yang diperlukan untuk implementasi proyek kolam retensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolam retensi dengan volume 359.450 m³ mampu mereduksi banjir hingga 5,7%, menunjukkan pengaruh kolam retensi sebagai reduksi banjir di wilayah tersebut kurang efektif. Analisis geoteknik memastikan stabilitas kolam retensi, dan perhitungan anggaran memberikan gambaran realistis tentang kelayakan proyek. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya pengendalian banjir di Sungai Ciwidey dan membuka peluang untuk pengembangan solusi mitigasi banjir yang efektif dan berkelanjutan di wilayah lain.

2024
👤 Penulis: M.Fadhillah Ilyas Rahardja
🏷️ Desain Kolam Retensi 🏷️ Analisis Geoteknik 🏷️ Pengendalian Banjir

STUDI ANALISIS TEGANGAN DAN DEFORMASI PADA TEROWONGAN TANAH LUNAK DENGAN PENDEKATAN METODE KONVENSIONAL DAN ELEMEN HINGGA

Studi analisis tegangan dan deformasi pada terowongan tanah lunak dengan pendekatan metode konvensional dan elemen hingga ini dibuat sebagai salah satu bentuk kontribusi dalam mengembangkan ilmu ketekniksipilan. Studi analisis ini ditujukan untuk memperluas penelitian terhadap terowongan pada tanah lunak yang di Indonesia sedang berkembang. Kegiatan penting dalam penelitian ini meliputi: membandingkan hasil analisis metode konvensional dan metode elemen hingga (MEH) untuk studi kasus Terowongan 1 proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, memeriksa apakah desain terowongan memenuhi standar berdasarkan hasil analisis, membandingkan pemakaian Earth Pressure Balance (EPB) Shield Tunnel Boring Machine (TBM) dan Slurry Shield TBM untuk kasus Terowongan 1, melakukan evaluasi dan redesain penampang dan penulangan terowongan, dan menentukan tekanan face stability untuk TBM dalam penggalian terowongan. Metodologi yang digunakan dalam studi analisis ini adalah kajian literatur, pengumpulan data, dan analisis MEH serta melakukan analisis dan validasi dengan studi literatur dari hasil yang didapatkan. Berdasarkan studi analisis ini, didapatkan bahwa metode konvensional cenderung menghasilkan nilai gaya dalam terowongan yang overestimate di tanah lunak dibandingkan dengan MEH dan berdasarkan nilai perbedaan, metode konvensional Curtis-Muir Wood memberikan hasil gaya dalam yang paling menyerupai hasil analisis MEH untuk kasus. Didapatkan juga bahwa desain terowongan berdasarkan standar QCR9230-2016 tidak terpenuhi untuk kondisi tanah Stasiun Halim. Hasil redesain dari terowongan ditunjukkan pada subbab 8.2. Terakhir, didapatkan juga berdasarkan analisis kecocokan Terowongan 1 proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung dalam konstruksinya sudah baik menggunakan metode konstruksi slurry shield TBM.

2024
👤 Penulis: Reagan Caesar Cahyadi
🏷️ Teknik Sipil 🏷️ Analisis Geoteknik 🏷️ Tunneling Teknik

PERANCANGAN DRIVEN PILE DAN DIAPHRAGM WALL PADA PROYEK ITB INNOVATION PARK DI KAWASAN TERPADU SUMMARECON BANDUNG

Proyek ITB Innovation Park Kawasan Terpadu Summarecon Bandung ini terdiri dari dua gedung utama dan basement dua tingkat. Kedua gedung tersebut secara struktural dibangun dengan sistem pemikul rangka momen khusus yang dilengkapi dengan dinding geser struktural khusus (Sistem Ganda) untuk memikul beban gempa. Tugas akhir ini memiliki tujuan utuk merancang sistem Fondasi yang dapat memikul beban dari struktur serta merancang sistem dinding penahan galian tanah yang dapat memberikan keamanan saat pekerjaan galian basemen. Perancangan desain dinding penahan tanah bertujuan sebagai sistem proteksi galian dan nantinya akan menjadi dinding basement permanen juga sedalam sembilan meter. Penggalian untuk setiap tahapan akan dipasangkan strut untuk menjaga keamanan galian dengan gaya prategang tertentu. Analisis dilakukan secara konvensional dan menggunakan aplikasi MIDAS GTS NX untuk mensimulasikan tahapan-tahapan galian. Sistem pondasi yang digunakan adalah sistem pondasi tiang pancang yang disatukan oleh raft. Dalam menentukan daya dukung pondasi, akan dilakukan dengan penentuan parameter tanah terlebih dahulu menggunakan korelasi dari data N-SPT yang dimiliki. Selanjutnya, digunakan aplikasi LPILE dan GROUP untuk mendapatkan kapasitas batas lateral, momen dan distribusi beban dari kolom ke masing-masing tiang untuk diperiksa syarat safety factor nya. Pemeriksaan akhir ini dilakukan dengan memodelkan menggunakan aplikasi MIDAS GTS NX untuk memastikan distribusi gaya raft ke tiang sesuai syarat dan pengecekan penurunan.

2024
👤 Penulis: Ananda Rajendra Dwiputranto
🏷️ Konstruksi 🏷️ Analisis Geoteknik 🏷️ Desain Struktural
Halaman 2 dari 2
💬