πŸ“š Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 109 dokumen

USULAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN INTENSI PEMBELIAN PADA AGEN PERJALANAN: STUDI KASUS GRANADA TOUR

Penelitian ini mengkaji lanskap penyelenggaraan Umrah yang terjadi saat ini, yang cukup kompetitif, terutama di Jakarta. Sejak tahun 2022 hingga September 2024, pertumbuhan dari PPIU aktif sebesar 102,47% (Kementrian Agama, 2024). Oleh karena itu penelitian bertujuan untuk meningkatkan intensi pembelian dari Paket Umroh dari Granada Tour meskipun persaingan di industri tersebut sangat tinggi. Untuk mengeksplorasi dengan menggunakan metode kuantitif sebagai pendekataan utama,penelitian ini juga mengeksplorasi apa yang menjadi motif orang-orang untuk melaksanakan Umrah serta preferensi mereka terhadap bauran pemasaran terkait Umroh. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memeberikan masukan terhadap tim internal Granada Tour untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi dan juga menjadi pedoman untuk Agen Perjalanan Umroh lainnya. Rincian pertanyaan dari penelitian ini serta tujuannya disajikan pada bagian selanjutnya.

2025
πŸ‘€ Penulis: Astie Kurniati
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Hidrologi

USULAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL PADA PENGEMBANG PROPERTI (STUDI KASUS : PT WIDYAKA PROPERTINDO)

Tesis ini meneliti mengenai penerapan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing dan efektivitas penjualan PT. Widyaka Propertindo di pasar pengembangan properti Indonesia. Urbanisasi dan permintaan pasar terhadap perumahan yang terjangkau menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor properti Indonesia secara konsisten. Namun, PT. Widyaka Propertindo menghadapi tantangan dalam menggunakan alat pemasaran digital secara efektif untuk memenuhi harapan konsumen yang terus berubah, sehingga dibutuhkan adanya solusi yang inovatif. Sambil memanfaatkan keunggulannya saat ini dalam menyediakan properti dengan harga terjangkau di luar wilayah perkotaan, PT. Widyaka Propertindo harus menyesuaikan kembali strategi pemasarannya dengan situasi eksternal yang berubah. Tesis ini bertujuan untuk mendalami kerangka pemasaran digital yang komprehensif dan disesuaikan untuk PT. Widyaka Propertindo untuk mengatasi inefisiensi strategi pemasaran saat ini dan penggunaan alat digital yang efisien untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan melalui media sosial. Dengan menggunakan kombinasi analisis internal dan eksternal, penelitian ini memulai analisis internalnya dengan melihat internal 7P marketing mix dan strategi digital marketing perusahaan. Faktor eksternal kemudian dianalisis melalui perilaku konsumen dan analisis PESTEL untuk mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi lanskap operasional PT. Widyaka Propertindo. Analisis ini didasarkan pada wawancara mendalam dengan konsumen, pakar industri, serta karyawan dan pemangku kepentingan perusahaan. Analisis ini mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi adopsi praktik pemasaran digital, termasuk kapabilitas teknologi, ukuran perusahaan, kebijakan pemerintah, jaringan sosial, dan manfaat yang dirasakan. Melalui analisis internal dan eksternal yang komprehensif, kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT analysis) diidentifikasi dan dianalisis dengan matriks TOWS untuk menghasilkan strategi yang dapat diterapkan, sesuai dengan kebutuhan spesifik dan kondisi pasar yang dihadapi perusahaan. Selanjutnya, analisis gap dilakukan untuk mengevaluasi keselarasan strategi yang ada dengan permintaan pasar dan tren digital, serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan adaptasi. Rekomendasi strategis untuk PT. Widyaka Propertindo mencakup pembentukan alur pemasaran dan penjualan yang terstruktur dengan tahapan dari awareness hingga advocacy, yang akan memudahkan pemeliharaan lead secara lebih efektif. Selain itu, integrasi sistem CRM akan mendukung pemasaran yang personal dan berbasis data, memungkinkan terkumpulnya insights iv secara langsung untuk penyesuaian kampanye dan peningkatan manajemen lead. Strategi lain berfokus pada optimalisasi saluran digital, seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp, sekaligus menghidupkan kembali platform yang kurang dimanfaatkan seperti YouTube dan situs web perusahaan. Ekspansi ke platform baru, seperti TikTok dan pemanfaatan SEO/SEM, akan mendiversifikasi kehadiran digital perusahaan dan meningkatkan visibilitas di berbagai demografi. Hal ini dibutuhkan untuk menarik perhatian generasi Millennial dan Gen Z, yang menunjukkan preferensi terhadap keterlibatan digital dan peka terhadap reputasi merek. Penelitian ini juga merekomendasikan agar perusahaan menerapkan kampanye musiman dan segmentasi serta melakukan upaya pemasaran fisik yang melengkapi strategi digital, sehingga menciptakan pengalaman pelanggan yang terpadu di semua titik kontak. Tesis ini juga mengusulkan rencana digital marketing yang dapat diimplementasikan secara bertahap dalam strategi jangka pendek, menengah, dan panjang. Strategi jangka pendek berfokus pada optimalisasi saluran yang ada dan penyempurnaan database pelanggan untuk kampanye yang ditargetkan. Strategi jangka menengah meliputi integrasi CRM dan penyesuaian konten spesifik per platform, sementara strategi jangka panjang menekankan analitik, penilaian lead (lead scoring), dan atribusi multi-saluran untuk meningkatkan retensi pelanggan. Kesimpulan penelitian ini menyoroti pentingnya adaptabilitas dalam pemasaran digital, pelatihan berkelanjutan, dan penyelarasan antara upaya pemasaran digital dan fisik. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, PT. Widyaka Propertindo dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan, mengurangi biaya pemasaran, dan mempertahankan keunggulan kompetitif di lanskap digital.

2025
πŸ‘€ Penulis: Rama Putra Hajinata Usman
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Properti 🏷️ Analisis Swot

USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MEREK HOMESTAY (STUDI KASUS VILLA WE LOZA)

Industri penginapan di Kerinci menghadirkan peluang pertumbuhan bagi Villa We Loza, sebuah homestay yang berupaya meningkatkan kesadaran merek dan menarik lebih banyak pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi pemasaran yang meningkatkan visibilitas merek dan daya saing di pasar akomodasi lokal seperti rendahnya pengenalan merek, terbatasnya kegiatan promosi, dan kurangnya diferensiasi dalam strategi keterlibatan pelanggan. Kajian diawali dengan analisis komprehensif terhadap wawasan konsumen dikumpulkan melalui kombinasi wawancara mendalam dengan 25 informan, untuk memahami persepsi dan preferensi mereka. Selanjutnya di lakukan analysis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi Villa We Loza. Analisis eksternal menggunakan alat seperti Porter’s Five Forces dan tolak ukur pesaing untuk mengevaluasi peluang dan ancaman pasar. Temuan mengungkapkan bahwa lokasi yang strategis, harga yang terjangkau, penerapan elemen budaya pada penginapan adalah kekuatan utama Villa We Loza, sementara upaya promosi yang terbatas dan rendahnya kehadiran online merupakan kelemahan utama. Analisis SWOT mengintegrasikan wawasan ini untuk membentuk dasar matriks TOWS, yang menguraikannya strategi yang dapat ditindaklanjuti. Rekomendasinya mencakup pemanfaatan pemasaran digital, peningkatan kualitas layanan, peningkatan pengalaman pelanggan, dan pembentukan kemitraan dengan entitas pariwisata lokal untuk membangun kesadaran merek yang lebih kuat. Penelitian ini memberikan solusi praktis bagi Villa We Loza untuk memposisikan dirinya sebagai pilihan utama wisatawan di Kerinci sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata di wilayah tersebut.

2025
πŸ‘€ Penulis: Beny Bermanto
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Pariwisata 🏷️ Kepemilikan Merek

USULAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL DAN PENDAPATAN KEUANGAN DI PT ANGKASA PURA I

PT Angkasa Pura I, operator bandara terkemuka di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 60 tahun, menghasilkan pendapatan yang signifikan sebesar Rp 8,8 triliun per tahun. Namun, perusahaan menghadapi tantangan dalam mengelola segmen pelanggan yang beragam dan meningkatkan keterlibatan melalui strategi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi pemasaran digital untuk meningkatkan kinerja operasional dan pendapatan keuangan dengan mengoptimalkan sumber daya perusahaan yang ada dan memanfaatkan platform digital. Penelitian ini menggunakan analisis internal dan eksternal untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Secara internal, PT Angkasa Pura I menunjukkan sumber daya manusia dan kemampuan infrastruktur yang kuat namun membutuhkan pengembangan strategis untuk memperkuat keunggulan kompetitifnya. Secara eksternal, pertumbuhan sektor transportasi dan pariwisata, bersama dengan kemajuan teknologi digital, menghadirkan peluang yang signifikan. Studi ini menyoroti ancaman dari para pesaing yang menawarkan layanan yang hemat biaya, yang menekankan perlunya diferensiasi. Strategi pemasaran digital yang diusulkan meliputi penerapan Search Engine Optimization (SEO), layanan web terintegrasi, dan kolaborasi dengan mitra strategis di sektor penerbangan, pariwisata, dan teknologi. Peningkatan kepuasan pelanggan melalui efisiensi operasional dan kualitas fasilitas juga ditekankan untuk membangun loyalitas dan kepercayaan. Studi ini juga menyarankan untuk memperkuat program pemasaran yang sudah ada dengan pendekatan inovatif berbasis data untuk menarik pelanggan dan mitra bisnis internasional. Temuan menunjukkan bahwa mengintegrasikan platform digital dan menerapkan strategi pemasaran yang ditargetkan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan, efisiensi operasional, dan kinerja keuangan. Solusi yang diusulkan bertujuan untuk memposisikan PT Angkasa Pura I sebagai pemimpin dalam transformasi digital dalam industri penerbangan, mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memenuhi harapan pelanggan.

2024
πŸ‘€ Penulis: Abdul Aziz Laisa
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Transformasi Digital

NIAT PEMBELIAN GEN-Z: PENDEKATAN INOVASI STRATEGI PEMASARAN UNTUK BISNIS KACAMATA OPTIK PASTI

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi niat pembelian (purchase intention) Generasi Z di pasar kacamata. Dengan fokus pada faktor utama seperti kesadaran merek, pengaruh media sosial, kualitas produk, layanan pelanggan, serta interaksi antara pengalaman belanja online dan offline. Penelitian ini juga mengkaji peran faktor mediasi yakni nilai yang dirasakan, kepercayaan merek, dan kepercayaan pelanggan dalam membentuk keputusan pembelian. Generasi Z, sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan aktif secara teknologi, menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi bisnis seperti Optik Pasti, yang merupakan toko kacamata tradisional di Tangerang Selatan, Indonesia. Meskipun Optik Pasti berhasil melayani pelanggan yang lebih tua melalui pendekatan offline, mereka masih menghadapi kesulitan dalam menarik minat beli Generasi Z yang lebih menyukai platform digital dan pengalaman belanja yang menggabungkan kanal online dan offline. Dengan menganalisis dinamika ini, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan strategis guna meningkatkan minat beli gen z khususnya pada produk kacamata dengan segmen pasar yang berkembang seperti saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang didistribusikan kepada konsumen Generasi Z di Tangerang Selatan. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor-faktor utama serta peran faktor penghubung dalam membentuk niat pembelian. Jumlah responden akhir terkumpul sebanyak 99 orang, dihitung menggunakan rumus Slovin. Analisis ini diperkuat dengan pendekatan TOWS yang digunakan untuk merumuskan strategi yang relevan berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi posisi strategis Optik Pasti. Hasil analisis menggunakan SEM menunjukkan bahwa pengaruh media sosial, kesadaran merek, kualitas produk, dan layanan pelanggan merupakan faktor yang signifikan dalam mempengaruhi niat pembelian Generasi Z. Faktor penghubung, khususnya nilai yang dirasakan dan kepercayaan merek, terbukti memperkuat dampak faktor-faktor utama tersebut. Kemudian, pengaruh media sosial ditemukan terbukti berperan penting dalam membangun kepercayaan merek dan meningkatkan yang akhirnya juga berperan positif bagi niat pembelian. Sementara itu, meskipun belanja online menawarkan kemudahan, hasil SEM menunjukkan bahwa generasi Z, dalam konteks kacamata, masih tertarik untuk berbelanja secara langsung di toko, yang juga didukung oleh penelitian sebelumnya pada sektor yang berbeda. Hal ini menunjukkan pentingnya strategi omnichannel yang dapat mengintegrasikan pengalaman digital dan fisik secara efektif. Hasil dari TOWS menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan seperti layanan omnichannel dan pemanfaatan sosial media. Di samping itu, terdapat kelebihan-kelebihan yang dimiliki optik pasti yaitu keberadaan toko offline yang sudah lama dan established, peralatan yang mumpuni dan ketersediaan stock yang bervariasi. Kelebihan tersebut perlu ditingkatkan dan disesuaikan untuk meraih segmen pasar baru yaitu generasi Z tanpa melupakan segmen konsumen setia yang sudah terbentuk sejak lama. Sebagai pelengkap, Business Model Canvas (BMC) disusun untuk memberikan rekomendasi strategis bagi Optik Pasti, yang mencakup peningkatan pemasaran digital, pengembangan platform e-commerce yang kuat, peningkatan keterlibatan melalui media sosial, serta peningkatan kualitas layanan pelanggan baik secara online maupun offline. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk memahami dan menjawab kebutuhan Generasi Z dalam pasar kacamata. Optik Pasti diharapkan dapat menyesuaikan strategi operasionalnya untuk memenuhi ekspektasi generasi ini tanpa mengorbankan loyalitas pelanggan yang lebih tua. Temuan dari penelitian ini diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi Optik Pasti, tetapi juga bagi peritel lain yang ingin menarik perhatian Generasi Z dalam pasar yang semakin kompetitif.

2024
πŸ‘€ Penulis: Wafiq Aulia Sukma Dewi
🏷️ Generasi Z 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Pemasaran Digital

USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN NIAT PEMBELIAN DI INDUSTRI EVENT: STUDI KASUS ELDORADO DOME

Sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) memegang peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan Bandung menjadi salah satu destinasi utama berkat ekonomi kreatif yang berkembang dan beragamnya penyelenggaraan acara. Di antara berbagai venue ternama di Bandung, Eldorado Dome menghadapi tantangan signifikan di era pascapandemi, seperti penurunan jumlah pemesanan, masalah aksesibilitas, dan efektivitas pemasaran digital yang terbatas, yang semuanya mengancam posisi kompetitifnya. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat beli (purchase intention) di kalangan pemangku kepentingan utama, termasuk event organizer, wedding organizer, dan klien korporat, dengan menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran 7P. Pendekatan metode campuran digunakan dalam penelitian ini, mengombinasikan survei yang disebarkan kepada 203 responden dengan wawancara kualitatif mendalam untuk memperoleh wawasan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel 7P (produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik) berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli. Di antara variabel tersebut, produk, harga, dan proses menjadi faktor yang paling berpengaruh. Kekuatan utama Eldorado Dome terletak pada kapasitas yang besar, infrastruktur teknis yang canggih, dan model harga yang fleksibel, yang sangat dihargai oleh para pemangku kepentingan. Namun, tantangan seperti persaingan dengan venue di pusat kota, masalah aksesibilitas, dan upaya pemasaran digital yang kurang optimal diidentifikasi sebagai hambatan utama untuk pertumbuhan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini mengusulkan tiga inisiatif strategis. Pertama, memposisikan Eldorado Dome sebagai pilihan utama untuk acara pernikahan, pameran, dan acara korporat dengan memanfaatkan fasilitas unik dan area parkir yang luas. Kedua, membangun citra Eldorado Dome sebagai pemimpin di sektor MICE dengan menonjolkan kapasitas dan fleksibilitasnya melalui kolaborasi industri yang terarah dan partisipasi dalam pameran event. Ketiga, meningkatkan upaya pemasaran digital, termasuk optimalisasi mesin pencari (SEO), kampanye media sosial, dan kemitraan dengan penyelenggara acara untuk meningkatkan visibilitas dan menjangkau pasar baru. Strategi ini bertujuan untuk memperkuat kehadiran Eldorado Dome di pasar, meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan, dan memastikan pertumbuhan jangka panjang di industri event yang kompetitif di Bandung.

2024
πŸ‘€ Penulis: Devina Alifia Ardhianty
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Event 🏷️ Kecerdasan Buatan

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN KURSUS SPEAKING ONLINE DI PT. DESA INGGRIS INDONESIA

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) untuk mengatasi tantangan pendaftaran yang dihadapi oleh program Speaking online milik PT Desa Inggris Indonesia. Meskipun peluang pertumbuhan di pasar pembelajaran daring sangat besar, perusahaan mengalami kesulitan dalam mencapai target pendaftaran sebesar 70 siswa per bulan. Kinerja program Speaking online yang kurang optimal disebabkan oleh strategi pemasaran yang belum efektif dan kurangnya target yang jelas terhadap calon pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor IMC yang memengaruhi keputusan konsumen, menganalisis kondisi internal dan eksternal perusahaan, serta merumuskan strategi pemasaran yang komprehensif guna meningkatkan pendaftaran. Penelitian ini dimulai dengan identifikasi masalah bisnis melalui eksplorasi data perusahaan secara mendalam. Tren pendaftaran dari Desember 2023 hingga Oktober 2024 menunjukkan bahwa jumlah siswa berkisar antara 20 hingga 40 siswa per bulan, jauh dari target yang ditetapkan. Strategi pemasaran saat ini hanya bergantung pada konten digital organik dan diskon harga, dengan sedikit penekanan pada positioning merek atau komunikasi terpadu. Untuk mengatasi hal ini, analisis internal dan eksternal dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi perusahaan. Analisis internal menggunakan alat seperti 7Ps Marketing Mix dan Segmenting, Targeting, Positioning (STP) untuk mengevaluasi operasi perusahaan. Analisis ini menunjukkan bahwa PT Desa Inggris Indonesia memiliki kekuatan dalam kualitas program yang baik, reputasi merek yang kuat, dan konsep boarding school yang unik. Namun, kelemahan ditemukan pada jangkauan pasar yang terbatas, aktivitas promosi yang kurang efektif, serta rendahnya diferensiasi merek di pasar kursus daring yang kompetitif. Analisis eksternal menerapkan PESTLE dan analisis pesaing untuk mengevaluasi tren pasar, perilaku konsumen, dan dinamika persaingan. Hasil menunjukkan peluang besar seiring meningkatnya permintaan pendidikan daring, penetrasi internet yang luas, dan minat yang meningkat terhadap penguasaan bahasa Inggris. Namun, lanskap persaingan, yang didominasi oleh pemain besar dengan strategi pemasaran canggih seperti kolaborasi dengan influencer dan optimasi SEO, menimbulkan tantangan signifikan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada 200 calon pelanggan, dengan fokus pada elemen IMC seperti iklan, personal selling, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan promosi penjualan. Hasil penelitian menyoroti bahwa konsumen dipengaruhi oleh iklan yang menarik, pesan merek yang konsisten, dan komunikasi yang interaktif. Selain itu, sikap konsumen memiliki korelasi yang kuat dengan niat pembelian, yang menunjukkan pentingnya kepercayaan dan nilai yang dirasakan. Temuan ini disintesis melalui analisis SWOT untuk mengidentifikasi area strategis utama. TOWS matrix dikembangkan lebih lanjut untuk merumuskan strategi yang dapat diterapkan. Rekomendasi strategi IMC mencakup peningkatan keterlibatan di media sosial, kolaborasi dengan influencer, pelaksanaan kampanye iklan yang ditargetkan, penawaran program loyalitas, dan memperkuat hubungan pelanggan melalui komunikasi yang dipersonalisasi. Strategi yang diajukan bertujuan untuk mengatasi kelemahan internal, memanfaatkan peluang pasar, serta mengurangi ancaman eksternal. Kontribusi penelitian ini mencakup ranah teoritis dan praktis. Secara teoritis, penelitian ini menekankan pentingnya IMC dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan dan niat pembelian untuk program pendidikan daring. Secara praktis, penelitian ini memberikan strategi pemasaran yang kokoh kepada PT Desa Inggris Indonesia untuk meningkatkan jumlah pendaftaran, memperkuat posisinya di pasar, dan bersaing secara efektif di industri kursus bahasa Inggris daring yang dinamis.

2024
πŸ‘€ Penulis: Binsar Marbun
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Integrated Marketing Communication (Imc) 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Pendidikan

USULAN STRATEGI PEMASARAN HIBRIDA UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK MANAJEMEN ASET (STUDI KASUS: ASETA)

Penelitian ini mengevaluasi strategi pemasaran PT Nuansa Cerah Informasi dalam mempromosikan Aseta, perangkat lunak manajemen aset berbasis cloud, yang menghadapi keterbatasan pada pendekatan konvensional seperti telemarketing dengan jangkauan terbatas, efisiensi biaya rendah, dan tingkat respons yang minim, sehingga menyebabkan rendahnya kesadaran merek dan kurang optimalnya akuisisi pelanggan. Pendekatan metodologi analisis kualitatif diterapkan dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis data internal, serta penerapan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) untuk merancang perjalanan pelanggan yang lebih efektif. Strategi pemasaran digital, seperti pemasaran konten di media sosial dan kolaborasi dengan Key Opinion Leaders (KOL), juga dieksplorasi. Sebagai solusi bisnis, penelitian ini merekomendasikan pendekatan pemasaran terintegrasi yang menggabungkan telemarketing berbasis SPIN Selling dengan strategi digital, meliputi penguatan konten media sosial, penyelenggaraan webinar, dan kolaborasi dengan KOL, untuk meningkatkan keterlibatan audiens, kesadaran merek, akuisisi pelanggan, serta mendorong kinerja penjualan secara optimal.

2024
πŸ‘€ Penulis: Naufal Majid Benedicta
🏷️ Manajemen Aset 🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Analisis Kualitatif

STRATEGI PEMASARAN YANG BERTUJUAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBELI HOLA KOFFIE

Industri kedai kopi yang sedang berkembang pesat di Bandung, Indonesia, memberikan peluang dan tantangan besar bagi Hola Koffie, merek kopi khas yang bertujuan untuk memperkuat pengenalan merek dan penetrasi pasarnya. Tesis ini mengeksplorasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi Hola Koffie dan merancang strategi pemasaran yang disesuaikan untuk meningkatkan niat pembelian dan kehadiran pasarnya. Studi ini didorong oleh berbagai tantangan perusahaan, termasuk keterlibatan digital yang terbatas, interaksi pelanggan yang kurang optimal, dan lanskap persaingan yang didominasi oleh jaringan yang lebih besar. Penelitian dimulai dengan analisis terperinci tentang perilaku konsumen, kapabilitas internal, dan dinamika pasar eksternal. Analisis konsumen dilakukan melalui segmentasi yang luas, menggunakan pendekatan demografis, psikografis, dan perilaku. Analisis internal meneliti sumber daya, kapabilitas, dan upaya inovasi Hola Koffie, mengidentifikasi kekuatan utama dan area yang perlu ditingkatkan. Analisis eksternal menggunakan Lima Kekuatan Porter dan pembandingan pesaing untuk melihat ancaman dan peluang pasar. Analisis SWOT integratif kemudian mensintesis wawasan ini, yang menguraikan posisi strategis Hola Koffie dalam pasar kopi yang kompetitif. Data primer dikumpulkan melalui survei terhadap 250 responden yang mewakili target demografi Hola Koffie di Bandung. Hasilnya menggarisbawahi pentingnya kualitas, keterjangkauan, dan pengalaman menikmati kopi yang khas dalam memengaruhi preferensi konsumen. Selain itu, studi ini menekankan perlunya strategi pemasaran digital yang kuat, termasuk peningkatan keterlibatan media sosial dan kolaborasi dengan influencer, untuk memperkuat visibilitas Hola Koffie. Studi ini mengusulkan kerangka kerja strategis TOWS dari wawasan SWOT untuk memandu inisiatif pemasaran yang dapat ditindaklanjuti. Strategi yang direkomendasikan untuk Hola Koffie meliputi pengoptimalan interaksi digital, pemanfaatan elemen budaya lokal dalam kampanye pemasaran, dan peningkatan program loyalitas pelanggan melalui penawaran dan pengalaman yang dipersonalisasi.

2024
πŸ‘€ Penulis: Zalfa Aliyya
🏷️ Kepatuhanan Pasar 🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MEREK SKINCARE INDONESIA (STUDI KASUS: SKIN ENERGY)

Industri perawatan kecantikan di Indonesia, terutama segmen perawatan kulit, telah mengalami pertumbuhan signifikan, menawarkan peluang berharga bagi merek seperti Skin Energy. Saat ini, krim tangan Skin Energy dijual secara eksklusif melalui platform online seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok, tetapi belum berhasil mencapai penjualan yang kuat, dengan angka penjualannya masih tertinggal dibandingkan pesaingnya. Tesis ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemasaran yang paling efektif bagi Skin Energy untuk meningkatkan pendapatannya, dengan fokus pada saluran media sosial. Penelitian ini mencakup analisis internal dan eksternal yang komprehensif, menggunakan alat-alat seperti marketing mix 7P, STP (Segmentasi, Penargetan, Posisi), analisis PEST, analisis pesaing, analisis SWOT, dan analisis akar masalah untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang utama. Temuan-temuan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan solusi melalui matriks TOWS. Solusi yang diusulkan fokus pada mempromosikan kelebihan 4-in-1 hand cream yang terjangkau dan manfaat uniknya melalui kampanye online yang terarah menggunakan kata kunci dan hashtag yang relevan. Merek ini akan menekankan sertifikasi halal dan daya tarik lokal, sementara kampanye edukasi akan meningkatkan keterlibatan. Untuk meningkatkan kehadiran di media sosial, Skin Energy akan berkolaborasi dengan afiliasi, memanfaatkan konten yang dihasilkan pengguna, dan memposting konten yang menarik secara teratur. Tim pemasaran yang berdedikasi akan mengimplementasikan strategi ini untuk meningkatkan visibilitas merek dan memperkuat posisinya di antara para pesaing.

2024
πŸ‘€ Penulis: Nabilah Rofifah
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Segmentasi Pasar 🏷️ Kriya Manajemen Strategis

MEMAHAMI ESENSI OMNICHANNEL DALAM ERA TRANSFORMASI PEMASARAN DIGITAL DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PENGALAMAN PELANGGAN

Seiring dengan perkembangan ekonomi dan masyarakat global yang terus berubah akibat kemajuan teknologi dan pengaruh lingkungan, konsep keberlanjutan mengalami perubahan besar. Tantangan tak terduga, terutama pandemi COVID-19, telah membawa perubahan besar yang memengaruhi cara perusahaan beroperasi dan beradaptasi untuk memenuhi kebutuhan baru. Makalah ini membahas pergeseran paradigma dalam keberlanjutan di Indonesia, khususnya dengan melihat bagaimana pandemi mempercepat transisi bisnis menuju operasi digital. Dengan interaksi manusia yang terbatas dan protokol kesehatan yang ketat, banyak bisnis terpaksa beralih ke online untuk tetap beroperasi. Meskipun peralihan ke e-commerce membawa manfaat, hal ini juga menimbulkan kerentanan baru dan mengangkat isu yang sering diabaikanβ€”yaitu loyalitas pelanggan. Dalam upaya bertahan, banyak bisnis berfokus memperbesar kehadiran online untuk mengatasi keterbatasan fisik, namun seringkali mengabaikan pentingnya membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Penelitian ini berpendapat bahwa bisnis perlu berinovasi dan menerapkan praktik berkelanjutan yang menempatkan keterlibatan pelanggan sebagai prioritas untuk membangun loyalitas jangka panjang. Gagal melakukannya akan meningkatkan persaingan dan berisiko mengurangi jumlah pelanggan. Melalui penelitian ini, saya bertujuan mengidentifikasi penyebab utama adopsi pemasaran omnichannel dalam bisnis di Indonesia serta menganalisis respons konsumen terhadap pendekatan ini. Penelitian ini menggunakan metode campuran, menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian utama terdiri dari tinjauan literatur, yang mencakup 30 literatur relevan tentang pemasaran omnichannel dan implikasinya. Penelitian tambahan melibatkan survei terhadap konsumen Indonesia untuk memahami pengalaman dan pandangan mereka terhadap transformasi digital di sektor ritel. Tinjauan literatur menunjukkan peralihan yang signifikan ke e-commerce di kalangan bisnis Indonesia, yang sebagian besar didorong oleh kebutuhan untuk menjangkau pelanggan secara online selama pandemi. Namun, data survei menunjukkan bahwa walaupun konsumen menghargai kemudahan e-commerce, mereka khawatir tentang keamanan, terutama dengan meningkatnya serangan siber. Risiko ini mengancam kepercayaan pelanggan dan menjadi tantangan keberlanjutan jangka panjang bagi perusahaan. Selain itu, banyak konsumen kurang menyadari isu keberlanjutan terkait model bisnis digital, sementara beberapa telah mengalami dampak langsung, seperti data pribadi yang tidak aman, sehingga perusahaan diharuskan menerapkan praktik digital yang lebih aman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberlanjutan akan tetap menjadi tantangan baik bagi bisnis maupun konsumen. Perusahaan kini memiliki tanggung jawab untuk memenuhi harapan konsumen yang terus berubah sambil menjaga keamanan data pelanggan. Menyeimbangkan prioritas ini penting untuk keberlangsungan jangka panjang, karena kepercayaan pelanggan terhadap keamanan digital suatu merek memengaruhi loyalitas dan keterlibatan mereka. Karena itu, perusahaan perlu fokus pada pendekatan omnichannel yang menyeluruh, yang mengutamakan kebutuhan konsumen, keamanan siber, dan komitmen keberlanjutan. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana prinsip omnichannel yang diterapkan dengan baik dapat memperkuat keberlanjutan merek. Dengan mengintegrasikan strategi pemasaran digital dan membangun citra merek yang konsisten di berbagai platform, bisnis dapat menciptakan pengalaman yang lebih stabil bagi konsumen, yang pada gilirannya memperkuat loyalitas. Studi ini menggunakan metode statistik deskriptif untuk menganalisis data yang dikumpulkan, mengidentifikasi area kunci di mana pendekatan omnichannel perlu ditingkatkan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Pada akhirnya, makalah ini menekankan pentingnya menyesuaikan strategi bisnis dengan prinsip digital dan keberlanjutan. Agar tetap kompetitif, perusahaan perlu mengutamakan keterlibatan konsumen, menangani masalah keamanan siber, dan membangun loyalitas pelanggan melalui pengalaman omnichannel yang bermakna. Dengan demikian, bisnis dapat bersaing secara lebih efektif sekaligus mendukung masa depan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Temuan penelitian ini mendukung hipotesis bahwa strategi omnichannel perlu terus dikembangkan untuk menjaga stabilitas di pasar yang selalu berubah, dengan tujuan akhir untuk membangun citra merek yang berkelanjutan dan relevan bagi konsumen saat ini.

2024
πŸ‘€ Penulis: Aura Alam Shafira
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Hubungan Pelanggan 🏷️ Keamanan Siber

PERANCANGAN STRATEGI AKUISISI PELANGGAN GENERASI Z MELALUI SOSIAL MEDIA TIKTOK PADA PEMASARAN SMARA COFFEE BERDASARKAN PREFERENSI PELANGGAN

Smara Coffee merupakan salah satu UMKM di kota Bandung yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman. Berdiri sejak Mei 2022, Smara Coffee telah melakukan beberapa strategi untuk mencapai objektifnya, yaitu peningkatan penjualan. Berbagai hal telah dilakukan, salah satunya strategi pemasaran melalui kanal secara langsung, sosial media, hingga penawaran menu serta layanan yang bervariasi. Namun, seluruh usaha tersebut masih belum memberikan dampak signifikan dan setelah 2 (dua) tahun beroperasi, objektif pun masih belum tercapai. Penyebab dari permasalahan ini ialah dikarenakan Smara Coffee belum menerapkan strategi pemasaran khusus pada tujuannya masing – masing yaitu, retensi dan akuisisi. Pada penelitian ini sendiri akan berfokus pada strategi pemasaran dengan tujuan akuisisi pelanggan terutama ranah brand awareness. Penelitian akan diawali dengan wawancara awal kepada objek penelitian, Smara Coffee untuk mendapatkan gambaran akan kondisi exsisting dan gejala permasalahannya. Kemudian, dilanjutkan dengan penyusunan pendahuluan . dan studi literatur. Setelah itu, akan dilakukan perancangan metodologi penelitian yang diikuti dengan pengambilan serta pengolahan data. Tahap akhir yang akan dilakukan ialah analisis termasuk perancangan solusi berdasarkan hasil data primer yang diperoleh. Pengambilan data akan menggunakan metode penyebaran kuesioner yang mengacu pada model dari Nguyen dkk. (2024). Kemudian, untuk pengolahan data akan menggunakan pendekatan PLS – SEM dikarenakan pada penelitian tidak dilakukan penolakan suatu teori. Berdasarkan hasil pengambilan dan pengolahan data maka akan dirancang strategi pemasaran untuk melakukan akuisisi pelanggan yang berfokus pada generasi z melalui sosial media TikTok. Hasil dari data menunjukkan bahwa konstruk yang berpengaruh positif dan signifikan ialah bertema entertainment, mengandung trends, berisi storytelling, dan adanya E – WOM pada konten. Maka dari itu, keempat aspek tersebut yang dikembangkan menjado rancangan strategi pemasaran pada Smara Coffee.

2024
πŸ‘€ Penulis: Karina Nabila Nurlathifa
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Produk Minuman 🏷️ Analisis Data Eksploratif

USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENARIK CALON PELANGGAN DAN MENINGKATKAN PENDAPATAN MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK PADA RESIK WANGI AUTO DETAILING

Industri detailing otomotif di Jakarta Selatan mengalami persaingan yang semakin ketat, yang berdampak pada pendapatan Resik Wangi Auto Detailing. Tesis ini menyelidiki faktor-faktor yang berkontribusi terhadap penurunan pendapatan dan mengusulkan strategi pemasaran komprehensif yang berfokus pada diversifikasi produk dan pemasaran digital untuk menarik pelanggan potensial dan meningkatkan pendapatan. Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk mengumpulkan data tentang preferensi pelanggan, kondisi pasar, dan kinerja bisnis. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa tantangan internal utama adalah kurangnya layanan yang beragam, sementara secara eksternal, peningkatan persaingan dan perilaku konsumen yang sangat dipengaruhi oleh pemasaran digital dan kualitas layanan merupakan faktor-faktor penting. Temuan utama menunjukkan bahwa diversifikasi produk, terutama melalui paket layanan bundel seperti "Signature Menu" dan "Ultimate Menu," dapat secara signifikan meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Strategi penetapan harga yang kompetitif dan kehadiran pemasaran digital yang kuat sangat penting dalam menarik dan mempertahankan pelanggan. Studi ini menyimpulkan bahwa dengan menerapkan strategi-strategi ini, Resik Wangi dapat mengatasi tantangan pendapatannya secara efektif dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Rekomendasi untuk Resik Wangi termasuk implementasi segera paket layanan yang terdiversifikasi, peningkatan upaya pemasaran digital, strategi penetapan harga yang kompetitif, dan fokus kuat pada kualitas layanan. Selain itu, penelitian di masa depan harus mengeksplorasi peluang diversifikasi lebih lanjut dan dampak teknologi yang muncul pada keterlibatan pelanggan dan strategi pemasaran. Penelitian ini menyediakan kerangka strategis bagi Resik Wangi Auto Detailing untuk menavigasi lanskap kompetitif, memperbaiki posisi pasar, dan meningkatkan pendapatan melalui pemasaran yang ditargetkan dan peningkatan layanan.

2024
πŸ‘€ Penulis: Daffa Prasetya Putra
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Diversifikasi Produk 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan Layanan

PROPOSAL STRATEGI MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK CLEAR ALIGNER (STUDI KASUS: SERI)

Maloklusi adalah kondisi yang dapat terlihat sebagai ketidak-teraturan pada gigi, dengan angka kejadian cukup tinggi di populasi Indonesia. Sekitar 80% masyarakat mengalami masalah ini, seringkali menyebabkan ketidaknyamanan dalam fungsi, bahkan berdampak pada penampilan dan kepercayaan diri. Hal ini menciptakan permintaan tinggi untuk perawatan ortodontik, yang secara tradisional dikenal sebagai β€˜BEHEL’ atau kawat gigi cekat oleh masyarakat lokal. Saat ini, teknologi kedokteran gigi berkembang, mengenalkan alat alternatif untuk merawat maloklusi: clear aligner. Clear aligner adalah serangkaian tray plastik yang dirancang untuk memberi tekanan bertahap, serial demi serial, mengontrol pergerakan gigi ke posisi yang benar. Beberapa keuntungan seperti kemudahan penggunaan, peningkatan kebersihan mulut, dan daya tarik estetik telah memicu minat, sehingga pasar global diprediksi akan terus meningkat. Di tengah inovasi ini, SERI, startup kebanggaan lokal yang diluncurkan tahun 2020, masuk ke industri clear aligner. Meski memiliki potensi besar dan kualitas baik, SERI harus bersaing dengan merek utama di dunia, invisalign, serta pesaing lokal lainnya seperti RATA dan OneSmile. Sebagai merek baru di Indonesia, untuk mempertahankan daya saingnya, tantangan SERI terletak pada memaksimalkan penjualan produknya yang dimulai dengan meningkatkan kesadaran merek untuk mendorong niat beli yang berpotensi menghasilkan penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana meningkatkan penjualan SERI, dengan mengatasi penyebab utama yaitu rendahnya kesadaran merek. Rencana pemasaran akan dirancang untuk dapat menjangkau pasar potensial baik melalui online maupun offline. Penulis melakukan penelitian kuantitatif dengan menyebarkan survey online untuk mengetahui faktor yang disukai pelanggan potensial, yang dikombinasikan dengan penelitian kualitatif eksternal serta pihak internal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan solusi terbaik untuk meningkatkan penjualan SERI. Penulis berharap dengan mencapainya dapat berkontribusi dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh SERI

2024
πŸ‘€ Penulis: Ismardiyanti Windiaputri P.
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Kecerdasan Buatan

RANCANGAN STRATEGI PEMASARAN MEDIA WEB3 DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MEREK (STUDI KASUS COINFOLKS)

Penelitian ini menyelidiki strategi pemasaran digital yang diperlukan untuk meningkatkan kesadaran merek dan keterlibatan untuk CoinFolks, sebuah perusahaan media multi-platform yang mengkhususkan diri dalam konten industri Web3. Penelitian menemukan rendahnya metrik pengikut pada saluran sosial media CoinFolks dibandingkan dengan pesaingnya di pasar Indonesia. Dengan memanfaatkan data primer dan sekunder, penelitian ini menggabungkan berbagai kerangka analisis, termasuk RBV, VRIO, Analisis Value Chain Porter, dan SWOT, untuk mengevaluasi lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan internal CoinFolks, sementara data sekunder diperoleh dari dokumentasi dan literatur yang ada tentang tren pasar dan strategi pesaing. Temuan mengungkapkan bahwa CoinFolks memiliki beberapa sumber daya yang berharga dan sulit ditiru, seperti dalam pembuatan konten, kemampuan riset, sumber daya pendidikan, keterlibatan komunitas yang kuat, dan kemitraan strategis. Penelitian ini mengusulkan strategi pemasaran baru yang berfokus pada peningkatan kegiatan promosi dan campuran konten CoinFolks. Rekomendasi utama termasuk meningkatkan kualitas dan jangkauan konten promosi, memanfaatkan analitik data untuk pemasaran yang ditargetkan, dan mendorong keterlibatan komunitas yang lebih kuat melalui format konten yang interaktif dan menarik. Kesimpulannya, strategi yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran merek CoinFolks, sehingga menempatkannya lebih kompetitif dalam lanskap media Web3 di Indonesia. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kehadiran pasar perusahaan dan mendorong pertumbuhan jangka panjang

2024
πŸ‘€ Penulis: Hanson M.P. Situmorang
🏷️ Media Web3 🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Analisis Porter
Halaman 5 dari 8
πŸ’¬