πŸ“š Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 6 dokumen

PERANCANGAN β€œKULA” FAMILY WELLNESS CENTER DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN DESAIN BIOFILIK

Kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Namun, berdasarkan survey Kementrian Kesehatan pada 2025, sebanyak 50,5 juta orang yang telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan tingginya proporsi kurang aktivitas fisik pada orang dewasa, yakni 95,8 persen. Isu ini dapat mengakibatkan dampak negatif dalam jangka panjang, seperti obesitas, peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, gangguan tumbuh kembang anak, dan lain-lain. Sebagai solusi jangka panjang dari isu tersebut, diperlukan adanya perancangan fasilitas kesehatan untuk keluarga yang terintegrasi sebagai pendukung pola hidup sehat. Perancangan β€œKula” Family Wellness Centre merupakan fasilitas yang mampu menjadi solusi dari isu tersebut melalui penyediaan berbagai fasilitas yang menunjang pola hidup sehat secara keseluruhan, dimulai dari kegiatan fisik hingga pemenuhan nutrisi. Dalam perancangan fasilitas ini, digunakan pendekatan desain biofilik yang mampu memberikan dampak positif terhadap kesehatan pengguna ruangnya sebagai. Berdasarkan pendekatan tersebut dihasilkan suatu rancangan ruang publik yang ditujukan untuk membantu masyarakat dalam memahami serta menerapkan pola hidup sehat yang berkelanjutan dalam lingkup keluarga.

2026
πŸ‘€ Penulis: Priscilla Aurelia Rusli
🏷️ Desain Biofilik 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Kesehatan 🏷️ Pola Hidup Sehat Keluarga

ARAMA TERRA SHARANA : DESAIN WELLNESS CENTER DENGAN PENDEKATAN THERAPEUTIC ARCHITECTURE

Meningkatnya urbanisasi dan gaya hidup sedentari di Kota Bandung berdampak negatif pada kualitas hidup masyarakat perkotaan, yang ditandai dengan tingginya angka stres dan depresi pascapandemi, khususnya di kalangan mahasiswa yang mencapai 76%. Di sisi lain, distrik Dago/Coblong memiliki potensi klimatologis yang mendukung pengembangan hortikultura terapeutik serta pertumbuhan tren wisata kebugaran (wellness tourism). Proyek perancangan ini mengusulkan "Arama Terra Sharana", sebuah Wellness Center yang mengintegrasikan layanan kesehatan informal, rekreasi, dan pemenuhan kebutuhan biofilik masyarakat. Berlokasi di Cisitu, Dago, proyek ini mengambil preseden lokal dari inisiatif agribisnis Tani Kota untuk ditransformasikan ke dalam konteks arsitektur penyembuhan (healing context). Pendekatan perancangan yang digunakan menggabungkan Arsitektur Terapeutik (Therapeutic Architecture), Desain Biofilik (Biophilic Design), dan Desain Salutogenik (Salutogenic Design) untuk menciptakan lingkungan binaan yang restoratif. Metode perancangan dilakukan dengan mengoptimalkan kondisi tapak berkontur curam seluas 78.000 m2 melalui strategi struktur panggung berdampak rendah (low-impact treehouse structure), zonasi akustik untuk menyelaraskan berbagai kelompok usia pengguna, serta penerapan sistem tangga ramp kontinu guna menjamin aksesibilitas universal. Hasil perancangan menunjukkan konfigurasi massa bangunan interlokasi yang melingkari halaman dalam (central courtyard) sebagai oasis ketenangan yang terlindungi. Komposisi arsitektural diperkaya dengan fasad vegetatif (green envelope), menara pemanen air hujan sebagai penanda ekologis, serta zonasi lanskap hortikultura multisensori yang produktif. Luaran Tugas Akhir ini diharapkan dapat menjadi model tipologi fasilitas kesehatan nonformal yang adaptif terhadap ekologi lokal sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan fisik, psikologis, dan sosial komunitas urban secara berkelanjutan.

2026
πŸ‘€ Penulis: Cynthia Jie
🏷️ Desain Biofilik 🏷️ Therapeutic Architecture 🏷️ Salutogenic Design

PERANCANGAN INTERIOR ISLAMIC BOARDING SCHOOL DENGAN PENDEKATAN DESAIN BIOFILIK DI KOTA BANDUNG

Indonesia, sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, pada kenyataannya dihadapkan dengan kondisi masyarakat yang kerap kali tidak mencerminkan nilai-nilai Islam. Di kalangan remaja, fenomena seperti krisis etika, krisis kejujuran, pergaulan bebas, bullying, dan sebagainya masih terus mengkhawatirkan. Hal tersebut dipengaruhi dan didukung dengan semakin pesatnya perkembangan globalisasi dan teknologi yang memiliki dampak negatif seperti kecanduan gadget hingga masuknya budaya luar yang tidak sejalan dengan budaya Indonesia maupun nilai-nilai Islam. Dengan keresahan tersebut, banyak masyarakat Indonesia terutama orang tua muslim memandang bahwa pendidikan berbasis agama merupakan salah satu solusi terbaik dalam membentuk generasi yang berpendidikan dan bermoral. Namum, pendidikan berbasis Islam justru kerap kali diberikan stigma negatif. Pandangan tersebut hadir di masyarakat karena adanya kasus-kasus menyimpang di sekolah, sikap intoleransi, hingga keengganan dari para calon peserta didik karena ketakutan akan terisolasi dan tuntutan yang berat. Oleh karena itu, perancangan islamic boarding school dengan pendekatan biofilik desain ini ditujukan untuk membentuk suatu lingkungan yang kondusif dan produktif untuk para remaja muslim dalam mengenal Tuhannya, memaksimalkan potensinya, dan mengambil perannya di lingkungan. Penulis melakukan survei kepada beberapa peserta didik maupun lulusan islamic boarding school, serta studi mengenai psikologi remaja dan desain biofilik.

2025
πŸ‘€ Penulis: Zahra Azkiya Nabila
🏷️ Desain Biofilik 🏷️ Pendidikan Islam 🏷️ Remaja Muslim

PERANCANGAN TK DAN PAUD GAIA SAWALA SEBAGAI SARANA STIMULASI SENSORIK DAN MOTORIK DI BANDUNG

Laporan ini membahas perancangan interior TK dan PAUD berbasis desain biofilik di Kota Bandung dengan latar belakang Keterbatasan akses alam di perkotaan dapat diatasi dengan desain biofilik untuk mendukung perkembangan holistik anak. Tujuan utama perancangan ini adalah menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan sensorik dan motorik anak melalui integrasi elemen-elemen alami seperti tanaman, cahaya alami, dan material ramah lingkungan. Pendekatan biofilik diterapkan dengan mengutamakan koneksi visual dan non-visual dengan alam, penggunaan material alami, serta pencahayaan dan ventilasi yang optimal. Proses penelitian melibatkan studi literatur, wawancara dengan tenaga pendidik, dan analisis benchmark fasilitas serupa seperti Green School Bali dan YueCheng Courtyard Kindergarten. Hasil perancangan mencakup konsep ruang yang ramah anak dengan elemen multisensori, seperti tekstur beragam, warna cerah, dan area aktivitas yang mendukung eksplorasi anak. Implementasi konsep biofilik diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan kognitif, dan kesejahteraan anak secara holistik. Ruang-ruang dirancang dengan mempertimbangkan aspek antropometri dan ergonomi anak usia dini, menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan inklusif.

2025
πŸ‘€ Penulis: Atsariyyah Husna
🏷️ Desain Biofilik 🏷️ Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) 🏷️ Sensorik Dan Motorik Anak

A DOSE OF NATURE : LIFESTYLE CENTER BERBASIS BIOFILIK DI KOTA BARU PARAHYANGAN

Kota Baru Parahyangan merupakan sebuah kota mandiri yang belum memiliki fasilitas pusat perbelanjaan di dalamnya. Sebuah pusat perbelanjaan diperlukan mengingat jauhnya akses masyarakat setempat menuju pusat perbelanjaan terdekat, yakni di Kota Bandung. Sebuah tipologi Lifestyle Center hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Lifestyle Center diwujudkan bukan hanya sebagai bangunan konvensional, tetapi sebagai fasilitas baru yang juga memenuhi kebutuhan biofilia manusia, yakni keterhubungan manusia dengan alam. Pendekatan ini mengintegrasikan alam ke dalam rancangan, menciptakan harmoni yang menyatukan calon pengguna proyek dengan alam melalui pendekatan desain biofilik. Hal ini didukung oleh potensi Kota Baru Parahyangan yang masih memiliki daya tarik alam yang kuat. Tujuan yang hendak dicapai dari proyek ini adalah menghadirkan pusat perbelanjaan modern yang aksesibel dalam dimensi jarak untuk menunjang aktivitas komersial dan rekreasi. Selain itu, Lifestyle Center bertujuan untuk memberikan representasi arsitektur yang menggambarkan hubungan baik antara fungsi komersial modern dan alam, dan menghadirkan pengalaman berbelanja yang terintegrasi dengan alam dan ruang terbuka. Melalui perpaduan konsep inovatif dan urgensi untuk menyediakan fasilitas belanja modern, desain biofilik juga diharapkan mampu meningkatkan fungsi dan nilai komersial seperti yang telah dibuktikan di berbagai studi.

2024
πŸ‘€ Penulis: Gina Rei Agnes
🏷️ Desain Biofilik 🏷️ Kecerdasan Buatan Dalam Desain 🏷️ Manajemen Rantai Pasok

GARDEN LIBRARY UNTUK PENINGKATAN MINAT BACA DAN PEMULIHAN DARI URBAN STRESS DI BSD CITY

Perkembangan zaman abad ke-21 meliputi berbagai aspek, di antaranya perkembangan kota dan budaya di dalamnya serta perkembangan teknologi dan sosial media. Perkembangan yang cepat menimbulkan gaya hidup fast-paced bagi masyarakat kota. Kesulitan masyarakat kota untuk mengikuti alur hidup cepat di perkotaan dapat menimbulkan tekanan mental kepada masyarakat kota; fenomena ini di perkotaan sering disebut juga sebagai urban stress. Ditambah dengan kehadiran teknologi dan sosial media pada kehidupan kota, fenomena urban stress dapat menjadi lebih parah dan menyebabkan gangguan jiwa pada masyarakat yang mengalami karena penyalahgunaan teknologi oleh oknum untuk merugikan pihak lain. Fenomena ini mungkin terjadi karena pengguna teknologi kurang edukasi dan literasi untuk dapat menggunakan teknologi dan sosial media dengan cara yang positif. Pemulihan dari urban stress dan peningkatan literasi dan minat membaca dapat memperbaiki lingkungan sosial kehidupan kota di masa mendatang, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari segi edukasi dan literasi. Dalam merespons isu literasi dan urban stress, dapat diciptakan sebuah tipologi arsitektur yang mengintegrasikan fasilitas akses pembelajaran dengan area hijau. Selain menyelesaikan isu yang ada, integrasi ini bertujuan memicu ketertarikan masyarakat dan memulai pembentukan pengunjung rutin. Dalam jangka yang panjang, rutinitas merupakan salah satu kunci penyelesaian isu literasi dan minat baca, serta menurunkan tingkat stres secara bertahap. Proyek ini bertujuan menciptakan ruang dengan fungsi yang mampu meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat setempat, sekaligus mengurangi tingkat stres pengguna yang berada di dalamnya. Melalui proyek ini, diharapkan bahwa pengunjung dapat memperoleh pengalaman membaca yang menyenangkan dan menenangkan sehingga tergerak untuk kembali secara rutin, kemudian dalam prosesnya turut menumbuhkan minat membaca yang lebih tinggi. Pengunjung juga diharapkan bisa beristirahat sejenak di area hijau yang disediakan untuk mengurangi tingkat stres pengunjung. Dalam cakupan yang lebih luas dan jangka waktu yang panjang, tujuan proyek ini ialah menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas lebih baik dengan meningkatkan literasi dan produktivitas masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan dan fungsi tersebut, terdapat 3 persoalan perancangan utama yang diangkat, yakni perpustakaan sebagai wadah pembelajaran dan aktivitas literasi, tempat ketiga, dan desain biofilik untuk pemulihan stres.

2024
πŸ‘€ Penulis: Jasmine Regina Tanti
🏷️ Desain Biofilik 🏷️ Literasi Masyarakat 🏷️ Urban Stress
πŸ’¬