📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

SURVEI PEMETAAN MENGGUNAKAN ALAT BERTEKNOLOGI LASER SCANNING UNTUK MENDUKUNG INFORMASI SPASIAL 3D

Berkembangnya zaman, menyebabkan informasi spasial 3D sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan. Keperluan tersebut dibutuhkan dengan cepat sehingga survei pemetaan dituntut agar lebih cepat. Survei pemetaan dilakukan dengan menggunakan alat Terrestrial Laser Scanner (TLS) dapat menjawab kebutuhan tersebut. TLS merupakan alat baru yang memiliki metode tersendiri. Alat tersebut mampu merekam titik dalam jumlah besar dengan akurasi tinggi dan waktu yang relatif singkat, sehingga memberikan dampak cost survei yang lebih murah, serta hasilpengukuran berupa titik-titik dalam sistem koordinat 3D (x,y,z). TLS memilikikomponen-komponen canggih di dalamnya, termasuk kamera, serta menggunakan metode Terrestrial Laser Scanning, menjadikan TLS sebagai alat survei yang efisien. Dalam proses penelitian, dilakukan pengumpulan data titik kontrol hasil pengukuran GPS dan pemindaian objek jalan dan persil. Tahap pengolahan data yang dilakukan berupa registrasi dengan metode registration natural point feature, filtering,georeferencing dengan metode tidak langsung pendekatan dua tahap, dan modeling. Hasil yang diperoleh berupa model solid 3D. Analisis yang dilakukan adalah tingkat kedetailan model yang dibandingkan dengan tingkat kedetailan dari foto, selain itu ukuran jarak pada model solid 3D yang dibandingkan dengan ukuran jarak menggunakan distometer. Dilakukan uji statistik t-student untuk mengetahui ukuran jarak rata-rata pada model solid 3D sama dengan ukuran jarak rata-rata distometer. Kesimpulan yang diperoleh, yaitu survei pemetaan menggunakan TLS dapat membuat model 3D objek jalan dan persil, ukuran jarak pada model solid 3D sama dengan ukuran jarak di lapangan, dan tingkat kedetailan model mencapai 3 (LOD3)

2026
👤 Penulis: ANDIKA PRASETYA SUHERMAN PUTRA (NIM: 15109034); Pembimbing: Dr. Ir. S. Hendriatiningsih, MS.; Dr. He
🏷️ Geoteknik 🏷️ Pengukuran Jalan Dan Persil 🏷️ Analisis Geografi Digital

PEMODELAN DAN SIMULASI KENAIKAN PERMUKAAN AIR LAUT SECARA TIGA DIMENSI (3D) DENGAN MENGGUNAKAN DATA LIDAR (Light Detecting and Ranging)

Banjir akibat naiknya permukaan air laut merupakan permasalahan yang sering melanda daerah-daerah di pesisir pantai. Naiknya permukaan air laut pada umumnya disebabkan oleh pemanasan global. Selain pemanasan global, bencana alam seperti: gelombang badai, land subsidance, dan pasang air laut juga memberikan kontribusi yang besar terhadap naiknya permukaan air laut. Naiknya permukaan air laut akan memberikan dampak yang besar, baik dalam skala lokal maupun nasional. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu cara untuk melakukan pemodelan dan simulasi terhadap dampak kenaikan permukaan laut tersebut. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan melakukan pemodelan dan simulasi secara tiga dimensi (3D). Untuk memperoleh informasi tiga dimensi (3D) dapat dilakukan dengan mengunakan teknologi Airborne Laser Scanning (ALS) yang mampu menghasilkan informasi kedalaman dan topografi detail dari daerah pesisir pantai tersebut secara cepat dan akurat. Negara-negara seperti: Amerika, Kanada, dan Swedia menamakan teknologi ALS tersebut dengan nama LIDAR (Light Detecting and Ranging). LIDAR terbagi atas dua, yaitu: LIDAR untuk pengukuran kedalaman yang dikenal dengan nama Airborne Laser Hydrography (ALH) atau Airborne Laser Bathymetry (ALB), dan LIDAR untuk pengukuran topografi permukaan bumi yang disebut dengan Airborne Altimetric LIDAR. Dengan kemampuan tersebut, diharapkan teknologi LIDAR dapat membantu instansi terkait dalam penanggulangan banjir, dan lebih lanjut dapat digunakan untuk perencanaan pengaturan tata ruang dan mitigasi bencana.

2026
👤 Penulis: JUMADI (NIM 15104061); Pembimbing: Dr. Ir. Eka Djunarsjah, M.T., dan Sofan Prihadi, ST.
🏷️ Hidrologi 🏷️ Analisis Geografi Digital 🏷️ Pengukuranan Topografi
💬