📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenANALISIS HIGHEST AND BEST USE PENGGUNAAN LAHAN KOSONG BEKAS PALAGUNA PLAZA, KOTA BANDUNG, JAWA BARAT
Pertumbuhan penduduk Kota Bandung yang terus meningkat mendorong intensifikasi pembangunan dan alih fungsi lahan sekaligus menuntut pemanfaatan lahan pada lokasi strategis secara optimal. Lahan bekas Palaguna Plaza seluas 10.143 m² yang berlokasi di Jalan Asia Afrika, Kecamatan Regol, Kota Bandung, merupakan lahan terlantar di kawasan Pusat Pelayanan Kota (PPK). Kondisi ini menimbulkan risiko pemanfaatan secara tidak sah dan menyebabkan hilangnya nilai ekonomi lahan yang seharusnya dapat memberikan manfaat bagi pemerintah seperti Penerimaan Asli Daerah Kota Bandung, investor, dan masyarakat. Untuk mendapatkan alternatif pemanfaatan lahan yang optimal sehingga meningkatkan PAD Kota Bandung, dilakukan penelitian menggunakan kerangka analisis Highest and Best Use (HBU) yang mencakup prinsip physically possible, legally permissible, financially feasible, dan maximally productive. Alternatif pemanfaatan diuji yaitu hotel bintang 3, hotel bintang 4, hotel bintang 5, mall, dan gedung kesenian/convention hall, melalui analisis produktivitas, delineasi pasar, pasokan dan permintaan, marketabilitas, serta kelayakan finansial. Periode proyek diproyeksikan selama 15 tahun menggunakan Discounted Cash Flow (DCF) dengan indikator Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period pada tingkat diskonto 12%. Hasil analisis menunjukkan bahwa mixed-use development yang terdiri dari hotel bintang 5, mall, dan gedung kesenian/convention hall ditetapkan sebagai highest and best use dengan utilisasi bangunan 88,87%, NPV>0, serta IRR>12%. Pemanfaatan lahan dengan konsep ini diproyeksikan memberikan tambahan PAD Kota Bandung sebesar Rp 37,39 miliar per tahun atau 1,23% dari PAD eksisting tahun 2025.