📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenPERANCANGAN WALL THICKNESS PROFILE JALUR PIPA CO2 BAWAH LAUT SEPANJANG 180 KM BERDASARKAN DNV-ST-F101 SERTA VALIDASI BERBASIS FINITE ELEMENT ANALYSIS (ABAQUS) PADA WILAYAH XYZ
Peningkatan konsentrasi karbon dioksida (CO2) di atmosfer mendorong implementasi teknologi Carbon Capture and Storage (CCS), yang salah satu komponen kritisnya adalah infrastruktur transportasi CO2 bawah laut. Kawasan timur Indonesia memiliki cadangan gas alam berkandungan CO2 tinggi dengan karakteristik batimetri deepwater yang menantang, sehingga perancangan jalur pipa CO2 yang aman dan tervalidasi secara struktural menjadi kebutuhan teknis yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun seabed profile, merancang Wall Thickness Profile sepanjang ±180 km berdasarkan DNV-ST-F101, serta memvalidasi integritas struktural pipa dan buckle arrestor pada titik kritis melalui Finite Element Analysis (FEA). Metodologi penelitian terdiri atas tiga tahap. Pertama, seabed profile disusun dari data batimetri publik dan disegmentasi berdasarkan klasifikasi safety class. Kedua, perhitungan wall thickness untuk tiga limit state, pressure containment, collapse, dan propagation buckling dilakukan menggunakan lembar kalkulasi Excel terverifikasi untuk pipa NPS 16 material API 5L X65. Ketiga, validasi FEA menggunakan ABAQUS dilakukan dengan dua langkah sekuensial Static Riks dan Dynamic Explicit pada tiga konfigurasi model di kedalaman kritis - 1.537 m. Hasil penelitian menunjukkan tekanan eksternal maksimum 15,45 MPa, dengan wall thickness terpilih 17,48 – 21,44 mm dan enam unit buckle arrestor (23,48 – 33,44 mm). Validasi FEA membuktikan buckle arrestor dengan total tebal 33,44 mm berhasil menghentikan perambatan tekukan yang diakibatkan oleh imperfeksi geometri berupa lokal ovality sebesar 1,5% pada titik kritis, dengan tekanan propagasi FEA (8,45 MPa) berdeviasi hanya 1,28% dari nilai analitik DNV, sehingga desain dinyatakan valid dan aman.