📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 9 dokumen

PENGARUH PENGALAMAN MEREK, POPULARITAS PEMASARAN, DAN CITRA MEREK TERHADAP KESETIAN PELANGGAN: STUDI KASUS PADA LUXXE STUDIO

Tujuan penelitian ini akan dilakukan pada Luxxe Studio untuk menganalisis bagaimana pengalaman merek, popularotas pemasaran, dan citra merek terhadap loyalitas pelanggan. Dengan desain pendekatan kuantitatif survei dilakukan secara daring pada 197 pelanggan Luxxe Studio yang dianalisis dengan analisis regresi linier berganda. Temuan penelitian menunjukkan adanya pengaruh pengalaman merek, popularotas pemasaran, dan citra merek terhadap loyalitas pelanggan Luxxe Studio. Ini menjadikan strategi pemasaran digital yang telah dilakukan Luxxe Studio yang ke depannya perlu fokus pada integrasi pengalaman merek dan penguatan citra merek menjadi guna meningkatkan loyalitas pelanggan.

2026
👤 Penulis: Cella Chintania JHS
🏷️ Kontrol Merek 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Pemasaran Digital

APLIKASI DATA SPASIAL UNTUK PREDIKSI LAHAN KRITIS MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINIER BERGANDA (STUDI KASUS : KAWASAN LINDUNG KABUPATEN BANDUNG BARAT)

Lahan merupakan tempat manusia melakukan aktifitas, karena berbagai kepentingan dan perkembangan jumlah penduduk, banyak lahan yang digunakan tidak sesuai dengan fungsinya, menyebabkan kerusakan pada lahan. Kerusakan lahan menyebabkan hilangnya fungsi produksi sebagai sumber pangan juga fungsi tata air sebagai tempat penyimpanan air tanah dan area resapan air hujan, hal ini mengindikasikan terjadinya lahan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kekritisan lahan berdasarkan kriteria yang ada, selanjutnya dilakukan pemodelan prediksi tingkat kekritisan lahan di kawasan lindung kabupaten Bandung Barat, yang hasilnya dapat digunakan untuk penyusunan rekomendasi prioritas rehabilitasi atau konservasi lahan kritis. Metode penelitian untuk mengidentifikasi tingkat kekritisan lahan dilakukan melalui analisis data spasial dan overlay dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) menggunakan software ArcGis 9.3 terhadap data spasial kriteria penentu lahan kritis yang meliputi citra Landsat 5 TM untuk identifikasi kondisi tutupan vegetasi, data spasial erosi untuk identifikasi kondisi tingkat bahaya erosi, dan data DEM untuk identifikasi kemiringan lereng. Sedangkan pada metode prediksi tingkat lahan kritis, dilakukan analisis regresi linier berganda untuk membentuk persamaan matematika dengan mengkaji hubungan antara tingkat kekritisan lahan (variabel terikat) dengan kriteria penentu lahan kritis (variabel bebas). Hasil yang didapat dari penelitian ini menunjukkan tingkat kekritisan lahan di seluruh kawasan lindung sudah memasuki kategori agak kritis dan setelah dilakukan uji regresi, didapatkan persamaan prediksi tingkat kekritisan lahan dengan ketelitian yang baik dan diketahui bahwa data spasial yang digunakan sebagai kriteria lahan kritis berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kekritisan lahan.

2026
👤 Penulis: RIZKY IMANDIO ZETIFARRY (NIM: 15108068); pembimbing: Prof. Dr. Ir. Ketut Wikantika, M.Eng. ; Dr. So
🏷️ Data Spasial 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Manajemen Lahan

PEMODELAN PRODUKTIVITAS GETAH PINUS MERKUSII BERDASARKAN KARAKTERISTIK MORFOMETRIK POHON DI RPH BOJONG, BKPH GUNUNG HALU, KPH BANDUNG SELATAN, PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA BARAT DAN BANTEN

Produktivitas getah Pinus merkusii memiliki peran strategis dalam mendukung kontribusi hasil hutan bukan kayu (HHBK) di Indonesia. Namun, variasi produktivitas antar individu pada tegakan dengan kondisi ekologis serupa menunjukkan perlunya pendekatan prediktif berbasis karakteristik pohon. Penelitian ini bertujuan menmbuat model pendugaan produktivitas getah berdasarkan parameter morfometrik pohon di RPH Bojong, BKPH Gunung Halu, KPH Bandung Selatan. Data diperoleh dari 151 pohon sampel melalui pengukuran diameter setinggi dada (DBH), tinggi pohon (TP), tinggi tajuk (TJ), lebar tajuk (LJ), dan hasil penyadapan getah. Analisis dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan metode Backward Stepwise Elimination (BSE), serta evaluasi performa model melalui Repeated Stratified Holdout dengan indikator Root Mean Square Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), dan Normalized Root Mean Square Error (NRMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa DBH dan TP merupakan variabel prediktor dominan dengan kontribusi signifikan terhadap variasi produktivitas getah pinus (adjusted R² = 64,31%). Model terbaik ditentukan berdasarkan prinsip parsimoni dengan dua variabel (DBH dan TP) dan menghasilkan performa prediktif yang robust (RMSE = 336,53 g; NRMSE = 14%). Hasil penelitian ini men/unjukkan bahwa kombinasi parameter morfometrik pohon (DBH dan TP) dapat digunakan untuk mendukung strategi pengelolaan hutan pinus secara efisien. Lebih lanjut hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas getah pinus dan memperkuat kontribusi ekonomi hutan pinus di Indonesia.

2025
👤 Penulis: Demaulidimas Kuncoro
🏷️ Kecerdasan Buatan 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Manajemen Hutan

MENGEMBANGKAN STRATEGI CAMPURAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN: STUDI KASUS CASHEWAST SNACKBAR

Tren konsumsi dan persaingan di antara merek produk sehat terus meningkat, mendorong produsen untuk mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk produk mereka. Di tengah tren dan persaingan yang semakin meningkat ini, Cashewast menghadapi tantangan dalam hal pemasaran, strategi pemasaran campuran yang sebelumnya diterapkan tidak efektif dan mengakibatkan keputusan pembelian yang lemah di kalangan pelanggan Cashewast. Hal ini menyoroti kebutuhan akan studi yang lebih mendalam dalam merumuskan strategi pemasaran 4P (produk, harga, tempat, promosi). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pemasaran 4P untuk produk Cashewast guna meningkatkan keputusan pembelian di kalangan pelanggan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif melalui kuesioner yang diberikan kepada 200 responden yang merupakan konsumen Cashewast. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dengan Analisis Regresi Linnear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk, tempat, dan promosi memiliki korelasi positif dengan keputusan pembelian pelanggan Cashewast. Namun, harga memiliki korelasi negatif dengan keputusan pembelian. Temuan ini memberikan dasar bagi Cashewast untuk mengembangkan strategi campuran pemasaran yang efektif guna meningkatkan keputusan pembelian pelanggan. Strategi tersebut mencakup produk (pengembangan merek baru, desain dan fitur produk, serta kemasan), tempat (mencari saluran distribusi potensial, jenis outlet, dan distribusi), dan promosi (mengembangkan strategi pemasaran dan promosi penjualan yang efektif). Penelitian ini dapat membantu Cashewast dalam mengembangkan strategi pemasaran campuran yang efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian di kalangan pelanggan, yang diharapkan dapat Cashewast mencapai relevansi merek yang lebih tinggi, loyalitas pelanggan yang lebih kuat, dan kinerja penjualan yang lebih baik di industri makanan sehat.

2025
👤 Penulis: Naufal Rosyid Hidayat
🏷️ Pemasaran Campuran 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Makanan Sehat

STUDI HUBUNGAN KOMPARATIF KARAKTERISTIK DEBU BATUBARA TERHADAP NILAI TEKANAN MAKSIMUM PADA UJI SKALA LABORATORIUM

Ledakan debu batubara merupakan fenomena berbahaya dengan tingkat keparahan yang diukur oleh Tekanan Ledakan Maksimum (Pmax) yang sangat bergantung pada karakteristik debu batubara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik proksimat seperti kadar air, zat terbang, kadar abu, dan karbon tertambat, serta peringkat batubara terhadap nilai Pmax. Metode yang digunakan adalah gabungan data primer dari uji laboratorium dan data sekunder dari studi literatur yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk memodelkan pengaruh dari setiap karakteristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa karakteristik memiliki tren pengaruh yang signifikan. Kadar karbon tertambat menunjukkan tren negatif terkuat dengan kemampuan menjelaskan variasi Pmax sebesar 55,09%, mengindikasikan perannya sebagai bahan bakar fasa padat yang bereaksi lebih lambat. Begitu juga dengan kadar zat terbang dan kadar air masing-masing menunjukkan tren positif yang signifikan dengan kemampuan menjelaskan variasi berturut-turut sebesar 35,19% dan 35,09%. Pada sisi lain, kadar abu tidak memberikan kontribusi yang signifikan secara statistik. Secara kolektif, model regresi berganda yang dikembangkan mampu menjelaskan 73,6% variasi pada Pmax menegaskan bahwa karakteristik proksimat merupakan prediktor penting dalam mengetahui potensi bahaya ledakan debu batubara.

2025
👤 Penulis: Gadis El Vina
🏷️ Kemantapan Proksimat Batubara 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Ledakan Debu

PEMODELAN REGRESI PENDUGAAN SIMPANAN KARBON DIATAS PERMUKAAN TANAH DI TAMAN BURU GUNUNG MASIGIT KAREUMBI MENGGUNAKAN FOREST CANOPY DENSITY (FCD)

Dari total penyerapan karbon global, sekitar 92,6% atau 8,8 Pg CO?/tahun diserap oleh hutan. Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (TBGMK) seluas 12.552,73 ha merupakan kawasan yang berpotensi tinggi dalam menyerap dan menyimpan karbon dalam bentuk biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan distribusi simpanan karbon diatas permukaan tanah di TBGMK dengan melibatkan Forest Canopy Density (FCD) sebagai variabel penduga. FCD merupakan indeks kerapatan tajuk yang dihasilkan dari citra satelit dengan menggabungkan empat komponen, yaitu Advanced Vegetation Index (AVI), Bare Soil Index (BI), Shadow Index (SI), dan Thermal Index (TI). Data vegetasi diambil di 54 plot berukuran 30 m × 30 m berdasarkan kelas FCD. Data yang diukur meliputi DBH, jenis pohon, dan tinggi total. Biomassa dihitung menggunakan persamaan alometrik biomassa diatas permukaan tanah, lalu dikonversi menjadi simpanan karbon. Analisis regresi linear berganda (MLR) dilakukan dengan variabel FCD, tutupan lahan, elevasi, kelerengan, dan jenis tanah. Analisis statistik mencakup analisis multikolinearitas, uji normalitas, backward stepwise regression, dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi terbaik adalah model dengan dua variabel penduga, yaitu FCD dan tutupan lahan, dengan nilai R² sebesar 0,695. FCD berpengaruh signifikan dan menunjukkan hubungan positif terhadap simpanan karbon (koefisien 0,8854; p = 0,0096). Tutupan lahan berpengaruh signifikan, dengan hutan lahan kering sekunder dan hutan tanaman memiliki simpanan karbon lebih tinggi dibandingkan belukar, pertanian, dan padang rumput. Perkiraan total simpanan karbon di TBGMK mencapai 1.881.859,01 Mg C dengan rata-rata 150,05 Mg C/ha. Hasil ini menunjukkan bahwa FCD dan tutupan lahan merupakan variabel penting dalam pendugaan spasial simpanan karbon di kawasan konservasi.

2025
👤 Penulis: Umi Nuraisyah
🏷️ Karbon Diatas Permukaan Tanah 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Hidrologi Lingkungan

MERGER DAN AKUISISI DOMESTIK VS LINTAS BATAS: PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN JERMAN

Sebagian besar aktivitas merger dan akuisisi (M&A) melibatkan perusahaan-perusahaan dari negara maju, dibandingkan dengan negara berkembang. Jerman, sebagai salah satu negara maju, secara aktif terlibat dalam baik merger dan akuisisi domestik maupun lintas batas. Penelitian ini menggali lebih dalam mengenai akuisisi perusahaan-perusahaan Jerman, dengan memeriksa perbedaan dan keunggulan komparatif antara transaksi lintas batas dan domestik. Secara khusus, kami fokus untuk menganalisis Return on Equity (ROE) dan Return on Assets (ROA) dari perusahaan-perusahaan ini. Melalui studi peristiwa dan analisis regresi linier berganda, hasil kami menunjukkan bahwa ROE merupakan metrik yang lebih efektif dalam menggambarkan perbedaan antara perusahaan domestik dan lintas batas. Selain itu, ROE yang diamati pada perusahaan lintas batas melebihi perusahaan domestik. Secara keseluruhan, temuan kami memberikan dukungan empiris yang menunjukkan bahwa M&A lintas batas menghasilkan pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan M&A domestik.

2025
👤 Penulis: Kimberly Ignacia Sihombing
🏷️ Mergers Dan Akuisisi Lintas Batas 🏷️ Return On Equity (Roe) 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda

APA DAMPAK IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR TERHADAP KEKAYAAN NEGARA DI 27 NEGARA UNI EROPA? : SEBUAH STUDI EMPIRIS DENGAN DATA EUROSTAT

Ekonomi Sirkular dianggap sebagai pendekatan yang paling tepat untuk mencapai ekonomi yang berkelanjutan dengan cara yang berkelanjutan. Meskipun banyak ahli telah meneliti dampak penerapan ekonomi sirkular terhadap kontribusinya pada perekonomian suatu negara, hasilnya masih belum jelas. Untuk mengkaji hubungan antara Ekonomi Sirkular dan dampaknya terhadap kekayaan suatu negara, saya melakukan regresi linier berganda pada 27 negara Uni Eropa dan temuan tersebut mengungkapkan korelasi yang signifikan antara adaptasi ekonomi sirkular dan kontribusi terhadap kekayaan di negara-negara tersebut. Temuan ini menunjukkan bagaimana para pembuat kebijakan dapat mengadopsi ekonomi sirkular dan mencapai ekonomi yang berkelanjutan.

2024
👤 Penulis: Hauzaan Almayzhar
🏷️ Ekonomi Sirkular 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Kekayaan Negara

PENGARUH JUMLAH WISATAWAN, JUMLAH OBYEK WISATA, DAN JUMLAH HOTEL TERHADAP PDRB DI MALANG RAYA

Sektor pariwisata berperan penting dalam meningkatkan perekonomian suatu negara, khususnya dalam mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan produktivitas suatu negara. Pasca pandemi Covid 19 pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini terus berkembang dan menunjukan angka perbaikan dalam meningkatkan pendapatan atau devisa negara. Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi sektor pariwisata adalah Malang Raya. Malang Raya adalah Kawasan di Provinsi Jawa Timur yang mencakup Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Penelitin ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis Pengaruh Jumlah Wisatawan, Jumlah Obyek Wisata, dan Jumlah Hotel serta jumlah penduduk(dummy) terhadap PDRB Malang Raya. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dalam kurun waktu 10 tahun, dari tahun 2012 hingga 2021. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian asosiatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, berupa data runtun waktu (Time series) periode 2012 – 2021, dan menggunakan metode persamaan regresi linier berganda (Ordinary Least Square) dengan Degree of Freedom ? 5%. Analisis dalam penelitian ini menggunakan data panel yang merupakan gabungan antara data deret waktu (time-series) dan data deret lintang (cross section). Berdasarkan hasil penelitian, Jumlah wisatawan mancanegara tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Malang Raya, namun jumlah wisatawan domestik berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Malang Raya, Jumlah objek wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Malang Raya, Jumlah hotel dan restoran berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Malang Raya serta Jumlah penduduk tidak memiliki pengaruh terhadap PDRB. Rekomedasi diberikan Peneliti kepada pemerintah Malang Raya untuk dapat mengembangkan jumlah objek wisata, membuat kebijakan yang ramah terhadap usaha hotel dan retoran, dan Diversifikasi Produk Wisata, melakukan kampanye pemasaran yang lebih agresif dan efektif di pasar internasional untuk meningkatkan kesadaran dan minat terhadap obyek wisata di Malang Raya. Hal ini bisa dilakukan melalui media sosial, partisipasi dalam pameran wisata internasional, dan kerjasama dengan agen perjalanan internasional.

2024
👤 Penulis: Adrizal Iqbal Anhar
🏷️ Pariwisata 🏷️ Analisis Regresi Linier Berganda 🏷️ Ekonim Daerah
💬