📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 18 dokumen

STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR UNTUK SOLUSI GEOSPASIAL: STUDI KASUS GEOSURV INDONESIA

Pada pertengahan 2025, sebuah perusahaan solusi geospasial melakukan rebranding strategis dengan mengadopsi nama GeoSurv Indonesia dan memperbarui visi serta misinya. Hal tersebut disebabkan oleh persaingan harga yang ketat, tidak adanya fungsi pemasaran yang terstruktur, serta ketergantungan yang tinggi pada jaringan pribadi pendiri dan tender pemerintah untuk memperoleh klien. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan pasar bagi GeoSurv dengan menentukan pasar sasaran yang paling sesuai dari tiga pasar potensial, yaitu pengembangan gim, konstruksi dan perencanaan kota, serta pemerintah daerah, mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan pelanggan pada pasar yang dipilih, dan merancang strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dua perwakilan perusahaan dan enam perwakilan dari ketiga pasar potensial. Data tersebut didukung oleh data sekunder yang meliputi laporan industri, dokumen regulasi, catatan internal perusahaan, dan informasi kompetitor. Data wawancara dianalisis menggunakan metodologi Gioia dan beberapa kerangka analisis strategis. Analisis wawancara pasar potensial menghasilkan enam dimensi agregat yang meliputi permintaan, hambatan adopsi, unit pengambil keputusan, kriteria pemilihan vendor, faktor retensi vendor, dan ekspektasi layanan. Pada industri pengembangan gim, permintaan masih terbatas karena rendahnya kesadaran terhadap layanan serta ketersediaan alternatif gratis. Pada pasar konstruksi dan perencanaan kota, permintaan bersifat stabil dan pelanggan membutuhkan data yang lengkap serta siap digunakan, khususnya untuk perhitungan pekerjaan tanah, sementara keputusan pembelian ditentukan oleh insinyur dan tim teknis. Pada pasar pemerintah daerah, permintaan juga relatif stabil, namun sering kali terhambat oleh keterbatasan anggaran. Tantangan yang ditemukan pada ketiga pasar meliputi persaingan dari metode manual dan alternatif gratis, rendahnya kesadaran terhadap nilai layanan yang ditawarkan, ketidakjelasan struktur harga, serta preferensi terhadap vendor yang memiliki rekam jejak yang telah terbukti. Berdasarkan temuan tersebut serta hasil analisis industri dan internal perusahaan, pasar konstruksi dan perencanaan kota dipilih sebagai pasar sasaran yang paling sesuai dengan fokus awal pada proyek design-and-build swasta dengan nilai di bawah sekitar satu miliar rupiah. Pasar pemerintah daerah diposisikan sebagai pasar sekunder yang akan dikembangkan setelah perusahaan memiliki rekam jejak yang lebih kuat, sedangkan pasar pengembangan gim dipertahankan sebagai peluang jangka panjang. Untuk memasuki pasar sasaran tersebut, GeoSurv perlu menerapkan strategi pengembangan pasar blue ocean yang berfokus pada pembeli teknis dalam proyek design-and-build. Sebelumnya perusahaan mengasumsikan bahwa arsitek merupakan pengguna utama layanannya, namun hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna dan pengambil keputusan yang sebenarnya adalah fungsi teknis seperti insinyur sipil dan tim design-and-build. Berdasarkan temuan tersebut, produk MapReady perlu diposisikan ulang sebagai solusi siap pakai untuk kebutuhan teknik yang menggabungkan data medan tiga dimensi yang akurat, analisis cut-and-fill, pemetaan infrastruktur, dan jaminan layanan. Didukung oleh bauran pemasaran tujuh P dan rencana implementasi bertahap selama dua puluh empat bulan, strategi ini bertujuan membangun fungsi pemasaran dan penjualan yang khusus, menciptakan jalur pemasaran multi-kanal, serta mengurangi ketergantungan pada jaringan pribadi pendiri. Dengan mengutamakan transparansi harga, posisi berbasis nilai, dan dokumentasi referensi proyek, GeoSurv dapat bersaing berdasarkan nilai yang diberikan dibandingkan semata mata berdasarkan harga.

2026
👤 Penulis: Fasya Indy Salsabilla
🏷️ Geospasial 🏷️ Pemasaran Solusi Geospasial 🏷️ Analisis Pasar

STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR UNTUK SOLUSI GEOSPASIAL: STUDI KASUS GEOSURV INDONESIA

Pada pertengahan 2025, sebuah perusahaan solusi geospasial melakukan rebranding strategis dengan mengadopsi nama GeoSurv Indonesia dan memperbarui visi serta misinya. Hal tersebut disebabkan oleh persaingan harga yang ketat, tidak adanya fungsi pemasaran yang terstruktur, serta ketergantungan yang tinggi pada jaringan pribadi pendiri dan tender pemerintah untuk memperoleh klien. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan pasar bagi GeoSurv dengan menentukan pasar sasaran yang paling sesuai dari tiga pasar potensial, yaitu pengembangan gim, konstruksi dan perencanaan kota, serta pemerintah daerah, mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan pelanggan pada pasar yang dipilih, dan merancang strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dua perwakilan perusahaan dan enam perwakilan dari ketiga pasar potensial. Data tersebut didukung oleh data sekunder yang meliputi laporan industri, dokumen regulasi, catatan internal perusahaan, dan informasi kompetitor. Data wawancara dianalisis menggunakan metodologi Gioia dan beberapa kerangka analisis strategis. Analisis wawancara pasar potensial menghasilkan enam dimensi agregat yang meliputi permintaan, hambatan adopsi, unit pengambil keputusan, kriteria pemilihan vendor, faktor retensi vendor, dan ekspektasi layanan. Pada industri pengembangan gim, permintaan masih terbatas karena rendahnya kesadaran terhadap layanan serta ketersediaan alternatif gratis. Pada pasar konstruksi dan perencanaan kota, permintaan bersifat stabil dan pelanggan membutuhkan data yang lengkap serta siap digunakan, khususnya untuk perhitungan pekerjaan tanah, sementara keputusan pembelian ditentukan oleh insinyur dan tim teknis. Pada pasar pemerintah daerah, permintaan juga relatif stabil, namun sering kali terhambat oleh keterbatasan anggaran. Tantangan yang ditemukan pada ketiga pasar meliputi persaingan dari metode manual dan alternatif gratis, rendahnya kesadaran terhadap nilai layanan yang ditawarkan, ketidakjelasan struktur harga, serta preferensi terhadap vendor yang memiliki rekam jejak yang telah terbukti. Berdasarkan temuan tersebut serta hasil analisis industri dan internal perusahaan, pasar konstruksi dan perencanaan kota dipilih sebagai pasar sasaran yang paling sesuai dengan fokus awal pada proyek design-and-build swasta dengan nilai di bawah sekitar satu miliar rupiah. Pasar pemerintah daerah diposisikan sebagai pasar sekunder yang akan dikembangkan setelah perusahaan memiliki rekam jejak yang lebih kuat, sedangkan pasar pengembangan gim dipertahankan sebagai peluang jangka panjang. Untuk memasuki pasar sasaran tersebut, GeoSurv perlu menerapkan strategi pengembangan pasar blue ocean yang berfokus pada pembeli teknis dalam proyek design-and-build. Sebelumnya perusahaan mengasumsikan bahwa arsitek merupakan pengguna utama layanannya, namun hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna dan pengambil keputusan yang sebenarnya adalah fungsi teknis seperti insinyur sipil dan tim design-and-build. Berdasarkan temuan tersebut, produk MapReady perlu diposisikan ulang sebagai solusi siap pakai untuk kebutuhan teknik yang menggabungkan data medan tiga dimensi yang akurat, analisis cut-and-fill, pemetaan infrastruktur, dan jaminan layanan. Didukung oleh bauran pemasaran tujuh P dan rencana implementasi bertahap selama dua puluh empat bulan, strategi ini bertujuan membangun fungsi pemasaran dan penjualan yang khusus, menciptakan jalur pemasaran multi-kanal, serta mengurangi ketergantungan pada jaringan pribadi pendiri. Dengan mengutamakan transparansi harga, posisi berbasis nilai, dan dokumentasi referensi proyek, GeoSurv dapat bersaing berdasarkan nilai yang diberikan dibandingkan semata mata berdasarkan harga.

2026
👤 Penulis: Haryo Agung Wibowo
🏷️ Geospasial 🏷️ Pemasaran Perusahaan 🏷️ Analisis Pasar

CUSTOMERS' PREFERENCE OF T-SHIRT CASE STUDY: SAND

SAND adalah sebuah merk kaos baru yang berusaha untuk masuk kedalam pasar penjualan kaos di ITC-Kuningan, Jakarta. Untuk dapat bersaing kedalam sebuah pasar penjualan kaos di ITC-Kuningan SAND membutuhkan banyak cara untuk menarik minat konsumen. Agar dapat memecahkan masalah-masalah tersebut maka dibuatlah penilitian tentang aspek-aspek marketing apa saja yg dibutuhkan SAND agar konsumen sadar akan eksistensi mereka dan tertarik untuk membeli produk mereka, mulai dari motivasi para konsumen dalam membeli sebuah kaos, pasar yang dituju oleh SAND, kompetitor daripada SAND, promosi apa yang menarik konsumen dan harga yang cocok daripada sebuah kaos. Untuk melakukan penilitian pertama-tama peneliti akan melakukan observasi lapangan langsung yang diikuti oleh diskusi dalam kelompok terhadap konsumen kaos pria dan interview terhadap pemilik daripada SAND. Dari data yang didapat tersebut peneliti akan mengetahui aspek-aspek apa saja yang dibutuhkan agar konsumen tertarik untuk membeli sebuah kaos. Dari aspek-aspek tersebut dibuatlah pertanyaan-pertanyaan agar peneliti dapat mengetahui dan mengambil kesimpulan tentang aspek-aspek apa saja yg dibutuhkan SAND agar produk mereka disukai konsumen. Hasil observasi dengan menggunakan analisa frekuensi dan analisa conjoint dengan alat bantu spss dan menggunakan non-probability sampel. Diketahui bahwa pengunjung utama daripada ITC-Kuningan adalah anak muda yang berusia 18-24 tahun dimana mereka menganggap bahwa harga sebuah kaos sepantasnya adalah Rp. 50,000- Rp 75.000, dan kaos yang paling disukai adalah kaos bergambar band dengan warna hitam (kaos lengan pendek). Maka disarankan agar SAND fokus terhadap konsumen muda yang menyukai kaos murah bergambar band dengan warna hitam agar dapat menarik konsumen membeli produk mereka.

2026
👤 Penulis: Agga Toeloes Diguci
🏷️ Pemasaran 🏷️ Manajemen Rantai Pasokan 🏷️ Analisis Pasar

PENGARUH RISIKO GEOPOLITIK PADA KINERJA SAHAM DALAM INDUSTRI KESEHATAN (STUDI KASUS DI ASIA TENGGARA)

Sektor kesehatan dianggap sebagai "safe haven" bagi investor karena permintaannya yang non-siklis. Namun, era pascapandemi telah menunjukkan kerentanan di industri ini, terutama pada gangguan rantai pasokan global dan gesekan geopolitik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak Risiko Geopolitik (GPR) terhadap kinerja saham 76 perusahaan kesehatan yang terdaftar di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Singapura) dari tahun 2015 hingga 2024. Dengan menggunakan Indeks GPR Caldara dan Iacoviello, penelitian ini menggunakan Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dan Error Correction Model (ECM) untuk menganalisis ekuilibrium jangka panjang dan jangka pendek. Hasil empiris menunjukkan adanya "Paradoks Agregasi". Meskipun analisis sektoral gabungan menunjukkan mekanisme ketahanan yang signifikan dengan kecepatan penyesuaian 13,9%, pada tahap analisis tingkat Perusahaan, hasil menunjukkan adanya kerapuhan yang meluas. Studi ini menemukan bahwa 95% perusahaan yang disurvei (72 dari 76) tidak memiliki mekanisme koreksi kesalahan jangka pendek yang valid. Hal ini menunjukkan bahwa ketahanan hanya dimiliki oleh sebagian kecil perusahaan elit. Lebih lanjut, hasil penelitian juga menunjukkan respons pasar yang dualistik: sementara Risiko Geopolitik dan Inflasi secara umum secara signifikan menekan kinerja saham, Tindakan Geopolitik (GPRA) dan Ancaman (GPRT) malah menunjukkan dampak positif, hal ini menunjukkan adanya "premi kebutuhan" di mana investor mengantisipasi lonjakan permintaan pasokan medis selama konflik yang terjadi. Kesimpulan yang di dapat pada penelitian ini adalah sektor kesehatan bukan "safe haven" melainkan lanskap yang sangat terfragmentasi di mana inflasi menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi perusahaan daripada ketidakstabilan politik. Rekomendasi dari penelitian ini yaitu investor dapat mengadopsi strategi penyaringan "ketahanan mikro" dari bawah ke atas, sementara manajer perusahaan harus memprioritaskan pemisahan rantai pasokan dan lindung nilai inflasi untuk menavigasi "Kesenjangan Ketahanan" yang teridentifikasi di wilayah tersebut.

2026
👤 Penulis: Novia Kusherawati
🏷️ Geopolitik 🏷️ Industri Kesehatan 🏷️ Analisis Pasar

ANALISIS STRATEGI BISNIS PT CIPUTRA DEVELOPMENT DALAM PENGEMBANGAN KAWASAN PERUMAHAN BARU DI KABUPATEN BEKASI (STUDI KASUS : CITRAGARDEN BEKASI)

Pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat terjadi di Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek dan meningkatkan permintaan perumahan secara signifikan. Kabupaten Bekasi menjadi salah satu target yang menarik bagi pengembang properti. PT Ciputra Development Tbk sebagai salah satu pengembang terkemuka di Indonesia meluncurkan CitraGarden Bekasi untuk menjawab kebutuhan pasar. Terdapat beberapa tantangan, seperti persaingan antar kompetitor, akuisisi lahan, pembangunan infrastruktur, dan pergeseran preferensi konsumen yang menjadi tantangan strategi bisnis. Penelitian ini berfokus untuk menganalisa strategi bisnis PT Ciputra Development dalam mengembangkan proyek CitraGarden Bekasi berdasarkan faktor eksternal dan internal. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara kualitatif dengan pemangku kepentingan perusahaan dan survei kuantitatif yang melibatkan responden dari Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi dan Bekasi. Kerangka kerja analisis akan menggunakan analisis pasar (segmentasi, penargetan, dan posisi), analisis lingkungan eksternal (umum, industri, dan pesaing), analisis internal (sumber daya, rantai nilai, pemasaran, dan strategi perusahaan) serta menggunakan matriks SWOT dan TOWS. Hasil penelitian menunjukkan segmen pasar utama CitraGarden Bekasi terdiri dari profesional muda dan keluarga menengah yang mencari hunian terjangkau dan berkembang di lokasi strategis dekat industri dan pusat bisnis. Kekuatan utama PT Ciputra Development terletak pada reputasi merek, kapabilitas finansial dan efisiensi operasional, didukung sistem pengadaan terpusat, penerapan rekayasa nilai serta strategi pemasaran digital. Meskipun proyek ini memiliki keterbatasan lahan dan skala lebih kecil dibanding pesaingnya, CitraGarden Bekasi menerapkan strategi gabungan cost leadership dan diferensiasi dengan menonjolkan aspek keterjangkauan, kualitas desain serta fitur gaya hidup seperti lanskap hijau dan fasilitas clubhouse. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan properti dalam merumuskan strategi yang kompetitif dan berkelanjutan di pasar yang dinamis dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendorong inovasi hunian ramah lingkungan, serta mengembangkan model pembiayaan mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan daya saing sektor perumahan di Indonesia.

2026
👤 Penulis: Tanya Marcella
🏷️ Analisis Pasar 🏷️ Manajemen Rantai Nilai 🏷️ Strategi Bisnis

USULAN STRATEGI PEMASARAN BUSINESS TO BUSINESS (B2B) UNTUK PERUSAHAAN MATERIAL HANDLING, PT.VAKAMINDO MITRA PRIMA (PT.VMP)

Sebuah perusahaan penanganan material lokal bernama PT. VMP menghadapi stagnasi pendapatan, dan selama tiga tahun terakhir, perusahaan tersebut mengalami kesulitan dalam mendapatkan klien baru, terutama karena ketergantungannya pada strategi pemasaran lama seperti pemasaran dari mulut ke mulut dan jaringan pemilik. Studi yang diusulkan ini bertujuan untuk memahami perilaku pembeli bisnis dari calon klien PT. VMP untuk menciptakan strategi pemasaran B2B yang efektif guna mengatasi tantangan ini. Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk studi kasus kualitatif dan menggunakan metode wawancara semi-terstruktur. Data dikumpulkan dengan bantuan 29 partisipan yang terdiri dari manajemen internal perusahaan dan calon klien dari industri konstruksi, manufaktur baja, dan fabrikasi baja. Hasil menunjukkan bahwa terdapat proses pengambilan keputusan konsultatif yang stabil dalam situasi pembelian tugas baru di semua segmen dengan perbedaan utama terletak pada pemicu pengenalan masalah. Rekomendasi bisnis dan pencarian online adalah cara utama klien menemukan pemasok, memilih vendor berdasarkan harga kompetitif dan reputasi. Analisis eksternal dan internal mengungkapkan bahwa kekuatan PT. Keunggulan VMP terletak pada lokakarya dan harga yang kompetitif, sedangkan kelemahan utamanya adalah kehadiran digital. Kesimpulan studi ini mencakup saran baru berupa rencana pemasaran dua bagian (industri berbasis baja dan konstruksi) dan rencana detail implementasi pemasaran digital (meningkatkan kehadiran online dengan mengoptimalkan situs web, menggunakan SEO, menargetkan konten, dll.) untuk menarik pelanggan baru.

2026
👤 Penulis: Chesira Rizki Agreatia
🏷️ Manajemen Pemasaran Bisnis 🏷️ Analisis Pasar 🏷️ Kecerdasan Buatan

REAKSI PASAR TERHADAP RILIS DEEPSEEK R1: STUDI PERISTIWA PADA RANTAI NILAI AI AS

Pertumbuhan investasi yang pesat dalam sektor kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat telah menimbulkan kekhawatiran terkait potensi overvaluasi dan inefisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respons pasar terhadap pencapaian DeepSeek R1 yang melampaui jumlah pengguna ChatGPT, sebuah peristiwa yang mengganggu ekspektasi pasar karena performa tinggi dan biaya pengembangan yang jauh lebih rendah. Dengan menggunakan metode event study, penelitian ini menganalisis abnormal return (AAR) dan aktivitas volume perdagangan (TVA) sebelum dan sesudah peristiwa pada 36 perusahaan publik AS yang dikelompokkan berdasarkan rantai nilai AI: Hardware, Hyperscalers, Developers, dan Integrators. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmen Hardware mengalami abnormal return negatif yang signifikan, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap inefisiensi biaya setelah keberhasilan DeepSeek menggunakan GPU lama di tengah pembatasan ekspor chip AS. Sebaliknya, segmen Developer menunjukkan abnormal return positif yang signifikan dan peningkatan aktivitas perdagangan, menandakan bahwa kemunculan model AI berbiaya rendah dapat memicu inovasi lebih lanjut. Temuan ini memberikan wawasan bagi investor dan pembuat kebijakan mengenai dampak yang berbeda dari disrupsi teknologi AI di setiap bagian rantai nilai.

2025
👤 Penulis: Windra Rahman
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Pasar

PERANCANGAN MINIMUM VIABLE BUSINESS MODEL (MVBM) AI TRADING INTELLIGENCE UNTUK USE CASE PASAR SAHAM DAN KRIPTO MENGGUNAKAN METODE LEAN STARTUP DI PT X

Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengembangkan, dan memvalidasi model bisnis untuk produk AI Trading Intelligence di PT X dengan menggunakan metode Lean Startup untuk mencapai product-market fit di pasar saham dan kripto Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah adanya potensi besar dari pasar investasi Indonesia yang didominasi oleh generasi Milenial dan Gen Z, serta proyeksi pertumbuhan signifikan AI di sektor keuangan. Hal ini juga didukung dengan lanskap kompetitif yang masih tahap awal karena belum ada perusahaan yang memiiki teknologi ini dan adopsi aset saham serta kripto yang meningkat pesat dari tahun ke tahun. Produk ini merupakan pengembangan dari teknologi Semantic dan Price Forecasting yang telah dimiliki perusahaan sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Lean Startup dengan siklus iterasi build-measure-learn untuk memvalidasi asumsi bisnis secara sistematis yang akan divisualisasikan di Lean Canvas. Proses dimulai dengan perumusan visi produk, pengembangan empat user persona (investor dan trader dari pasar saham dan kripto), dan pembuatan Minimum Viable Product (MVP) berbentuk Wizard of Oz. Model bisnis awal yang disusun pada Lean Canvas divalidasi melalui dua siklus iterasi yang melibatkan wawancara mendalam dengan 20 pengguna potensial, CEO PT X, dan Corporate Lawyer. Evaluasi pada setiap iterasi menggunakan Javelin Board dan Problem Tree Analysis untuk menentukan keputusan pivot atau persevere. Hasil dari iterasi pertama menunjukkan perlunya pivot pada beberapa aspek, seperti penambahan masalah "ketinggalan momentum pasar" dan penemuan Unique Value Proposition (UVP) krusial berupa “fitur reasoning” yang transparan di balik setiap keputusan AI. Iterasi kedua berhasil memvalidasi seluruh hipotesis yang telah disesuaikan dan menghasilkan keputusan persevere untuk semua aspek. Hasil akhir penelitian ini adalah sebuah Minimum Viable Business Model (MVBM) yang telah tervalidasi dan dapat menjadi landasan untuk melakukan pengetesan pada regulatory sandbox. MVBM ini menawarkan produk AI Trading Intelligence yang membantu investor dan trader ritel Indonesia mengatasi berbagai permasalahan yang dialami pengguna dalam berinvestasi dan trading dengan model pendapatan yang menyelaraskan kepentingan pengguna dan perusahaan melalui kombinasi management fee dan profit sharing. .

2025
👤 Penulis: Muhammad Syauqi Al-Amin
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Pasar

ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI FASILITAS PRODUKSI TABLET HORMON SEKS DAN KONTRASEPSI

Berdasarkan data dari Indonesia Total Market Audit (ITMA), permintaan untuk produk obat hormon seks dan kontrasepsi cenderung meningkat setiap tahunnya. Untuk mendirikan fasilitas produksi tablet hormon seks diperlukan investasi yang cukup besar, sehingga perlu dilakukan studi kelayakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan bisnis dan investasi fasilitas produksi tablet hormon seks dan kontrasepsi dengan menggunakan metode analisis pasar. Studi meliputi aspek pasar, aspek teknis, aspek manajemen, aspek yuridis dan analisis aspek finasial ekonomi. Studi akan didasarkan pada biaya investasi yang dikeluarkan dan target penjualan beberapa tahun. Analisis dilakukan secara komprehensif mulai dari market share produk di Indonesia tahun 2023 dan pembuatan portofolio penjualan produk. Hasil menunjukan potensi pasar produk tablet hormon seks di Indonesia berdasarkan data IQVIA tahun 2023 adalah sebesar Rp 774.870.335.382 dengan MAT GR sebesar 18% dan CAGR 3 tahun terakhir terhitung sejak 2021 hingga 2023 sebesar 9%. Berdasarkan analisis 12 produk portofolio yang akan dibuat, diperoleh hasil Net Present Value (NPV) sebesar Rp 191.886.357.660 dengan Internal Rate of Rerturn (IRR) sebesar 53% dan Pabyback Period (PBP) selama 2,13 tahun. Setelah melakukan uji kelayakan investasi, dilakukan analisis sensitivitas untuk melihat perubahan nilai Net Present Value (NPV) terhadap Harga Pokok Penjualan dan revenue. Hasil uji sensitivitas menunjukkan investasi masih layak dijalankan pada perubahan kenaikan Harga Pokok Penjualan sebesar 30%, dan penurunan nilai revenue sebesar 15%. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa rencana investasi layak untuk dilaksanakan.

2025
👤 Penulis: Fany Enno Juniarti
🏷️ Analisis Pasar 🏷️ Manajemen Investasi Fasilitas Produksi 🏷️ Hidrologi Ekonomi

KAJIAN TINGKAT KEPUASAN PENGGUNAAN JALAN TOL (STUDI KASUS: JALAN TOL CIPALI DAN JALAN TOL CIPULARANG)

Abstrak bisa dilihat di filenya

2025
👤 Penulis: Achmad Surian Nur
🏷️ Keuangan 🏷️ Analisis Pasar 🏷️ Transportasi

PENGUSULAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN POSISI PASAR SODIUM METILAT OKSIDA (SMO) DALAM INDUSTRI BIODIESEL: STUDI KASUS PT ENERGY NUSANTARA

-

2025
👤 Penulis: Ida Rosida
🏷️ Industri Biodiesel 🏷️ Analisis Pasar

STUDI KELAYAKAN FINANSIAL RENCANA EKSPANSI PT XYZ DALAM PROGRAM KONVERSI SEPEDA MOTOR LISTRIK

Penelitian ini menyelidiki kelayakan finansial dari rencana ekspansi PT XYZ dalam program konversi sepeda motor listrik di Indonesia. Didorong oleh kebutuhan mendesak untuk mengurangi perubahan iklim dan polusi udara yang disebabkan oleh sektor transportasi, pemerintah Indonesia telah secara aktif mempromosikan adopsi kendaraan listrik melalui kebijakan dan pemberian insentif. PT XYZ, memanfaatkan keahliannya dalam teknologi konversi kendaraan listrik, bertujuan untuk memanfaatkan peluang ini sambil berkontribusi pada transisi energi yang berkelanjutan. Studi kelayakan finansial yang komprehensif telah dilakukan, yang mencakup analisis potensi pasar, evaluasi struktur biaya, perhitungan kebutuhan investasi, proyeksi pendapatan dan profitabilitas, dan penilaian risiko. Hasilnya menunjukkan kelayakan finansial yang tinggi untuk proyek tersebut, dengan Net Present Value (NPV) sebesar Rp 1,7 triliun, Internal Rate of Return (IRR) sebesar 43,79%, dan periode pengembalian modal kurang dari dua tahun. Analisis sensitivitas menyoroti sensitivitas proyek terhadap harga jual dan biaya bahan baku, yang menekankan perlunya strategi manajemen risiko yang efektif. Berdasarkan temuan ini, peneliti merekomendasikan PT XYZ untuk melaksanakan proyek tersebut sambil menerapkan strategi untuk mengoptimalkan harga, mendiversifikasi rantai pasokan, memperkuat branding, dan mendorong inovasi berkelanjutan. Proyek ini memiliki potensi yang signifikan bagi PT XYZ untuk mencapai keberhasilan finansial dan memainkan peran penting dalam peralihan Indonesia menuju transportasi berkelanjutan.

2024
👤 Penulis: Palaguna Siahaan
🏷️ Finansial 🏷️ Konversi Kendaraan Listrik 🏷️ Analisis Pasar

MEREVOLUSI PEMESANAN TEMPAT OLAHRAGA DI INDONESIA: RENCANA BISNIS SEWANUE

Rencana bisnis Sewanue menangani masalah mendesak terkait kurangnya aktivitas fisik, isolasi sosial di kalangan pemuda, dan sistem manajemen tempat olahraga yang sudah usang di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja strategis untuk meluncurkan dan mempertahankan platform online inovatif yang didedikasikan untuk mengubah proses pemesanan tempat olahraga, yang pada akhirnya mempromosikan gaya hidup sehat dalam komunitas. Sewanue bercita-cita menjadi platform terkemuka untuk pemesanan tempat olahraga di Indonesia, memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan efisiensi operasional bagi pengelola tempat. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif melalui survei yang didistribusikan kepada masyarakat umum dan pemilik tempat olahraga di Bandung dan Jakarta. Responden untuk survei konsumen sebagian besar adalah individu muda yang paham teknologi berusia 18-34 tahun, sementara survei pemilik tempat menargetkan tempat olahraga terkenal dan terkemuka yang menawarkan fasilitas sepak bola, bulu tangkis, tenis, biliar, dan bola basket. Pendekatan ini memastikan wawasan komprehensif tentang kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh konsumen dan pengelola tempat. Rencana bisnis ini mengeksplorasi beberapa area kritis termasuk analisis pasar yang mendetail, rencana layanan yang kuat yang menguraikan fungsionalitas platform, dan strategi pemasaran komprehensif untuk membangun kesadaran merek dan menangkap pangsa pasar. Selain itu, disajikan rencana keuangan dengan proyeksi keuntungan dan anggaran, rencana operasional untuk mengelola operasi harian, dan struktur organisasi yang dirancang untuk fleksibilitas dan skalabilitas. Analisis kelayakan mendukung keberlangsungan Sewanue, menyoroti potensinya untuk berinovasi dan memimpin industri pemesanan tempat olahraga di Indonesia.

2024
👤 Penulis: Anaqi Vilca Aiman
🏷️ Pemasaran Digital 🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Pasar

REAKSI PASAR TERHADAP BOIKOT KONSUMEN PADA MEREK YANG TERAFILIASI DENGAN ISRAEL DI INDONESIA

Pada tahun 2023, boikot konsumen terhadap merek dan produk yang terafiliasi dengan Israel terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dengan tujuan menekan perusahaan dan pemerintah untuk menarik dukungan dari Israel. Sebuah organisasi keagamaan di Indonesia merilis fatwa— pendapat hukum Islam—tentang larangan dukungan langsung dan tidak langsung terhadap agresi Israel terhadap Palestina. Boikot konsumen ini beredar luas di media sosial sehingga berdampak ke merek yang ditargetkan. Namun, merek yang ditargetkan ini dikelola oleh perusahaan pihak ketiga di Indonesia, di mana ada perusahaan yang secara eksklusif mengelola satu merek dan ada pula yang mengelola banyak merek. Hal ini tak hanya berpotensi mengancam merek tersebut, tetapi juga perusahaan induk dan pemegang sahamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar terhadap boikot konsumen ini di Indonesia, sebagaimana terlihat dalam abnormal return dan aktivitas volume perdagangan dari 12 perusahaan yang memiliki merek yang dianggap terafiliasi dengan Israel. Dengan data sekunder, penelitian ini menerapkan metodologi studi peristiwa dengan menggunakan empat event window berbeda, 3 dan 7 hari untuk menganalisis reaksi langsung (jangka pendek) dan 11 dan 21 hari untuk menganalisis reaksi jangka panjangnya. Subsampling dilakukan berdasarkan proporsi merek yang diboikot—brand boycott ratio—dalam sebuah perusahaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan adanya reaksi pasar langsung terhadap boikot konsumen dalam jangka pendek, ditunjukkan oleh abnormal return, sementara perubahan signifikan dalam aktivitas volume perdagangan hanya terjadi dalam jangka panjang. Perusahaan dengan brand boycott ratio rendah tidak terpengaruh oleh peristiwa tersebut, sedangkan perusahaan dengan rasio tinggi terdampak negatif. Ini menunjukkan bahwa hanya perusahaan dengan brand boycott ratio tinggi yang terkena dampak signifikan oleh boikot, dengan implikasi bahwa perusahaan dengan portofolio yang beragam terdampak lebih sedikit ketika terjadi boikot konsumen.

2024
👤 Penulis: Puteri Tricahya Utami
🏷️ Boikot Konsumen 🏷️ Analisis Pasar 🏷️ Manajemen Risiko Perusahaan

PERUMUSAN STRATEGI OPERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASIONAL PERUSAHAAN (STUDI KASUS: MOLYCOP INDONESIA)

untuk Perusahaan Manufaktur Bola Baja Penggerinda dalam meningkatkan kapasitas operasional dan keunggulan kompetitifnya sebagai tanggapan terhadap peningkatan kapasitas investasi dan produksi. Studi ini akan menawarkan matriks terstruktur yang sesuai dengan optimalisasi sumber daya operasional untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam mencapai pertumbuhan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui proses interview dan kuesioner terhadap para profesional, serta pengkajian data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber baik internal ataupun eksternal. Data dikumpulkan dan dianalisis melalui pengkodean informasi, pengembangan analisa data sekunder, dan stratifikasi hasil interview, dengan fokus pada strategi operasional dan analisis pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi strategis melalui pemanfaatan Matriks Strategi Operasi dan Analisa Rantai Nilai. Penelitian ini menghasilkan identifikasi dari beberapa komponen kunci dalam strategi operasi perusahaan, yang terdiri dari strategi kapasitas, jaringan pasokan, teknologi proses, dan pengembangan organisasi. Pada akhirnya, strategi operasi berfokus pada tujuan kinerja utama Perusahaan mencakup kualitas, kecepatan, keandalan, adaptabilitas, dan efisiensi biaya, yang dirumuskan dalam suatu area kebijakan untuk meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan.

2024
👤 Penulis: Gigin Destriana
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Analisis Pasar 🏷️ Kecerdasan Buatan
Halaman 1 dari 2
💬