📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 110 dokumen

ANALISIS KESEHATAN KEUANGAN DAN KINERJA KEUANGAN TUJUH PERUSAHAAN KONSTRUKSI BUMN INDONESIA (STUDI KASUS ADHI, PTPP, WIKA, WSKT, PTHK, PTNK, DAN ABIPRAYA)

Penelitian ini mengevaluasi kinerja keuangan dan kesehatan perusahaan konstruksi BUMN di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2023, termasuk PT Adhi Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Wijaya Karya, PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, PT Nindya Karya, dan PT Brantas Abipraya. Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, sektor konstruksi telah mengalami pertumbuhan signifikan dengan proyek infrastruktur besar seperti pembangunan jalan tol dan pemindahan ibu kota baru. Meskipun perkembangan ini telah meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas, tantangan seperti utang tinggi dan kompleksitas regulasi tetap ada. Analisis menggunakan model Altman Z-Score dan berbagai rasio keuangan menunjukkan bahwa beberapa perusahaan mengalami penurunan kinerja keuangan yang signifikan, sementara yang lain menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Studi ini juga mengevaluasi faktor eksternal yang mempengaruhi industri menggunakan analisis PESTEL dan Lima Kekuatan Porter, menyoroti pentingnya reformasi regulasi untuk meningkatkan daya saing dan stabilitas sektor ini. Rekomendasi mencakup restrukturisasi utang, pengelolaan aset yang efektif, strategi pemasaran yang agresif, dan peningkatan arus kas untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan. Kesimpulannya, perusahaan perlu mengoptimalkan efisiensi operasional dan membentuk kemitraan strategis untuk mengatasi tantangan yang ada dan memastikan keberlanjutan jangka panjang.

2024
👤 Penulis: Muhammad Wildan Kautsar
🏷️ Kepemilikan Publik 🏷️ Analisis Keuangan 🏷️ Regulasi Perusahaan

STUDI KELAYAKAN BISNIS HOTEL DAN RESTORAN SUDUT GROUP DI PANTAI INDAH KAPUK 2

Sektor perhotelan sangat penting bagi ekonomi Indonesia, terutama di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Sudut Group, dengan berbagai usahanya yang sukses di Bandung, berencana untuk memperluas usahanya ke Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) di Jakarta. Studi ini mengevaluasi kelayakan ekonomi dari proyek baru ini. Tujuan utamanya adalah menentukan kelayakan finansial proyek hotel dan restoran baru Sudut Group menggunakan teknik penganggaran modal seperti Nilai Kini Bersih (NPV), Tingkat Pengembalian Internal (IRR), dan Periode Pengembalian. Selain itu, analisis sensitivitas dan simulasi Monte Carlo digunakan untuk menilai risiko dan ketidakpastian proyek. Analisis finansial menunjukkan hasil yang menjanjikan. NPV sebesar IDR 54,881,243,591, menunjukkan nilai yang signifikan. IRR sebesar 19,33%, lebih tinggi dari biaya ekuitas sebesar 16,58%, menunjukkan potensi pengembalian yang kuat. Periode pengembalian sekitar 6,56 tahun, dalam batas yang dapat diterima selama 15 tahun. Analisis sensitivitas mengidentifikasi variabel-variabel kritis yang mempengaruhi profitabilitas, seperti HPP restoran, tingkat hunian hotel, dan harga. Simulasi Monte Carlo, yang melibatkan 1.000 percobaan, memberikan distribusi hasil NPV yang mungkin, dengan rata-rata NPV sebesar IDR 44,318,599,606, berkisar antara IDR 30,574,495,873 hingga IDR 58,544,874,816. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proyek yang diusulkan oleh Sudut Group di PIK 2 secara ekonomi layak, dengan potensi keuntungan dan pertumbuhan yang substansial. Analisis finansial yang komprehensif dan penilaian risiko mendukung pengambilan keputusan yang informasional oleh para pemangku kepentingan, yang menyoroti peluang dan tantangan.

2024
👤 Penulis: Daniel Christopher Wirja
🏷️ Ekonomi Bisnis 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Keuangan

CCUS HUB OPTIMIZATION MODEL ANALYSIS IN WEST PAPUA

In an effort to enhance Indonesia's oil and gas production while adhering to its decarbonization goals, this study explores the optimization of a Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) Hub in West Papua. The CCUS Hub aims to achieve carbon neutrality, minimize fossil fuel dependency, and establish opportunities for renewable energy usage by centralizing CO2 capture and storage operations. This paper focuses on generating an optimized design for the CO2 pipeline network, maximizing injection rates, ensuring CO2 availability, and assessing the economic feasibility of the project. The methodology begins with data collection, sorting CO2 sources, determining reservoir storage capacity, and source-sink matching. The pipeline network is designed using Google Earth, followed by an optimization process using Python to determine the most cost-effective route. Along with economic analysis that is conducted based on technical calculations. The case study examines the Tangguh LNG project, located in Bintuni Bay, West Papua, which utilizes Enhanced Gas Recovery (EGR) for CO2 injection. The results indicate that a total of 10.5 Mt CO2 can be injected over 15 years, with a recycling rate of 8% per year, resulting in a significant increase in gas production. Economic feasibility is analysed using various carbon and gas prices, revealing that higher carbon and gas prices significantly improve project viability. At a gas price of 6 USD/MMBTU and a carbon price of 65 USD/ton, the total cost required for the project is 767.07 MMUSD. This setup yields a total revenue of 1657.21 MMUSD and a total profit of 890.15 MMUSD. The financial analysis shows a Net Present Value (NPV) of 38.325 MMUSD and an Internal Rate of Return (IRR) of 16%, demonstrating the project's viability under these conditions. The findings highlight that CCUS Hubs have the ability to support economies of scale, lower unit costs, and aid Indonesia's ambitions to decarbonize by 2030.

2024
👤 Penulis: Amanda Febriani
🏷️ Optimisasi Hub Pengelolaan Co2 (Ccus) 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Keuangan

ANALYSIS FINANCIAL PERFORMANCE USING ALTMAN (Z-SCORE) DISCRIMINANT MODEL TO CALCULATE THE RISK OF COMPANIES GOING BANKRUPT IN MANUFACTURING INDUSTRY INDONESIA

Model Altman (Z score) merupakan salah satu model analisis multivariate yang berfungsi untuk memprediksi kebangkrutan perusahaan dengan tingkat ketepatan dan keakuratan yang relatif dapat dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prediksi kebangkrutan serta kinerja keuangan perusahaan berdasarkan hasil analisis diskriminan dengan menggunakan model Altman. Selain itu, untuk mengetahui manajemen risiko agar mengatur perusahaan yang cenderung berada dalam kondisi bangkrut. Sampel penelitian ini adalah 30 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Industri manufaktur tersebut terdiri dari berbagai sektor, yakni sektor automotif, tekstil & garmen, kabel & elektronik, dan sektor industri alas kaki. Data penelitian yang dikumpulkan merupakan data sekunder dengan periode penelitian 2005- 2008. Sedangkan sumber data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dalam Bloomberg Bank Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis diskriminan model Altman yang dikenal dengan model prediksi Z-Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80 persen perusahaan berada pada kondisi bangkrut dengan tingkat kebangkrutan yang berbeda di tiap sektor industri. Berdasarkan analisis yang dilakukan, sektor yang memiliki tingkat kebangkrutan terparah adalah sektor tekstil dan garmen. Kondisi keuangan perusahaan yang baik mencerminkan kinerja keuangan yang baik, sebaliknya kondisi keuangan yang buruk mencerminkan kinerja keuangan yang buruk. Faktor-faktor dominan yang mempengaruhi nilai Z-Score adalah nilai saham keadaan pasar, laba ditahan, dan modal kerja. Model prediksi Altman dapat digunakan untuk membantu investor, kreditor, dan regulator baik di Indonesia maupun kemunculan ekonomi lain dalam memprediksi kebangkrutan perusahaan.

2024
👤 Penulis: Muhamad Diandra
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Keuangan

STRATEGI KEUANGAN DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MENINGKATKAN PROFITABILITAS BANK CIPTA SYARIAH PASKA PANDEMI

Dampak pandemi COVID-19 menyebabkan lembaga keuangan dan sektor perekonomian di Indonesia terpuruk. Meskipun masyarakat secara keseluruhan terkena dampak krisis ini, lembagalembaga keuangan tertentu mampu memperluas operasinya dengan melayani sektor-sektor perekonomian yang paling dinamis. Kinerja bank sangat penting dalam bisnis perbankan untuk menunjukkan kredibilitasnya guna mendorong masyarakat menggunakan jasa bank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor internal (FDR, CAR, NPF) dan eksternal (Covid-19) terhadap profitabilitas (ROA) dan menentukan strategi untuk meningkatkan kinerja keuangan Bank Cipta Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode campuran analisis kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan Bank Cipta Syariah yang diperoleh pada tahun 2018- 2022. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Return On Assets (ROA), sedangkan variabel bebasnya adalah CAR, FDR, dan NPF. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode AHP dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak Covid-19 menimbulkan berbagai risiko yang dihadapi oleh industri Bank, mulai dari pendapatan aset yang mengalami penurunan dibandingkan sebelum Covid-19.Cipta Bank syariah yang memiliki keuntungan yang baik diharapkan mampu mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan terus meningkatkan produk dan layanan serta teknologi, transparansi biaya, aspek kepuasan pelanggan, aspek syariah produk dan juga program pengembangan masyarakat yang semakin hari semakin meningkatkan loyalitas. Strategi bisnis yang diterapkan bank syariah dalam menghadapi persaingan di masa pandemi Covid-19 adalah bank syariah selalu melakukan mitigasi risiko, salah satunya dengan melakukan restrukturisasi pembiayaan akibat pandemi Covid-19 yang mengakibatkan ditetapkannya wilayah riil. mengganggu kemampuan membayar debitur. Pemanfaatan teknologi seperti perbankan digital menjadi sebuah inovasi layanan baru untuk memenuhi kebutuhan nasabah atau calon nasabah dengan sebaik-baiknya. Manfaat digitalisasi perbankan terutama dalam mengurangi biaya operasional, digitalisasi perbankan merupakan investasi jangka panjang. Financing to Deposit Ratio (FDR) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Bank Cipta Syariah yang diproksikan dengan Return On Assets (ROA), Capital Adequacy Ratio (CAR) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap Bank Cipta Syariah yang diproksikan dengan Return On Assets (ROA), Non Performing Financing (NPF) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas Bank Cipta Syariah yang diproksikan dengan Return On Assets (ROA). Dari hasil penelitian tersebut, dalam menghadapi paska pandemi, peneliti menyarankan agar Bank Cipta Syariah sebaiknya merevisi strategi dalam mendapatkan nasabah dan memberikan inovasi baru kepada karyawan agar dapat bertahan, melakukan ekspansi terukur dan terobosan ke segmen digital yang mampu. diambil oleh bank syariah. Serta menjadi momentum bagi bank syariah untuk melatih pegawainya menjadi digital marketer yang handal.

2024
👤 Penulis: Rizky Afriza
🏷️ Krisis Ekonomi 🏷️ Bank Syariah 🏷️ Analisis Keuangan
Halaman 8 dari 8
💬