📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 4 dokumenPEMODELAN PROYEKSI PENURUNAN NILAI ASET AKIBAT FAKTOR IKLIM : STUDI KASUS PADA BANGUNAN DI DKI JAKARTA
Peningkatan risiko banjir di Jakarta akibat perubahan iklim dan penurunan muka tanah menuntut integrasi risiko fisik hidrologi ke dalam valuasi aset korporasi sesuai dengan pedoman standar akuntansi seperti PSAK 236. Penelitian ini memodelkan risiko banjir menggunakan perangkat lunak HEC-RAS pada skenario Shared Socioeconomic Pathways. Kedalaman genangan ditranslasikan menjadi persentase kerugian aset fisik melalui depth-damage curve, sementara eskalasi biaya rekonstruksi diproyeksikan menggunakan algoritma SARIMAX. Integrasi dari parameter hidrologi dan finansial ini menghasilkan Expected Annual Loss yang berfungsi untuk mendiskonto nilai wajar aset menjadi Risk-Adjusted Fair Value Less Cost of Disposal. Hasil analisis menunjukkan skenario emisi ekstrem memicu beban EAL yang lebih masif. Meskipun pengujian penurunan nilai aset skenario dasar tidak mengharuskan pengakuan kerugian, shock scenario testing dengan amplifikasi damage factor sebesar +40% secara definitif memicu pencatatan Impairment Loss di tahun 2030 dan 2040. Penelitian ini secara empiris membuktikan bahwa risiko fisik iklim mampu menggerus recoverable amount aset secara sistematis dan esensial untuk diinkorporasikan ke dalam Laporan Keuangan.
OPTIMISASI PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MULTI-OBJECTIVE EVOLUTIONARY ALGORITHM BASED ON DECOMPOSITION (MOEA/D) DALAM MEMBIAYAI KERUGIAN AKIBAT GEMPA BUMI TEKTONIK DI INDONESIA
Indonesia merupakan negara rawan bencana, terutama gempa bumi tektonik yang selain dapat mengakibatkan korban jiwa, juga dapat menyebabkan terjadinya kerugian finansial yang besar. Tugas Akhir ini mencoba menunjukkan cara bagaimana membangun suatu dana cadangan dengan berjalannya waktu sehingga diperoleh suatu dana cadangan untuk membiayai kerugian finansial akibat bencana alam gempa bumi tektonik. Untuk membiayai kerugian tersebut, dilakukan prakiraan return saham menggunakan metode autoregressive integrated moving average serta optimisasi multi-objektif untuk menentukan alokasi aset yang optimal dalam portofolio. Penentuan alokasi aset dilakukan dengan menyelesaikan model optimisasi portofolio yang memaksimumkan return dan meminimumkan risiko dengan kendala anggaran, buy-in-threshold, dan roundlot menggunakan multi-objective evolutionary algorithm based on decomposition. Terdapat dua skema optimisasi, yaitu optimisasi pada saham dengan sisa dana disimpan sebagai kas atau diinvestasikan pada deposito, dengan pemilihan solusi berdasarkan Sharpe Ratio, variansi, dan return. Hasil optimisasi menunjukkan bahwa saham BBCA memberikan kontribusi terbesar pada setiap skema investasi dan periode. Investasi selama satu tahun dapat membiayai 21,29% hingga 26,00% dari retensi optimal.
MODEL MATEMATIKA PADA PEMBIAYAAN HIPOTEK SYARIAH
Fokus utama pada penelitian ini adalah membangun model matematika untuk pembiayaan hipotek syariah. Pembiayaan hipotek dalam penelitian ini adalah pembiayaan dalam Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Model yang dibangun bergantung kepada akad yang dilakukan ketika transaksi. Jenis akad yang sering digunakan untuk pembiayan KPR syariah di Indonesia adalah akad murabahah (cost-plus financing) dan musyarakah mutanaqisah (diminishing partnership) atau MMQ. Dengan mengasumsikan penghasilan nasabah tidak menentu per bulan, proses konstruksi dimulai dengan membangkitkan data penghasilan nasabah melalui simulasi. Proses konstruksi model dilanjutkan dengan menghitung angsuran pokok pengembalian hipotek dan margin dengan skema bagi-hasil, khusus untuk akad MMQ. Selain pengembalian pokok, terdapat perhitungan biaya sewa (ujroh) berdasarkan persentasi bagi hasil (nisbah). Hasil eksperimen numerik menunjukkan suatu fenomena yang sering terjadi, yaitu nasabah belum bisa melunasi angsurannya pada akhir periode sehingga kepemilikan rumah belum seluruhnya diperoleh nasabah. Untuk permasalah tersebut, peneliti mengajukan instrumen finansial opsi yang diharapkan dapat menutupi kekurangan angsuran nasabah di akhir periode. Penerapan opsi ini dapat mengurangi resiko gagal bayar bagi nasabah, serta dapat membuat stabil dan melindungi imbal hasil bagi bank syariah.
PREDIKSI UKURAN RISIKO VALUE-AT-RISK DAN EXPECTED SHORTFALL PADA PORTOFOLIO KERUGIAN
Risiko mengacu pada ketidakpastian atau potensi kerugian finansial yang melekat pada suatu keputusan investasi. Salah satu tolak ukur yang digunakan dalam menilai suatu portofolio kerugian adalah imbal hasil. Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroscedasticity (GARCH) merupakan model heteroskedastik yang dapat memodelkan volatilitas dari imbal hasil. Kestasioneran, penaksiran parameter, dan sifat empiris imbal hasil dapat memengaruhi keakuratan prediksi risiko yang diperoleh. Dalam kaitannya dengan portofolio kerugian, diperlukan ukuran risiko untuk memprediksi besar kerugian yang dapat terjadi atas suatu keputusan investasi. Ukuran risiko yang sering kali digunakan adalah Value-at-Risk (VaR) dan Expected Shortfall (ES). Evaluasi dari hasil prediksi ukuran risiko dilakukan dengan menghitung peluang cakupan serta backtesting. Analisis berikutnya adalah melihat pengaruh variasi nilai proporsi aset terhadap prediksi ukuran risiko portofolio kerugian. Melalui hasil perhitungan, model GARCH(1,0) dengan asumsi distribusi normal mampu menggambarkan prediksi VaR dan ES dari portofolio kerugian dengan baik dibandingkan model GARCH lainnya dengan asumsi distribusi yang sama.