π Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 109 dokumenUSULAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK BISNIS PAKAIAN MUSLIMAH (STUDI KASUS BYTWIN BY IAN)
Salah satu aspek penting dalam pemasaran digital adalah reach dan impression, terutama di Instagram. Bytwin by Ian, toko online yang menjual pakaian Muslimah, terutama gamis, mengalami tren penurunan angka jangkauan dan impresi instagram sejak 2021, dan berdampak pada penurunan penjualan. Dalam upaya memperbaiki performa, setelah melakukan analisis akar masalah, penelitian ini juga menarik data survei untuk strategi pemasaran yang lebih baik. Data survei diolah menggunakan analisis kuantitatif menggunakan pendekatan statistik ANOVA. Variable independent yang digunakan adalah frekuensi pembelian, dan variable depenen adalah aspek terkait reach, attention, interest, dan activation pada instagram. Temuan menunjukkan korelasi positif antara frekuensi pembelian dan tingkat keterlibatan yang lebih tinggi, dengan perbedaan signifikan dalam konversi lunak di antara pembeli loyal. Kerangka yang digunakan untuk perbaikan strategi mencakup analisis internal (Model RAIA, VRIO, STP, Bauran Marketing, Strategi Siklus Hidup Produk, dan Pemasaran Media Sosial) dan analisis eksternal (Analisis Pesaing). Berdasarkan penemuan dan analisis yang ada, rencana implementasi untuk 6 bulan diformulasikan untuk menaikkan tingkat keterlibatan pada Bytwin by Ian.
PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN MELALUI INSTAGRAM: STUDI KASUS LILβBITES
Pemerintah saat ini menghadapi tantangan besar terkait malnutrisi, terutama di Indonesia, karena prevalensinya yang tinggi. Salah satu masalah malnutrisi yang membutuhkan perhatian adalah wasting, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Wasting adalah masalah gizi yang menyebabkan berat badan dan tinggi badan anak tidak mencukupi, tidak memenuhi norma yang diharapkan untuk kelompok usia mereka. Masalah gizi ini sangat terkait dengan makanan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. Anak-anak membutuhkan makanan utama dan camilan untuk meningkatkan asupan gizi mereka. Orang tua semakin menyadari nilai gizi dari makanan yang mereka berikan kepada anak-anak mereka. Namun, kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa camilan anak-anak yang ada seringkali kurang bernutrisi dan tidak cukup memenuhi kebutuhan gizi mereka. Di sinilah Lil'Bites hadir, sebagai bisnis makanan anak-anak yang berspesialisasi dalam menawarkan camilan sehat dan bergizi. Lil'Bites menyediakan produk yang dibuat dari bahan-bahan bergizi untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak. Sebagai bisnis, salah satu saluran pemasaran utama Lil'Bites adalah Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi, meningkatkan, dan mengoptimalkan efektivitas strategi pemasaran Instagram Lil'Bites dengan tujuan keseluruhan untuk menilai, memperbaiki, dan mengoptimalkan kinerja strategi pemasaran Instagram Lil'Bites serta meningkatkan kesadaran pasar di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan pemecahan masalah untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi strategi pemasaran Instagram Lil'Bites. Penelitian ini kemudian mempersempit temuan dengan menggunakan analisis Fishbone untuk mengidentifikasi penyebab-penyebab mendasar. Akibatnya, penelitian ini menghasilkan pengembangan dan implementasi solusi serta rencana aksi untuk meningkatkan strategi pemasaran Instagram agar lebih menarik dan efektif. Hal ini memerlukan dukungan finansial dan pengembangan keterampilan sumber daya manusia.
MENAVIGASI TREN KECANTIKAN: ANALISIS STRATEGI PEMASARAN INFLUENCER DI INDUSTRI KECANTIKAN INDONESIA DAN BAGAIMANA DAMPAKNYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
Perusahaan kecantikan perlu terus memperbarui strategi pemasarannya sesuai dengan perubahan teknologi yang cepat. Indonesia, salah satu negara dengan populasi terpadat di dunia, tidak terkecuali dalam hal ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pemasaran influencer yang digunakan oleh perusahaan kecantikan di Indonesia dan dampaknya terhadap keputusan pembelian. Selain itu, penelitian ini juga akan mengungkap faktor-faktor apa saja yang menyebabkan orang tidak terpengaruh oleh pemasaran influencer. Serta jenis konten yang paling dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Melalui pengumpulan data kualitatif dalam bentuk survei daring, penelitian ini mengeksplorasi efektivitas berbagai taktik influencer. Penelitian ini melihat dunia pemasaran influencer yang berubah dengan cepat. Dengan mempelajari bidang ini, temuannya dapat memberikan saran dan arahan yang bermanfaat. Perusahaan kecantikan yang ingin meningkatkan strategi pemasaran influencer mereka dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen di Indonesia dapat memperoleh manfaat besar dari panduan yang diberikan oleh temuan ini. Penelitian ini menggunakan survei dengan 157 orang untuk melihat bagaimana pemasaran influencer mempengaruhi keputusan pembelian untuk produk kecantikan di Indonesia. Survei tersebut menemukan bahwa strategi pemasaran influencer berdampak positif pada apa yang dibeli konsumen. Influencer membantu membangun kepercayaan pada merek dan memberikan informasi produk yang bermanfaat yang memandu pembelian. Merek kecantikan dapat menggunakan pemasaran influencer untuk lebih terhubung dengan konsumen dan membangun kredibilitas. Studi ini memberikan wawasan untuk mengoptimalkan pemasaran influencer agar menarik konsumen kecantikan Indonesia.
MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMASARAN INSTAGRAM UNTUK SEMUDAH HEALTH
Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran Instagram Semudah Health sebagai perusahaan rintisan kesehatan tahap awal yang saat ini tengah mengembangkan produknya, NIRGOMO, alat pengukur glukosa non-invasif untuk mengatasi masalah yang dihadapi penderita diabetes dalam memantau kadar glukosa darah mereka. Proses pengurusan izin yang rumit dan memakan waktu menjadi salah satu ancaman terbesar dalam peluncuran produk tersebut. Namun terlepas dari tantangan yang melekat pada industri ini, Semudah Health memanfaatkan Instagram sebagai platform pemasaran utama untuk mengumpulkan calon pelanggannya. Namun, Semudah Health memiliki masalah dengan konten Instagram yang tidak efektif karena kurangnya rencana konten serta permasalahan internal. Dengan kondisi ini, perlu disusun rencana konten Instagram dan menata ulang struktur organisasi menggunakan metode pemecahan masalah dalam mengevaluasi faktor eksternal dan internal yang memengaruhi strategi pemasaran Instagram Semudah Health, yang termasuk dalam analisis SWOT dan merangkum temuan sebagai analisis akar penyebab. Hasil analisis struktural akan menjadi dasar untuk membangun solusi bisnis alternatif, implementasi, dan rencana aksi untuk konten pemasaran Instagram Semudah Health. Implikasi lebih lanjut dari penelitian ini mencakup pertumbuhan kinerja pemasaran Instagram berdasarkan tingkat keterlibatan, konten yang interaktif, dan kesadaran merek
USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK DOMPET DIGITAL AGAR DAPAT MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PENGGUNA AKTIF (STUDI KASUS: SAP CASH)
Evolusi teknologi yang cepat telah mengubah sektor keuangan, yang mengarah pada meningkatnya popularitas dompet digital. Di Indonesia, pasar dompet digital terus berkembang, didorong oleh populasi muda yang melek teknologi, peningkatan penggunaan smartphone dan internet, serta inisiatif pemerintah menuju masyarakat tanpa uang tunai. SAP Cash, pendatang baru di lanskap kompetitif ini, menghadapi tantangan dalam mengubah penggunanya menjadi pengguna yang aktif, menyoroti kebutuhan akan strategi pemasaran yang kuat untuk meningkatkan pertumbuhan pengguna aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi segmen konsumen utama, mengevaluasi faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi SAP Cash, serta mengembangkan strategi pemasaran yang sesuai. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan karyawan PT SAP dan survei menggunakan kuesioner terhadap pengguna dompet digital di Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas. Data sekunder diperoleh dari dokumen perusahaan dan laporan relevan. Studi ini dimulai dengan analisis konsumen untuk mengidentifikasi segmen utama, kepuasan, dan persepsi, diikuti oleh analisis lingkungan eksternal dan internal untuk menilai peluang pasar, ancaman, kekuatan, dan kelemahan. Analisis SWOT dan Matriks TOWS menjadi acuan dalam memberikan rekomendasi strategis bagi perusahaan. Temuan menunjukkan bahwa Milenial dan Generasi Z, yang mengutamakan keamanan, kemudahan penggunaan, dan efisiensi biaya, adalah segmen konsumen utama. Analisis eksternal menekankan peluang dan ancaman dalam lingkungan pasar. Peluang meliputi kebijakan pemerintah yang mendukung, peningkatan populasi muda yang melek teknologi, penerimaan pembayaran digital yang semakin meningkat, tingginya penetrasi smartphone dan internet serta standarisasi pembayaran kode QR dan peluncuran jaringan 5G, dan meningkatnya permintaan untuk transaksi digital. Sementara itu, ancaman termasuk ketidakpastian ekonomi dan persaingan ketat dari penyedia dompet digital yang sudah mapan. Secara internal, SAP Cash memiliki kekuatan seperti infrastruktur teknologi yang canggih dan transaksi yang aman, namun menghadapi kelemahan seperti visibilitas merek yang terbatas dan dukungan pelanggan. Strategi diferensiasi yang diusulkan memanfaatkan kekuatan teknologi SAP Cash dan berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna. Melengkapi hal ini, strategi pemasaran diusulkan melalui bauran pemasaran 4P (Produk, Harga, Tempat, dan Promosi). Strategi-strategi ini mencakup diferensiasi melalui peningkatan pengalaman pengguna, meluncurkan pemasaran digital dan promosi yang terarah, membangun kemitraan strategis dan distribusi omnichannel, meningkatkan dukungan pelanggan dan sumber daya edukasi, serta memanfaatkan QRIS untuk adopsi yang lebih luas. Strategi-strategi ini bertujuan untuk memposisikan SAP Cash sebagai dompet digital terkemuka, mendorong pertumbuhan pengguna aktif, dan memastikan kesuksesan jangka panjang di pasar Indonesia yang kompetitif.
MEREVOLUSI PEMESANAN TEMPAT OLAHRAGA DI INDONESIA: RENCANA BISNIS SEWANUE
Rencana bisnis Sewanue menangani masalah mendesak terkait kurangnya aktivitas fisik, isolasi sosial di kalangan pemuda, dan sistem manajemen tempat olahraga yang sudah usang di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja strategis untuk meluncurkan dan mempertahankan platform online inovatif yang didedikasikan untuk mengubah proses pemesanan tempat olahraga, yang pada akhirnya mempromosikan gaya hidup sehat dalam komunitas. Sewanue bercita-cita menjadi platform terkemuka untuk pemesanan tempat olahraga di Indonesia, memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi operasional bagi pengelola tempat. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif melalui survei yang didistribusikan kepada masyarakat umum dan pemilik tempat olahraga di Bandung dan Jakarta. Responden untuk survei konsumen sebagian besar adalah individu muda yang paham teknologi berusia 18-34 tahun, sementara survei pemilik tempat menargetkan tempat olahraga terkenal dan terkemuka yang menawarkan fasilitas sepak bola, bulu tangkis, tenis, biliar, dan bola basket. Pendekatan ini memastikan wawasan komprehensif tentang kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh konsumen dan pengelola tempat. Rencana bisnis ini mengeksplorasi beberapa area kritis termasuk analisis pasar yang mendetail, rencana layanan yang kuat yang menguraikan fungsionalitas platform, dan strategi pemasaran komprehensif untuk membangun kesadaran merek dan menangkap pangsa pasar. Selain itu, disajikan rencana keuangan dengan proyeksi keuntungan dan anggaran, rencana operasional untuk mengelola operasi harian, dan struktur organisasi yang dirancang untuk fleksibilitas dan skalabilitas. Analisis kelayakan mendukung keberlangsungan Sewanue, menyoroti potensinya untuk berinovasi dan memimpin industri pemesanan tempat olahraga di Indonesia.
PENGEMBANGAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MEREK DAN KINERJA PENJUALAN NOERA BEAUTY CARE
Saat ini, industri kecantikan dan perawatan kulit mengalami pertumbuhan yang pesat, didukung oleh maraknya penggunaan platform digital untuk promosi dan pemasaran produk. Perkembangan ini memberikan peluang bagi Noera Beauty Care, sebuah merek kecantikan lokal, untuk memperluas bisnisnya. Meskipun memiliki produk berkualitas tinggi dan loyalitas pelanggan yang baik, Noera Beauty Care menghadapi beberapa tantangan, termasuk kesadaran merek yang terbatas dan kinerja penjualan yang fluktuatif. Noera sering kali belum mencapai target penjualannya dan belum masuk dalam daftar tujuh besar merek kosmetik local yang paling banyak digunakan di Indonesia. Masalah ini diidentifikasi melalui data perusahaan dan penelitian awal yang dilakukan oleh penulis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi Noera Beauty Care, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi brand awareness dan niat beli, serta mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan brand awareness dan sales performance Noera. Analisis mencakup analisis eksternal yang dilakukan menggunakan analisis Porter Five Forces, PESTEL analysis, competitor analisis, dan analisis pelanggan. Sedangkan analisis internal menggunakan analisis Segmentasi, Targeting, Positioning, Marketing Mix 4P, analisis VRIO, dan value chain analysis. Teori-teori terkait yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pemasaran digital, pemasaran konten, pengaruh endorsement, keterlibatan merek, dan kesadaran merek. Pemasaran digital mencakup penggunaan media sosial dan teknologi untuk mempromosikan produk, sementara pemasaran konten berfokus pada pembuatan konten yang menarik dan bernilai bagi konsumen. Pengaruh endorsement membahas bagaimana figur publik dapat meningkatkan penerimaan dan popularitas merek. Keterlibatan merek menggambarkan proses interaksi emosional antara konsumen dan merek, sedangkan kesadaran merek mengukur sejauh mana konsumen dapat mengenali dan mengingat merek. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan CEO dan kepala departemen pemasaran Noera Beauty Care dan diambil dari catatan perusahaan dan sumber online lainnya. Data sekunder diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 200 pengguna aktif media sosial yang menggunakan sosial media sebagai tempat berbelanja atau sekedar memperoleh informasi mengenai suatu product. Hasil kuesioner dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan perangkat lunak Smart PLS. Penelitian ini menguji lima hipotesis: pemasaran digital, pemasaran konten, dan pengaruh endorsement memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap brand awareness, sementara brand engagement tidak. Brand awareness, pada gilirannya, memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap niat beli. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi pemasaran digital yang kreatif dan inovatif, konten yang informatif, dan penggunaan influencer yang strategis secara signifikan meningkatkan brand awareness. Namun, brand engagement tidak ditemukan memiliki pengaruh signifikan terhadap brand awareness. Brand awareness memiliki pengaruh positif terhadap niat beli, yang menunjukkan bahwa pengenalan merek yang lebih tinggi menyebabkan peningkatan keinginan konsumen untuk membeli. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini mengusulkan beberapa strategi pemasaran untuk meningkatkan brand awareness dan kinerja penjualan Noera, termasuk inovasi produk melalui kolaborasi dengan influencer, sesi try-on live shopping, pembaruan situs web, investment in IT infrastructure and data analytics technology, dan membuat konten kreatif yg informative tentang produk Noera untuk menghindari persaingin dalam industry ini. Strategi-strategi ini bertujuan untuk mengatasi tantangan bisnis yang teridentifikasi dan memanfaatkan peluang pasar. Dengan demikian, Noera Beauty Care diharapkan dapat mengatasi hambatan saat ini, memanfaatkan peluang pasar, dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap ilmu pengetahuin di bidang pemasaran, khususnya dalam konteks strategi pemasaran digital dan pengelolaan merek di inudstri kecantikan. Penelitian ini juga diharapkan dapat membantu perusahaan kecantikan lainnya dalam mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan brand awareness dan kinerja penjualan mereka. Penelitian di masa depan sebaiknya fokus pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan terhadap produk kecantikan, memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang strategi pemasaran yang efektif dan dampaknya terhadap persepsi serta kepuasan konsumen.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS IKLAN INSTAGRAM DAN FACEBOOK : KASUS UDO INNOVATE
Media sosial adalah platform online yang dilihat oleh pemasar sebagai peluang untuk memasarkan merek mereka, berinteraksi dengan pelanggan yang sudah ada, dan menjangkau lebih banyak pelanggan potensial. Instagram dan Facebook adalah dua pilihan paling populer bagi pemasar untuk memasarkan merek mereka, dan keduanya memiliki alat periklanan berbayar dalam aplikasi yang disebut Iklan Instagram dan Iklan Facebook. Mengetahui alat mana yang lebih efisien, Iklan Instagram atau yang dimiliki Facebook, dapat membantu bisnis mengurangi biaya pemasaran yang sia-sia dengan menerapkan strategi yang efektif, yang merupakan tujuan dari penelitian ini. Tinjauan literatur dilakukan untuk menganalisis latar belakang teori penelitian ini, dan sebagai metodologi, dilakukan eksperimen pada perusahaan merek pakaian bernama U Do Innovate, dengan tujuan kampanye Awareness untuk mengumpulkan data yang diperlukan dengan menggunakan metode eksperimen, selanjutnya data dianalisis dan dibandingkan dalam hasil kedua platform menggunakan analisis deskriptif untuk menjawab pertanyaan penelitian penulis dan memenuhi tujuan penelitian ini. Menurut temuan penulis, Iklan Instagram kalah dari Iklan Facebook dalam hal efisiensi karena Iklan Facebook dapat menjangkau lebih banyak orang dengan biaya lebih rendah, namun Instagram juga dapat berguna untuk memaksimalkan sifat menarik secara visual dalam kampanye pemasaran. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi para pemasar masa depan yang ingin mengetahui berapa banyak jumlah yang bisa mereka peroleh dengan jumlah paling sedikit yang bisa mereka keluarkan untuk sebuah Iklan di kedua platform, namun hasil yang mereka peroleh tidak akan sama persis dengan temuan penulis karena tujuan kampanye, materi konten, waktu percobaan, target audiens dan algoritma spesifiknya namun diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pemasar baru untuk menerapkan strategi periklanan sejak awal.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS IKLAN INSTAGRAM DAN FACEBOOK : KASUS UDO INNOVATE
Media sosial adalah platform online yang dilihat oleh pemasar sebagai peluang untuk memasarkan merek mereka, berinteraksi dengan pelanggan yang sudah ada, dan menjangkau lebih banyak pelanggan potensial. Instagram dan Facebook adalah dua pilihan paling populer bagi pemasar untuk memasarkan merek mereka, dan keduanya memiliki alat periklanan berbayar dalam aplikasi yang disebut Iklan Instagram dan Iklan Facebook. Mengetahui alat mana yang lebih efisien, Iklan Instagram atau yang dimiliki Facebook, dapat membantu bisnis mengurangi biaya pemasaran yang sia-sia dengan menerapkan strategi yang efektif, yang merupakan tujuan dari penelitian ini. Tinjauan literatur dilakukan untuk menganalisis latar belakang teori penelitian ini, dan sebagai metodologi, dilakukan eksperimen pada perusahaan merek pakaian bernama U Do Innovate, dengan tujuan kampanye Awareness untuk mengumpulkan data yang diperlukan dengan menggunakan metode eksperimen, selanjutnya data dianalisis dan dibandingkan dalam hasil kedua platform menggunakan analisis deskriptif untuk menjawab pertanyaan penelitian penulis dan memenuhi tujuan penelitian ini. Menurut temuan penulis, Iklan Instagram kalah dari Iklan Facebook dalam hal efisiensi karena Iklan Facebook dapat menjangkau lebih banyak orang dengan biaya lebih rendah, namun Instagram juga dapat berguna untuk memaksimalkan sifat menarik secara visual dalam kampanye pemasaran. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi para pemasar masa depan yang ingin mengetahui berapa banyak jumlah yang bisa mereka peroleh dengan jumlah paling sedikit yang bisa mereka keluarkan untuk sebuah Iklan di kedua platform, namun hasil yang mereka peroleh tidak akan sama persis dengan temuan penulis karena tujuan kampanye, materi konten, waktu percobaan, target audiens dan algoritma spesifiknya namun diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi pemasar baru untuk menerapkan strategi periklanan sejak awal.
MENGEMBANGKAN STRATEGI PEMASARAN INSTAGRAM COMVEE
Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran digital Comvee, sebuah merek pakaian adaptif, dalam konteks industri mode yang berkembang pesat. Meskipun tantangan yang melekat dalam industri ini, seperti perubahan preferensi konsumen, kemajuan teknologi, dan persaingan ketat, Comvee memanfaatkan Instagram sebagai platform pemasaran utamanya. Studi ini mengevaluasi strategi Comvee saat ini menggunakan Teori Strategi Bisnis, yang mencakup jadwal posting yang konsisten, jenis konten yang bervariasi, dan fitur interaktif, tetapi menyoroti kesenjangan signifikan dalam pertumbuhan followers dan engagement organik. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan Comvee dalam manajemen konten dan branding, sambil menunjukkan kelemahan seperti anggaran terbatas, variasi konten yang tidak memadai, dan kurangnya wawasan strategis. Peluang seperti peningkatan penetrasi internet dan tingginya penggunaan Instagram di kalangan demografi target dikontraskan dengan ancaman seperti fluktuasi ekonomi dan kejenuhan konten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja buruk Comvee disebabkan oleh penelitian pasar dan evaluasi konten yang tidak memadai. Rekomendasi termasuk melakukan penelitian pasar yang mendetail, meningkatkan perencanaan konten melalui umpan balik pelanggan dan analisis pesaing, serta meningkatkan keterampilan tim pemasaran.
MEMBANGUN STRATEGI AKUISISI PELANGGAN UNTUK PT PILAR HIJAU MADANI
PT Pilar Hijau Madani, sebuah perusahaan periklanan billboard terkemuka di Bogor sejak tahun 2003, menghadapi tantangan dalam memanfaatkan billboard mereka untuk menarik pelanggan baru. Studi kasus ini mengevaluasi kondisi billboard PT Pilar Hijau Madani saat ini, mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, dan merumuskan strategi untuk meningkatkan akuisisi pelanggan. Evaluasi ini mengungkapkan keterbatasan seperti pemilihan lokasi yang tidak efektif, strategi pemasaran yang tidak memadai, dan target pasar yang terbatas, yang menghambat akuisisi pelanggan dan menyebabkan pemanfaatan sumber daya yang tidak efisien. Untuk mengatasi tantangan ini, studi ini mengusulkan strategi pemasaran komprehensif yang bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan billboard dan meminimalkan periode saat billboard tidak tersewa. Rencana implementasi mencakup penggunaan billboard yang efektif, respons cepat terhadap keluhan, pemanfaatan kemitraan yang kuat untuk kampanye pemasaran yang terarah, penggabungan harga yang kompetitif dengan strategi pemasaran yang disesuaikan, dan penggunaan lokasi strategis yang didukung oleh jaringan lokal. Strategi ini bertujuan untuk menarik pasar yang lebih luas, sehingga meningkatkan upaya akuisisi pelanggan PT Pilar Hijau Madani dan berkontribusi pada pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
OPTIMIZING INTERNAL AI-INTEGRATED CREATIVE PROCESS IN ADVERTISING INDUSTRY: KNOWLEDGE-BASED PERFORMANCE MANAGEMENT SYSTEM (KBPMS) PROPOSALCASE: DENTSU CREATIVE INDONESIA
Sejak tahun 2020, penggunaan AI sudah menjadi halumum di agensi periklanan untuk mempercepat produksi penulisan naskah dan visual untuk memenuhi kebutuhan era digital. Dentsu Creative, salah satu dari lima agensi periklanan terbesar di Indonesia, telah mengalami perubahan operasional yang signifikan akibat integrasi AI, terutama dalam Strategic planning, Creativity, dan Internal Productionl. Namun, kualitas konten yang dihasilkan AI dibandingkan dengan kreativitas manusia tetap menjadi perdebatan di kalangan profesional periklanan. Kekhawatiran ini muncul dari kurangnya penilaian dan evaluasi yang konkrit untuk memantau kualitas konten yang dihasilkan AI. Studi ini menggunakan pendekatan mixed-method untuk mengatasi tantangan dalam memenuhi permintaan konten yang tinggi sambil mempertahankan standar kreatifitas yang kualitas. Studi ini mengusulkan sebuah Sistem Manajemen Kinerja (PMS) untuk agensi periklanan tingkat makro guna memantau dan mengoptimalkan penggunaan alat AI. Metode kuantitatif digunakan mengukur tingkat integrasi AI dalam agensi dan reaksi audiens, sementara In-Depth Interviews secara kualitatif dilakukan untuk mendapatkan perspektif dari para profesional periklanan mengenai. Correlation Analysis dan Proses Hierarki Analitik (AHP) digunakan untuk menemukan strategi prioritas yang Dentsu Creative perlukan. PMS ini bertujuan untuk menyeimbangkan peningkatan kapasitas produksi konten dengan kualitas dan integritas kreatif, meningkatkan penciptaan nilai bagi klien. Studi ini mengusulkan strategi bisnis untuk memanfaatkan AI demi efektivitas biaya dan investasi strategis. Implementasi PMS ini memungkinkan agensi mengelola integrasi AI secara efektif, memastikan percepatan produksi konten tanpa mengorbankan kualitas. Pendekatan ini menjawab kebutuhan pasar dengan strategi inovasi berkelanjutan untuk industri periklanan.
USULAN STRATEGI PEMASARAN DAN CRM UNTUK PERUSAHAN TEKNOLOGI PARKIR (STUDI KASUS: PT.ORANYE)
PT Oranye, perusahaan teknologi parkir yang didirikan pada tahun 2019, merupakan perusahaan yang inovatif dibandingkan dengan perusahaan parkir yang sudah lama eksistensinya. PT Oranye memanfaatkan teknologi digital untuk mengatasi permasalahan lalu lintas dan parkir perkotaan dengan produk dan layanan unik seperti model berbasis cloud-IoT yang menyediakan laporan data transparansi dan CMS (Compact Motorcycle Storage) yang memberikan kapasitas parkir maksimum untuk sepeda motor dalam ruang terbatas. Sebagai perusahaan yang relatif baru di industri parkir, PT Oranye menghadapi tantangan dalam hal kesadaran merek dan manajemen hubungan klien, yang keduanya merupakan area penting untuk meningkatkan daya saing dalam industri ini. Peneliti mempelajari kesenjangan yang ada dalam strategi bisnis PT Oranye saat ini dan mengeksplorasi lebih lanjut tentang peningkatan penting dalam pemasaran dan manajemen hubungan pelanggan untuk mendorong pertumbuhan perusahaan. Untuk lebih memahami peningkatan kinerja bisnis, peneliti mempelajari bagaimana pelaku bisnis parkir memandang industri ini, mengidentifikasi strategi pemasaran yang efektif, dan bagaimana manajemen hubungan klien memengaruhi proses bisnis. Informasi data dikumpulkan melalui kombinasi analisis internal dan eksternal perusahaan. Temuan penelitian ini menyarankan pendekatan praktis terhadap pemasaran digital menggunakan metode inbound marketing seperti SEO, konten media sosial, dan iklan berbayar untuk meningkatkan brand awareness PT Oranye. Selain itu, penggunaan alat CRM juga diperlukan untuk standarisasi proses perusahaan dan membantu PT Oranye sebagai pusat data untuk meningkatkan hubungan pelanggan.
PERENCANAAN STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PERJALANAN PELANGGAN DARING ARTHOMORO CELLULAR
Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran digital yang diusulkan untuk meningkatkan perjalanan pelanggan online Arthomoro Cellular, sebuah perusahaan ritel smartphone yang terletak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan karena adanya penurunan penjualan dalam 3 tahun terakhir, terutama dalam penjualan online yang jauh lebih rendah dibandingkan pesaing utama seperti Gadget Mart dan Hape World. Melalui analisis mendalam terhadap perjalanan pengambilan keputusan pelanggan, baik yang berbelanja secara online maupun offline, penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor kunci yang mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelanggan dan manajemen perusahaan, sementara data sekunder digunakan untuk Analisa pesaing, serta PESTLE. Berdasarkan temuan penelitian, pelanggan offline cenderung lebih tidak percaya terhadap pembelian online karena kekhawatiran akan keaslian produk, kualitas, dan keandalan pengiriman. Sebaliknya, pelanggan online menunjukkan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi, mengutip pengalaman positif dengan jaminan, kebijakan pengembalian, dan kemasan yang aman. Analisis PESTLE menunjukkan bahwa ada peluang untuk mendukung pertumbuhan penjualan online melalui peningkatan konten yang dapat dipercaya dan strategi pemasaran digital yang terintegrasi. Studi ini mengusulkan tiga strategi utama: (1) meningkatkan konten yang dapat dipercaya untuk membangun kepercayaan pelanggan; (2) menciptakan funnel pemasaran digital yang terintegrasi di berbagai platform media sosial dan e-commerce; dan (3) mengimplementasikan strategi setelah penjualan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Kesimpulan penelitian menyoroti pentingnya membangun konten edukatif dan testimonial yang kuat untuk meningkatkan kepercayaan terhadap pembelian online di Arthomoro Cellular. Selain itu, strategi pemasaran digital yang menyeluruh dan dukungan pelayanan setelah penjualan yang efisien diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperbaiki penjualan online perusahaan.
USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK JEN BANK DALAM MELUNCURKAN BUY NOW PAY LATER DI PASAR PERSAINGAN NON-BANK
Kemajuan teknologi di sektor keuangan Indonesia telah mengubah transaksi finansial dan perilaku konsumen, terutama melalui adopsi uang elektronik (eMoney) dan inisiatif seperti Gerakan Nasional Non-Tunai. Didirikan pada tahun 1958, Ben Bank beradaptasi dengan perubahan ini melalui Jen Bank, divisi digitalnya yang diluncurkan pada tahun 2016, Yang melayani kaum milenial perkotaan dengan Solusi inovatif, termasuk Pay Later. Meskipun memiliki potensi, adopsiawal Pay Later masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kesadaran saat ini terhadap Jen Bank Pay Later, mengeskplorasi strategi peningkatan, dan mengembangkan rencana pemasaran yang kompetitif. Menggunakan metode campuran, penilitan ini menyelidiki factor-faktor yang mempengaruhi kesadaran merek melalui analisis eksternal dan internal. Analisis eksternal melibatkan Porterβs 5 Forces, analisis pesaing, dan Model Penerimaan Teknologi, sementara analisis internal menggunakan kerangka VRIO, Value Chain Analysis, dan Marketing Mix 7P. Pengumpulan data mencakup obervasi, wawancara mendalam, kuesioner. Data kualitatif dianalisis untuk kondisi eksternal dan internal, sementara data kuantitatif diproses dengan SPSS untuk validitas, realibilitas, dan regresi linier. Model pengukuran PLS-SEM (Partial Least squares structural Equation Modelling) menguji model pengukuran untuk validitas realiabilitas, dan evalusasi hubungan. Studi ini mengungkapkan kesadaran dan penggunaan Pay Later yang terbatas di antara pelanggan yang dipilih karena upaya pemasaran yang kurang memadai dan rentang pembayaran yang sempit. Pasar Pay Later yang berkembang di Indonesia, didorong oleh adopsi pembayran digital, menghadirkan peluang dan ancaman. Jen Bank menghadapi persaingan ketat dari pemain ekosistem dan layanan teknologi finansial. Kekuatan meliputi kemajuan teknologi dan dukungan regulasi, sementara kelemahan termasuk kesadaran yang rendah. Meningkatkan kesadaran merek dan mengadopsi strategi pemasaran yang efektig direkomendasikan untuk memperkuat posisi pasar dan adopsi Jen Bank Pay Later.