📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

MENENUN KEHIDUPAN DI ATAS PASAR: HUNIAN VERTIKAL INKLUSIF BAGI MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI SADANG SERANG, BANDUNG

Urbanisasi yang terus meningkat di Kota Bandung menyebabkan kebutuhan hunian semakin tinggi di tengah keterbatasan lahan perkotaan. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga tanah dan rumah yang melampaui daya beli masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sehingga memperbesar backlog perumahan dan mendorong munculnya permukiman berkualitas rendah. Di sisi lain, kawasan Pasar Sadang Serang merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang berada pada lokasi strategis, namun belum mampu mengakomodasi kebutuhan hunian yang layak bagi para pedagang dan masyarakat berpenghasilan rendah di sekitarnya. Perancangan Menenun Kehidupan di Atas Pasar mengusulkan regenerasi Pasar Sadang Serang melalui pengembangan kawasan mixed-use yang mengintegrasikan fungsi pasar tradisional dengan hunian vertikal inklusif bagi MBR. Integrasi ini bertujuan mempertahankan kedekatan masyarakat dengan sumber mata pencaharian sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan lahan perkotaan. Program hunian dilengkapi ruang usaha, ruang komunal, fasilitas publik, ruang bermain anak, serta area pelatihan yang mendukung interaksi sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Perancangan menerapkan pendekatan community-based design yang berorientasi pada manusia (people-oriented) dengan mengedepankan prinsip inklusivitas, konektivitas spasial, efisiensi penggunaan lahan, dan keberlanjutan lingkungan. Strategi desain diwujudkan melalui integrasi pasar dan hunian, sirkulasi terbuka yang meningkatkan interaksi sosial, aksesibilitas bagi seluruh pengguna termasuk penyandang disabilitas, sistem ventilasi alami dan desain pasif yang sesuai dengan iklim tropis, serta penyediaan ruang komunal yang memperkuat kehidupan bertetangga. Unit hunian dirancang dalam tipe 24 dan tipe 36 guna mengakomodasi kebutuhan berbagai kelompok keluarga MBR dengan tetap menjaga keterjangkauan biaya. Hasil perancangan diharapkan mampu menghadirkan model hunian vertikal yang tidak hanya menyediakan tempat tinggal layak dan terjangkau, tetapi juga memperkuat keberlangsungan ekonomi pasar tradisional serta membangun komunitas yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan. Proyek ini menjadi alternatif regenerasi pasar tradisional di kawasan perkotaan padat melalui integrasi fungsi hunian dan perdagangan yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 1 (No Poverty), SDGs 11 (Sustainable Cities and Communities), dan SDGs 8 (Decent Work and Economic Growth).

2026
👤 Penulis: Yosephine Gamasilva Br. Bukit
🏷️ Desain Komunitas 🏷️ Hidrologi Kota 🏷️ Manajemen Rantai Pasok
💬