📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 3 dokumenDESAIN FONDASI DINAMIK UNTUK MESIN FRESH-AIR FAN MENGGUNAKAN MODEL ELASTIC HALF SPACE
Perancangan sistem penopang mesin berat yang optimal sangat krusial guna mereduksi getaran berulang yang dapat merusak integritas struktural di sekitarnya. Penelitian ini berfokus pada desain fondasi dinamik mesin fresh-air fan di Kalimantan menggunakan model Elastic Half-Space (EHS). Berdasarkan pilot calculation, fondasi dangkal tipe blok tidak dapat diterapkan akibat kendala ruang instalasi eksisting serta prediksi penurunan total tanah lempung lunak yang melebihi batas izin aman. Desain kemudian dialihkan menggunakan fondasi dalam grup tiang bor (bored pile) berdiameter 400 mm hingga mencapai lapisan tanah keras, dengan evaluasi kapasitas lateral menggunakan perangkat lunak LPile. Analisis dinamik untuk menentukan parameter frekuensi natural dan respons amplitudo perpindahan dihitung secara analitis dengan pendekatan matematis Novak, lalu divalidasi secara numerik melalui analisis time-history menggunakan perangkat lunak STAAD.Pro. Seluruh parameter getaran dievaluasi berdasarkan standar keselamatan ISO 20816. Hasil analisis dari metode Novak maupun STAAD.Pro menunjukkan bahwa frekuensi alami sistem telah memenuhi kriteria pemisahan dari efek resonansi, serta nilai amplitudo respons perpindahan dan kecepatan getaran berada dalam kondisi aman di bawah ambang batas yang diizinkan.
OPTIMASI SISTEM KONTROL AKTIF MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIK MULTI OBJEKTIF YANG DITINGKATKAN UNTUK MITIGASI VIBRASI STRUKTUR PADA STRUKTUR PORTAL BAJA
The active control system as an alternate solution in structural dynamics proposes many merits since it could increase the energy dissipation capacity of a structure provided by control devices. Despite the benefits it proposes, the active structural control system still has limited acceptance in the industry. One of the main reasons for this is to deliver the optimum control actuator configuration from performance and cost perspectives. For a complex problem, such as a high-rise building, developing an optimized active control configuration becomes challenging due to the large search space. This study proposes an efficient design framework to obtain the optimum active control actuator configuration on the controlled multistory steel buildings via a combined predictive and metaheuristic method. The active control device tested in this study is the active tendon system analyzed via the non-linear time history analysis. The optimization objectives are to minimize the structural response, the number of active control actuators, and the required force capacity of the actuators. The optimum actuator configuration is searched via multi-objective evolutionary optimization based on the Weighted Sum Genetic Algorithm (WSGA), Non-Dominated Sorting Genetic Algorithm II (NSGA-II), and the newly proposed Moving Average Fitness Genetic Algorithm (MAFGA), and the novel Population Guidance and Modified Reference-Point Based Non-Dominated Sorting Genetic Algorithm II (PMR-NSGA-II). The PMR-NSGA-II utilizes initial population guidance and a modified reference-point-based technique. The preliminary prediction methods via modified modal controllability and input energy distribution approach are used to guide the metaheuristic method by providing a prospective initial population. A modified reference point based on a normalized Euclidean distance is introduced to focus the search towards a preferred region in the search space. The results show that the proposed PMR-NSGA-II could expedite the computation speed up to two times faster than the widely applied NSGA-II while successfully providing non-dominated solutions. The WSGA could only be applied where the value between objectives could be translated into a commensurate unit. The MAFGA could negate the need to use weighting factors, thus making it suitable for cases with non-commensurate optimization objectives. Conclusively, the PMR-NSGA-II is superior to the rest of the studied algorithms in terms of quality of solutions and computational efficiency.
PENGEMBANGAN METODE AKTUASI ROBOT IKAN LUNAK
Seiring meningkatnya kecepatan operasi kereta api, frekuensi eksitasi yang disebabkan ketidakteraturan jalan rel juga meningkat. Ketika frekuensi eksitasi mendekati frekuensi mode bending vertikal pertama badan kereta, hal ini dapat memengaruhi kenyamanan berkendara. Fenomena resonansi dapat terjadi dan berdampak pada peningkatan level getaran yang terjadi di ruang penumpang. Oleh karena itu, dalam proses desain badan kereta api berkecepatan tinggi, efek fleksibilitas badan kereta terhadap karakteristik dinamika kereta perlu dianalisis. Mengasumsikan badan kereta sebagai benda kaku menjadi kurang relevan dalam konteks kereta api yang beroperasi pada kecepatan tinggi. Dalam tugas sarjana ini, analisis frekuensi pribadi dari mode getar badan kereta dan analisis dinamik akan disimulasikan dengan perangkat lunak Abaqus. Sedangkan model badan kereta bersifat kaku akan disimulasikan menggunakan Universal Mechanism dan Abaqus pada trek lurus dengan variasi kecepatan dan ketidakrataan jalan rel sesuai standar. Penulisan tugas sarjana ini memiliki tujuan utama untuk melakukan analisis mode getar dan frekuensi natural dari struktur badan kereta penumpang. Selain itu, tugas sarjana ini juga bertujuan untuk menjalankan simulasi dinamika benda jamak kereta penumpang dengan menerapkan badan kereta sebagai benda rigid dan fleksibel. Selanjutnya, analisis akan dilakukan terhadap dampak pengaruh mode bending vertikal struktur badan kereta penumpang terhadap level getaran badan kereta. Pengujian numerikal simulasi benda jamak menggunakan satu unit kereta penumpang, akan dipasangkan tiga sensor accelerometer yang terletak pada tengah badan kereta, serta dua sensor lainnya di tumpuan suspensi sekunder badan kereta. Tujuan dari simulasi ini adalah untuk mendapatkan data percepatan vertikal dalam domain frekuensi untuk model badan kereta bersifat fleksibel dan kaku.