📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 13 dokumenPEMODELAN TIGA DIMENSI MENGGUNAKAN METODE FOTOGRAMETRI RENTANG DEKAT UNTUK PERPIPAAN (STUDI KASUS:STASIUN KOMPRESOR GAS TEGAL GEDE, BEKASI)
Pipa merupakan objek penting dalam industri migas. Perawatan dan modifikasi pipa perlu dilakukan agar tidak menyebabkan kerugian besar. Dalam melakukan modifikasi, perlu dilakukan pengukuran ke lapangan untuk mengidentifikasi pipa. Pada era digital, pengidentifikasian tersebut akan lebih mudah dilakukan melalui model pipa tiga dimensi, sehingga tidak perlu lagi dilakukan pengukuran ke lapangan. Salah satu metode untuk membuat model tiga dimensi tersebut adalah dengan fotogrametri rentang dekat. Metode ini dapat memberikan model yang akurat dan dengan alat dan pengolahan data yang sederhana. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mempelajari bagaimana proses pembuatan model tiga dimensi melalui metode fotogrametri rentang dekat serta membuat model tiga dimensi menggunakan metode ini untuk perpipaan. Untuk melakukan pengerjaannya, dilakukan studi referensi yang berkaitan, dan untuk implementasi diawali dengan kalibrasi kamera dan juga akuisisi data ke lapangan. Studi kasus dilakukan untuk pipa gas PT. Pertagas Stasiun Tegal Gede, Bekasi. Pengambilan data yang dilakukan dengan kamera non-metrik, diolah menggunakan perangkat lunak PhotoModeler Scanner. Hasil dari Tugas Akhir ini adalah model tiga dimensi perpipaan.
PENGARUH LOGAM FE, ZN, DAN NI TERHADAP PEMBENTUKAN ETANOL DALAM PROSES ANAEROB DARI PENGOLAHAN PALM OIL MILL EFFLUENT (POME) MENGGUNAKAN METODE STATISTIK FAKTORIAL2N
Industri minyak kelapa sawit merupakan salah satu industri yang baik untuk dikembangkan di negera beriklim tropis seperti Indonesia. Prospek perkembangan minyak kelapa sawit sangat pesat hal ini ditunjukkan dengan pertumbuhan rata-rata komoditi 8% per tahun dan Indonesia mampu menguasai 37% pasar dunia untuk industri ini. Namun dalam proses pengolahan minyak kelapa sawit, akan dihasilkan limbah cair dari proses penjernihan minyak kelapa sawit yang sering diistilahkan palm oil mill effluen (POME). POME memiliki kandungan organik dalam bentuk chemical oxygen demand (COD) terlarut hingga mencapai >2.000 mg/L. Penyisihan COD terlarut tersebut dapat diolah menggunakan pengolahan anaerob. Pengolahan anaerob pada tahap asidogenesis menghasilkan asam-asam volatil, etanol, gas CO2, dan H2. Penyisihan COD terlarut dapat dipengaruhi oleh kehadiran penambahan logam Fe, Zn, dan Ni. Berdasarkan penelitian sebelumnya, kehadiran logam-logam tersebut diyakini dapat berfungsi sebagai kofaktor enzim di dalam proses anaerob baik dalam penyisihan materi organik atau pembentukan produk lainnya. Pada penelitian ini digunakan limbah cair artifisial dengan nilai COD ±6.000 mg/L. Pengoperasian reaktor dilakukan secara batch dengan waktu reaksi selama 48 jam dan setiap variasi dilakukan duplo reaktor. Penurunan COD yang diperoleh dapat mencapai 40-65%. Penambahan logam Zn dan kombinasi logam Zn-Ni memiliki efesiensi penyisihan COD terlarut hingga mencapai 63%. Pada penelitian ini hasil analisa laboraturium akan diuji dengan analisa statistik faktorial 2n. Dari hasil analisa statistik, diperoleh hasil bahwa kombinasi penambahan logam Fe-Zn serta kondisi tanpa adanya penambahan logam ke dalam reaktor memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penyisihan COD terlarut.
CREW OPERATING PATTERN DENGAN GRAPHICAL METHOD, STUDI KASUS PT GARUDA INDONESIA
Lihat di file
ANALISIS DAN PERANCANGAN ALGORITMA CREW OPERATION PATTERN (CROPA), STUDI KASUS PT GARUDA INDONESIA
Lihat di file
PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA BERBASIS PENDEKATAN PERILAKU (BEHAVIOR APPROACH) UNTUK MENDUKUNG KEPUTUSAN KOMPENSASI DI PT PACINDO
PT Pacindo, sebuah perusahaan manufaktur kimia, menghadapi tantangan bisnis yang ditandai oleh penurunan pendapatan dan keluhan karyawan yang meluas mengenai ketidakadilan dalam kenaikan gaji. Analisis masalah mengidentifikasi akar penyebabnya adalah "kurangnya pendekatan dan instrumen yang terukur dan terstandar untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan kompensasi", yang mengakibatkan keputusan bersifat subjektif berdasarkan penilaian direktur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah instrumen penilaian kinerja berbasis perilaku yang terukur, terstandar, dan dapat berfungsi sebagai landasan yang transparan dan berbasis bukti untuk pengambilan keputusan kompensasi di PT Pacindo. Metodologi penelitian ini menggunakan kerangka kerja Engineering Design Process dan mengadopsi metode Behaviorally Anchored Rating Scale (BARS) sebagai pendekatan utama. Proses perancangan melibatkan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, analisis dokumen, dan serangkaian Focus Group Discussion (FGD) dengan jajaran pimpinan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah paket perangkat penilaian kinerja yang utuh, yang mencakup tujuh indikator kinerja utama yang relevan dengan konteks perusahaan, instrumen BARS dengan jangkar perilaku (behavioral anchors) yang spesifik, matriks pembobotan yang berbeda untuk setiap kelompok penilaian, serta mekanisme penskoran multi-penilai dan pedoman konversi skor ke dalam grade kinerja (A-E). Rancangan ini secara sistematis menggantikan penilaian subjektif dengan standar yang objektif, menciptakan hubungan yang adil dan dapat dipertanggungjawabkan antara kinerja dan kompensasi.
ANALISIS STRUKTUR MODAL OPTIMAL PT BLUEBIRD TBK
PT Bluebird Tbk, perusahaan transportasi darat terkemuka di Indonesia, berencana untuk membeli 1.000 unit kendaraan listrik (EV) pada tahun 2025, yang akan memerlukan investasi sebesar Rp 1,8 triliun. Saat ini, struktur modal perusahaan terdiri atas 25,24% utang dan 74,76% ekuitas, suatu proporsi yang berbeda secara signifikan dari rata-rata industri transportasi jalan raya Indonesia yang sebesar 51,63% utang dan 48,37% ekuitas. Perbedaan ini menunjukkan bahwa PT Bluebird Tbk kemungkinan belum mencapai struktur modal yang optimal. Mencapai struktur modal yang optimal penting untuk meminimalkan biaya modal perusahaan dan memaksimalkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Rencana ekspansi ini memberikan kesempatan bagi PT Bluebird Tbk untuk mengevaluasi dan berpotensi merestrukturisasi struktur modalnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Biaya Modal untuk mengidentifikasi struktur modal optimal, dengan rumus Weighted Average Cost of Capital (WACC) untuk menganalisis berbagai skenario utang dan ekuitas. Damodaran Synthetic Rating digunakan untuk memperkirakan biaya utang, sedangkan Capital Asset Pricing Model (CAPM) digunakan untuk menghitung biaya ekuitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal optimal bagi PT Bluebird Tbk terdiri atas 32% utang dan 68% ekuitas, yang akan menurunkan WACC perusahaan dari 11,95% menjadi 11,85%. Alih-alih langsung meningkatkan proporsi utang menjadi 32% dari total modal, disarankan agar perusahaan melakukan peningkatan utang secara moderat guna meningkatkan efisiensi modal sambil menjaga stabilitas keuangan. Rencana ekspansi ini memberikan peluang strategis bagi perusahaan untuk bergerak secara bertahap menuju struktur modal yang optimal tanpa meningkatkan risiko keuangan secara berlebihan.
PEMODELAN GSTARX MULTIFAKTOR TERHADAP PRODUKTIVITASAN PADI DI JAWA BARAT
Model Generalized Space-Time Autoregressive exogenous (GSTARX) adalah model prediksi ruang-waktu yang disusun dengan matriks bobot spasial sebagai interpretasi hubungan antarlokasi. Ini memungkinkan peningkatan akurasi prediksi dengan memperhitungkan pengaruh hubungan antarlokasi dari variabel pengamatan. Hubungan antarlokasi ini dipetakan menggunakan metode Minimum Spanning Tree (MST) yang dikonstruksi berdasarkan korelasi. Produktivitas padi memiliki peran krusial dalam ketahanan pangan dan ekonomi regional, sehingga perlu diantisipasi fluktuasinya. Fluktuasi ini dipengaruhi oleh sifat fisik lingkungan seperti curah hujan, kelembapan, dan temperatur. Variabel-variabel tersebut dimodelkan dengan model GSTARX Multifaktor pada lima lokasi pengamatan di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kota Bogor, dan Kabupaten Cirebon, menggunakan data bulanan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dari Januari 2018 hingga Desember 2023. Pemetaan risiko fluktuasi produktivitas padi pada penelitian ini menggunakan pendekatan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System - EWS) dengan komponen produktivitas padi sebagai variabel respons dan curah hujan, kelembapan, serta temperatur sebagai faktor eksogen
PREDIKSI RISIKO KEBAKARAN LAHAN GAMBUT OLEH MODEL GSTAR DENGAN KONSTRUKSI BOBOT POHON PEMBANGUN MINIMUM BERDASARKAN KORELASI PADA KASUS TIGA DIMENSI
Model Generalized Space-Time Autoregressive (GSTAR) adalah model prediksi ruang-waktu yang disusun dengan matriks bobot spasial sebagai interpretasi hubungan antarlokasi. Akurasi prediksi antar-waktu dapat meningkat saat pengaruh hubungan antarlokasi dari variabel pengamatan diperhitungkan. Hubungan antarlokasi pengamatan dapat dipetakan dengan metode pohon pembangun minimum atau Minimum Spanning Tree (MST) yang dikonstruksi berdasarkan jarak dan korelasi. Kebakaran dan kekeringan lahan gambut perlu diantisipasi demi mencegah kerusakan ekosistem, pelepasan emisi karbon dalam jumlah besar, dan gangguan rantai ekonomi. Faktor kebakaran lahan gambut dipengaruhi oleh sifat fisik lahan gambut seperti tinggi muka air dan kelembapan tanah. Variabel-variabel tersebut akan dimodelkan dengan model GSTAR pada beberapa lokasi pengamatan yang diamati secara tiga dimensi. Badan Risiko Gambut dan Mangrove (BRGM) menggunakan variabel tinggi muka air untuk memetakan risiko kebakaran lahan gambut. Pemetaan risiko kebakaran lahan gambut pada tugas akhir ini menggunakan pendekatan Peat-Fire Vulnerability Index (PFVI) dengan komponen tinggi muka air, kelembapan tanah, temperatur, dan curah hujan. Pemetaan risiko akan dilakukan pada lahan gambut di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Kalimantan Tengah menggunakan pengamatan BRGM dari Februari 2021 hingga November 2024.
USULAN INITIATIF PEMASARAN UNTUK MENGURANGI DAMPAK OFF PATEN OBAT DI INDUSTRI FARMASI (ACILATEM)
Penelitian ini berfokus pada dampak dari obat habis paten di industri farmasi Indonesia, dengan penekanan khusus pada Acilatem, obat antipsikotik inovatif yang diproduksi oleh PT GOMI Indonesia. Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor utama yang mempengaruhi kinerja obat originator pada saat masa paten berakhir. Dengan menggunakan analisis internal dan eksternal, penelitian ini mengevaluasi situasi regulasi, dinamika pasar, dan tekanan persaingan di sektor kesehatan di Indonesia. Studi ini menggunakan kerangka kerja seperti PEST, Porter's Five Forces, analisis kompetitif, analisis rantai nilai VRIO dan TOWS untuk mengidentifikasi tantangan dan inisiatif pemasaran untuk memitigasi penurunan pangsa pasar Acilatem setelah masa berlaku paten berakhir. Studi ini juga mengeksplorasi inisiatif pemasaran yang disesuaikan dengan sumber daya dan kemampuan organisasi PT GOMI, dengan fokus pada segmentasi pelanggan, posisi produk, dan peningkatan nilai dari produk. Hasilnya menunjukkan usulan inisiatif pemasaran yang komprehensif untuk mempertahankan eksistensi Acilatem di pasar dan memastikan profitabilitas serta keberlanjutan bisnis dalam menghadapi persaingan dengan produk generik dan produk me-too. Pendekatan ini menyoroti perlunya efisiensi operasional, kemitraan strategis, dan pendidikan berkelanjutan bagi para tenaga kerja kesehatan untuk mendorong penggunaan dan mempertahankan kepemimpinan di pasar industry farmasi Indonesia yang terus berkembang.
PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN DOSEN PELAKSANA KERJA SAMA PADA BIRO KEMITRAAN ITB MENGGUNAKAN METODE DATA MINING
Institut Teknologi Bandung (ITB) selalu berupaya untuk meningkatkan kemitraan untuk memperluas jaringan kemitraan di ITB. Untuk mewujudkan tujuan ini, terdapat salah satu unit kerja ITB, yaitu Bagian Kemitraan dan Pengelolaan Strategis di bawah Biro Kemitraan ITB. Salah satu permasalahan yang dihadapi pada bagian ini adalah terkait pencapaian target jumlah kerja sama. Di sisi lain, ITB memiliki banyak dosen yang berpotensi sebagai pelaksana kerja sama. Permasalahan terjadi karena belum adanya pengolahan yang lebih terstruktur untuk dapat menghasilkan informasi mengenai keahlian dosen ITB. Pada saat ini, penentuan dosen pelaksana kerja sama dilakukan secara kurang efisien karena masih dilakukan secara manual dan sporadis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk proses pemilihan dosen pelaksana kerja sama secara efisien. Metode yang digunakan dalam perancangan SPK mengikuti metode prototyping dengan tahapan planning, analysis, dan design. Sementara dalam merancang model data mining, digunakan kerangka kerja Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM). Alur penelitian ini secara umum dimulai dengan memetakan kondisi existing, mengidentifikasi kebutuhan, melakukan pemodelan, merancang komponen subsistem dan prototipe SPK, hingga mengevaluasi prototipe dan membuat kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis data publikasi yang bersumber dari database Scopus untuk mendukung proses pemilihan dosen pelaksana kerja sama di Biro Kemitraan ITB. Sistem ini menggunakan model data mining, seperti model Latent Dirichlet Allocation (LDA) weighted moving average, model Yet Another Keyword Extractor (YAKE), serta network analysis. SPK yang dirancang meliputi prototipe user interface dengan fungsi utama meliputi pencarian dosen dan pemetaan topik keahlian dosen, serta komponen data management subsystem yang menghasilkan ERD dengan enam entitas.
PERANCANGAN SISTEM DASHBOARD PEMANTAU PRODUKTIVITAS SECARA REAL-TIME PADA MESIN CNC DI PT SOHOU KIKAKU INDONESIA
PT Sohou Kikaku Indonesia (PT SKI) merupakan perusahaan Contract Manufacturer (CM) yang memproduksi item berbahan dasar logam dan telah menjalin kontrak dengan beberapa produsen sehingga terdapat variasi pada permintaan item yang diproduksi. Permintaan seluruh item tersebut dapat dipenuhi dengan adanya 4 departemen yang dimiliki oleh PT SKI, yaitu departemen cutting, milling, CNC, dan press. Dari keempat departemen tersebut, departemen CNC menjadi departemen dengan persentase produktivitas terendah pada tahun 2023. Berdasarkan masalah tersebut, dilakukan penelusuran akar masalah sehingga didapatkan akar masalah berupa tidak adanya alat atau sebuah dashboard yang dapat memantau kondisi mesin CNC secara real-time. Untuk mengatasi akar permasalahan tersebut, maka dirancang sebuah sistem dashboard pemantau produktivitas pada mesin CNC dengan terlebih dahulu menentukan data dan informasi yang akan disajikan pada dashboard. Metode yang digunakan dalam perancangan dashboard pada penelitian ini adalah metode Vilarinho yang merupakan modifikasi dari metode Engineering Design Process (EDP). Metode Vilarinho dimulai dengan melakukan diagnosis terhadap area produktif, dilanjutkan dengan merencanakan dan mengidentifikasi kebutuhan sistem serta mengembangkan sistem, dan diakhiri dengan menguji serta mengimplementasikan sistem yang telah dirancang. Dengan penggunaan metode Vilarinho, dapat dihasilkan sebuah sistem dashboard yang dapat memenuhi kebutuhan stakeholders PT SKI dengan menggunakan NodeRed. Sistem dashboard tersebut diimplementasikan secara langsung pada 2 mesin CNC di departemen CNC, yaitu mesin Brother 1 dan Polygim 1. Selain itu, sistem dashboard dilengkapi dengan tampilan dashboard yang dapat menyajikan data dan informasi yang menggambarkan produktivitas mesin CNC di PT SKI. Dashboard akan digunakan untuk keperluan pemantauan dan pengambilan keputusan bagi pihak manajerial dan staff produksi terhadap proses produksi di mesin CNC.
PERENCANAAN PENGENDALIAN BANJIR KALI SEKRETARIS PROVINSI DKI JAKARTA
abstrak bisa dilihat di filenya
SMART FOOTBALL : PENGEMBANGAN MODEL SIMULASI ASSESSMENT SKEMA PENYERANGAN BERBASIS KOORDINAT DAN SKILL PEMAIN DENGAN ALGORITMA LOGISTIC REGRESSION
Kualitas pemain lokal di Indonesia masih tertinggal dengan pemain naturalisasi yang didatangkan untuk memperkuat timnas Indonesia, sehingga kualitas latihan dari klub Liga 1 Indonesia perlu ditingkatkan. Berbagai penelitian untuk menunjang hal tersebut sudah dilakukan, namun terdapat beberapa permasalahan mendasar seperti misalnya (1) data penting harus dimasukkan secara manual, (2) standar data yang tidak baku untuk penelitian yang berbeda, (3) evaluasi skema hanya berfokus pada aksi passing, (4) evaluasi skema bergantung pada data yang terbatas, dan (5) aspek skill pemain belum dilibatkan dalam evaluasi skema permainan. Karena itulah, penelitian ini berupaya membangun suatu model simulasi untuk menilai skema penyerangan hanya berdasarkan data koordinat pemain (SPADL) dan skor skill pemain (sofifa). Model simulasi ini ini dibangun berdasarkan 2 jenis model simulasi, yaitu model simulasi difficulty value dan model simulasi player skill probability, yang diujikan pada 3 jenis aksi pemain (aksi passing (model xPass), aksi shooting (model xGoal), aksi dribbling (model xDribble)). Baik model simulasi difficulty value maupun model simulasi player skill probability dibangun menggunakan algoritma Logistic Regression. Hasil perkalian angka dari perhitungan kedua model simulasi tersebut merupakan angka peluang keberhasilan suatu pemain spesifik dalam melakukan aksi tertentu dalam skema permainan, yang mengadopsi konsep stochastic process. Model simulasi yang meliputi 3 aksi pemain ini kemudian diujikan pada aspek pengujian seperti skema permainan yang disimulasikan, skema permainan di dunia nyata, dan penggunaan model simulasi untuk mendeteksi pemain potensial jika dibandingkan metode VAEP sebagai state- of-the-art. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model xPass dan xGoal relatif menunjukkan kinerja yang baik pada hampir semua skenario pengujian, kecuali untuk model xDribble masih perlu ditingkatkan kinerjanya. Untuk mendeteksi pemain potensial secara keseluruhan, model simulasi memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada metode VAEP jika ranking 10 pemain teratas yang dihasilkan tidak dilihat berdasarkan prorata jumlah gol, jumlah assist, atau jumlah keduanya dalam 90 menit pertandingan pada 2 kompetisi besar.