📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 4 dokumen

KONSTRUKSI TABEL MORBIDITAS INSIDENSI PENYAKIT KATASTROPIK: PENDEKATAN ESTIMASI AREA KECIL DI TINGKAT KABUPATEN/KOTA

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengelola program Jaminan Kesehatan Nasional yang memerlukan instrumen manajemen risiko akurat berupa tabel morbiditas. Tabel ini sangat krusial dalam memproyeksikan beban klaim penyakit katastropik dan menjaga solvabilitas dana jaminan sosial. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi tabel morbiditas insidensi penyakit katastropik di tingkat kabupaten/kota menggunakan data historis BPJS Kesehatan periode 2018-2023. Fokus penelitian mencakup delapan penyakit katastropik utama dengan rentang usia 0 hingga 109 tahun bagi peserta laki-laki dan perempuan. Metodologi yang digunakan melibatkan perhitungan angka insidensi standar usia (ASIR) dan graduasi pola nasional dengan metode Gaussian Kernel Smoothing. Selanjutnya, metode Estimasi Area Kecil (SAE) model Fay-Herriot diterapkan untuk mengestimasi tingkat morbiditas di 514 kabupaten/kota dengan memanfaatkan variabel penyerta sosial-ekonomi, yaitu: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per Kapita dan Harapan Lama Sekolah (HLS). Pengaruh faktor-faktor tersebut divalidasi melalui uji signifikansi dan deteksi multikolinearitas menggunakan Variance Inflation Factor (VIF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SAE Fay-Herriot berhasil meningkatkan presisi estimasi secara signifikan, ditandai dengan nilai Mean Squared Error (MSE) EBLUP yang secara konsisten lebih rendah dibandingkan varians sampling estimasi langsung. Model ini mampu memberikan estimasi risiko yang logis bagi wilayah dengan klaim terobservasi nol melalui mekanisme borrowing strength. Penentuan tabel morbiditas lokal dilakukan menggunakan pendekatan Rasio Morbiditas Terstandarisasi (SMR) yang disesuaikan dengan penambahan batas atas kepercayaan sebagai margin keamanan. Hasil visualisasi spasial menunjukkan keragaman risiko yang tinggi dengan konsentrasi tingkat morbiditas yang lebih intens pada wilayah dengan kapasitas ekonomi dan edukasi yang lebih maju.

2026
👤 Penulis: David Marcellus
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Data Spasial 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

ASPEK PERMASALAHAN DAN ALTERNATIF SOLUSI BENCANA BANJIR DI JAKARTA

Jakarta merupakan ibukota negara Indonesia. Sebagai sebuah kota metropolitan, Jakarta nampaknya masih perlu waktu untuk bisa berbenah. Dari tahun ke tahun pemandangan Jakarta masih diwarnai dengan banjir yang bahkan cakupannya semakin meluas. Banjir sudah menjadi pemandangan yang biasa terjadi di Jakarta, apalagi setelah hujan turun. Terlepas dari anggapan sebagian besar masyarakat tentang penyebab banjir di Jakarta ini, sebenarnya ada beberapa faktor utama yang berkenaan dan punya andil cukup besar dalam hal pengaturan debit air sampai terjadinya banjir. Faktor-faktor utama tersebut apabila dipelajari dengan seksama maka akan terlihat suatu keterikatan antara satu dan lainnya. Apabila salah satu faktor tersebut mengalami permasalahan yang berakibat pada kinerjanya, maka secara otomatis hal itu memicu gangguan pada faktor yang lainnya. Dengan pengetahuan tentang pemetaan serta pemanfaatan data dan informasi spasial, kasus banjir di jakarta ini bisa dipelajari dengan lebih fokus melalui faktor-faktor penyebab banjir dan menjadikannya sebagai parameter untuk bahan dianalisis.

2026
👤 Penulis: WAHYU PERMANA
🏷️ Geografi 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Data Spasial

PEMBANGUNAN MODEL WEBGIS DALAM PEMANTAUAN PROGRAM PERTUKARAN KARBON

Perdagangan karbon adalah suatu mekanisme perdagangan dimana negara yang menghasilkan emisi karbon dari kuota yang ditentukan diharuskan untuk memberikan sejumlah insentif kepada negara yang bisa menyerap karbon melalui proyek penanaman hutannya. Indonesia sebagai negara ketiga terbesar yang memiliki area hutan tropis dapat menjadikan area hutannya sebagai komoditas dalam perdagangan karbon dunia. ITB bertujuan melakukan penelitian dalam program perdagangan karbon di Indonesia. Penelitian ini mencakup pembuatan sistem basis data spasial dan membangun model WebGIS dalam program perdagangan karbon. Model WebGIS yang dibangun memiliki fitur foto panoramik 360o sehingga pengguna dapat merasakan efek virtual reality karena data yang digunakan merupakan suatu citra/gambar mengenai keadaan di lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian adalah sebuah bentuk manajemen data spasial dan menghasilkan model WebGIS yang memiliki tampilan antarmuka yang user friendly. Diharapkan dengan model WebGIS ini dapat menarik minat para negara donatur untuk berinvestasi di area hutan Indonesia.

2026
👤 Penulis: FIKRI GUSTIN (NIM: 15108031); pembimbing: Dr. Akhmad Riqqi, M.Si ; Dr. Albertus Deliar, ST, MT.
🏷️ Geografi Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Karbon 🏷️ Analisis Data Spasial

ANALISIS DAN INTEGRASI DATA SPASIAL UNTUK PENENTUAN LOKASI STRATEGIS SUMUR EKSPLORASI PADA LAPANGAN PANAS BUMI UNGARAN, JAWA TENGAH

Lapangan Panas Bumi Ungaran di Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan. Penelitian sebelumnya telah melakukan analisis geosains secara komprehensif dalam menentukan lokasi sumur produksi. Namun, masih terdapat ruang untuk penyempurnaan, khususnya dalam mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan kesesuaian lingkungan sebagai faktor penting dalam eksplorasi dan pengembangan yang berkelanjutan. Aspek ini merupakan faktor kunci untuk memastikan lokasi pengeboran eksplorasi yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Penelitian ini mengadopsi teknologi Geographic Information System (GIS) untuk menganalisis dan mengintegrasikan data geologi, geokimia, geofisika, lingkungan, dan aksesibilitas. Metode boolean dan index overlay digunakan untuk menghasilkan peta potensi panas bumi yang mencerminkan zona dengan tingkat favorability tinggi (skor 7–9) serta area kesesuaian lingkungan dan aksesibilitas. Hasil penelitian mengidentifikasi dua lokasi strategis untuk pembangunan well pad eksplorasi. Purpose Exploration Well A (41.500 m²) berada di Sendang Pengilon, pada area perkebunan teh dengan akses logistik yang memadai. Lokasi ini direkomendasikan untuk menggunakan teknik pengeboran vertikal guna menyasar zona dengan favorability tertinggi (9), memungkinkan eksplorasi yang efisien dan terfokus. Purpose Exploration Well B (7.560 m²) terletak di timur Gedongsongo, pada area pertanian terbuka dengan akses yang baik. Lokasi ini memerlukan penerapan teknik pengeboran directional untuk menjangkau zona dengan favorability tertinggi (9) yang berada di sekitarnya. Pendekatan GIS dalam penelitian ini dapat mengintegrasikan berbagai data spasial secara komprehensif dan menghasilkan rekomendasi yang kuantitatif, objektif, dan terarah untuk pembangunan sumur eksplorasi. Kedua lokasi yang diidentifikasi memenuhi kriteria geosains, lingkungan, dan aksesibilitas, sehingga memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan pengeboran eksplorasi dan pengembangan panas bumi di Lapangan Panas Bumi Ungaran.

2025
👤 Penulis: Muhammad Rully Muchni
🏷️ Geofisika 🏷️ Pemanasan Geothermal 🏷️ Analisis Data Spasial
💬