📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenMEMAHAMI KESEDIAAN PEMILIK RUMAH UNTUK MENGADOPSI SISTEM PLTS ATAP DI INDONESIA: SEBUAH SURVEI PURPOSIVE
Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan energi surya, namun adopsi sistem fotovoltaik (PV) atap di kalangan pemilik rumah masih relatif rendah dibandingkan dengan potensi energi surya nasional. Meskipun dukungan pemerintah dan perkembangan pasar energi terbarukan terus meningkat, adopsi PV atap belum berkembang sejalan dengan target energi terbarukan Indonesia. Kondisi ini menunjukkan perlunya pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktorfaktor yang memengaruhi kesediaan pemilik rumah untuk mengadopsi sistem PV atap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesediaan pemilik rumah di Indonesia untuk mengadopsi sistem PV atap, dengan fokus pada persepsi biaya, kesadaran teknologi, hambatan yang dirasakan, akses terhadap informasi, serta skema kemitraan atau pembiayaan. Penelitian menggunakan survei kuantitatif cross-sectional dengan metode purposive sampling non-probabilitas. Setelah proses penyaringan dan pembersihan data, diperoleh 97 respons valid untuk dianalisis. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, korelasi peringkat Spearman, uji multikolinearitas, dan regresi logistik biner. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki akses listrik yang stabil, ketergantungan yang relatif tinggi terhadap listrik, serta sikap yang positif terhadap energi terbarukan. Hasil inferensial menunjukkan bahwa skema kemitraan atau pembiayaan merupakan satu-satunya variabel yang memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap kesediaan mengadopsi sistem PV atap. Sebaliknya, persepsi biaya, kesadaran teknologi, hambatan yang dirasakan, dan akses terhadap informasi tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan dalam model regresi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesediaan mengadopsi sistem PV atap lebih dipengaruhi oleh mekanisme dukungan finansial yang praktis dibandingkan oleh kesadaran, akses informasi, atau hambatan yang dirasakan. Oleh karena itu, strategi bisnis dan kebijakan perlu memprioritaskan skema pembiayaan dan kemitraan yang mudah diakses untuk mengurangi biaya awal dan risiko adopsi. Karena penelitian ini menggunakan sampel purposif sebanyak 97 responden, hasil penelitian perlu dipandang sebagai gambaran awal dan bukan representasi seluruh rumah tangga di Indonesia. Kata Kunci: PLTS Atap; Adopsi Rumah Tangga; Minat Adopsi; Energi Terbarukan