📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 4 dokumen

EFEKTIVITAS F-K TRACE INTERPOLATION TERHADAP PRESERVASI AMPLITUDO PADA DATA SEISMIK 2D MARMOUSI2 PASCA-DESIMASI DAN DMO PRA-MIGRASI

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Unaliased F-K Trace Interpolation (UFKI) dalam merekonstruksi trace seismik dan mempertahankan amplitudo pada data seismik sintetik 2D Marmousi2 pasca-desimasi dan koreksi DMO sebelum migrasi. Data diolah melalui tahapan penentuan geometri, analisis kecepatan dua tahap, koreksi NMO dan DMO, desimasi trace reguler sebesar 25%, 50%, dan 75%, analisis spektrum F-K, interpolasi trace, serta migrasi post-stack. Evaluasi dilakukan menggunakan atribut seismik (error amplitude, instantaneous amplitude, sweetness, dan cosine phase) serta analisis AVO berbasis formulasi dua parameter Aki–Richards yang dilengkapi perhitungan error preservasi amplitudo. Hasil menunjukkan bahwa interpolasi 25% memberikan performa paling optimal dengan pemulihan spektrum F-K, reflektor yang lebih kontinu, dan error amplitudo yang relatif kecil. Interpolasi 50% masih menunjukkan kualitas yang cukup baik meskipun terjadi penurunan ketajaman dan kontinuitas reflektor, sedangkan interpolasi 75% mengalami degradasi signifikan berupa reflektor terputus, pelemahan amplitudo, dan munculnya artefak. Analisis AVO menunjukkan bahwa interpolasi 25% dan 50% masih mempertahankan karakter AVO yang konsisten dengan data full offset.

2026
👤 Penulis: Muflihul Akbar Nugraha
🏷️ Seismologi Numerik 🏷️ Interpolasi Trace Seismik 🏷️ Analisis Avo

ANALISIS AMPLITUDE VERSUS OFFSET (AVO) DENGAN LOG ADJUSTMENT DAN SEISMIC ENHANCEMENT: STUDI KASUS FORMASI LOWER TALANG AKAR (LTAF), LAPANGAN ‘IC’, CEKUNGAN SUMATERA SELATAN

Lapangan “IC” yang terletak di bagian utara Cekungan Sumatera Selatan dihadapkan pada tantangan interpretasi yang kompleks akibat ketebalan reservoir yang tipis serta keberadaan interkalasi coal yang signifikan, sehingga menyebabkan keterbatasan dalam resolusi vertikal data seismik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan resolusi seismik dalam merepresentasikan lapisan tipis melalui pendekatan log blocky berbasis spektrum frekuensi dan seismic enhancement, serta memvalidasi karakteristik reservoir menggunakan analisis AVO. Pendekatan inovatif dilakukan melalui tahapan log blocky berbasis spektrum frekuensi, yang merepresentasikan log secara realistis dalam domain seismik. Selanjutnya, teknik reconvolution dan spectral balancing diterapkan untuk meningkatkan frekuensi dominan dan bandwidth, sehingga menghasilkan data seismik dengan resolusi lebih tinggi dan lebih sesuai untuk analisis AVO. Analisis AVO menunjukkan anomali amplitudo yang mengindikasikan AVO kelas IV yang tidak umum dijumpai pada kedalaman relatif dangkal (1600–2000 m). Validasi berbasis data log dan seismik sintetik menunjukkan bahwa respons AVO kelas IV pada interval target berkorelasi dengan keberadaan lapisan sand tipis yang jenuh hidrokarbon, yang secara stratigrafi dilapisi atau underlying oleh lapisan coal tipis. Kombinasi ini menghasilkan kontras impedansi yang tinggi dan anomali amplitudo (sweet spot) yang menyerupai Direct Hydrocarbon Indicator (DHI). Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi proses conditioning data log dan seismik dalam interpretasi reservoir tipis, serta perlunya mempertimbangkan kontribusi amplitudo dari lapisan coal yang tidak sepenuhnya dapat dihilangkan. Pendekatan ini membuka peluang interpretasi yang lebih akurat untuk prospek hidrokarbon di lingkungan dengan karakteristik litologi kompleks seperti di Lapangan “IC”.

2025
👤 Penulis: Rizha Rizky Aisyah
🏷️ Seismik 🏷️ Analisis Avo 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

INTERGRASI ANALISIS AVO, INVERSI SIMULTAN, DAN ATRIBUT SEISMIK UNTUK MEMETAKAN DISTRIBUSI HIDROKARBON PADA RESERVOIR BATUPASIR TIPIS INTERVAL 1010-1050, LANGAPAN

Lapangan GOAT di Cekungan Kutai memiliki potensi hidrokarbon yang signifikan berupa minyak dan gas yang terjebak dalam upper channel-slope reservoir berumur Miocene yang tipis (<1/4 ?). Tahapan yang dilakukan pada studi ini meliputi: (1) Pre-STM conditioning untuk meningkatkan signal to noise ratio serta mengeliminasi distorsi amplitudo, (2) validasi respons AVO melalui synthetic modeling, dan (3) integrasi AVO product dengan sensitive elastic parameter hasil inversi simultan serta seismic attribute pada penelitian sebelumnya. Hasil AVO analysis menunjukkan bahwa respons AVO pada Pre-STM tetap valid untuk reservoir dengan ketebalan lebih dari ? ? (1010 reservoir) hingga sudut 20°, yang dikategorikan sebagai Class III AVO. Namun, tidak valid untuk reservoir dengan ketebalan kurang dari ? ? (1050 reservoir). Berdasarkan sensitivity analysis, elastic parameter berupa acoustic impedance dan density efektif memisahkan hidrokarbon. Oleh karena itu, inversi simultan diterapkan untuk mengatasi tuning effect serta memperoleh distribusi hidrokarbon dengan resolusi yang lebih baik. Integrasi antara peta AVO product, elastic parameter hasil inversi simultan, dan seismic attribute dari penelitian sebelumnya menghasilkan pemetaan distribusi hidrokarbon yang lebih akurat, khususnya pada reservoir batupasir tipis interval 1010 di Lapangan GOAT, Cekungan Kutai. Studi ini menyimpulkan bahwa dari ketiga metode yang dilakukan, inversi simultan merupakan metode terbaik untuk pemetaan hidrokarbon pada reservoir tipis, karena dapat mengatasi keterbatasan AVO analysis dan seismic attribute yang terpengaruh oleh tuning effect.

2025
👤 Penulis: Rafifalih Naufal Roja
🏷️ Analisis Avo 🏷️ Inversi Simultan 🏷️ Hidrologi

ANALISIS PERSEBARAN DAN ECONOMIC PAY RESERVOIR BATUPASIR 920 – 990 MENGGUNAKAN INTEGRASI SEISMIK CONDITIONING, AMPLITUDE VERSUS OFFSET (AVO), INVERSI SIMULTAN DAN ATRIBUT PADA LAPANGAN ”RUBY”, CEKUNGAN KUTAI

Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, merupakan salah satu cekungan hidrokarbon terbesar dan terdalam di Indonesia, dengan potensi geometri struktural dan stratigrafi yang mendukung peningkatan produksi migas. Optimalisasi eksplorasi dilakukan dengan menganalisis potensi hidrokarbon pada lapisan tipis, seperti di lapangan "Ruby". Lapangan ini telah dianalisis menggunakan data seismik post-stack dan partial-stack untuk memetakan persebaran reservoir, namun identifikasi lapisan tipis masih sulit karena keterbatasan resolusi data seismik. Penelitian ini bertujuan meningkatkan rasio signal-to-noise pada data seismik pre-stack gather melalui preconditioning, melakukan analisis AVO untuk mengevaluasi respons kelas reservoir batupasir pada kedalaman 920–990, dan memetakan distribusi reservoir net pay yang ekonomis pada interval tersebut dengan seismik inversi simultan dan atribut. Proses pre-conditioning data seismik berhasil meningkatkan signal-to-noise ratio, menghasilkan reflektor seismik yang lebih jelas dengan peningkatan frekuensi dominan dan perubahan rata-rata ketebalan tuning thickness dari 224,4 ft menjadi 200 ft. Untuk meningkatkan karakterisasi dan pemetaan distribusi reservoir, penelitian ini menggunakan data seismik yang telah dilakukan pre-conditioning sebagai input AVO dan seismik inversi simultan. Analisis AVO pada seismik gather setelah preconditioning menunjukkan citra reflektor yang lebih baik dibanding sebelum preconditioning dengan sudut efektif di bawah 30°. Namun, terdapat perbedaan kelas antara hasil AVO gradien analisis log-based (kelas III) dan analisis AVO seismic-based (kelas I dan IV). Lithologi sand dan shale dibedakan berdasarkan parameter densitas, dengan cut-off sand terisi hidrokarbon di bawah 2.32 (g/cc) dan P-Impedance di bawah 7000 (m/s)(g/cc). Keberadaan fluida gas pada interval batupasir 920–990 teridentifikasi melalui nilai Lambda-Rho dibawah 20 (GPa*g/cc). Hasil inversi simultan ini mengonfirmasi nilai cut-off yang diperoleh dari analisis sensitivitas. Pemetaan hidrokarbon menggunakan peta Lambda-Rho dan densitas pada batupasir 930 dan 960 memberikan gambaran distribusi geometri slope fan dan channel yang terisi fluida lebih baik dibandingkan dengan hasil seismik partial angle stack

2025
👤 Penulis: Radhina Zahra
🏷️ Seismologi 🏷️ Analisis Avo 🏷️ Geofisika Kontinuasi
💬