šŸ“š Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 33 dokumen

PENGEMBANGAN SISTEM PENJADWALAN DAN SISTEM OTOMASI EKSEKUSI PERGERAKAN CRANE MULTI JOB PROCESS PADA PROTOTIPE LINI DURAL PT DIRGANTARA INDONESIA

PT Dirgantara Indonesia (PTDI), BUMN aerospace di Asia, merupakan perusahaan dengan kompetensi inti dalam pembuatan komponen pesawat. Saat ini, PTDI mengalami prediksi overload pada lini dural sebesar 210% di 2024 dan 400% di 2025 akibat terdapat beberapa proyek potensial yang akan masuk ke PTDI, yaitu 5 CN 235, 6 NC 212i, 10 N219, Rafale component, wing and tail component, dan A321 flap system. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan produktivitas lini dural melalui pengimplementasian sistem otomasi di dalamnya. Penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem otomasi pencelupan hanger. Akan tetapi, sistem otomasi tersebut masih bersifat heuristik dengan banyak relaksasi. Penelitian ini berusaha untuk mengembangkan sistem penjadwalan optimal dari pencelupan hanger dan sistem otomasi yang mampu mengeksekusi jadwal tersebut. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan metodologi Prototype for X yang terdiri dari tiga tahap, yaitu frame, build, dan test. Penelitian ini menghasilkan tiga keluaran utama, yaitu sistem penjadwalan yang berbasis terminal Python dan sistem otomasi berbentuk pemrograman PLC, rancangan arsitektur sistem, dan prototipe lini dural yang telah terpasang sistem ini. Pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu untuk melakukan pencelupan hanger dalam rentang minimum dan maksimum lama pencelupan dengan peningkatan 38,93% dibandingkan sistem otomasi existing. Integrasi kedua sistem dapat dilakukan dengan smooth dengan respons time dan memori sebesar 0,56 detik dan 0,014 MB. Implementasi sistem yang telah dikembangkan memiliki manfaat positif bagi PTDI, seperti peningkatan kualitas part, minimasi flowtime, dan peningkatan indeks INDI 4.0 PTDI menjadi 3,5. Hal tersebut menunjukkan bahwa implementasi sistem yang dikembangkan dapat meningkatkan produktivitas dari lini dural PTDI dan mendukung rencana proyek potensial yang masuk.

2024
šŸ‘¤ Penulis: Rizky Anggian Matondang
šŸ·ļø Teknologi Informasi šŸ·ļø Manajemen Proses Industri šŸ·ļø Optimisasi Produksi

PROTOTIPE SISTEM PEMANTAUAN KONDISI BANTALAN PADA SPINDLE MESIN BUBUT KONVENSIONAL BERDASARKAN DATA GETARAN

Kerusakan komponen bantalan pada bagian spindle mesin bubut dapat menurunkan produktivitas dan ketelitiannya. Bantalan tersebut memastikan spindle sejajar dengan bed tanpa defleksi dan getaran berlebih. Dalam upaya mencegah kerusakan komponen bantalan di spindle hingga taraf tertentu, diperlukan metode pemantauan yang memberikan informasi mengenai kondisi komponen yang akan rusak, dilakukan dengan memantau kondisi bantalan di spindle mesin bubut konvensional untuk mendeteksi kerusakan secara waktu nyata melalui aplikasi web. Tujuan penelitian ini untuk menyimpulkan kondisi komponen bubut dalam kategori yang ditentukan menginformasikan kondisi komponen mesin bubut dalam waktu nyata dan dapat melalui tahapan mendapatkan data masukan, pemrosesan data, penyajian dan kategorisasi status data. Penelitian ini telah mengimplementasikan prototipe sistem pemantauan pada bantalan mesin bubut NARA 4308 di bagian spindle. Setelah sistem selesai dibuat, dilakukan kalibrasi sehingga mendapatkan persamaan koreksi getaran sumbu tegak lurus permukaan sensor yaitu Z’ = (Z-39,962)/1044,5. Hasil uji menunjukkan kondisi getaran bearing Mesin Bubut NARA 4308 dalam indicator kondisi good. Prototipe menghasilkan rentang nilai frekuensi 0,08 Hz dan jika nilai frekuensi yang dihasilkan berupa kelipatan frekuensi getaran BPFO, BPFI, FTF, dan BSF maka akan terdeteksi pola frekuensi kerusakan komponen bantalannya.

2024
šŸ‘¤ Penulis: Kholish Roja Wa'dalloh
šŸ·ļø Teknologi Informasi šŸ·ļø Analisis Getaran šŸ·ļø Manajemen Proses Produksi

STRATEGI BISNIS UNTUK MYDIGILEARN DALAM MENINGKATKAN PANGSA PASAR DAN EFISIENSI BIAYA

MyDigilearn, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menawarkan Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) sebagai Layanan Perangkat Lunak (SAAS) dengan merek putih, menghadapi resistensi dari BUMN lainnya karena harga yang dinilai tinggi, yang merupakan 4-14 kali lebih tinggi dari pesaingnya. Tantangan harga ini berasal dari strategi yang dipengaruhi oleh Biaya Barang Terjual (COGS) yang tinggi dan biaya gaji pengembang. Analisis mengungkapkan ketidaksesuaian dalam biaya outsourcing dan efektivitas arsitektur yang dihasilkan, menyebabkan ketidakefisienan meskipun gaji yang tinggi. Integrasi dan Optimisasi Layanan TI (ITSIO) yang tidak efisien lebih lanjut menghambat skalabilitas dan efektivitas. Transisi Kepala Teknologi dari outsourcing ke in-house bertujuan untuk meningkatkan manajemen dan mengurangi COGS, dengan potensi meningkatkan pangsa pasar menjadi 51% di sektor BUMN. Pergeseran strategis ini juga dapat mengurangi pengeluaran sebesar 22,55% dengan melakukan transisi tim pengembangan, membuat MyDigilearn lebih berkelanjutan secara keuangan dan kompetitif dalam industri pembelajaran digital.

2024
šŸ‘¤ Penulis: Meshal Raghvendra Edvian
šŸ·ļø Manajemen Rantai Pasok šŸ·ļø Pengendalian Biaya šŸ·ļø Teknologi Informasi
Halaman 3 dari 3
šŸ’¬