📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenPENGEMBANGAN ALAT BANTU MOBILITAS BAGI LANSIA PENDERITA ANTALGIC GAIT DISORDER UNTUK MENDUKUNG AKTIVITAS SIT TO STAND
Data Riskedas tahun 2018 menunjukkan bahwa angka prevalensi penyakit sendi di Indonesia telah mencapai angka 7,3%. Implikasi penyakit osteoarthritis (OA) pada lansia yang paling umum terjadi adalah timbulnya antalgic gait disorder, yaitu gangguan pola berjalan akibat menahan nyeri. Kondisi ini secara signifikan menghambat aktivitas dasar mobilitas lansia, khususnya pada aktivitas sit-to-stand (STS) fase II (transfer momentum), yang berdampak pada penurunan tingkat kemandirian mereka. Di sisi lain, alat bantu mobilitas eksisting yang ada di pasar belum mampu mengakomodasi kebutuhan transisi pada kondisi spesifik tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain alat bantu mobilitas adaptif yang dapat mendukung kemudahan, stabilitas, dan keamanan aktivitas STS bagi lansia penderita antalgic gait disorder. Metode perancangan yang digunakan berbasis User Centered Design (UCD) dengan menerapkan metode pengukuran Visual Analogue Scale (VAS), analisis proses transisi STS, serta pengujian antropometri lansia. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan alat bantu mobilitas inovatif yang dilengkapi dengan mekanisme pegas dari helical compression spring untuk mengurangi beban lutut pada saat fase II STS. Melalui pengembangan desain ini, diharapkan kemandirian mobilitas dan kualitas hidup lansia dapat meningkat serta meminimalkan risiko cedera pada saat beraktivitas.