📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

EVALUASI SIMULASI MULTISKALA KEJADIAN WIND GUST DI BANDARA SOEKARNO-HATTA DENGAN MODEL WRF-ARW

Pada tanggal 22 September 2025 pukul 22.00 WIB, Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengalami cuaca ekstrem berupa angin kencang dengan kecepatan maksimum mencapai 49 knot (25,2 m/s) yang terindikasi sebagai kejadian wind gust. Fenomena ini bersifat lokal dan berlangsung singkat sehingga sulit direpresentasikan secara langsung oleh model cuaca numerik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan simulasi multiskala WRF- ARW yang memanfaatkan Large-Eddy Simulation (WRF-LES) dalam merepresentasikan kejadian wind gust di wilayah Bandara Soekarno-Hatta, baik secara temporal maupun spasial. Simulasi dilakukan menggunakan data inisialisasi National Centers for Environmental Prediction Final (NCEP-FNL) dan data topografi Digital Elevation Model Nasional (DEMNAS), dengan empat skema multiskala yang memiliki ukuran domain dan resolusi yang berbeda (A, B, C1, dan C2) yang mencakup resolusi dari skala meso hingga skala mikro (30 – 40 m). Keluaran model diverifikasi terhadap data observasi AWS, citra satelit Himawari-9, dan data radiosonde. Hasil analisis menunjukkan bahwa kejadian wind gust terjadi sekitar pukul 15.00 UTC yang ditandai oleh lonjakan kecepatan angin maksimum hingga sekitar 14 m/s, penurunan temperatur mendadak dari 28 – 29°C menjadi 22°C, dan perubahan tekanan udara yang signifikan, yang mengindikasikan adanya outflow dari sistem konvektif aktif di wilayah Jawa bagian barat. Seluruh skema model memerlukan koreksi lag waktu antara 40 hingga 120 menit untuk mendekati pola observasi. Dari keempat skema LES yang diuji, Skema A domain 5 (resolusi 30 m) menunjukkan performa terbaik dalam merepresentasikan kecepatan angin yang mirip dengan observasi dengan korelasi tertinggi (r = 0,76), bias terendah (0,10), dan RMSE terendah (2,12 m/s). Hasil analisis spasial dan temporal menunjukkan bahwa hasil model cukup merepresentasikan kejadian wind gust, meskipun nilai kecepatan angin absolut pada seluruh skema masih belum sepenuhnya mendekati observasi.

2026
👤 Penulis: Ni Luh Putu Reika Agustia
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Cuaca Numerik 🏷️ Manajemen Rantai Pasok
💬