📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 5,228 dokumenOPTIMASI JADWAL PENERBANGAN HAJI INDONESIA
Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia menghadapi tantangan logistik yang signifikan dalam mengelola perjalanan ibadah haji tahunan yang melibatkan transportasi lebih dari 200.000 jemaah. Penjadwalan penerbangan yang efisien dan hemat biaya sangat penting untuk menjamin kelancaran operasi dan utilisasi sumber daya yang optimal. Penelitian ini mengembangkan model optimasi penjadwalan penerbangan haji dengan pendekatan multi-route yang memungkinkan pesawat melayani beberapa embarkasi melalui hub Jeddah. Sebuah Algoritma Genetika yang dimodifikasi dengan repair function diimplementasikan untuk menangani kendala kompleks termasuk batas jam terbang (300–400 jam), target penumpang yang presisi, dan konsistensi rute. Model diuji pada tiga embarkasi utama: Jakarta, Medan, dan Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model multi-route berhasil mengurangi total biaya operasional sebesar Rp 24 miliar dibandingkan realisasi operasi tahun 2024, sekaligus memenuhi target penumpang dengan presisi tinggi (100–100,4%) sehingga menghindari overcapacity yang tidak perlu. Optimasi ini menjaga seluruh armada berada dalam rentang jam terbang optimal, meningkatkan aspek keselamatan operasional dan mengurangi risiko perawatan. Studi ini juga menunjukkan bahwa modernisasi armada dengan mengganti pesawat tua B747-400 dengan model yang lebih efisien seperti B777-300ER atau A330-300, merupakan langkah krusial untuk penghematan biaya bahan bakar yang signifikan.
ISOLASI DAN EVALUASI AKTIVITAS PENGHAMBATAN ENZIM ANTIKOLINESTRASE ALKALOID BUNGA KECUBUNG (BRUGMANSIA VERSICOLOR)
Latar belakang dan tujuan: Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tanaman obat, termasuk Brugmansia versicolor (kecubung) yang kaya alkaloid antikolinergik seperti skopolamin, atropin, dan hiosiamin. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengkarakterisasi alkaloid dari ekstrak metanol bunga kecubung serta mengevaluasi aktivitas penghambatan asetilkolinesterase sebagai tahap awal pengembangan obat berbasis tanaman lokal. Metode: Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan metanol, diikuti fraksinasi dan isolasi melalui ekstraksi cair–cair asam basa, flash chromatography, dan kromatografi radial. Ekstrak, fraksi, subfraksi, dan isolat diuji aktivitas penghambatan AChE dengan metode Ellman. Karakterisasi isolat dilakukan dengan spektrometri infra merah, UV-Vis dan massa. Hasil: Isolat murni dikarakterisasi memiliki gugus hidroksil/amina, karbonil, dan aromatik (FTIR) serta sistem terkonjugasi khas bis-alkaloid pada 240 dan 290. Data ESI-MS menunjukkan ion molekul m/z 949,5 dengan fragmen dimer dan gula, mengonfirmasinya sebagai alkaloid dimer aromatik terglikosilasi. Aktivitas penghambatan AChE menurun drastis seiring pemurnian: ekstrak kasar mencapai 58,16% (1000 µg/mL), sedangkan isolat hanya 2,02% (50 µg/mL). Kesimpulan: Penelitian ini berhasil mengisolasi senyawa alkaloid dimer indol terglikosilasi dari bunga B. versicolor. Hasil uji penghambatan asetilkolinesterase (AChE) menunjukkan rendahnya inhibisi AChE pada isolat murni, yang menyiratkan bahwa potensi farmakologis spesies ini lebih mungkin dimediasi melalui interaksi sinergis multikomponen atau mekanisme modulasi reseptor dibandingkan penghambatan enzim.
PENGEMBANGAN SIMULATOR MATERI REAKSI KIMIA BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA AJAR KIMIA DI SMA/MA
Ketersediaan bahan kimia dan penggunaan laboratorium untuk mendukung pembelajaran kimia belum merata di sekolah menengah atas di Indonesia, karena keterbatasan bahan kimia, peralatan, alokasi waktu dan sumber daya manusia dalam pengelolaan laboratorium. Solusi seperti pembelajaran berbasis web juga masih terbatas implementasinya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi eksperimen virtual berupa simulasi bahan reaksi kimia, khususnya untuk reaksi yang melibatkan pembentukan endapan, perubahan warna, dan pembentukan kompleks berwarna. Aplikasi ini diharapkan dapat sebagai salah satu fasilitas seperti melakukan eksperimen nyata di laboratorium. Aplikasi simulator reaksi kimia dibuat menggunakan Ibis Paint X dan Construct 2. Evaluasi penggunaan simulator tersebut dilakukan dengan metoda developmental research. Sampel penelitian diambil dari 8 kelas di 3 sekolah dengan subjek penelitian 224 siswa. Data penelitian diperoleh dari data pretest- posttest, angket, dan observasi aktivitas siswa saat menggunakan simulator. Pengolahan dan analisis data menggunakan microsoft excel, meliputi perhitungan N-gain dan reliabilitas KR-21. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai N- gain sebesar 0,579 (kategori sedang), menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media berbasis web cukup efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi reaksi kimia. Hasil uji reliabilitas instrumen pretest sebesar 0,589 (kategori sedang), dan posttest sebesar 0,756 (kategori tinggi), yang menandakan instrumen tes memiliki tingkat konsistensi yang layak digunakan. Selain itu, hasil angket respon siswa menunjukkan sebagian besar siswa memberikan respon positif terhadap media ajar berbasis web, serta hasil observasi menunjukkan bahwa siswa mampu menggunakan media ajar dengan baik. Oleh karena itu, media ajar berbasis web yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk mendukung pemahaman siswa pada materi reaksi kimia
MENGEKSPLORASI PENGARUH PRAKTIK BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PREFERENSI KONSUMEN DI INDUSTRI MEWAH (LVMH)
Skripsi ini mengeksplorasi pengaruh praktik bisnis yang bertanggung jawab, seperti keberlanjutan, sumber bahan baku yang etis, dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), terhadap pengambilan keputusan konsumen di industri barang mewah, dengan fokus khusus pada konglomerat global LVMH (Moët Hennessy Louis Vuitton). Seiring meningkatnya ekspektasi agar merek-merek mewah mampu menyeimbangkan eksklusivitas dengan transparansi etis, penelitian ini mengkaji bagaimana LVMH beradaptasi terhadap tekanan tersebut serta implikasinya terhadap persepsi konsumen, loyalitas merek, dan perilaku pembelian. Dengan melakukan tinjauan pustaka akademik secara mendalam dan menggunakan LVMH sebagai studi kasus, penelitian ini mengevaluasi topik-topik utama seperti inovasi sosial perusahaan (CSI), transparansi rantai pasok, strategi branding, psikografis konsumen, dan manajemen siklus hidup produk. Penelitian ini menyoroti berbagai peluang sekaligus kontradiksi yang dihadapi perusahaan mewah ketika menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab, termasuk tantangan dalam menyelaraskan identitas merek dengan narasi keberlanjutan sambil menghindari risiko greenwashing. Penelitian ini juga menekankan bahwa meskipun minat konsumen terhadap luxury yang berkelanjutan semakin meningkat, perilaku pembelian nyata seringkali terhambat oleh harga yang tinggi, kurangnya informasi, serta isu kepercayaan terhadap klaim keberlanjutan dari merek. Penelitian ini mengusulkan bahwa agar tetap relevan, merek-merek mewah harus mengintegrasikan nilai-nilai etis ke dalam inti operasional mereka, mulai dari desain dan produksi hingga komunikasi serta layanan purna jual.
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP MEREK PERAWATAN KULIT INDONESIA SEBAGAI ALTERNATIF MENARIK BAGI MEREK PERAWATAN KULIT GLOBAL
Pertumbuhan pesat industri kecantikan Indonesia telah memperketat persaingan antara merek perawatan kulit global dan lokal. Meskipun popularitasnya terus meningkat, merek lokal masih menghadapi tantangan dalam bersaing dengan perusahaan global yang memiliki teknologi canggih, ekuitas merek yang kuat, dan sumber daya pemasaran yang jauh lebih besar. Di sisi lain, pergeseran sosio-politik dan perubahan nilai konsumen, telah mendorong minat yang semakin besar terhadap alternatif lokal. Namun, masih belum jelas karakteristik spesifik apa yang membuat merek perawatan kulit lokal Indonesia dianggap sebagai alternatif yang menarik dan dapat diandalkan dibandingkan dengan merek internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah tersebut dengan menganalisis faktor-faktor kunci yang membentuk persepsi konsumen terhadap merek perawatan kulit lokal. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif untuk mengumpulkan data dan menganalisis topik secara deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada konsumen Indonesia yang menggunakan produk perawatan kulit dan dapat menjawab dalam bahasa Inggris. Data kedua dikumpulkan melalui berbagai sumber akademik dan non-akademik. Temuan menunjukkan pergeseran mindset konsumen terhadap merek lokal, di mana merek lokal semakin dianggap efektif dan menawarkan nilai uang yang kuat. Responden memandang citra merek lokal secara positif dan tidak lagi menganggap merek global lebih prestisius. Kemampuan terjangkau, kualitas produk, dan ulasan jujur muncul sebagai faktor utama yang mendorong daya tarik, sementara transparansi bahan, konsistensi, dan uji klinis tetap menjadi hal yang esensial untuk membangun kepercayaan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa merek perawatan kulit lokal Indonesia telah menjadi kompetitif dan memiliki potensi yang signifikan untuk memperkuat posisi pasar mereka.
STRATEGI RANTAI PASOK ADAPTIF RUSIA DALAM MENANGGAPI SANKSI NEGARA BARAT
Setelah aneksasi Krimea pada tahun 2014, aliansi negara Barat memberlakukan sanksi yang menargetkan berbagai sektor Rusia termasuk keuangan, pertahanan, dan energi dengan tujuan membatasi kekuatan ekonomi negara tersebut. Meskipun banyak ahli memperkirakan akan terjadi destabilisasi besar, Rusia justru menunjukkan kapasitas yang signifikan dalam mengelola dan merespons tekanan sanksi tersebut. Studi ini meneliti bagaimana Federasi Rusia menyesuaikan sistem rantai pasoknya sebagai respons terhadap sanksi sanksi tersebut, dengan fokus pada strategi dan hasil yang muncul selama periode pasca sanksi awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, terutama melalui analisis kualitatif terhadap data sekunder berupa dokumen kebijakan, literatur akademik, dan laporan organisasi internasional, yang dilengkapi dengan analisis kuantitatif mengenai ketahanan sektoral menggunakan model Time to Recovery. Penelitian ini mengidentifikasi empat strategi adaptif utama: substitusi impor, pengalihan arah perdagangan, pengembangan infrastruktur keuangan alternatif, dan pemanfaatan industri yang dikendalikan negara untuk menstabilkan rantai pasok. Temuan kuantitatif utama menunjukkan bahwa sektor primer, sekunder, dan tersier Rusia memperlihatkan tingkat ketahanan yang berbeda beda, dengan sektor sekunder dan tersier pulih sepenuhnya ke tingkat output pra sanksi pada kuartal I 2018. Kesimpulan umum dari studi ini adalah bahwa meskipun Federasi Rusia belum mencapai kedaulatan ekonomi penuh, strategi strategi adaptif tersebut berhasil mengurangi ketergantungan negara terhadap sistem keuangan dan perdagangan Barat, sehingga memungkinkan terjadinya pemulihan yang terukur dari guncangan ekonomi tahun 2014
EFEKTIFITAS MICROLEARNING SELAMA ONBOARDING DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI KARYAWAN BARU DI BANK SYARIAH NASIONAL
Tingginya angka turnover karyawan baru, khususnya Community Officer (CO) pada tiga bulan pertama masa kerja di Bank Syariah Nasional (BSN) dan keluasan jangkauan operasional BSN, menuntut adanya proses onboarding yang efektif, cepat, dan mampu menjawab tantangan kerja di lapangan. Sejak tahun 2022, BSN sudah menerapkan program onboarding berbasis microlearning melalui aplikasi Learning SHARIA untuk membantu CO memperoleh kompetensi dasar dalam waktu 21 hari. Meskipun demikian, tingkat penyelesaian modul masih rendah, dan efektivitas microlearning sebagai metode pembelajaran dalam konteks pekerjaan lapangan belum terukur secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas microlearning dalam meningkatkan kompetensi CO selama masa onboarding, serta mengevaluasi peran motivasi dan dukungan manajerial sebagai faktor yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan sampel sebanyak 392 responden, mewakili distribusi CO secara proporsional di seluruh Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Microlearning tidak secara langsung meningkatkan kompetensi CO; 2. Microlearning menjadi efektif melalui peningkatan motivasi, yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap kompetensi; 3. Dukungan manajerial memiliki pengaruh kuat terhadap motivasi, menjadikannya faktor kunci dalam keberhasilan program; 4. Indikator aktivitas microlearning seperti jumlah modul selesai atau hari belajar aktif tidak mencerminkan pencapaian kompetensi secara akurat. Dengan demikian, efektivitas microlearning pada onboarding BSN sangat bergantung pada kualitas dukungan atasan dan keterlibatan psikologis CO selama proses belajar. Rekomendasi utama dari penelitian ini meliputi penguatan budaya pendampingan bagi karyawan baru, penyempurnaan modul microlearning berdasarkan prinsip Pareto (20% modul berdampak tinggi), serta peninjauan ulang metrik efektivitas onboarding dengan mengacu pada model evaluasi Kirkpatrick.
KEPUTUSAN MANAJEMEN GOTO UNTUK MENDIVESTASIKAN TOKOPEDIA: KINERJA KEUANGAN, ECONOMIC VALUE ADDED, REAKSI PASAR SAHAM, DAN PENYESUAIAN STRATEGIS
Tesis ini menganalisis dampak keputusan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) untuk mendivestasikan sebagian besar kepemilikan sahamnya di Tokopedia kepada ByteDance (TikTok), dengan tetap mempertahankan kepemilikan minoritas dan membentuk kemitraan komersial. Sebelum divestasi, GoTo mengembangkan strategi “super-app” yang mengintegrasikan layanan on-demand Gojek, e-commerce Tokopedia, dan layanan pembayaran GoPay. Namun, meskipun telah melakukan merger dan penawaran umum perdana (IPO), GoTo masih mencatat kerugian yang besar, tingkat konsumsi kas yang tinggi, serta penurunan harga saham. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan apakah divestasi Tokopedia benar-benar mendukung penciptaan nilai jangka panjang. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus tunggal dengan pendekatan eksplanatori untuk periode 2022–2024. Penelitian sepenuhnya bergantung pada data sekunder, yaitu laporan keuangan audit, laporan tahunan, harga saham harian GOTO.JK dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), siaran pers, serta pemberitaan media. Analisis dilakukan dalam tiga bagian utama: (i) analisis rasio keuangan (pertumbuhan pendapatan, margin operasi, EBITDA, margin laba bersih, ROA, dan ROE) sebagai indikator pendukung; (ii) analisis Economic Value Added (EVA) sebagai ukuran kinerja utama dengan menggunakan NOPAT, invested capital, dan WACC yang diestimasi menggunakan CAPM, untuk menilai penciptaan nilai setelah memperhitungkan biaya modal serta mengurangi distorsi akibat impairment dan biaya restrukturisasi yang bersifat satu kali; dan (iii) analisis event study menggunakan model market-adjusted untuk mengukur abnormal return dan cumulative abnormal return (CAR) di sekitar pengumuman transaksi Tokopedia–TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja operasional GoTo membaik setelah divestasi. Margin operasi menjadi semakin kecil negatifnya, EBITDA berbalik positif pada tahun 2024, dan kerugian bersih menurun. Namun demikian, EVA masih bernilai negatif, meskipun besarnya perusakan nilai ekonomi semakin mengecil dari waktu ke waktu. Hasil event study menunjukkan adanya abnormal return positif dalam jangka pendek di sekitar tanggal pengumuman, yang mengindikasikan bahwa investor pada awalnya merespons divestasi secara positif, meskipun volatilitas harga saham mencerminkan masih adanya kekhawatiran terhadap prospek jangka panjang. Perbandingan sebelum dan sesudah divestasi juga menunjukkan perubahan model bisnis GoTo menjadi lebih fokus
PERENCANAAN SKENARIO UNTUK MARKETING STRATEGI DALAM MENINGKATKAN PENETRASI PASAR DIGITAL (PROJEK KASUS : PT ASURANSI TRI PAKARTA)
Tesis ini membahas isu utama yang dihadapi oleh PT Asuransi Tri Pakarta (TRIPA), yaitu rendahnya akuisisi nasabah baru melalui kanal digital meskipun perusahaan telah membangun infrastruktur digital seperti aplikasi TRIPA Smart dan sistem omnichannel. Permasalahan ini mengindikasikan adanya celah antara investasi teknologi digital dengan hasilpertumbuhan basisnasabahyang diharapkan. Faktor-faktoryangberkontribusi terhadap masalah ini diidentifikasi dari sisi internal, seperti rendahnya brand awareness di kalangan masyarakat umum , dan dari sisi eksternal, seperti persaingan yang meningkat dari pemain insurtech dan perusahaan asuransi lain. Untuk mengatasi ketidakpastian ini, penelitian ini mengadopsi metode scenario planning (perencanaan skenario) sebagai kerangka kerja strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab, menganalisis kondisi saat ini, merumuskan skenario masa depan dalam kurun waktu 3–5 tahun ke depan, dan menyusun strategi pemasaran yang adaptif untuk setiap skenario yang mungkin terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancarasemi-terstrukturdenganpara pemangkukepentingankunci, termasukmanajemen perusahaan, Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Regulator dan perwakilan nasabah. Hasil analisis dan pembahasan akan menyajikan analisis situasi internal (menggunakan kerangka STP dan SWOT) dan eksternal (menggunakan kerangka PESTEL dan Porter’s Five Forces), yang kemudian digunakan untuk mengidentifikasi driving forces dan critical uncertainties. Dari situ, skenario-skenario yang masuk akal akan dibangun dan dideskripsikan narasinya, serta diuji coba untuk merumuskan strategi pemasaran digital yang fleksibel. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi manajemen TRIPA dalam merumuskan kebijakan pemasaran yang proaktif dan tangguh, serta kontribusi akademis dengan mengaplikasikan scenario planning pada konteks industri asuransi di Indonesia.
ANALISIS PENGARUH KINERJA ESG TERHADAP NILAI DAN PROFITABILITAS PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERTAMBANGAN DI INDONESIA DENGAN MODERASI SENTIMEN ESG BERBASIS DEEP LEARNING
Environmental, Social, and Governance (ESG) telah menjadi fokus utama dalam dunia bisnis dan investasi global. Di Indonesia, sektor pertambangan, dengan kontribusi fiskal dan ekonominya yang signifikan, menghadapi tekanan kuat untuk menerapkan prinsip-prinsip ESG. Namun, muncul sebuah paradoks di mana skor ESG yang tinggi tidak selalu menjamin nilai dan profitabilitas perusahaan yang juga tinggi, mengindikasikan adanya faktor lain seperti sentimen publik yang tecermin di media dalam memengaruhi persepsi investor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai ESG terhadap nilai perusahaan (diukur dengan Tobin's Q) dan profitabilitas perusahaan (diukur dengan ROA) pada sektor pertambangan di Indonesia, serta menguji peran sentimen publik sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini menggunakan data panel dari perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI selama periode 2015– 2022. Variabel sentimen publik dikuantifikasi dari artikel berita Detik.com melalui web scraping dan dianalisis menggunakan model deep learning IndoBERT. Selanjutnya, pengujian hipotesis dilakukan dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan maupun profitabilitas. Ketika sentimen ESG dimasukkan sebagai variabel moderasi, variabel tersebut memoderasi hubungan antara kinerja ESG dan profitabilitas, tetapi tidak pada hubungan antara kinerja ESG dan nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja ESG saja tidak cukup untuk meningkatkan nilai perusahaan dan profitabilitas pada sektor pertambangan di Indonesia, dan bahwa sentimen publik berbasis media dapat memperkuat hubungan terhadap profitabilitas.
STUDI PENGARUH GEOMETRI BATAS TEPI TERHADAP STRUKTUR ELEKTRONIK GRAPHENE NANORIBBONS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP POTENSI TERMOELEKTRIK DENGAN PENDEKATAN TEORI FUNGSIONAL KERAPATAN
Graphene nanoribbons (GNRs) mendapat perhatian luas karena sifat elektroniknya yang unik dan sangat dipengaruhi oleh geometri batas tepi, sehingga berpotensi untuk aplikasi nanoelektronika dan termoelektrik. Penelitian ini mengkaji pengaruh batas tepi armchair dan zigzag terhadap struktur elektronik GNR serta implikasinya terhadap potensi termoelektrik menggunakan pendekatan density functional theory (DFT). Struktur armchair dan zigzag GNR dipasivasi hidrogen pada atom tepi dan dibangun menggunakan atomic simulation environment (ASE). Perhitungan DFT dilakukan dalam kerangka basis gelombang bidang dengan fungsional pertukaran-korelasi GGA-PBE, energi cut-off 60 Ry, dan kisi k-point 1×1×7 sepanjang sumbu nanoribbon yang telah ditentukan melalui uji konvergensi. Sistem dimodelkan dalam supercell ortorombik dengan vakum 10 Å pada arah transversal (x dan y) serta periodisitas pada sumbu z untuk merepresentasikan nanoribbon satu dimensi yang terisolasi secara lateral. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kedua sistem bersifat semikonduktor, dengan celah pita 0,500 eV pada armchair graphene nanoribbon (AGNR) dan 0,624 eV pada zigzag graphene nannoribbon (ZGNR). Selain itu, density of states (DOS) pada kedua nanoribbons rendah di sekitar tingkat Fermi, konsisten dengan terbukanya celah pita pada struktur pita energi. Walaupun koefisien transport termoelektrik belum dihitung secara eksplisit, deskriptor elektronik yang diperoleh menyediakan dasar screening awal untuk evaluasi termoelektrik lebih lanjut melalui perhitungan koefisien Seebeck, konduktivitas listrik, dan faktor daya.
KEKUATAN ADHESI ANTARA MATERIAL AKTIF KATODE DAN CURRENT COLLECTOR PADA BATERAI ION-LITIUM
Peningkatan penggunaan baterai ion-litium (LIB) mendorong kebutuhan akan strategi daur ulang yang efisien dalam kerangka technosphere mining. Salah satu parameter kunci dalam proses pembongkaran dan pemisahan mekanis adalah kekuatan adhesi antara material aktif katode dan current collector, yang menentukan integritas elektrode selama masa pakai sekaligus kemudahan pemisahan di akhir masa pakai. Penelitian ini mengkaji karakteristik dan kekuatan adhesi antarmuka material aktif–current collector pada sel LIB 18650 baru dengan variasi jenis katode dan perlakuan perendaman larutan NaCl. Sel dikosongkan hingga aman, dibongkar secara manual, dan diuji adhesinya pada berbagai sudut pembebanan. Analisis dilakukan melalui observasi makroskopik, karakterisasi mikro, dan interpretasi mekanika kegagalan. Untuk katode NCM dan LFP pada pembebanan dengan dominasi komponen geser, kekuatan adhesi antarmuka material aktif–current collector lebih tinggi dibandingkan kekuatan kohesi antarpartikel, khususnya setelah perlakuan NaCl, sehingga kegagalan kohesi menjadi mekanisme yang dominan. Selain itu, katode yang terpapar residu elektrolit cair menunjukkan kekuatan adhesi sekitar satu orde magnitudo lebih rendah dibandingkan katode dari sel tanpa elektrolit cair. Temuan ini menegaskan bahwa kekuatan adhesi dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara jenis katode, residu elektrolit, perlakuan awal, sifat perekat, dan sudut pembebanan. Pemahaman ini memberikan landasan penting untuk perancangan strategi pembongkaran, pemisahan material, dan pengembangan LIB berbasis material daur ulang yang lebih efisien dan terkendali.
PENGEMBANGAN MATERIAL ELEKTRODA BERBASIS KOMPOSIT CUS/CNT MELALUI METODE HOT INJECTION UNTUK APLIKASI BATERAI ION ALUMINIUM DAN SUPERKAPASITOR
Peningkatan kebutuhan sistem penyimpanan energi mendorong pengembangan material elektroda yang memiliki kapasitas tinggi, konduktivitas baik, serta stabilitas elektrokimia yang unggul. Baterai ion aluminium (AIB) dan superkapacitor (SCs) merupakan dua teknologi penyimpanan energi yang saling melengkapi, di mana AIB menawarkan densitas energi tinggi, sedangkan SCs unggul dalam densitas daya dan stabilitas siklus. Tantangan utama keduanya terletak pada keterbatasan material elektroda yang mampu memberikan kinerja optimal di kedua sistem tersebut. Tembaga sulfida (CuS) memiliki potensi sebagai material aktif karena sifat redoksnya yang kuat dan kapasitas teoritis tinggi, namun rentan terhadap perubahan volume dan degradasi struktur. Oleh karena itu, penambahan carbon nanotube (CNT) diharapkan dapat meningkatkan performa CuS sebagai material elektroda multifungsi untuk aplikasi AIB dan SCs. Material CuS dan CuS/CNT disintesis melalui metode hot injection dan dikarakterisasi menggunakan X-ray Diffraction (XRD), yang mengonfirmasi terbentuknya fase CuS heksagonal tipe covellite. Pada aplikasi AIB, hasil pengujian CV dan GCD menunjukkan bahwa CuS/CNT memiliki kapasitas spesifik sebesar 51,75 mAh g-1 pada 0,2 A g-1, lebih tinggi dibandingkan CuS yaitu 49,65 mAh g-1. Pada aplikasi SCs berbasis sistem tiga elektroda, CuS/CNT menunjukkan perilaku pseudokapasitif dengan kapasitas spesifik 626,06 F g-1 sementara CuS 568,35 F g-1 pada 1 A g-1. Integrasi CNT terbukti meningkatkan kinetika transfer muatan dan reversibilitas redoks, menjadikan CuS/CNT kandidat elektroda yang menjanjikan untuk sistem penyimpanan energi.
PENINGKATAN EFEKTIVITAS INFORMASI BERBASIS ATENSI DAN BEBAN KOGNITIF PENUMPANG PADA LAYANAN KERETA FEEDER WHOOSH
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas desain informasi visual di stasiun layanan KA feeder dalam mendukung navigasi penumpang. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa 52,75% permasalahan terjadi pada segmen perjalanan KA feeder dan transisi ke Whoosh, seperti terkait pencarian akses menuju ruang tunggu dan peron keberangkatan, yang mengindikasikan belum efektifnya layanan KA feeder dalam sistem Whoosh. Selain itu, penelitian ini menganalisis perbedaan pola atensi dan tingkat beban kognitif berdasarkan karakteristik penumpang dan kondisi lingkungan selama navigasi, dengan harapan informasi visual yang ada dapat mendukung seluruh penumpang dalam berbagai kondisi. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui eksperimen simulasi navigasi menggunakan foto lingkungan stasiun untuk mengukur atensi dan beban kognitif penumpang saat navigasi. Pengukuran atensi dilakukan menggunakan eye tracker dan beban kognitif menggunakan EEG dan performansi. Beberapa variavel yang diteliti adalah variabel gender differences, familiarity, crowd level, attention, dan cognitive load dengan melibatkan 24 partisipan. Pengolahan data eksperimen dilakukan menggunakan uji perbedaan kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi visual di lingkungan stasiun layanan KA feeder masih belum efektif dalam mendukung navigasi penumpang. Tidak ditemukan perbedaan pola atensi berdasarkan seluruh variabel independen, meskipun pada beberapa gambar terlihat variasi pola atensi. Beban kognitif menunjukkan perbedaan antara partisipan novice dan expert serta antara kondisi kepadatan, yang ditandai dengan peningkatan aktivitas gelombang theta dan alpha serta penurunan performansi pada kondisi high crowd dan partisipan novice. Jenis kelamin dan gelombang beta tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Hasil uji korelasi mengindikasikan bahwa hubungan antara atensi dan beban kognitif tidak bersifat linear. Berdasarkan temuan, diidentifikasi tiga permasalahan, yaitu penempatan informasi visual yang belum strategis, keterbacaan dan kejelasan informasi rendah, serta ketidaksesuaian informasi dengan kebutuhan penumpang.
PENGEMBANGAN MODEL DISTRIBUSI MATERIAL PASANG BARU BERBASIS INTEGRASI BIAYA TRANSPORTASI DAN SIMPAN DI PT PLN (PERSERO) UID LAMPUNG
Distribusi material pasang baru pada sektor ketenagalistrikan memerlukan sistem logistik yang efisien dan terstruktur untuk mendukung keandalan layanan kepada pelanggan. Di PT PLN (Persero) UID Lampung, distribusi material diselenggarakan melalui sistem dua eselon, yaitu aliran material dari pemasok ke gudang Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan selanjutnya ke Unit Layanan Pelanggan (ULP). Dalam praktik operasional, masih dijumpai ketidakseimbangan aliran material, yang ditunjukkan oleh rendahnya tingkat persediaan pada beberapa ULP meskipun stok di tingkat UP3 relatif tinggi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa pengaturan frekuensi pengiriman dan alokasi distribusi belum direncanakan secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model distribusi material dua eselon yang mengintegrasikan biaya transportasi dan biaya penyimpanan, dengan frekuensi pengiriman dan alokasi distribusi sebagai variabel keputusan utama. Permasalahan ini diformulasikan menjadi model biner integer kudratik (Biner Integer Quadratik Programming/BIQP) dan disesuaikan dengan karakteristik operasional distribusi material pasang baru di PT PLN (Persero) UID Lampung. Model dirancang untuk meminimalkan total biaya logistik tanpa mengubah struktur jaringan distribusi yang bersifat tetap. Hasil uji coba menunjukkan bahwa penerapan model optimasi mampu menurunkan total biaya logistik dibandingkan dengan kondisi baseline. Implementasi model menghasilkan penghematan biaya sebesar Rp 15.423.833 atau setara dengan efisiensi 4,03% dari total biaya distribusi. Hasil uji sensitifitas stabil terhadap perubahan biaya simpan dan biaya transportasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaturan frekuensi pengiriman dan alokasi distribusi secara terintegrasi dapat meningkatkan efisiensi distribusi material pada sistem dua eselon serta mendukung pengambilan keputusan logistik yang lebih sistematis di lingkungan PLN.