📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 20 dokumen

PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) TERHADAP PENGEMBALIAN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BEI)

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak kinerja keuangan dan Economic Value Added (EVA) terhadap pengembalian saham sebelum dan setelah pandemi COVID-19. Menggunakan Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Price-Earnings Ratio (PER), debt-to-equity ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), dan Earnings per Share (EPS) sebagai proksi kinerja keuangan, penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan memilih 10 perusahaan untuk analisis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, termasuk analisis regresi data panel dan uji Wilcoxon Signed Ranks. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ROA, ROE, dan PER secara signifikan memengaruhi pengembalian saham sebelum COVID-19, namun dampak ini tidak ada setelah pandemi; DER, NPM, dan EPS secara konsisten mempengaruhi pengembalian saham baik sebelum maupun setelah pandemi; dan EVA hanya menjadi signifikan setelah pandemi. Secara bersamaan, ROA, ROE, PER, DER, NPM, EPS, dan EVA mempengaruhi pengembalian saham sebelum COVID-19, namun tidak memiliki dampak setelah pandemi. Meskipun terjadi pergeseran individual, tidak terdapat perbedaan signifikan dalam metrik kinerja keuangan secara keseluruhan dan pengembalian saham antara periode sebelum dan setelah COVID-19. Penelitian mendatang sebaiknya mempertimbangkan metrik keuangan tambahan atau faktor eksternal seperti volatilitas pasar, tingkat inflasi, atau variabel khusus industri untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor penentu pengembalian saham.

2024
👤 Penulis: Hayyin Nisriaini Priatna
🏷️ Kepemilikan Modal 🏷️ Analisis Kinerja Keuangan 🏷️ Pandemi Covid-19

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBELIAN IMPULSIF DI TOKO KECANTIKAN OFFLINE DI INDONESIA

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan pada industri ritel, terutama toko ritel kecantikan, karena perilaku konsumen berubah drastis. Dengan penutupan sementara toko fisik dan lonjakan e-commerce, toko kecantikan offline mengalami penurunan penjualan yang substansial. Saat dunia bertransisi ke era pascapandemi, pengecer kecantikan membutuhkan strategi baru untuk meningkatkan penjualan di toko. Perilaku pembelian impulsif adalah salah satu strategi potensial yang telah diidentifikasi sebagai pendorong signifikan penjualan ritel di toko kecantikan offline. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kunci yang mempengaruhi pembelian impulsif di toko kecantikan offline di Indonesia dan juga menganalisis variabel mana yang dapat mempengaruhi pembelian impulsif di toko kecantikan offline di Indonesia secara positif. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner dengan teknik non-probability dan purposive sampling, sehingga responden harus pernah membeli setidaknya sekali di toko kecantikan offline, berusia 18-65 tahun, dan tinggal di Indonesia. Dengan menggunakan metode survei terhadap 250 responden, data dianalisis melalui Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi penjualan, lingkungan toko, dan karyawan toko berdampak signifikan perilaku pembelian impulsif. Temuan ini dapat membantu bisnis ritel kecantikan atau bisnis serupa dalam industri kecantikan dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan meningkatkan penjualan di toko dengan memanfaatkan faktor-faktor yang berpengaruh tersebut.

2024
👤 Penulis: Naja Ghassani Widyaputri
🏷️ Pandemi Covid-19 🏷️ Toko Kecantikan Offline 🏷️ Perilaku Pembelian Impulsif

HUBUNGAN ANTARA PANDEMI COVID-19 DAN RASIO KREDIT BERMASALAH PADA BANK-BANK KONVENSIONAL DI INDONESIA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara variabel spesifik COVID-19 (kasus COVID19 dan kematian akibat COVID-19) dengan rasio kredit bermasalah pada bank konvensional di Indonesia selama periode penelitian dari triwulan I tahun 2017 sampai dengan triwulan IV tahun 2022. Penelitian ini menggunakan data dari 56 bank konvensional, 4 bank milik pemerintah dan 56 bank milik swasta, yang merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan publikasi Otoritas Jasa Keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan regresi data panel dengan model fixed effect. Rasio kredit bermasalah adalah variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini. Kasus COVID-19 dan kematian akibat COVID-19 merupakan variabel independen utama dalam penelitian ini. Loan to deposit ratio, ukuran bank, return on asset, rasio modal inti, rasio ekuitas, tingkat pertumbuhan PDB, tingkat inflasi, suku bunga overnight, dan tingkat pengangguran digunakan sebagai variabel kontrol dalam penelitian ini. Analisis regresi akan dipisahkan menjadi 2 model, satu untuk kasus COVID-19 dan satu untuk kematian COVID-19, untuk memastikan bahwa hubungan masing-masing variabel COVID-19 terhadap rasio NPL dapat dievaluasi secara independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus COVID-19 dan kematian akibat COVID-19 memiliki hubungan positif yang signifikan terhadap rasio NPL. Selain itu, penelitian ini juga menemukan hubungan negatif yang signifikan dari variabel kontrol seperti return on asset, loan to deposit ratio, ukuran bank, rasio modal inti, dan tingkat pertumbuhan PDB terhadap rasio NPL. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada manajemen bank untuk meningkatkan rasio modal inti dan ukuran bank untuk mengurangi rasio kredit bermasalah selama krisis ekonomi seperti pandemi COVID-19.

2024
👤 Penulis: Muhammad Haykal Hamdi
🏷️ Kepolosan Keuangan 🏷️ Analisis Regresi Data Panel 🏷️ Pandemi Covid-19

PERAN PENGGUNAAN RUANG PUBLIK DAN AKTIVITAS FISIK MASYARAKAT DI GOR BUNG KARNO SEBAGAI INDIKATOR IMPLEMENTASI KOTA SEHAT PASCA PANDEMI

Penyakit COVID-19, yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2, telah menimbulkan dampak serius di seluruh dunia sejak akhir tahun 2019. Hal ini mengakibatkan peningkatan kasus dan tekanan besar pada sistem kesehatan global. Untuk menghadapi pandemi ini, berbagai negara mulai menerapkan pembatasan sosial dan karantina. Di Indonesia, PSBB diterapkan untuk membatasi penyebaran virus. Namun, berkat vaksinasi dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, kasus COVID-19 di Indonesia mulai menurun pada Januari 2022. Pandemi ini mendorong perlunya refleksi terhadap pendekatan kesehatan, dengan beberapa negara dan kota mulai mengembangkan konsep Kota Sehat sebagai respons terhadap krisis. Studi ini mengeksplorasi peran penggunaan ruang publik dan aktivitas fisik masyarakat di GOR Bung Karno sebagai indikator implementasi Kota Sehat Pasca Pandemi. Temuan menunjukkan bahwa ruang publik yang berada di GOR Bung Karno mendukung pengembangan kesehatan tetapi tingkat aktivitas fisik masyarakat masih rendah. Rekomendasi yang diberikan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat pasca pandemi melalui pembangunan Kota Sehat mencakup upaya meningkatkan kesadaran masyarakat serta pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan mendukung aktivitas fisik.

2024
👤 Penulis: Wichasta K Dimitya Noeradi
🏷️ Kesehatan Masyarakat 🏷️ Pandemi Covid-19 🏷️ Konsep Kota Sehat

PERANCANGAN PASAR RAKYAT TANGGUH PANDEMI MELALUI PENDEKATAN ARSITEKTUR ADAPTIF

Pandemi COVID-19 berdampak pada kestabilan kehidupan masyarakat, khususnya pada aktivitas perekonomian yang merugikan pedagang pasar akibat penutupan sementara pasar rakyat demi menekan penularan virus di klaster pasar. Klasterisasi pasar ini menunjukkan bahwa pasar rakyat di Indonesia masih belum sigap dalam menghadapi pandemi, khususnya dalam menghambat penularan virus maupun menyesuaikan perubahan kebutuhan ruang dan perilaku akibat pandemi. Tesis ini membahas alternatif strategi dan kriteria desain pasar rakyat Indonesia yang tangguh pandemi serupa COVID-19 maupun penyakit menular lain melalui pendekatan arsitektur adaptif, dan disertai dengan implementasinya ke dalam sebuah rancangan bangunan spesifik terpilih. Pendekatan arsitektur adaptif berfokus pada bagaimana sebuah bangunan mampu memenuhi perubahan yang diakibatkan oleh suatu kondisi spesifik untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam memenuhi tiga sasaran bangunan tangguh pandemi: pembatasan kontak fisik, perbaikan kualitas udara dalam ruang, dan pemeliharaan kebersihan, disusunlah empat kriteria perancangan utama pasar rakyat tangguh pandemi, yakni1) tata letak fleksibel; 2) komponen modular; 3) lingkungan udara terbuka; 4) aksesibilitas penunjang operasional. Kemudian keempat kriteria ini digunakan dalam menyusun konsep perancangan pada pasar terpilih dengan konteks yang spesifik. Pasar Cikaso, Bandung, merupakan pasar terpilih yang berada di Jalan Citamiang no. 45, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cibeunying, Kota Bandung, Jawa Barat, dan terletak di tengah permukiman warga. Pasar Cikaso termasuk ke dalam pasar kelas III, dengan komoditas dagang yang didominasi oleh sembako dan bahan makanan, sehingga keamanan pengguna dari ancaman penyakit, khususnya COVID-19, menjadi penting untuk diperhatikan dalam pelaksanaan transaksinya. Oleh karena itu, konsep-konsep perancangan akan diturunkan dari kriteria yang menggunakan pendekatan arsitektur adaptif dan desain tangguh pandemi.

2024
👤 Penulis: Kevin Mochamad Oktafarel
🏷️ Pandemi Covid-19 🏷️ Desain Pasar Rakyat 🏷️ Arsitektur Adaptif
Halaman 2 dari 2
💬