📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 5 dokumen

IDENTIFIKASI PERUBAHAN HARGA LAHAN RESIDENSIAL DI SEKITAR GERBANG TOL PAMULIHAN JALAN TOL CISUMDAWU

Beroperasinya Gerbang Tol Pamulihan pada Jalan Tol Cisumdawu sejak awal 2022 mengubah aksesibilitas Kecamatan Pamulihan dan Tanjungsari, dua kecamatan agraris peri-urban yang sebelumnya relatif terisolasi dari Kota Bandung, hal ini berpotensi mendorong kapitalisasi nilai lahan, meskipun kajian mengenai hal ini pada konteks peri-urban Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan harga lahan residensial di sekitar Gerbang Tol Pamulihan melalui tiga sasaran, yaitu mengidentifikasi faktor yang memengaruhi harga lahan, pola persebarannya, dan model harga lahannya, pada radius dua kilometer yang mencakup lima desa dengan seratus responden. Penelitian menggunakan analisis konten dari lima penelitian terdahulu untuk menyintesis variabel, analisis spasial dengan Inverse Distance Weighting untuk memetakan pola persebaran harga lahan dari tahun 2017 sampai 2026, serta regresi linear berganda dengan Ordinary Least Square mengikuti kerangka Hedonic Pricing Model untuk membentuk model harga lahan. Hasil analisis konten menyaring enam belas variabel yang melalui backward elimination menghasilkan enam variabel signifikan pada taraf kepercayaan 95 persen, yaitu bentuk lahan, lebar jalan depan lahan, luas bangunan, jarak ke gerbang tol, jarak ke SMA terdekat, dan jarak ke jalan nasional. Rata-rata harga lahan naik 130,2 persen dari tahun 2017 ke 2026, dengan model regresi yang memenuhi seluruh uji asumsi klasik dan menghasilkan Adjusted R Square sebesar 0,627. Temuan menarik adalah jarak ke gerbang tol berpengaruh positif terhadap harga lahan, menunjukkan donut effect, karena lahan yang terlalu dekat titik akses tol menghadapi eksternalitas negatif berupa kebisingan dan kemacetan. Variabel aksesibilitas jalan, baik lebar jalan depan lahan maupun jarak ke jalan nasional, terbukti lebih dominan dibandingkan kedekatan langsung dengan gerbang tol, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi dasar empiris bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menentukan arahan zonasi kepadatan permukiman di kawasan sekitar Gerbang Tol Pamulihan.

2026
👤 Penulis: Muhammad Dzaki Auliansyah
🏷️ Geografis 🏷️ Analisis Harga Lahan 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan

DAMPAK REVITALISASI RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP HARGA LAHAN DI SEKITARNYA (STUDI KASUS: TEBET ECO PARK JAKARTA)

Kebijakan pemerintah, seperti revitalisasi, merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya dinamika harga lahan di perkotaan. Karakteristik lahan yang unik menyebabkan dinamika harga lahan yang terjadi akibat revitalisasi di suatu wilayah dapat berbeda dengan wilayah lainnya. Salah satu indikator dalam mengukur efektivitas dari suatu proyek revitalisasi adalah dengan harga lahan. Namun, dampak dari revitalisasi terhadap harga lahan masih sangat minim informasi maupun penelitiannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh dari revitalisasi sebagai salah satu kebijakan pemerintah terhadap harga lahan yang ada di sekitarnya dengan mengambil studi kasus dari Tebet Eco Park. Analisis konten digunakan dalam mengidentifikasi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap dinamika harga lahan. Berdasarkan analisis konten didapatkan 16 variabel independen yang mempengaruhi harga lahan. Selanjutnya, dalam menganalisis besaran dampak dari revitalisasi yang dilakukan digunakanlah metode Propensity Score Matching (PSM) dimana dilakukan dalam 2 cara. Pertama adalah menggunakan harga lahan yang berada dalam radius 1.800 - 3.600 meter dari Tebet Eco Park selaku wilayah yang menerima perlakuan dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak revitalisasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga lahan. Kedua adalah menggunakan harga lahan yang berada di sekitar Taman Langsat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak revitalisasi ruang terbuka hijau memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan harga lahan. Penurunan harga lahan yang terjadi akibat revitalisasi yang dilakukan adalah sekitar 23% atau kurang lebih sebesar Rp. 8.500.000,00. Penurunan terhadap harga lahan tersebut diperkirakan akibat kemacetan yang ditimbulkan akibat banyaknya parkir liar dari pengunjung taman. Daya tarik dari Tebet Eco Park yang meningkat menyebabkan banyaknya pengunjung taman tersebut dimana tidak diiringi dengan ketersediaan lahan parkir yang cukup. Selain itu, keberadaan PKL yang mendirikan stand di depan rumah warga mengakibatkan terganggunya aktivitas dari warga setempat akibat kemacetan serta sampah yang dihasilkan akibat adanya aktivitas PKL tersebut.

2025
👤 Penulis: Suzana Margareth Aror
🏷️ Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau 🏷️ Analisis Harga Lahan 🏷️ Kecerdasan Buatan

DINAMIKA PERSEPSI HARGA LAHAN DI SEKITAR RUMAH PENSIUN PRESIDEN DI KAWASAN PINGGIRAN KOTA SURAKARTA

Pembangunan rumah pensiun presiden di Desa Blulukan, kawasan pinggiran Kota Surakarta, mencerminkan sebuah paradoks: proyek berskala fisik kecil, namun berdampak besar terhadap dinamika harga lahan. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana persepsi masyarakat dan pelaku pasar merespons kehadiran RPP, serta sejauh mana pengaruh spasial dan simboliknya membentuk nilai lahan secara sosial dan ekonomi. Dengan pendekatan mixed-methods, studi ini menggabungkan analisis kuantitatif, meliputi Ordinary Kriging, Hedonic Pricing Model, dan Difference-in-Differences berbasis Buffer Zone Filtering, dengan eksplorasi kualitatif melalui wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan. Hasil menunjukkan bahwa baik model HPM maupun DiD secara konsisten mengindikasikan kontribusi signifikan kedekatan spasial terhadap peningkatan harga lahan. Berdasarkan analisis HPM mengonfirmasi bahwa atribut spasial seperti jarak ke RPP menjadi prediktor signifikan dalam pembentukan harga lahan, temuan ini didukung dengan analisis DiD yang menunjukkan bahwa kedekatan spasial terhadap rumah pensiun presiden berkontribusi signifikan terhadap kenaikan harga lahan, dengan rata-rata peningkatan sebesar Rp 5,78 juta/m² dari tahun 2023 ke 2025 dalam radius 462,78 meter dari lokasi proyek. Faktor aksesibilitas, ekspektasi pembangunan, dan lokasi strategis menjadi pendorong utama. Lebih dari itu, rumah pensiun presiden berfungsi sebagai katalisator yang mempercepat dinamika pasar, terutama melalui daya simbolik figur mantan presiden. Celebrity effect, magical contagion, dan symbolic capital membentuk persepsi kolektif bahwa kawasan ini memiliki prospek nilai yang meningkat, bahkan sebelum pemanfaatan aktual berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harga lahan di kawasan pinggiran tidak semata-mata ditentukan oleh atribut fisik dan ekonomi, tetapi juga oleh konstruksi sosial dan kekuatan simbolik. Meski demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel perlakuan, potensi omitted variable bias, serta keterbatasan data historis. Oleh karena itu, hasil ini sebaiknya dipandang sebagai indikasi kuat namun belum final, yang perlu dikembangkan dengan cakupan data lebih luas dan metode kualitatif yang lebih dalam.

2025
👤 Penulis: Umi Barokah
🏷️ Geografi Ekonomi 🏷️ Analisis Harga Lahan 🏷️ Simbolisme Politik

PEMETAAN HARGA LAHAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA LAHAN DI KAWASAN PERKOTAAN YOGYAKARTA DAN KAWASAN PERI-URBAN YOGYAKARTA

Kenaikan harga lahan yang signifikan di kawasan perkotaan dan peri-urban Yogyakarta telah menjadi isu penting dalam perencanaan wilayah. Kota Yogyakarta dikenal sebagai kota pendidikan dan pariwisata, yang menyebabkan tingginya permintaan lahan, terutama di sekitar pusat kota dan kampus-kampus utama. Selain itu, pembangunan infrastruktur, seperti Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo, turut mendorong lonjakan harga lahan di wilayah sekitarnya. Fenomena ini menimbulkan tantangan bagi pemerintah dalam mengendalikan spekulasi lahan dan memastikan ketersediaan lahan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola harga lahan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kawasan Perkotaan dan Peri-Urban Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah kriging yang bertujuan untuk melihat pola harga lahan serta regresi linier berganda dengan 16 variabel bebas yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi harga lahan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan pengumpulan data melalui KJPP, scrapping, GIS. Harga lahan yang digunakan adalah harga kemungkinan transaksi per meter persegi tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola harga lahan tertinggi terdapat di lokasi dengan aksesibilitas tinggi dan pusat kegiatan utama, seperti Kecamatan Gondokusuman di Kota Yogyakarta, Kecamatan Depok di Kabupaten Sleman, Kecamatan Temon di Kabupaten Kulon Progo, serta Kecamatan Banguntapan di Kabupaten Bantul. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap harga lahan mencakup jarak ke CBD, jarak ke stasiun kereta api, jarak ke bandara, jarak ke fasilitas pendidikan, jarak ke sarana perdagangan jasa, jarak ke cagar budaya, jarak ke perguruan tinggi, jarak ke jalan utama, lebar jalan di depan lahan, dilalui kendaraan umum, rencana pola ruang, luas lahan, dan rawan banjir. Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan tata ruang dan pengelolaan aksesibilitas dalam menentukan nilai lahan. Rekomendasi yang dapat diberikan berdasarkan penelitian ini bahwa pemerintah perlu mengontrol harga lahan yang sangat tinggi terutama di kawasan perkotaan dengan membuat berbagai macam kebijakan agar masyarakat menengah ke bawah dapat memiliki lahan dan rumah untuk tempat tinggal.

2025
👤 Penulis: Titan Kesuma Endasmoro
🏷️ Geografi Ekonomi 🏷️ Analisis Harga Lahan 🏷️ Pemanfaatan Gis Dalam Penelitian

IDENTIFIKASI PERUBAHAN HARGA LAHAN AKIBAT PEMBANGUNAN MASJID AL-JABBAR DENGAN HEDONIC PRICING METHOD DI KECAMATAN GEDEBAGE

Penelitian ini menganalisis dampak pembangunan Masjid Al Jabbar terhadap kenaikan harga lahan di sekitarnya menggunakan metode Hedonic Price Method dan menganalisis variabel yang relevan, termasuk karakteristik lahan dan menggunakan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dalam menilai keterkaitan nilai lahan dengan pembangunan Masjid Al-Jabbar yang ada di Kecamatan Gedebage. Melalui penelitian ini, bertujuan untuk memahami bahwa pembangunan masjid memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kenaikan harga lahan, dengan variabel yang ditentukan dari studi literatur yang dilakukan penulis. Variabel yang diteliti berperan sebagai faktor penting dalam mempengaruhi harga lahan yang dihitung dengan metode regresi untuk mengetahui keterkaitannya dengan nilai dan harga lahan. Penelitian akan mencoba memperlihatkan adanya peningkatan harga lahan yang lebih signifikan di wilayah yang berdekatan secara geografis dengan Masjid Al Jabbar, yang dapat memberikan wawasan penting bagi perencanaan wilayah kota dalam mengelola pertumbuhan kota secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan infrastruktur keagamaan sebagai elemen yang signifikan dalam penentuan harga lahan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bermanfaat bagi pengambil keputusan dan praktisi perencanaan wilayah kota.

2024
👤 Penulis: Naufal Zainul Arifin
🏷️ Geografi Ekonomi 🏷️ Analisis Harga Lahan 🏷️ Metode Hedonic Price
💬