📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 3 dokumenPOTRET ORBIT KAUSALITAS: PEMBACAAN WAJAH SEBAGAI SKEMA SEKUENSIAL
Pembacaan wajah sering kali berlangsung sebagai proses instan yang meniadakan kesempatan untuk memaknai struktur pembentuknya. Karya tugas akhir ini menerjemahkan alur persepsi manusia ke dalam penciptaan karya drawing melalui konfigurasi komponen visual wajah. Berangkat dari fenomena kecepatan pembacaan wajah, konsep Orbit Kausalitas hadir sebagai visualisasi peralihan fokus visual mengikuti lintasan orbit yang terus berubah dan membentuk hubungan sebab-akibat antar-komponen dalam sebuah skema sekuensial. Dengan dasar persepsi Gestalt, wajah anak digunakan sebagai kerangka visual yang netral untuk mewujudkan perubahan mikro antara waktu, cahaya, dan bentuk. Sistem visual yang muncul merupakan distribusi komponen melalui efek gerak yang hadir dari pergeseran sketsa, perubahan intensitas cahaya, serta repetisi melalui penekanan pada komponen alis, mata, hidung, dan bibir. Medium grafit di atas dua puluh satu lembar kertas kalkir dengan format serial diorkestrasi melalui struktur kombinatoris 2? dan bilangan prima sebagai instrumen teknis. Keseluruhan seri karya berdiri sebagai rangkaian dinamika fokus visual yang membentuk ritme perseptual; membuktikan bahwa pembacaan wajah adalah sebuah proses metakognitif yang terus bergerak melampaui identitas subjek.
IDENTIFIKASI AKURASI DATA PROFIL KECEPATAN SUARA (SVP) DAN PENGARUHNYA PADA POST-PROCESSING DATA MBES
Multibeam Echosounder (MBES) merupakan salah satu instrumen yang menggunakan prinsip SONAR dimana teknologi ini menggunakan konsep gelombang akustik dimana kecepatan suara merupakan faktor kunci teknologi ini diaplikasikan , topik yang dikaji adalah bagaimana mengidentifikasi akurasi data SVP yang digunakan dalam pengolahan data MBES. Identifikasi akurasi data SVP penting karena hal ini menentukan kualitas data kedalaman yang dihasilkan dari pengolahan data MBES yang dilakukan. Identifikasi akurasi data SVP dilakukan pada saat post-processing data MBES menggunakan perangkat lunak CARIS HIPS 6.0 dengan melakukan analisis visual pada hasil permukaan yang diperoleh. Dari pengkajian yang dilakukan disimpulkan bahwa data SVP yang digunakan dalam pengolahan data tidak akurat sehingga adanya objek berupa gundukan pada saat melakukan analisis visual pada permukaan yang dihasilkan dari post-processing data bukan merupakan representasi sebenarnya dari permukaan dasar laut dan hal ini menyebabkan perlu dilakukannya proses pemotongan titik kedalaman pada beam terluar saat pengolahan data untuk mereduksi pengaruh tersebut.
ANALISIS VISUALISASI SERTA MAKNA LUKISAN KACA HARYADI SUADI DAN RASTIKA DALAM PAMERAN CERITA KACA
Haryadi Suadi dan Rastika adalah perupa asal Cirebon yang berupaya merevitalisasi lukisan kaca, yang sempat menurun popularitasnya antara akhir dasawarsa 1990-an sampai awal dasawarsa 2010-an karena minimnya upaya masyarakat dalam mengapresiasi serta melestarikan lukisan kaca. Upaya merevitalisasi lukisan kaca bertujuan mengangkat kembali popularitas lukisan kaca, serta menumbuhkan kembali antusiasme masyarakat dalam mempelajari, mengapresiasi, dan melestarikan lukisan kaca. Hal ini yang kemudian melatarbelakangi terselenggaranya pameran lukisan kaca “Cerita Kaca” sebagai salah satu wujud upaya revitalisasi lukisan kaca. Sebagai sosok inspirator dan inovator dalam perkembangan seni lukis kaca Indonesia, Haryadi Suadi dan Rastika mengembangkan keilmuan serta keterampilan baru dalam melukis kaca, salah satunya dalam hal komposisi visual lukisan kaca, yang merupakan fokus utama penelitian ini. Skripsi ini membahas lukisan kaca Haryadi Suadi dan Rastika di pameran “Cerita Kaca” yang mengusung konsep narrative painting, karena pada skripsi ini akan ditelaah secara mendalam karakteristik komposisi visual lukisan kaca Haryadi Suadi dan Rastika serta menemukan pemaknaannya berdasarkan pembacaan komposisi visualnya. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan interdisipliner antropologi kebudayaan. Sumber data untuk penelitian skripsi ini diperoleh melalui wawancara, studi literatur, dan observasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara lebih mendalam keunikan karakteristik lukisan kaca Haryadi Suadi dan Rastika melalui pembacaan komposisi visual dan pemaknaannya. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini, dapat disimpulkan, bahwa lukisan kaca Haryadi Suadi dan Rastika memiliki kesamaan secara visualisasi maupun pemaknaannya, akan tetapi di satu sisi lukisan kaca Haryadi Suadi dan Rastika juga memiliki perbedaan, baik berdasarkan visualisasi maupun pemaknaannya.