📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

PERANCANGAN ULANG FUNGSI PLANNING & GOVERNANCE PADA DIREKTORAT PRODUCT & TECHNOLOGY PT ASTRA DIGITAL ARTA BERDASARKAN ANALISIS PROSES BISNIS

PT Astra Digital Arta membentuk fungsi Planning & Governance (PnG) untuk mendukung perencanaan dan tata kelola pada Direktorat Product & Technology. Dalam pelaksanaannya, fungsi PnG masih berfokus pada koordinasi, monitoring administratif, dan pelaporan sehingga keterlibatannya dalam perencanaan strategis, pengawalan pengembangan produk digital, serta System Development Life Cycle (SDLC) belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan ketidaksesuaian antara fungsi yang dirancang dan peran yang dijalankan. Penelitian ini bertujuan merancang ulang fungsi PnG agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan arah pengembangan bisnis perusahaan. Penelitian dilakukan melalui pemetaan proses bisnis dan Responsibility Assignment Matrix (RAM) existing, analisis kesenjangan, serta perancangan proses bisnis, Responsibility Assignment Matrix (RAM), job description, dan job specification usulan menggunakan Star Model. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi PnG mengalami penyempitan peran dan belum terlibat secara optimal dalam perencanaan strategis maupun pengawalan pengembangan produk digital. Perancangan menghasilkan tiga strategic priorities dan tiga organizational capabilities yang diterjemahkan ke dalam usulan proses bisnis yang mencakup checkpoint pada tahapan System Development Lifecycle (SDLC), Responsibility Assignment Matrix (RAM), job description, dan job specification. Hasil perancangan diharapkan meningkatkan kesesuaian fungsi Planning & Governance dengan kebutuhan organisasi melalui proses bisnis pada Direktorat Product & Technology.

2026
👤 Penulis: Edric Jeremia
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Perencanaan Strategis 🏷️ Analisis Proses Bisnis

PEMECAHAN MASALAH BIAYA OPERASIONAL MELALUI ANALISIS TENAGA KERJA DAN PROSES UNTUK SEBUAH PABRIK KARET DI BANDUNG

CV XYZ, sebuah pabrik manufaktur karet di Bandung, mengalami dampak signifikan akibat tingginya biaya operasional yang menyebabkan mereka hanya memiliki margin laba kotor sebesar 13,1% pada tahun 2023, yang berada di bawah rata-rata industri. Biaya operasional tertinggi di divisi barang jadi berasal dari biaya tenaga kerja (51,1%) yang mencapai Rp 412.402.500 per tahun. Hal ini terjadi karena perusahaan kurang memanfaatkan waktu produktif. Untuk mengurangi biaya, diperlukan penilaian terhadap efisiensi tenaga kerja dan proses. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja tenaga kerja dan proses saat ini di divisi barang jadi CV XYZ dan mengusulkan perbaikan. Penelitian ini menggunakan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif, termasuk observasi lapangan, wawancara, dan tinjauan literatur. Data dikumpulkan dari observasi, arsip perusahaan, dan wawancara dengan personel kunci di CV XYZ. Analisis data mencakup analisis proses bisnis, analisis aliran nilai, dan analisis beban kerja menggunakan metode Full-Time Equivalent. Pemetaan proses yang rinci menggunakan SIPOC dan BPMN menunjukkan bahwa pemborosan waktu menunggu adalah yang paling sering terjadi. Analisis beban kerja menunjukkan bahwa delapan pekerja memiliki beban kerja yang kurang, dan satu pekerja memiliki beban kerja normal. Rekayasa ulang proses bisnis menyarankan perbaikan dengan menggabungkan operasi atau elemen. Proses yang diusulkan mengurangi waktu menganggur pekerja selama fase vulkanisasi karet. Proses bisnis yang direkayasa ulang digunakan sebagai dasar untuk menghitung distribusi beban kerja baru. Hal ini mengakibatkan jumlah pekerja yang lebih sedikit dan beban kerja yang meningkat, meskipun masih dalam kategori kurang beban. Solusi yang diusulkan ini menghemat biaya tenaga kerja langsung CV XYZ sebesar 33%, yaitu sebesar Rp 137.467.500 per tahun dan mengurangi 17,02% dari biaya operasional.

2024
👤 Penulis: Mesli Sontania
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Proses Bisnis
💬