📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenKUANTIFIKASI PENGARUH KEPADATAN SPIKELET TERHADAP KEMUNCULAN IMAGO DAN REPRODUKSI ELAEIDOBIUS KAMERUNICUS PADA PEMELIHARAAN EX SITU
Elaeidobius kamerunicus merupakan penyerbuk utama kelapa sawit yang berperan penting dalam meningkatkan fruit set dan produktivitas. Pembiakan massal secara ex situ memerlukan optimasi sistem pemeliharaan, termasuk penentuan kepadatan spikelet sebagai media. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kepadatan spikelet terhadap deteriorasi media, dinamika kemunculan imago, sex ratio, dan survival rate kumbang dalam kondisi laboratorium. Penelitian dilakukan menggunakan enam tingkat kepadatan spikelet (1, 2, 4, 6, 8, dan 10 per unit) dengan lima ulangan selama 21 hari. Analisis data menggunakan ANOVA, uji Kruskal-Wallis, dan korelasi Spearman. Kondisi mikroklimat berada pada suhu 24,4–30,2°C dan kelembapan 68–75%, sesuai dengan kebutuhan habitat E. kamerunicus. Hasil menunjukkan bahwa waktu pengamatan berpengaruh sangat signifikan terhadap kemunculan imago (p < 0,001), dengan puncak pada hari ke-12 hingga ke-15, sesuai siklus hidup (8–20 hari). Sebaliknya, kepadatan spikelet tidak berpengaruh signifikan terhadap kemunculan imago maupun sex ratio. Sex ratio berkorelasi negatif kuat terhadap waktu (? = ?0,805; p < 0,001), dengan dominansi betina di awal dan jantan di akhir. Survival rate mencapai 100% hingga hari ke-12, dengan nilai tertinggi pada kepadatan 6 spikelet di hari ke-15 (93,1%), kemudian menurun seiring deteriorasi media. Pada analisis destruksi spikelet, kepadatan berpengaruh signifikan terhadap jumlah pupa dan imago akhir, dengan kisaran optimal 4–8 spikelet, meskipun terdapat kecenderungan penurunan survival rate. Hasil ini berpotensi memberikan dasar ilmiah dalam optimasi sistem pemeliharaan massal E. kamerunicus secara ex situ untuk mendukung keberlanjutan penyerbukan kelapa sawit.