📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 113 dokumen

MENGOPTIMALKAN STRATEGI OMNICHANNEL UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN KE TOKO FISIK: STUDI KASUS JACKARMY

Jackarmy adalah merek fesyen asal Bandung yang dikenal dengan identitas kuat berbasis nasionalisme dan maskulinitas. Meskipun memiliki kehadiran digital yang cukup kuat di TikTok, Instagram, dan marketplace, jumlah kunjungan ke toko fisiknya masih stagnan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi kunjungan offline serta merumuskan strategi pemasaran omnichannel yang teroptimasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap pemangku kepentingan internal dan konsumen, didukung observasi lapangan dan data sekunder. Analisis dilakukan menggunakan kerangka PESTEL, CDJ, Analisis Kompetitor Porter’s Five Forces, STP, VRIO, SWOT, dan Customer Journey Mapping, serta teori Stimulus-Organism-Response (SOR) dan Customer Decision Journey (CDJ). Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara keterlibatan digital dengan konversi kunjungan offline, rendahnya konten emosional, komunikasi nilai toko yang belum maksimal, serta minimnya kesadaran konsumen terhadap pengalaman unik di toko fisik. Strategi yang diusulkan mencakup konsistensi pesan lintas kanal, personalisasi melalui CRM, dan promosi digital untuk mendorong eksklusivitas offline. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap praktik pemasaran omnichannel di industri fesyen, khususnya dalam meningkatkan pengalaman pelanggan dan kunjungan ke toko fisik.

2025
👤 Penulis: Ramdhaniary Sesarea Wartabone
🏷️ Pemasaran Omnichannel 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Fesyen 🏷️ Analisis Swot

PENGEMBANGAN STRATEGI UNTUK MEMPERKUAT CORPORATE BRAND EQUITY PT HARMONY CARE INDONESIA TBK

Industri fast-moving consumer goods (FMCG) di Indonesia memiliki dinamika industry yang sangat kompetitif dan menuntut perusahaan untuk memiliki strategi branding yang kuat. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh banyak perusahaan FMCG adalah rendahnya awareness terhadap corporate brand, meskipun produk-produk sub-brand mereka cukup dikenal luas. Penelitian ini dilakukan terhadap PT Harmony Care Indonesia Tbk yang memiliki berbagai sub-brand unggulan seperti Cuddle Baby, Fressia, dan Fresia Life. Ketiga sub-brand ini telah menjadi market leader di masing-masing kategori terkait. Namun di sisi lain Harmony Care sebagai corporate brand belum mendapatkan perhatian yang setara dari konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab rendahnya corporate brand equity, mengevaluasi strategi branding saat ini, dan menyusun strategi untuk memperkuat corporate brand. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan pendekatan mixed methods yang diawali dengan studi pendahuluan melalui wawancara mendalam terhadap 10 konsumen, dilanjutkan dengan survei kuantitatif kepada 200 responden yang dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini juga dilengkapi dengan analisis internal dan eksternal yang komprehensif, meliputi VRIO, Marketing Mix 4P, Value Chain, PESTEL, Porter’s Five Forces, serta analisis SWOT dan TOWS. Hasil analisis menunjukkan bahwa corporate brand Harmony Care belum dikenal luas oleh konsumen, meskipun loyalitas terhadap sub-brand sangat tinggi. Dalam model PLS-SEM, variabel brand experience, corporate social responsibility (CSR), dan parent company reputation terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap corporate brand equity. Sebaliknya, brand awareness dan consumer perception of sub-brand tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap corporate brand equity. Corporate brand equity sendiri terbukti secara signifikan memengaruhi consumer loyalty. Dari sisi internal, perusahaan memiliki competitive advantage berkelanjutan dalam hal inovasi produk berbasis teknologi Jepang, distribusi yang luas, sertifikasi halal, dan pendekatan layanan pelanggan yang baik. Namun, terdapat kelemahan pada eksposur corporate brand, keterbatasan pemanfaatan customer data dan CRM, serta kurangnya integrasi antara strategi komunikasi sub-brand dan corporate brand. Di sisi eksternal, terdapat peluang dari meningkatnya populasi lansia, pertumbuhan e-commerce, tren sustainability, dan regulasi halal. Namun, ancaman datang dari kompetisi harga, fluktuasi ekonomi, serta ketergantungan pada bahan baku berbasis minyak bumi. Berdasarkan hasil analisis SWOT dan TOWS, beberapa strategi bisnis direkomendasikan: (1) memperkuat integrasi komunikasi antara corporate brand dan sub-brand melalui endorsement dan storytelling; (2) memanfaatkan platform digital dan parenting untuk memperluas jangkauan awareness terhadap corporate brand; (3) memperkuat kampanye CSR dan sustainability sebagai diferensiasi reputasi perusahaan; serta (4) mengembangkan sistem CRM dan strategi berbasis customer data untuk mendukung loyalitas dan brand experience yang lebih personal. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa peningkatan corporate brand equity tidak cukup hanya dengan meningkatkan brand awareness, tetapi juga membutuhkan pendekatan-pendekatan lain yang mencakup pembangunan brand experience yang positif serta tanggung jawab sosial yang nyata. selain itu, reputasi perusahaan yang kuat dan selaras dengan nilai-nilai dari sub-brand juga berpengaruh dalam membangun corporate brand equity yang baik. Studi ini memberikan saran dan solusi bagi perusahaan FMCG seperti Harmony Care yang ingin membangun koneksi emosional dan jangka panjang dengan konsumen melalui strategi branding yang berkelanjutan.

2025
👤 Penulis: Metika Novitasari
🏷️ Corporate Branding 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Swot

USULAN STRATEGI PEMASARAN MSTEX UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MEREK DAN NIAT PEMBELIAN

Di era digital saat ini, industri tekstil berubah dengan cepat, terutama dengan semakin banyaknya bisnis yang beralih ke platform daring. MSTEX, perusahaan tekstil lokal yang berdiri di Tanah Abang sejak 2013, terkenal karena menawarkan kain berkualitas baik dengan harga terjangkau. Meskipun MSTEX memiliki kehadiran yang kuat di pasar luring, perusahaan ini masih berjuang untuk membangun kesadaran merek di ruang daring. Pesaing seperti BM Textile, CM Textile, dan Sewing telah menggunakan media sosial dan acara untuk mengembangkan merek mereka. Sementara itu, keterlibatan daring MSTEX, terutama di Instagram, masih sangat rendah, sehingga semakin sulit untuk menarik pelanggan baru. Penelitian ini bertujuan untuk membantu MSTEX memperkuat kehadiran daringnya dengan mencari tahu faktor-faktor apa yang memengaruhi minat pelanggan dan bagaimana kesadaran merek dapat ditingkatkan. Sebuah survei dibagikan kepada pelanggan B2B yang sudah ada dan calon pelanggan untuk mendapatkan wawasan nyata. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS 23 untuk menguji validitas dan reliabilitas pada 30 responden terlebih dahulu, dan SMART PLS untuk menguji model dan hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat beli yang dipengaruhi oleh kualitas produk dengan harga yang terjangkau dan pemasaran melalui media sosial tidak mempengaruhi brand awareness. Berdasarkan temuan tersebut, beberapa ide praktis yang disarankan seperti meningkatkan strategi media sosial MSTEX dengan konten yang lebih menarik, berkolaborasi dengan influencer, mengikuti pameran tekstil, dan membagikan testimoni dari pelanggan setia. Strategi ini didasarkan pada analisis internal dan eksternal menggunakan alat SWOT, TOWS Matrix, dan QSPM, dan dirancang untuk membantu MSTEX mengembangkan mereknya di pasar yang lebih kompetitif.

2025
👤 Penulis: Yustisiana Tika Hapsari
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Kesehatan Merek 🏷️ Analisis Swot

USULAN PENDEKATAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK BRIX PERFORMANCE

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi Integrated Marketing Communication (IMC) guna mengatasi tantangan pertumbuhan pendapatan yang dihadapi oleh BRIX Performance di pasar otomotif sekunder Indonesia. Meskipun perusahaan telah meningkatkan operasional dan kapasitas produk, pendapatan pada awal tahun 2024 tetap belum mencapai target. Hasil evaluasi internal menunjukkan bahwa masalah utama bukan terletak pada produk atau harga, melainkan pada komunikasi yang belum optimal dalam membangun kesadaran merek, pemahaman produk, dan konversi digital. Analisis internal dilakukan menggunakan pendekatan RBV, VRIO, STP, dan marketing mix, sementara analisis eksternal menggunakan PESTEL, Porter’s Five Forces, analisis pesaing, serta data dari kuesioner konsumen (n = 108). Data penjualan menunjukkan bahwa bulan-bulan dengan kinerja terbaik terjadi pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2024, setelah perusahaan meningkatkan konten Instagram dan alur penjualan melalui WhatsApp. Hal ini menegaskan bahwa komunikasi menjadi aspek yang paling berdampak dan perlu menjadi fokus utama. Penelitian ini tidak mengembangkan strategi pemasaran secara luas, melainkan hanya memfokuskan pada IMC karena dinilai paling sesuai dengan kapasitas internal BRIX dan dapat segera dijalankan melalui platform digital yang telah dimiliki. Strategi IMC yang diusulkan terdiri dari tiga tema utama: (1) edukasi perbedaan antara Street dan Competition Series, (2) penguatan kredibilitas melalui bengkel rekanan, dan (3) penguatan bukti performa melalui partisipasi event dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan IMC yang terfokus dapat menjadi solusi praktis dalam mendukung pertumbuhan pendapatan dan memperkuat posisi merek BRIX di pasar.

2025
👤 Penulis: Abraham Mahendiartha Putra
🏷️ Integrated Marketing Communication (Imc) 🏷️ Pemasaran Otomotif Sekunder 🏷️ Analisis Swot

STRATEGI PENINGKATAN PENJUALAN JAZAHIJAB DI TIKTOK SHOP: ANALISIS EFEKTIVITAS LIVE STREAMING SEBAGAI MEDIA PEMASARAN

TikTok Shop sebagai platform social commerce berkembang pesat dan mengubah pola belanja daring, termasuk di industri fesyen muslim. JazaHijab, distributor utama merek fesyen muslim di Indonesia, menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan live streaming sebagai strategi pemasaran utama. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas live streaming dalam memengaruhi keputusan pembelian serta merumuskan solusi bisnis untuk meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Gioia, didukung analisis SWOT dan Matriks TOWS. Data diperoleh dari wawancara semi-terstruktur dengan host, manajer akun TikTok Shop, dan pelanggan aktif, serta kinerja internal perusahaan. Studi ini mengidentifikasi enam faktor utama yang memengaruhi pembelian saat live: interaktivitas, informasi produk, harga, promosi, kepercayaan, dan kenyamanan platform. Hasil menunjukkan bahwa interaktivitas dan kepercayaan paling berpengaruh dalam menciptakan keterlibatan emosional dan konversi pembelian. Tantangan internal meliputi pemanfaatan fitur TikTok yang belum maksimal, branding visual yang tidak konsisten, dan ketiadaan prosedur standar. Di sisi eksternal, JazaHijab memiliki peluang dari dominasi Gen Z di TikTok, infrastruktur iklan yang tersedia, serta dukungan pemerintah terhadap digitalisasi UMKM. Sebagai langkah strategis, diusulkan enam rencana: standarisasi konten, pelatihan host, optimalisasi fitur, kalender promosi, sistem evaluasi, dan mitigasi risiko teknis. Strategi ini diharapkan meningkatkan efektivitas live streaming, memperkuat merek, dan mendorong pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan di TikTok Shop.

2025
👤 Penulis: Nur Ali Muchtar
🏷️ Tiktok Shop 🏷️ Pemasaran Digital Fesyen Muslim 🏷️ Analisis Swot

USULAN STRATEGI BISNIS UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PERUSAHAAN BERBASIS TENDER (STUDI KASUS : PT CUINDO)

Studi ini melakukan pengkajian masalah bisnis yang dialami oleh PT CSR. Perusahaan ini merupakan perusahaan kecil di Indonesia yang menyediakan suku cadang kereta api. Perusahaan ini bergantung pada tender proyek milik perusahaan milik negara (BUMN). Akibatnya menjadi resiko seperti pendapatan yang tidak konsisten, keterlambatan operasional, dan kurangnya perencanaan jangka panjang. PT CSR tidak memiliki sistem yang ditetapkan, memiliki klien tunggal, dan kapasitas terbatas untuk mengikuti tender. Tujuan studi ini adalah membantu PT CSR mengembangkan rencana bisnis B2B yang terdefinisi dengan baik dan terorganisir. Latar belakangnya berasal dari kebutuhan pemasok kecil dalam proyek publik untuk lebih siap, terutama karena permintaan pasar dan peraturan pemerintah sering berubah. Masalah dalam hal ini jelas bahwa tidak ada peningkatan sumber pendapatan dan belum ada landasan yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang. Asumsi utamanya adalah bahwa bisnis tersebut membutuhkan rencana yang lebih baik tetapi ingin terus beroperasi di pasar berbasis tender ini. Dengan mengambil tindakan yang lebih mantap, transparan, dan ahli, studi ini berharap dapat mendukung kelangsungan hidup PT CSR. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif tematik dengan menggunakan dokumen, tinjauan perusahaan, dan wawancara untuk mencapai tujuannya. Marketing Mix (4P) digunakan untuk mengevaluasi tawaran perusahaan kepada klien, analisis SWOT digunakan untuk menentukan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan, dan VRIO menentukan keunggulan kompetitif. PT CSR unggul dalam penetapan harga dan jaringan, tetapi kesulitan dengan sistem dan perencanaan. Bisnis tersebut harus meningkatkan SOP-nya, mendiversifikasi kliennya, meningkatkan dokumen tendernya, dan membentuk kelompok vendor agar dapat berpartisipasi dalam tender yang lebih besar. Semua rekomendasi tersebut masuk akal dan dapat dilakukan dalam waktu satu tahun. Ini menunjukkan bagaimana mereka dapat menurunkan risiko, menstabilkan, dan terus berkembang. Penelitian ini juga menambah nilai pada studi strategi bisnis dengan menunjukkan bagaimana teori dapat digunakan dalam kasus bisnis kecil yang nyata di negara-negara berkembang.

2025
👤 Penulis: R. Aditya Rayhan Zanesty
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Pemasaran Bisnis 🏷️ Analisis Swot

USULAN STRATEGI PEMASARAN BAGI APOTEK MULYANI UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN DI PASAR YANG KOMPETITIF

Peningkatan kompetisi pada industri ritel farmasi telah menyebabkan dampak peningkatan persaingan yang semakin ketat seiiring berjalannya waktu. Apotek Mulyani yang merupakan apotek lokal di Depok, menghadapi masalah yang sama dengan ditandai dengan terjadi stagnansi serta penurunan penjualan. Dalam mengatasi masalah tersebut, Apotek memerlukan strategi marketing yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang tepat dengan melakukan analisis internal (STP, bauran pemasaran 7Ps, VRIO, dan rantai nilai) dan analisis eksternal (PESTEL, lima kekuatan porter, pelanggan, dan pesaing). Pendekatan metode gabungan digunakan pada studi ini dengan melibatkan kuesioner yang disebar kepada 74 responden untuk mendapatkan prefensi pelanggan dan wawancara untuk mendapatkan perspektif internal. Model SERVQUAL dan analisis klaster digunakan untuk mengidentifikasi gap pada kualitas layanan dan segmen pelanggan Apotek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Apotek Mulyani memiliki beberapa keunggulan kompetitif seperti lokasi strategis, layanan pegawai yang ramah, dan kelengkapan produk, namun masih diperlukan beberapa perbaikan dalam kualitas layanan yang diberikan. Untuk itu, strategi pemasaran melalui STP dan bauran pemasaran 7Ps diusulkan untuk Apotek Mulyani. Strategi pemasaran dan rencana implementasi difokuskan pada peningkatan beberapa aspek termasuk peningkatan kegiatan promosi, perluasan akses digital, dan peningkatan pengalaman layanan pada pelanggan. Pada akhirnya, inisitiatif ini dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan dan memperkuat posisi Apotek Mulyani di pasar yang semakin kompetitif.

2025
👤 Penulis: Dwi Asih Kurniati
🏷️ Pemasaran 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Analisis Swot

PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIS UNTUK MENINGKATKAN PROFITABILITAS MENGGUNAKAN SIMPLE MULTI-ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (SMART): STUDI KASUS RESTORAN LB

Banyak bisnis restoran mengalami kesulitan untuk bertahan dan mengalami kebangkrutan selama masa COVID-19. LB Restaurant, sebuah usaha makanan dan minuman (F&B) yang berlokasi di Bandung, Indonesia, menghadapi tantangan finansial setelah pandemi COVID-19. Tantangan tersebut muncul akibat peningkatan keuntungan yang belum stabil serta meningkatnya biaya operasional yang tidak terkontrol, yang secara terus-menerus mengurangi keuntungan perusahaan dan menyebabkan laba yang diperoleh menjadi sangat minim. Studi ini bertujuan mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan profitabilitas restoran LB melalui pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) dan TOWS Analysis sebagai faktor internal dan eksternal restoran berdasarkan Common-size Analysis dan Profitability Ratio Analysis, VRIO (Valuable, Rare, Inimitable, Organized) Framework, Value Chain Analysis, dan Michael Porter’s Five Forces. Melalui SMART, lima alternatif strategi, yaitu: diversifikasi pendapatan dan pengendalian biaya, memaksimalkan kemitraan, retensi pelanggan yang ditingkatkan secara digital dan peningkatan penjualan yang didorong oleh media sosial, penyangga keuangan dan pengamanan kontraktual, dan operasional yang efisien pada jam sibuk, dianalisis dan diprioritaskan berdasarkan kriteria potensi keuntungan, potensi biaya, potensi retensi pelanggan, dan tantangan implementasi terhadap alternatif strategi tersebut.

2025
👤 Penulis: Nur Muhammad Rifaat
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Swot 🏷️ Value Chain Analysis

USULAN STRATEGI BISNIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN MANAJEMEN STRATEGIS UNTUK PERTUMBUHAN BISNIS (CASE STUDY OF PT. ROTAS RADHIKA ABADI)

Dikarenakan tingginya persaingan dalam industri layanan pendingin udara, ROTAS sebagai salah satu pemain di Jakarta, menghadapi masalah akibat persaingan yang ketat dan kurangnya perencanaan strategis. Bisnis ini masih menjalankan operasi sehari-harinya dengan pendekatan reaktif tanpa rencana apa pun. Untuk mengatasi masalah ini, ROTAS perlu membuat strategi bisnis. Studi ini bertujuan untuk menentukan strategi yang tepat dengan melakukan analisis internal (Analisis Rantai Nilai dan Analisis Fungsional) dan analisis eksternal (PESTEL dan Lima Kekuatan Porter). Pendekatan kualitatif digunakan dalam studi ini, dengan menggunakan wawancara semi-terstruktur kepada dua peserta kunci dari ROTAS untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang kondisi dan tantangan yang dihadapi oleh ROTAS. Analisis SWOT digunakan untuk mengumpulkan faktor internal dan eksternal serta menggunakan IFE dan EFE untuk menilai faktor-faktor tersebut, dan Matriks IE untuk menentukan jenis strategi. Strategi kompetitif generik Porter digunakan untuk menentukan strategi bisnis, sementara Matriks TOWS dikembangkan dari Analisis SWOT untuk menentukan Strategi fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ROTAS memiliki beberapa keunggulan, beberapa perbaikan masih diperlukan untuk tumbuh di pasar yang kompetitif ini. Strategi bisnis yang diusulkan dan rencana implementasinya berfokus pada perbaikan beberapa aspek, termasuk segmentasi B2B, memperkuat hubungan dengan pelanggan, optimalisasi pemasaran digital, membangun basis data dan sistem informasi, serta menciptakan ekstensi layanan baru. Pada akhirnya, inisiatif-inisiatif ini berkontribusi pada pertumbuhan bisnis secara keseluruhan dan memperkuat posisi ROTAS di pasar yang semakin kompetitif.

2025
👤 Penulis: Muhammad Afif Soulisa
🏷️ Manajemen Strategis 🏷️ Pertumbuhan Bisnis 🏷️ Analisis Swot

MENINGKATKAN STRATEGI PEMASARAN CITILINK DI INDUSTRI PENERBANGAN INDONESIA YANG KOMPETITIF

Industri penerbangan berbiaya rendah di Indonesia telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya permintaan perjalanan udara dan perubahan preferensi konsumen. Meskipun Citilink, anak perusahaan Garuda Indonesia, memiliki citra merek yang kuat, perusahaan menghadapi tantangan dalam mempertahankan posisi pasarnya dan meningkatkan Passenger Load Factor (PLF) di tengah meningkatnya persaingan dari maskapai lain seperti Lion Air, Super Air Jet, dan AirAsia. Riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemasaran yang optimal bagi Citilink untuk meningkatkan PLF, memperkuat positioning, dan meningkatkan efisiensi operasional. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, dengan menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan manajemen Citilink, survei kepada konsumen yang menggunakan layanan maskapai LCC, dan menggunakan studi literatur dan analisis data sekunder. Kerangka teoritis yang digunakan meliputi bauran pemasaran 7P (Produk, Harga, Tempat, Promosi, Orang, Proses, dan Bukti Fisik), analisis PESTEL untuk lingkungan eksternal, dan analisis pesaing dan SWOT. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel produk, promosi, dan proses memiliki pengaruh paling signifikan terhadap niat pembelian konsumen Citilink. Strategi TOWS yang dirumuskan dari analisis SWOT memberikan arah strategis yang konkret, antara lain penguatan layanan digital, optimalisasi rute dengan PLF tinggi, dan pemanfaatan brand equity dari afiliasi Garuda Indonesia. Riset ini menghasilkan rencana implementasi strategis untuk meningkatkan daya saing Citilink di pasar domestik. Rekomendasi ini diharapkan dapat digunakan oleh tim perencanaan perusahaan Citilink dalam mengembangkan strategi jangka menengah yang lebih adaptif dan berbasis data.

2025
👤 Penulis: Vidi Abdurrahman
🏷️ Pemasaran Industri Penerbangan 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Swot

MENILAI KEBERHASILAN CSR MENGGUNAKAN PENDEKATAN SOCIAL RETURN ON INVESTMENT (SROI): STUDI KASUS PROGRAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS NELAYAN PT. BORNEO INDOBARA DI DESA TRANS NELAYAN ANGSANA

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Borneo Indobara melalui studi kasus Program Kenari Jaya di Desa Trans-Nelayan Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Program ini dirancang untuk memberdayakan komunitas nelayan dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui penyediaan rumpon, pelatihan, dan pengembangan infrastruktur perikanan. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif eksploratori dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif program terhadap peningkatan pendapatan nelayan, efisiensi waktu melaut, serta diversifikasi kegiatan ekonomi keluarga melalui kelompok home industry. Penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti distribusi manfaat yang belum merata, kurangnya pelatihan teknis, serta keterbatasan kelembagaan ekonomi lokal. Analisis SWOT dan Fishbone Diagram digunakan untuk mengidentifikasi akar masalah dan merumuskan strategi pengembangan program agar lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak sosial optimal. Rekomendasi meliputi penguatan kelembagaan koperasi nelayan, perluasan cakupan pelatihan, serta pengembangan program alternatif berbasis community-based development. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi pengembangan CSR berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir di Indonesia.

2025
👤 Penulis: Ali Hasan
🏷️ Corporate Social Responsibility (Csr) 🏷️ Pemberdayaan Masyarakat Pesisir 🏷️ Analisis Swot

PERENCANAAN SKENARIO DEKARBONISASI DI SEMEN INDONESIA: STRATEGI UNTUK MENYEIMBANGKAN KEBERLANJUTAN DAN DAYA SAING

Industri semen merupakan kontributor signifikan terhadap emisi karbon global, menyumbang sekitar 7% dari emisi industri di seluruh dunia. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, dikenal sebagai SIG, sebagai produsen semen terkemuka di Indonesia, menghadapi tekanan yang semakin besar untuk mencapai dekarbonisasi sambil mempertahankan daya saing bisnis di tengah pasar domestik dimana terdapat pasokan yang berlebih, biaya yang meningkat, dan regulasi lingkungan yang muncul seperti pajak karbon. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi scenario planning bagi Semen Indonesia untuk mencapai target dekarbonisasi 2030 sambil memastikan keberlanjutan bisnis. Penelitian dimulai dengan tinjauan pustaka yang luas mencakup strategi dekarbonisasi, kerangka Marginal Abatement Cost (MAC), dan teknik scenario planning. Pengumpulan data melibatkan data primer melalui wawancara dengan pemangku kepentingan dan data sekunder dari laporan industri serta publikasi keberlanjutan. Analisis internal dan eksternal dilakukan menggunakan kerangka SWOT dan PESTLE, untuk mengidentifikasi critical driving force yang mempengaruhi masa depan Semen Indonesia. Metodologi scenario planning digunakan untuk mengembangkan beberapa skenario masa depan yang mungkin, mengevaluasi ketidakpastian dan dampak terkait adopsi teknologi, perubahan regulasi, dinamika pasar, dan ketersediaan sumber daya. Studi ini menemukan bahwa mencapai tujuan dekarbonisasi, Semen Indonesia memerlukan pendekatan yang seimbang: memprioritaskan langkah-langkah yang hemat biaya seperti peningkatan efisiensi energi dan bahan bakar alternatif seperti bahan bakar yang dihasilkan dari sampah (RDF). Analisis skenario mengungkapkan bahwa investasi awal dalam teknologi waste-to-energy, pengurangan faktor klinker yang agresif, dan adaptasi fleksibel terhadap perubahan regulasi memberikan Semen Indonesia jalur terbaik untuk tetap kompetitif dan berkelanjutan. Sebuah rencana implementasi yang rinci, termasuk timeline, driving force, dan indikator peringatan dini, telah dikembangkan untuk mendukung pengambilan keputusan secara proaktif. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pengetahuan dengan mengintegrasikan analisis scenario planning dalam strategi dekarbonisasi industri. Studi ini memberikan rekomendasi untuk Semen Indonesia dan memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan yang mendukung transisi industri semen menuju net zero emission

2025
👤 Penulis: Andry Nugraha Sudana
🏷️ Debat Karbon 🏷️ Strategi Industri 🏷️ Analisis Swot

PERENCANAAN STRATEGIS UNTUK PROGRAM TEKNIK KOMPUTER UNIVERSITAS XYZ TERHADAP UPAYA INTERNASIONALISASI

Internasionalisasi program Teknik Komputer (TK) Universitas XYZ melalui kelas internasional menimbulkan risiko akibat rencana pemindahan 6-10 dosen dari program utama yang melayani lebih dari 300 mahasiswa. Hal ini dapat mengganggu stabilitas akademik, kualitas pengajaran, dan beban kerja dosen. Penelitian ini bertujuan mengembangkan rencana strategis untuk mengatasi dampak pemindahan dosen dengan mengidentifikasi kriteria strategis, mengembangkan alternatif, dan menentukan strategi terbaik. Pendekatan metode campuran digunakan. Analisis internal (tematik wawancara) mengidentifikasi kekuatan (dosen berkualitas, kesiapan digital, kemitraan industri) dan kelemahan (ketersediaan dosen). Analisis eksternal (PESTLE, Porter) mengidentifikasi peluang (kemajuan IoT, dukungan universitas) dan ancaman (persaingan). Sintesis SWOT menghasilkan tujuh strategi TOWS. Proses Hierarki Analitik (AHP) dengan delapan pakar TK memprioritaskan alternatif berdasarkan kriteria SWOT. Hasil AHP menunjukkan "kekuatan" sebagai kriteria terpenting. Strategi SO1: “Memanfaatkan kemitraan industri dan kesiapan digital untuk pembelajaran hibrid terintegrasi IoT, mengurangi ketergantungan dosen” memperoleh prioritas global tertinggi (18,2%), selaras dengan kapabilitas digital dan mitra industri program. Model AHP konsisten (CR keseluruhan=0,03). Kesimpulannya, penerapan pembelajaran hibrid terintegrasi IoT didukung kemitraan industri dan infrastruktur digital adalah strategi paling efektif untuk program TK dalam mengatasi perpindahan dosen. Studi ini menawarkan kerangka SWOT-AHP berbasis bukti bagi institusi pendidikan tinggi untuk mengelola sumber daya saat internasionalisasi, memastikan ekspansi tidak mengorbankan kualitas akademik inti.

2025
👤 Penulis: Arief Rachman
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan (Iot) 🏷️ Analisis Swot

USULAN PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA DI INDUSTRI MANUFAKTUR KOMPONEN OTOMOTIF (STUDI KASUS PT MM)

Industri manufaktur otomotif di Indonesia berkontribusi sebesar 7,63% terhadap PDB pada tahun 2023, memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, PT Mawar Manufaktur (PT MM) menghadapi tantangan seperti penurunan permintaan, pendapatan, ketergantungan yang berlebihan pada metrik keuangan, dan kurangnya integrasi. PMS saat ini gagal mencerminkan prioritas strategis seperti inovasi, tanggung jawab sosial, dan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem manajemen kinerja yang terintegrasi dan strategis bagi PT MM dengan mengadopsi kerangka kerja Knowledge-Based Performance Management System (KBPMS). Pemilihan kerangka kerja KBPMS didasarkan pada kemampuannya untuk menggabungkan pendekatan berbasis pengetahuan, analisis kualitatif dan kuantitatif, dan kemudahan penyesuaian dengan konteks industri manufaktur di Indonesia. Kerangka kerja ini terdiri dari lima tahap: (0) fondasi utama, (1) informasi dasar, (2) desain, (3) implementasi, dan (4) penyegaran sistem. Penelitian diawali dengan analisis eksternal (PESTLE, Porter’s Five Forces) dan internal (VRIO, Value Chain), diikuti oleh matriks SWOT dan TOWS untuk mengidentifikasi variabel kinerja utama. Data dikumpulkan melalui wawancara manajemen dan laporan perusahaan. Analytic Hierarchy Process (AHP) kemudian digunakan untuk memprioritaskan indikator kinerja untuk PMS yang diusulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMS yang terintegrasi dengan pendekatan KBPMS dapat menyelaraskan tujuan strategis dan operasional perusahaan. Indikator yang diusulkan mencakup hasil keuangan dan non-keuangan, proses internal (misalnya, efisiensi, kualitas layanan, inovasi), dan kemampuan sumber daya (SDM, teknologi, organisasi). Pembandingan praktik terbaik global direkomendasikan untuk meningkatkan daya saing. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas PT MM dan mempertahankan posisinya di pasar otomotif domestik dan global.

2025
👤 Penulis: Laksamana Naufal Hibban
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Swot

PENENTUAN KEPUTUSAN STRATEGIS DI PT. GEO PERSADA KONSULTAN MELALUI PENDEKATAN TOWS-AHP DALAM RANGKA PENGEMBANGAN PERTUMBUHAN YANG KOMPETITIF

Industri konsultan di Indonesia, khususnya di sektor konstruksi dan geoteknik, mengalami pertumbuhan pesat berkat proyek infrastruktur skala besar. PT. Geo Persada Konsultan (GPK), yang berbasis di Jakarta, menyediakan layanan khusus di bidang geoteknik, struktur, dan teknik lingkungan. Meskipun memiliki keahlian teknis yang kuat, GPK menghadapi tantangan berupa pendapatan yang tidak stabil, visibilitas merek yang rendah, serta ketergantungan tinggi pada proyek pemerintah. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pertumbuhan kompetitif bagi GPK melalui kombinasi analisis SWOT, Matriks TOWS, dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kekuatan internal mencakup tenaga ahli dan kepatuhan terhadap standar internasional. Sementara itu, kelemahan meliputi alat operasional yang usang, pemasaran digital yang terbatas, serta kesulitan dalam mempertahankan talenta muda. Peluang eksternal berasal dari proyek infrastruktur nasional dan pertumbuhan sektor swasta, namun diiringi ancaman persaingan dan regulasi kompleks. Wawancara dengan pimpinan GPK digunakan untuk memvalidasi analisis SWOT dan menyusun alternatif strategi melalui Matriks TOWS. Alternatif tersebut diprioritaskan menggunakan AHP dengan kriteria keputusan yang mencakup aspek pemasaran, operasional, dan keuangan. Strategi utama yang dipilih adalah “WO1 – Meningkatkan kehadiran digital dan visibilitas melalui pemasaran yang ditargetkan,” menekankan pentingnya memperkuat platform online GPK dan menjangkau pasar di luar proyek pemerintah. Prioritas kedua adalah “WT1 – Mengurangi ketergantungan pada proyek pemerintah,” yang menyoroti perlunya diversifikasi pendapatan. Strategi lainnya termasuk pembaruan sistem dan pemanfaatan keunggulan kualitas proyek. Penelitian ini merekomendasikan transformasi pemasaran, modernisasi sistem, dan diversifikasi klien untuk meningkatkan daya saing jangka panjang GPK.

2025
👤 Penulis: Vania Stella Elena
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Swot
Halaman 3 dari 8
💬