📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 33 dokumen

MODEL MATEMATIKA DAN STRATEGI INTERVENSI PENYEBARAN HOAKS PADA JARINGAN HOMOGEN DAN JARINGAN HETEROGEN

Penyebaran informasi merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika sosial masyarakat, baik melalui interaksi langsung dan tidak langsung. Secara umum, informasi dapat menyebar antar individu melalui komunikasi verbal dan media. Di era digital, proses penyebaran informasi menjadi jauh lebih cepat dan luas karena teknologi komunikasi. Kecepatan inilah yang menjadikan hoaks sangat rentan tersebar secara masif tanpa verifikasi kebenaran. Faktor jumlah penduduk yang besar dan intensitas interaksi yang tinggi turut memperkuat kemungkinan hoaks menyebar secara luas dalam waktu singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi dinamika penyebaran hoaks serta merancang strategi kontrol penyebarannya melalui jaringan homogen dan heterogen. Pada jaringan homogen, model dikembangkan dalam bentuk sistem persamaan diferensial nonlinier lima kompartemen, ignorant, exposed, verbal spreader, media spreader, dan stifler. Analisis dilakukan terhadap titik kesetimbangan dan kestabilan. Nilai bilangan reproduksi dasar ????0 dihitung, lalu sensitivitas ????0 terhadap parameter dianalisis secara analitik maupun geometrik. Pada jaringan heterogen, penyebaran hoaks dimodelkan dengan mempertimbangkan rata-rata interaksi individu melalui distribusi Poisson, Normal, dan Eksponensial. Dilakukan analisis kestabilan untuk menentukan titik kesetimbangan, syarat eksistensi, dan kestabilannya. Selain itu, dicari laju interaksi rata-rata dan dianalisis keterkaitannya dengan parameter-parameter utama dalam model. Untuk menekan penyebaran, pendekatan kontrol optimal diterapkan pada kedua model. Pada jaringan homogen, kontrol dirancang sebagai laju sosialisasi literasi kepada individu exposed. Pada jaringan heterogen, diterapkan dua skenario kontrol. Skenario pertama menggunakan dua kontrol untuk mengatur interaksi rata-rata media dan verbal, sedangkan skenario kedua menggunakan satu kontrol yang merepresentasikan kesadaran literasi dan efektivitas edukasi masyarakat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa penyebaran hoaks pada jaringan heterogen berlangsung lebih cepat dibandingkan jaringan homogen. Penerapan kontrol optimal berhasil menurunkan populasi penyebar hoaks, menunjukkan bahwa strategi intervensi yang tepat dapat memitigasi dampak penyebaran hoaks secara signifikan.

2025
👤 Penulis: Annisa Hasna Salsabila
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Model Matematika 🏷️ Analisis Kestabilan

MODEL MATEMATIKA DAN STRATEGI PENGENDALIAN MINAT KONSUMEN ATAS BRAND KEDAI KOPI

Kopi adalah minuman yang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, hal ini mendorong lahirnya beragam brand kopi di pasaran. Semakin banyak brand yang hadir di pasar, persaingan antar brand akan semakin intens dalam merebut minat konsumen. Fenomena ini dikenal sebagai brand competition, yang umumnya melibatkan brand yang telah lama eksis dan brand baru sebagai pesaing. Brand yang sudah mapan berusaha menjaga loyalitas konsumennya, sementara brand pendatang berupaya menarik konsumen baru. Dinamika persaingan ini dapat dianalisis melalui pendekatan model predator-prey yang dimodifikasi. Pada penelitian ini, akan dikonstruksi dua model, model persaingan antara brand eksis dan brand pesaing dan model persaingan antara brand eksis dan brand pesaing dengan Holling tipe II. Penambahan Holling tipe II bertujuan untuk memodelkan selektivitas konsumen dalam berpindah dari brand eksis ke brand pesaing, sehingga minat konsumen tidak langsung beralih secara langsung. Dalam model tanpa tipe Holling, strategi kontrol optimal diterapkan untuk menekan laju produksi, sehingga brand eksis tidak mengalami penurunan drastis dan brand pesaing tidak tumbuh secara berlebihan. Sementara itu, pada model dengan Holling tipe II, kontrol optimal difokuskan pada pengaturan minat konsumen, dengan harapan dapat tercipta kondisi persaingan yang saling menguntungkan bagi kedua brand. Untuk model tanpa tipe Holling, strategi kontrol yang direkomendasikan adalah penerapan kontrol pada laju minat. Untuk model dengan Holling tipe II, strategi kontrol yang direkomendasikan adalah penerapan kontrol pada laju minat jika ingin meningkatkan penjualan atau penerapan kontrol pada laju penjualan jika ingin menyeimbangkan pasar.

2025
👤 Penulis: Salmabilla Setiawan
🏷️ Model Matematika 🏷️ Persaingan Brand Kedai Kopi 🏷️ Optimisasi Kontrol

IDENTIFIKASI PARAMETER UNTUK MODEL BIOLOGI DENGAN METODE PROFILE LIKELIHOOD

Model matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari karena model matematika dapat merepresentasikan suatu keadaan atau sistem nyata, misalnya model penyebaran penyakit (epidemiologi). Model epidemiologi sering digunakan dalam melakukan prediksi penyebaran penyakit, seperti penyakit COVID-19. Prediksi yang dihasilkan model dapat memberikan hasil yang kurang baik karena beberapa faktor, sehingga menyebabkan adanya ketidakpastian parameter pada model karena hasil estimasi parameter belum menggambarkan nilai yang sebenarnya. Ketidakpastian parameter penting untuk diukur agar output model dapat memberikan hasil yang baik, sehingga model yang digunakan dapat diaplikasikan pada berbagai kondisi di kehidupan nyata. Ketidakpastian parameter dapat diukur dengan melakukan identifikasi parameter. Identifikasi parameter dibagi menjadi dua, yaitu Identifikasi secara Struktural dan Identifikasi secara Praktikal. Ketidakpastian diukur dengan mendapatkan suatu selang kepercayaan dari parameter model. Pada Tugas Akhir ini, metode Profile Likelihood digunakan untuk mengukur ketidakpastian parameter dan nilai awal kompartemen untuk model penyebaran penyakit SIRD dan SEIRD dengan data harian COVID-19 di Indonesia periode 11 Maret 2020 – 10 April 2020. Metode ini memanfaatkan fungsi likelihood dengan mem-profil-kan suatu parameter model, sementara parameter lain pada model dioptimasi ulang, sehingga mendapatkan selang kepercayaan tertentu dengan menggunakan data observasi. Seluruh parameter dan nilai awal model SIRD dapat teridentifikasi, tetapi terdapat parameter dan nilai awal model SEIRD yang belum dapat teridentifikasi. Penambahan data yang cukup pada penerapan metode ini menyebabkan selang kepercayaan 95% parameter model menjadi terbatas serta cenderung lebih kecil, sehingga menyebabkan ketidakpastian parameter juga akan semakin kecil.

2025
👤 Penulis: Ashanti Fairuza
🏷️ Model Matematika 🏷️ Identifikasi Parameter 🏷️ Penyebaran Penyakit Covid-19

MODEL DINAMIKA GLUKOSA-INSULIN: PERAN GLUKOKORTIKOID DALAM RISIKO DIABETES PADA PASIEN AUTOIMUN

Glukokortikoid merupakan terapi utama untuk berbagai penyakit autoimun, tetapi penggunaannya dapat meningkatkan risiko diabetes mellitus (DM). Penelitian ini bertujuan mengembangkan model matematika untuk menggambarkan dinamika kadar glukosa dan insulin pada pasien autoimun yang menjalani terapi glukokortikoid. Model dasar yang mencakup interaksi glukosa–insulin–sensitivitas insulin (GIS) disusun terlebih dahulu untuk memodelkan kondisi normal, T1DM, dan T2DM, kemudian diperluas menjadi model GISH dengan menambahkan kompartemen glikogen hati. Pengaruh glukokortikoid dimasukkan melalui perubahan parameter kunci secara reversibel. Analisis kestabilan menunjukkan keberadaan dua titik tetap yang bersifat eksklusif dan tergantung pada nilai ambang R0 serta syarat Routh-Hurwitz. Simulasi dilakukan untuk berbagai skenario klinis pasien autoimun, termasuk variasi dosis prednisolon, riwayat DM, dan asupan makanan. Hasil menunjukkan bahwa terapi glukokortikoid, terutama dalam jangka panjang, dapat mendorong sistem metabolik menuju keadaan menyerupai T2DM. Model ini berpotensi digunakan sebagai alat evaluasi risiko DM dan dasar pengembangan strategi tapering off berbasis kontrol.

2025
👤 Penulis: Claudya Cindri Kasinda
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Model Matematika 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

KAJIAN PROBABILISTIC TSUNAMI RISK ASSESSMENT (PTRA) DI KOTA DENPASAR PROVINSI BALI DENGAN MEMPERTIMBANGKAN DAMPAK SEA-LEVEL RISE

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerentanan tsunami tertinggi di dunia karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama. Secara khusus, Pulau Bali memiliki risiko yang lebih besar akibat lokasinya yang berdekatan dengan zona subduksi Java Megathrust dan Flores Back-Arc Thrust, serta statusnya sebagai kawasan pariwisata padat penduduk. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja Probabilistic Tsunami Hazard Assessment (PTHA) di Bali dengan mempertimbangkan efek non-stasioner dari Sea-Level Rise (SLR). Parameter gempa seperti magnitudo, lebar dan panjang patahan, serta slip, dianalisis secara statistik dan diestimasi menggunakan hukum skala empiris. Pemodelan propagasi tsunami dilakukan untuk 175 skenario yang mencakup variasi magnitudo dan SLR, menggunakan Delft3D. Untuk mempercepat perhitungan, hubungan antara magnitudo, SLR, dan kedalaman genangan dimodelkan menggunakan Gaussian Process Regression (GPR) sebagai permukaan respon. Kurva bahaya tsunami kemudian dievaluasi melalui simulasi Monte Carlo sebanyak 100.000 sampel, dengan mempertimbangkan ketidakpastian parameter sumber. Selanjutnya, estimasi risiko tsunami dilakukan dengan memperhitungkan hasil bahaya dengan data eksposur spasial serta fungsi kerusakan empiris berupa fragility curve berbasis inundation depth. Risiko tsunami dievaluasi dengan pendekatan probabilitas kegagalan tiap bangunan, kerugian unit, dan frekuensi kejadian tahunan lalu, diakumulasikan guna memperkirkan risiko kumulatif. Hasil menunjukkan bahwa SLR memberikan dampak paling signifikan pada skenario tsunami energi rendah, dengan peningkatan probabilitas kejadian melebihi ambang bahaya sebesar 5,46% dan kerugian ekonomi sebesar IDR 0.09 trilliun. Meskipun GPR memiliki keterbatasan dalam menangkap nilai ekstrem, model ini mampu merepresentasikan pola umum dengan baik. Selain itu, hasil simulasi menunjukkan bahwa wilayah teluk cenderung mengalami akumulasi energi tsunami yang lebih besar dibandingkan wilayah semenanjung, sehingga meningkatkan risiko genangan secara spasial di kawasan pesisir Denpasar.

2025
👤 Penulis: Muhamad Farhan Permana
🏷️ Geologi 🏷️ Analisis Risiko 🏷️ Model Matematika

PEMODELAN DAN SIMULASI DINAMIKA PERUBAHAN GARIS PANTAI AKIBAT PEMBANGUNAN BREAKWATER TIPE GROIN

Abrasi yang disebabkan oleh hantaman gelombang laut merupakan ancaman serius bagi beberapa wilayah pesisir di Indonesia. Untuk mengurangi energi gelombang yang menghantam pantai sering dibangun pemecah gelombang atau breakwater. Salah satu tipe breakwater yang dibangun adalah groin, yaitu breakwater yang dibangun menjorok ke laut, tegak lurus garis pantai. Melalui pengamatan citra satelit, pembangunan breakwater tipe groin sering kali menyebabkan garis pantai berubah. Garis pantai yang awalnya merupakan garis lurus dapat menjadi berkelok-kelok seiring berjalannya waktu. Pada tugas akhir ini, akan dianalisis dinamika perubahan garis pantai tersebut menggunakan model persamaan diferensial. Di sini, akan dibahas one line model yang merupakan model paling sederhana, yang diselesaikan secara numerik dengan metode beda hingga. Hasil simulasi menunjukkan perubahan garis pantai sesuai pengamatan, yaitu bertambahnya lebar pantai di sisi kiri groin akibat akumulasi pasir yang tertahan oleh groin. Selanjutnya, akan dikaji two line model, yang mana dapat memodelkan dinamika perubahan garis pantai dengan lebih realistis. Terakhir, akan dikaji perubahan garis pantai di Pantai Sanur akibat pemasangan breakwater groin. Hasil kajian menunjukkan bahwa model telah diusulkan dapat menjelaskan fenomena perubahan garis Pantai Sanur dengan cukup baik.

2025
👤 Penulis: Gabriela Lintang Sulistyoreni
🏷️ Hidrologi 🏷️ Analisis Dinamika Geografis 🏷️ Model Matematika

MODEL MATEMATIKA SISTEM PERINGATAN DINI DEMAM BERDARAH DENGUE UNTUKWILAYAH JAWA BARAT

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit berbasis vektor nyamuk yang sampai saat ini masih menjadi tantangan serius dalam sistem kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah padat penduduk seperti di Jawa Barat. Informasi iklim memegang peranan penting dalam memahami dinamika kasus ini mengingat siklus hidup dari Aedes aegypti bergantung pada kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model peringatan dini (Early Warning System) untuk DBD dengan pendekatan deterministik dan probabilistik. Model deterministik digunakan untuk memodelkan dinamika populasi nyamuk Aedes aegypti dengan mengintegrasikan faktor iklim (suhu, kelembaban relatif, dan curah hujan), fenomena iklim global Ocean Nino Index (ONI), dan spasial. Selanjutnya, model probabilistik dengan Bayesian Framework digunakan untuk memprediksi jumlah kasus DBD yang terjadi di wilayah Jawa Barat. Penelitian ini mengembangkan model sistem peringatan dini berbasis peta risiko vektor dan peta risiko angka insiden kasus dengan membagi menjadi tiga level, yaitu Aman, Siaga, dan Waspada sebagai bentuk kontribusi aplikatif di bidang sektor kesehatan. Pengkategorian level ini bertujuan untuk membantu pihak-pihak di sektor kesehatan masyarakat untuk menentukan kebijakan yang tepat dalam penanganan kasus DBD berdasarkan informasi iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi informasi iklim dan ONI meningkatkan akurasi prediksi level fenomena kasus DBD. Selain itu, pada penelitian ini ditemukan bahwa adanya keterkaitan antara tingkat kekumuhan dan kepadatan penduduk dengan angka insiden kasus DBD.

2025
👤 Penulis: Arrofiatuz Zahra
🏷️ Model Matematika 🏷️ Penyakit Berbasis Vektor Nyamuk 🏷️ Analisis Iklim Dalam Kesehatan Masyarakat

ANALISIS RISIKO BANJIR AKIBAT DAM BREAK BENDUNGAN BILI-BILI KAB. GOWA, SULAWESI SELATAN BERDASARKAN PEMODELAN MATEMATIK HEC-RAS

Penelitian ini untuk menganalisis risiko banjir akibat keruntuhan Bendungan Bili-bili dengan tujuan untuk memprediksi dampak yang ditimbulkan ketika terjadi, serta memberikan rekomendasi untuk mengurangi risiko. Metode yang digunakan adalah permodelan menggunakan HEC-HMS untuk routing debit keruntuhan bendungan dan HEC-RAS untuk memodelkan genangan yang terbentuk. Hasil yang diperoleh adalah peta indeks risiko dimana terdapat 11 kecamatan di kota makassar, 9 kecamatan di Kabupaten Gowa, 2 Kecamatan di Kabupaten Takalar, dan 1 kecamatan di Kabupaten Maros. Berdasarkan hasil analisis indeks risiko mengaju pada Perka BNPB Tahun 2012 diperoleh 1 kecamatan yang termasuk dalam kategori indeks risiko rendah, 21 kecamatan masuk dalam kategori indeks risiko sedang, 1 kecamatan masuk dalam kategori indeks risiko tinggi.

2025
👤 Penulis: Agusman
🏷️ Hidrologi 🏷️ Analisis Risiko 🏷️ Model Matematika

ESTIMASI PARAMETER TRANSFORMATOR TIGA FASA DALAM KONDISI BEBAN PENUH MENGGUNAKAN METODE OPEN DELTA

Parameter pada model transformator menggambarkan kinej?a transformator dalam kondisi yang berbeda-beda. Nilai parameter yang akurat dari rangkaian ekivalen transformator diperlukan untuk pemantauan kinej?a transformator yang efektif. Umumnya pengujian konvensional yang dilakukan mendapatkan nilai parameter transformator yaitu pengujian open circuit dan pengujian short circuit. Namun pengujian konvensional tersebut tidak efisien karena pengujiannya dilakukan secara bergantian. Artinya, ketika transformator berada pada tegangan rating, maka arusnya tidak dalam keadaan rating, dan begitupun sebaliknya. Ketika arus berada pada rating transformator, maka tegangan yang digunakan tidak pada rating transformator tersebut. Pendekatan sekuensial ini tidak mencerminkan keadaan operasional transformator pada keadaan beban penuh, sehingga hasil yang dihasilkan berpotensi kurang akurat. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengusulkan metode pengujian transformator pada kondisi yang mendekati keadaan operasi beban penuh dengan menggunakan metode Open Delta. Metode Open Delta memungkinkan pengujian transformator dengan arus dan tegangan pada rating transformator yang akan diuji secara bersamaan. Sehingga memberikan representasi kinej?a transformator yang lebih akurat. Metode ini menggunakan satu transformator tiga fasa, sehingga menyederhanakan proses pengujian dan meningkatkan efisiensi. Dalam buku tesis ini, akan dibahas secara rinci mengenai hasil simulasi dan eksperimen untuk isak?firevmemmetode yang diusulkan. Selanjutnya hasilnya dibandingkan dengan metode konvensional. Hasil dari penelitian ini menunjukan metode Open Delta terbukti lebih efisien dan mewakili kondisi pengoperasian transformator pada keadaan beban penuh, sehingga menawarkan peningkatan yang signifikan dibandingkan pendekatan pengujian konvensional.

2024
👤 Penulis: Siti Hajar Juliatiza
🏷️ Kontrol Kinerja Transformator 🏷️ Analisis Sistem Listrik 🏷️ Model Matematika

PEMODELAN GETARAN SISTEM BATANG KANTILEVER DENGAN SUMBER EKSITASI MASSA BOLAK-BALIK

Perawatan mesin berbasis getaran merupakan salah satu jenis perawatan prediktif yang dapat dilakukan pada mesin bolak-balik. Mesin bolak-balik menghasilkan gaya dan momen penggetar yang tidak hanya terdiri dari satu frekuensi saja sehingga getaran dengan sumber eksitasi massa bolak-balik perlu dimodelkan untuk memahami karakteristik getaran yang dihasilkan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memodelkan getaran pada sistem batang kantilever dengan sumber eksitasi massa bolak-balik. Penelitian ini diawali dengan mengukur parameter fisik perangkat uji yang berupa batang kantilever yang menumpu mesin bolak-balik. Hasil pengukuran kemudian digunakan untuk menghitung gaya dan momen teoretis serta memodelkan frekuensi natural. Hasil pemodelan frekuensi natural selanjutnya digunakan sebagai masukan untuk pemodelan kurva magnitudo FRF. Hasil pemodelan kurva magnitudo FRF kemudian dibandingkan dengan hasil pengukuran FRF. Penelitian ini kemudian dilanjutkan dengan pemodelan spektrum getaran sistem batang kantilever dengan sumber eksitasi massa bolak-balik untuk dibandingkan dengan hasil pengukuran getaran pada kondisi operasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spektrum gaya dan momen penggetar teoretis sudah mampu menunjukkan puncak pada frekuensi 1XRPM dan 2XRPM. Selain itu, hasil pemodelan frekuensi natural juga menunjukkan bahwa batang kantilever memiliki frekuensi natural dengan modus getar akibat bending dan puntir. Frekuensi natural hasil pemodelan memiliki galat relatif maksimal sebesar 9,1% terhadap hasil pengukuran. Walaupun demikian, pemodelan kurva magnitudo FRF dan spektrum getaran masih memiliki galat yang sangat besar terhadap hasil pengukuran.

2024
👤 Penulis: Fauzanul Ardhi
🏷️ Kontrol Getaran 🏷️ Analisis Struktur 🏷️ Model Matematika

MODEL INVENTORY ROUTING PROBLEM PADA MULTI-VENDOR SINGLE-BUYER DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KAPASITAS VENDOR, JENIS KENDARAAN, WAKTU PENJEMPUTAN, DAN PENGELOMPOKAN KOMPONEN

Untuk menurunkan biaya persediaan dan penjemputan, kerjasama yang saling menguntungkan di antara vendor dan buyer menjadi dasar untuk mengembangkan model Inventory Routing Problem (IRP). Permasalahan IRP merupakan masalah persediaan yang terintegrasi dengan masalah rute kendaraan (VRP), yang perlu diselesaikan secara simultan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan model IRP pada sistem multi-vendor single-buyer (MVSB) dengan mempertimbangkan kapasitas vendor, jenis kendaraan penjemput, durasi perjalanan kendaraan penjemput, dan penjemputan kelompok komponen, untuk meminimasi total biaya relevan yang terdiri dari biaya set-up, biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya penjemputan. Penelitian ini menghasilkan lima model. Model 1 merupakan model IRP yang mempertimbangkan keterbatasan kapasitas vendor dengan satu jenis kendaraan penjemput dan sistem transportasi milk-run. Model 2 merupakan pengembangan dari Model 1 dengan mempertimbangkan juga durasi perjalanan kendaraan. Model 2 terdiri dari 2 varian model, yaitu Model 2A (jumlah kendaraan tak terbatas dan tanpa batasan maksimum durasi perjalanan kendaraan), dan Model 2B ( jumlah kendaraan terbatas dan dengan batasan maksimum durasi perjalanan kendaraan). Model 3 merupakan pengembangan dari Model 2, dengan mempertimbangkan juga jenis kendaraan. Model 3 terdiri dari 2 varian model, yaitu Model 3A (jumlah tiap jenis kendaraan tak terbatas dan tanpa batasan maksimum durasi perjalanan kendaraan), dan Model 3B (jumlah tiap jenis kendaraan terbatas dan dengan batasan maksimum durasi perjalanan kendaraan). Model 4 merupakan pengembangan dari Model 2, dengan mempertimbangkan juga pengelompokan penjemputan komponen. Model 4 terdiri dari 2 varian model, yaitu Model 4A (jumlah kendaraan tidak terbatas dan tanpa batasan maksimum durasi perjalananan kendaran), dan Model 4B (jumlah kendaraan terbatas dan adanya batasan maksimum durasi perjalanan kendaraan). Model 5 sebagai model akhir disertasi ini merupakan pengembangan Model 4, dengan mempertimbangkan juga jenis kendaraan. Model 5 terdiri dari 2 varian model, yaitu Model 5A (jumlah tiap jenis kendaraan tidak terbatas dan tanpa batasan maksimum durasi perjalananan kendaran), dan Model 5B (jumlah tiap jenis kendaraan terbatas dan adanya batasan maksimum durasi perjalanan kendaraan). Permasalahan penelitian ini tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan analitik karena sejumlah variabel keputusan berupa bilangan bulat yang sebagian berhubungan dalam fungsi non-linear. Selanjutnya, kelima model diformulasikan sebagai Mixed Integer Non-Linear Programming (MINLP), dan diselesaikan dengan pendekatan eksak dengan bantuan Lingo 18.0. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa waktu komputasi menaik secara eksponensial seiring dengan meningkatnya ukuran permasalahan, yang merupakan ciri permasalahan NP-hard. Dengan demikian, pendekatan eksak juga tidak bisa diandalkan untuk memecahkan masalah penelitian ini, khususnya ketika kompleksitas permasalahan semakin membesar. Untuk mengatasi keterbatasan pendekatan analitik dan pendekatan eksak dalam menemukan solusi, pada penelitian ini dikembangkan algoritma usulan berbasis pada Ant Colony Optimization (ACO). Algoritma ACO yang dikembangkan menggunakan pendekatan dekomposisi, yaitu memecah permasalahan atas dua bagian, yaitu sub-problem inventori dan sub-problem VRP. Terdapat dua variabel keputusan yang secara bersamaan ada pada kedua sub-problem tersebut, yaitu waktu siklus penjemputan, dan alokasi pesanan. Adapun variabel keputusan yang hanya ada pada sub-problem inventori adalah frekuensi penjemputan, dan pada sub-problem VRP adalah rute kendaraan. Hasil uji coba untuk permasalahan pada skala kecil menunjukkan bahwa algoritma ACO dapat menemukan solusi yang sama dengan solusi optimum global bila menggunakan pendekatan eksak, dengan waktu komputasi yang jauh lebih singkat. Solusi juga dapat diperoleh untuk skala permasalahan skala menengah maupun skala besar dengan waktu komputasi yang realistis. Dengan demikian, algoritma ACO dapat digunakan untuk menemukan solusi permasalahan untuk beragam skala permasalahan. Hasil penelitian memberikan konfirmasi pada temuan sejumlah penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa terdapat trade-off antara biaya persediaan dan biaya penjemputan. Hasil penelitian juga memberi konfirmasi pada temuan sejumlah penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa total biaya relevan dengan sistem transportasi milk-run lebih rendah dibandingkan dengan sistem transportasi independen (direct pick-up). Temuan penelitian ini selaras dengan fakta pada industri manufaktur sebagaimana diungkapkan dalam sejumlah penelitian terdahulu, yang menggunakan sistem transportasi milk-run dalam penjemputan komponen dari seluruh lokasi vendor. Penelitian ini merekomendasikan penjemputan komponen menggunakan sistem transportasi milk-run. Namun demikian, masih diperlukan pengembangan model yang dapat mengakomodasi situasi permasalahan yang lebih realistik lagi, seperti nilai parameter yang bersifat dinamis maupun probabilistik, dan kegiatan produksi pada vendor dan buyer yang umumnya multi-stage.

2024
👤 Penulis: Budi Marpaung
🏷️ Inventory Routing Problem 🏷️ Transportasi Milk-Run 🏷️ Model Matematika

MODEL MATEMATIK DAN ALGORITMA HYBRID DISCRETE PARTICLE SWARM OPTIMIZATION UNTUK MASALAH RUTE KENDARAAN DENGAN KARAKTERISTIK KENDARAAN HETEROGEN, MULTI PRODUK, MULTI KOMPARTEMEN, RUTE MAJEMUK, PENGIRIMAN TERBAGI, DAN JENDELA WAKTU MAJEMUK

Penelitian ini membahas mengenai masalah rute kendaraan dengan karakteristik kendaraan heterogen, multi produk, multi kompartemen, rute majemuk, pengirimanterbagi, dan jendela waktu majemuk (MRK-HMPMKRMPTJWM). Penelitian ini mengembangkan model matematis dan algoritma penyelesaian untuk kasus MRK yang telah dilakukan oleh Marcellina (2019) dengan mengembangkan karakteristik kendaraan menjadi heterogen. Adapun model yang dikembangkan pada penelitian ini berdasarkan sistem nyata dari kasus pendistribusian BBM oleh PT. Pertamina pada kawasan NTT dan Timor Leste. Model matematik yang dikembangkan berupa Mixed Integer Linear Programming (MILP) yang memiliki kriteria performansi meminimumkan total biaya operasional kendaraan dalam memenuhi seluruh permintaan pelanggan selama horison perencanaan. Solusi model diselesaikan dengan bantuan LINGO 18. Selain itu, algoritma hybrid discrete particle swarm optimization (hDPSO) juga dikembangkan untuk mengatasi permasalahan waktu komputasi pada metode matematik. Hasil yang diperoleh yaitu model matematik yang dikembangkan dapat memecahkan permasalahan MRK-HMPMKRMPTJWM dan algoritma hDPSO yang dikembangkan dapat menghasilkan solusi layak untuk data 5-8 pelanggan dengan besar deviasi antara solusi MILP dan hDPSO yaitu 1,85%. Model yang dikembangkan juga dapat digunakan pada MRK dengan karakteristik kendaraan homogen, jenis produk dan kompartemen tunggal, dan jendela waktu tunggal.

2024
👤 Penulis: Dani Yulianto Putra
🏷️ Optimisasi Rute Kendaraan 🏷️ Hybrid Particle Swarm Optimization 🏷️ Model Matematika

MODEL PERILAKU PENDUKUNG KANDIDAT PADA PEMILIHAN PRESIDEN DI INDONESIA

Pemilihan umum (Pemilu) merupakan cara untuk memilih pejabat publik pada negara-negara yang menggunakan sistem demokrasi, termasuk Indonesia. Upaya kandidat mencari pendukung saat Pemilu menyerupai proses penyebaran penyakit menular. Kandidat dan pendukungnya berusaha memberikan pengaruh sebanyak-banyaknya ke masyarakat termasuk dengan melaksanakan kampanye demi menjadi pemenang dalam kontestasi. Pada penelitian ini akan dikonstruksi model matematika yang menggambarkan kondisi perilaku pendukung salah satu kandidat pada Pemilihan Presiden (Pilpres) yang melibatkan tiga kompartemen. Kemudian akan ditentukan nilai parameter yang sesuai kondisi masing-masing kandidat pada Pilpres Indonesia 2024 dengan metode nonlinear least square. Akan ditentukan juga parameter yang berpengaruh pada peningkatan proporsi pendukung bagi masing-masing kandidat. Dari penelitian, diperoleh bahwa besar laju transmisi individu dari kompartemen bukan pendukung yang berkontak dengan indiviu pendukung superspreader dan menjadi pendukung biasa, paling perpengaruh pada peningkatan proporsi jumlah pendukung. Sedangkan nilai laju individu yang meninggalkan kompartemen pendukung biasa menuju ke bukan pendukung merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap penurunan proporsi jumlah pendukung. Harapannya, hasil yang diperoleh dapat membantu kandidat dalam menentukan strategi kampanye agar meningkatkan peluang memenangkan kontestasi.

2024
👤 Penulis: Rinda Arista
🏷️ Model Matematika 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Sistem Kompartemen

MODEL MATEMATIKA TRANSMISI DEMAM BERDARAH DENGUE KOTA BANDUNG DENGAN MEMPERHATIKAN MOBILITAS MANUSIA

Pada tahun 2024 hingga minggu ke-22, Indonesia mengalami lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD), dengan Kota Bandung dan sebagian wilayah DKI Jakarta termasuk ke dalam lima besar penyumbang kasus DBD tertinggi. Akses yang kini tidak sulit dan beragamnya pilihan moda transportasi membuat mobilitas manusia antara kedua kota ini dapat terkoneksi dengan baik. Untuk itu, mobilitas manusia antara Kota Bandung dan Jakarta menjadi aspek yang penting dan menarik untuk diperhatikan dalam penelitian terkait penyebaran DBD, khususnya di Kota Bandung. Penelitian ini mengkaji dinamika penyebaran DBD di Kota Bandung dengan memperhatikan mobilitas manusia antara Kota Bandung dan Jakarta dengan menggunakan kendaraan melalui akses tol yang ada di Kota Bandung. Sebuah model transmisi DBD Kota Bandung dikonstruksi menggunakan model hostvector kompartemen SEIR-UV yang melibatkan parameter proporsi mobilitas manusia antara Kota Bandung dan Jakarta. Pendekatan kumulatif digunakan untuk memperoleh solusi analitik model dan laju infeksi DBD dengan mendefinisikan sebuah operator pembangkit kumulatif. Fungsi multilogistik dengan enam suku logistik dipilih untuk menyesuaikan data kumulatif mingguan insiden DBD Kota Bandung dan Jakarta tahun 2017-2019. Simulasi numerik pada dinamika populasi orang yang terinfeksi DBD di Kota Bandung menunjukkan kesesuaian yang baik dengan data mingguan insiden DBD Kota Bandung tahun 2017-2019, sementara pengaruh mobilitas manusia dieksplorasi melalui simulasi numerik pada laju infeksi dan bilangan reproduksi efektif DBD Kota Bandung. Hasil simulasi numerik menggunakan tiga skenario mobilitas menunjukkan bahwa potensi penyebaran DBD di Kota Bandung cenderung lebih besar terjadi saat jumlah orang yang bermobilitas keluar Kota Bandung mengalami peningkatan, namun potensi penyebarannya akan cenderung menurun apabila jumlah orang yang masuk ke Kota Bandung mengalami peningkatan.

2024
👤 Penulis: Stefanus Raynaldo Septyawan
🏷️ Model Matematika 🏷️ Infeksi Demam Berdarah Dengan Mobilitaskan Manusia 🏷️ Analisis Hidrologi Rantai Pasok

STUDI HUBUNGAN KURVA KARAKTERISTIK TANAH-AIR (SOIL-WATER CHARACTERISTIC CURVE/SWCC) PENGERINGAN DAN PEMBASAHAN UNTUK SHALE TERHANCURKAN TERKOMPAKSI DI DAERAH CISOMANG

Kurva karakteristik tanah-air (Soil-Water Characteristic Curve/SWCC) sebagai komponen penting dalam penyelidikan tanah takjenuh untuk dapat menentukan kuat geser tanah, permeabilitas, dan perubahan volume. Kurva yang mengandung variabel kadar air terhadap isapan matric ini memerlukan waktu yang panjang dalam membuatnya melalui penelitian laboratorium. Terlebih, kurva ini terdiri atas dua jenis, yaitu kurva pengeringan dan pembasahan. Oleh karena itu, diperlukan metode khusus untuk memprediksi salah satu kurva agar dapat memangkas waktu penelitian untuk membuat kurva ini berdasarkan data kurva yang lain melalui persamaan Fredlund dan Xing 1994 yang diturunkan secara matematis atau numerik. Objek pada penelitian ini diperuntukkan untuk tanah shale yang berada di Cisomang. Melalui formulasi persamaan secara matematis, numerik, dan korelasi, serta beberapa data literatur, prediksi untuk salah satu kurva SWCC untuk jenis tanah tersebut dapat ditentukan dengan hasil yang menunjukkan beberapa galat yang terjadi, terutama pada isapan matric tinggi.

2024
👤 Penulis: Dion Fitra Amadea
🏷️ Hidrologi 🏷️ Geoteknik 🏷️ Model Matematika
Halaman 2 dari 3
💬