📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenKUANTIFIKASI PERTUMBUHAN, HASIL BIOMASSA, DAN NERACA MASSA ENERGI BUDIDAYA TANAMAN SELADA (LACTUCA SATIVA L.VAR NEW GRAND RAPIDS) DENGAN MEDIA TANAM BIOCHAR SEKAM PADI DAN PLANT GROWTH-PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR)
Kawasan perkotaan menghadapi tantangan besar dalam penyediaan pangan segar akibat pesatnya urbanisasi dan semakin terbatasnya lahan produktif. Konsumsi selada hijau di Indonesia meningkat dari 94,8 gram/orang/minggu (2021) menjadi 100,0 gram/orang/minggu (2022), namun produktivitasnya terancam oleh degradasi kualitas tanah perkotaan. Pemanfaatan agen hayati berbasis Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan pembenah tanah biochar sekam padi menjadi solusi potensial yang berkelanjutan untuk mengatasi keterbatasan ini. Penelitian ini mengkaji pengaruh perlakuan media tanam berbasis PGPR dan biochar sekam padi terhadap kuantifikasi pertumbuhan, hasil biomassa, dan neraca massa energi tanaman selada (Lactuca sativa L. var. New Grand Rapids). Penelitian dilaksanakan di Screen House Labtek 1A Kampus ITB Jatinangor pada bulan Oktober 2025 hingga Maret 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan: P1 (PGPR 15 g/m²), P2 (Biochar sekam padi 900 g/m²), dan P3 (Kombinasi PGPR + Biochar). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 5%. Analisis neraca massa nitrogen menunjukkan keseimbangan sistem dengan total input sebesar 3,60 g-N dan total output sebesar 3,60 g-N, nilai akumulasi nitrogen sebesar ?1,65 g-N. Serapan bersih nitrogen oleh sistem tanaman sejalan dengan peran PGPR sebagai bakteri pemacu pertumbuhan melalui mekanisme fiksasi nitrogen biologis. Neraca massa fosfat menunjukkan sistem yang seimbang dengan total input dan output masing-masing sebesar 0,0150 g-P, nilai akumulasi fosfat sebesar ?0,8780 g-P. Neraca massa air menunjukkan keseimbangan sistem yang baik dengan total input sebesar 6.309,50 g-H?O dan total output sebesar 6.309,50 g-H?O, nilai akumulasi air sebesar 0,245 g-H?O.. Populasi bakteri fiksasi N dan pelarut P tertinggi dicapai oleh P3 di seluruh fase pengamatan. Perlakuan PGPR tunggal terbukti sebagai perlakuan paling optimal untuk pertumbuhan dan produksi biomassa selada.