📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 5 dokumenANALISIS MODEL LOTKA-VOLTERRA TIGA DIMENSI PADA KOMPETISI PERUSAHAAN ASURANSI JIWA DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menganalisis dinamika kompetisi antarperusahaan asuransi jiwa di Indonesia menggunakan model Lotka–Volterra tiga dimensi. Model ini diformulasikan untuk merepresentasikan interaksi dan pengaruh timbal balik antarperusahaan berdasarkan data pendapatan premi bulanan. Parameter-parameter model diestimasi menggunakan data historis sehingga mencerminkan karakteristik pertumbuhan internal masing-masing perusahaan serta pengaruh kompetitif dari perusahaan lain. Selanjutnya, dilakukan analisis titik ekuilibrium dan kestabilan sistem untuk mengidentifikasi kondisi keseimbangan kompetisi antarperusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem memiliki titik ekuilibrium yang merepresentasikan kondisi kompetisi tertentu, dengan sifat kestabilan yang menggambarkan kecenderungan sistem dalam jangka panjang. Selain itu, analisis dinamika sistem menunjukkan bahwa perubahan kinerja satu perusahaan dapat memengaruhi perkembangan perusahaan lain, sehingga kompetisi antarperusahaan asuransi jiwa bersifat dinamis dan saling berkaitan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran kuantitatif mengenai pola kompetisi dalam industri asuransi jiwa di Indonesi
PERANCANGAN KAPASITAS TANGKI TIMBUN, TARGET PERSEDIAAN, JUMLAH DAN JENIS KAPAL, SERTA ATURAN VOLUME KARGO DENGAN SIMULASI DINAMIKA SISTEM UNTUK PENINGKATAN NILAI PADA JARINGAN LOGISTIK SOLAR PT X
Industri migas menyumbang Rp500 triliun ke PDB Indonesia pada 2024, menjadikannya vital bagi perekonomian nasional. Salah satu produk kunci adalah BBM jenis solar dengan proyeksi permintaan meningkat hingga 45 juta kl di tahun 2040. PT X berperan penting dalam distribusi solar ke seluruh Indonesia, namun jaringan logistik yang menghubungkan kilang dan terminal menghadapi berbagai tantangan yang menurunkan mutu layanan dan inefisiensi biaya. Penelitian ini menganalisis empat proksi nilai pada jaringan logistik solar, yaitu (1) layanan pengiriman solar ke terminal PT X, (2) deviasi pelayaran, (3) waktu persiapan dan penyelesaian muat, serta (4) waktu persiapan dan penyelesaian bongkar. Tujuan penelitian adalah merancang model dinamika sistem untuk mengembangkan kebijakan kapasitas tangki timbun, target persediaan, jumlah dan jenis kapal, serta aturan volume kargo yang mampu mereduksi inefisiensi biaya logistik solar tanpa mengorbankan keterjaminan suplai solar yang tepat waktu, guna meningkatkan daya saing PT X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik dinamika sistem untuk merepresentasikan interaksi dan efek umpan balik antara kebijakan kapasitas tangki timbun, target persediaan, jumlah dan jenis kapal, serta aturan volume kargo secara dinamis. Model disusun berdasarkan pemetaan rantai nilai, dikembangkan dalam bentuk causal loop diagram dan stock-flow diagram, diverifikasi, divalidasi dan disimulasikan. Setelah simulasi skenario baseline, dilakukan analisis sensitivitas dan perancangan skenario intervensi kebijakan. Lima variabel keputusan yang diuji adalah Desired Parcel Size, Ship Tonnage, Available Ships, Beta in Safety Stock, dan Max Terminal Tank Capacity di Terminal C. Dari 24 skenario yang disimulasikan, skenario 16 terpilih sebagai skenario terbaik berdasarkan penilaian MCDA. Skenario 16 menerapkan kebijakan Desired Parcel Size sesuai kebijakan usulan, penggunaan kapal jenis MR berkapasitas 36.000 kl, nilai Beta in Safety Stock sebesar 0,5, jumlah armada kapal 7 unit, serta penambahan kapasitas tangki timbun Terminal C sebesar 16.000 kl. Skenario ini menghasilkan penurunan Total Terminal Shortage sekitar 69% dibandingkan baseline, penurunan Total Headroom Failure sekitar 80%, serta penurunan Total Shipments from Other Refinery sekitar 10%, dengan Total Ship Shortage sebesar 1,86. Dengan demikian, model yang dihasilkan berfungsi sebagai alat bantu pengambilan keputusan strategis untuk meningkatkan daya saing PT X.
VISUALISASI DINAMIKA SISTEM PADA KETAHANAN FARMASI DI INDONESIA: ANALISIS INTERAKSI KEBIJAKAN DAN INDUSTRI MENGGUNAKAN CAUSAL LOOP DIAGRAMS
Industri farmasi Indonesia memegang peran penting dalam kesehatan masyarakat dan ekonomi nasional, namun menghadapi tantangan besar akibat ketergantungan yang tinggi pada impor bahan baku obat (BBO), yang mencakup lebih dari 90% kebutuhan total. Ketergantungan ini menciptakan kerentanannya terhadap gangguan rantai pasokan global, seperti yang terlihat selama pandemi COVID-19, dan menghambat pengembangan ekosistem farmasi lokal yang tangguh. Tantangan-tantangan ini menyoroti urgensi untuk memperkuat ketahanan rantai pasokan farmasi Indonesia melalui intervensi kebijakan yang efektif dan kolaborasi strategis antar industri. Studi ini mengatasi tantangan tersebut dengan menganalisis interaksi kebijakan pemerintah, seperti kebijakan change source, dengan variabel industri yang mempengaruhi ketahanan rantai pasokan farmasi di Indonesia. Kebijakan perubahan sumber, yang mengharuskan peralihan dari BBO impor ke alternatif yang diproduksi secara lokal, bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan daya saing produksi BBO domestik. Namun, implementasinya belum berhasil mengurangi impor BBO secara signifikan dan menghadapi hambatan besar, termasuk hambatan regulasi, kapasitas produksi yang terbatas, dan biaya BBO lokal yang lebih tinggi dibandingkan BBO impor. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan dinamika sistem, penelitian ini menggunakan Causal Loop Diagrams (CLD) untuk memetakan interaksi antara variabel-variabel kunci, termasuk kerangka regulasi, kapasitas produksi lokal, dan permintaan pasar. Data diperoleh dari wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan seperti lembaga pemerintah, produsen farmasi, distributor, dan fasilitas kesehatan, serta data sekunder dari laporan resmi, literatur akademik, dan statistik industri. Metode CLD dipilih karena kemampuannya dalam memodelkan sifat dinamis dan non-linear dari sistem rantai pasokan, khususnya dalam mengatasi efektivitas kebijakan. Penelitian ini memvisualisasikan hubungan yang kompleks antar variabel, memungkinkan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan sebab-akibat dan umpan balik, termasuk umpan balik penguatan yang mendorong produksi BBO lokal dan umpan balik penyeimbang yang menyoroti tantangan dalam mengelola peralihan dari impor ke sumber lokal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan mendorong peningkatan produksi BBO lokal, implementasinya terkendala oleh kompleksitas regulasi dan kemacetan, investasi R&D yang terbatas, dan kapasitas produksi domestik yang tidak memadai. Umpan balik penguatan dan penyeimbang menyoroti interaksi dinamis antara variabel yang mempengaruhi ketahanan, dengan implikasi untuk intervensi strategis. Analisis ini mengidentifikasi umpan balik kritis yang menekankan saling ketergantungan variabel, seperti hubungan antara ketersediaan BBO, biaya produksi, dan permintaan pasar. Berdasarkan penemuan ini, studi ini mengusulkan beberapa rekomendasi strategis untuk mengatasi tantangan ini dan memperkuat ketahanan farmasi Indonesia. Rekomendasi tersebut antara lain implementasi insentif yang terkait dengan produksi, investasi dalam R&D, pembentukan klaster farmasi terintegrasi, penyederhanaan regulasi, mewajibkan penggunaan BBO lokal, dan pembangunan kapasitas sumber daya manusia. Strategi intervensi ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan rantai pasokan farmasi Indonesia, memastikan keberlanjutan dan pengurangan ketergantungan global. Lingkup studi ini terbatas pada analisis kualitatif menggunakan CLD karena tantangan dalam memperoleh data kuantitatif yang akurat tentang penjualan BBO dan aliran produksi. Meskipun ada keterbatasan ini, temuan penelitian memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk memahami tantangan sistemik di industri. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah untuk memperluas model dinamika sistem kuantitatif guna mensimulasikan dampak kebijakan dan memberikan evaluasi yang lebih kuat terhadap intervensi. Pendekatan ini akan memberikan informasi yang lebih baik kepada pembuat kebijakan dengan menilai secara kuantitatif bagaimana perubahan variabel kunci memengaruhi ketahanan rantai pasokan farmasi. Pendekatan semacam ini akan memberikan wawasan kuantitatif kepada pembuat kebijakan tentang bagaimana perubahan variabel kunci mempengaruhi ketahanan rantai pasokan farmasi, yang pada akhirnya memungkinkan keputusan berbasis data untuk mencapai kemandirian yang berkelanjutan dalam produksi BBO.
PREDICTING DYNAMICAL SYSTEMS WITH FOURIER NEURAL OPERATORS
Understanding and predicting the behavior of complex dynamical systems is a fundamental challenge across many scientific disciplines. This thesis explores the potential of Fourier Neural Operators (FNOs) which leverage spectral domain transformations to capture intricate patterns and dependencies as a surrogate of conventional numerical solvers. This research focuses on four distinct dynamical systems: the Kraichnan- Orszag three-mode problem, the Lorenz system, the Kuramoto-Sivashinsky (KS) equations, and the diffusion-advection problem. By systematically varying the FNO model architecture—particularly the number of Fourier modes and hidden layers—the study demonstrates that increasing model complexity generally enhances predictive accuracy. This enhancement allows the FNO to more effectively capture the nonlinear interactions and chaotic dynamics inherent in these systems. For instance, the model successfully predicts trajectories in the Kraichnan-Orszag problem, the Lorenz system, and the KS equations, while it performs well in forecasting predictions for the Lorenz system, its efficacy diminishes over longer time horizons. The thesis also underscores the critical role of training data size. Larger datasets significantly bolster the model’s performance, underscoring the importance of robust data collection in developing effective predictive models. Despite some challenges, such as error accumulation in recursive predictions for the advection-diffusion problem, the findings establish FNOs as a formidable tool for tackling complex dynamical systems.
DINAMIKA SISTEM DAN HAMPIRAN SOLUSI PERSAMAAN VAN DER POL MELALUI METODE PERTURBASI
Salah satu sifat yang dimiliki sistem van der Pol yang diusulkan Balthazar van der Pol adalah adanya tepat satu buah solusi periodik. Hal ini dapat dibuktikan melalui teorema Poincaré-Bendixson. Dengan sifat eksistensi solusi periodik tersebut, upaya mencari hampiran solusi dilakukan melalui metode perturbasi naif dan metode skala waktu. Metode perturbasi naif tidak mampu memberikan hampiran solusi persamaan van der Pol yang konsisten dengan sifat eksistensi solusi periodik tersebut. Sedangkan, metode skala waktu ganda mampu memberikan hampiran solusi persamaan van der Pol tanpa gaya luar yang konsisten dengan sifat eksistensi solusi periodik tersebut. Melalui metode skala waktu ganda untuk kasus persamaan van der Pol dengan gaya luar lemah, diperoleh hasil yang bergantung pada frekuensi gaya luar yang diberikan. Jika frekuensi gaya luar tidak sama dengan frekuensi osilasi harmonik, maka solusi sistem sama dengan solusi tanpa gaya luar. Sebaliknya, jika frekuensi gaya luar sama dengan frekuensi osilasi harmonik, maka terdapat setidaknya satu solusi periodik. Dalam hal ini, banyaknya solusi periodik bergantung pada besar gaya luar yang diberikan.