📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 3 dokumenESTIMATING COMPANY VALUE OF PT ADARO ENERGY TBK : A COALMINING COMPANY
PT Adaro Energy Tbk adalah salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia. Perusahaan ini saat ini menempati peringkat kedua sebagai salah satu produsen batubara termal. Perusahaan ini telah beroperasi sejak 1992 d Kalimantan Selatan, tetapi pada saat itu perusahaan ini masih merupakan perusahaan kecil yang bergerak di sektor pertambangan batu bara. Perusahaan ini didirikan pada awalnya dengan nama PT Padang Karunia pada 2004. Kemudian, pada 18 April 2008, PT Padang Karunia berganti nama menjadi PT Adaro Energy Tbk ketika menyiapkan untuk proses go public dengan melakukan IPO. Perusahaan ini meluncurkan penwaran publiknya pada periode 8 Juli sampai 10 Juli 2008 dan terdaftar di BEJ pada 16 Juli 2008 dengan PT Danatama sebagai underwriter. Ketika didirikam pada 28 Juli 2004, PT adaro Energy Tbk memiliki modal dasar sebesar Rp 8.000.000.000,00. Dari tahun ke tahun sejak didirikan, PT Adaro Energy Tbk memiliki performa yang sangat baik. Pada 2010, produksinya mencapai 42,2 juta ton dan penjualannya mencapai 2,7 juta dollar Perusahaan ini mengharapkan pada 2012, produksinya meningkat menjadi 30-50 juta ton batubara, dengan EBITDA sebesar 1,3-1,5 juta dollar. Sementara itu, pada Desember 2011, Adaro mengirim E 4000(Wara) ke Hongkong. Ini menambah basis pelanggan batubara jenis E 4000 yang kemudian menyebar dan tumbuh dengan pesat di India, China, Korea Selatan, Thailand dan Indonesia. Dari portfolio performa PT Adaro Energy Tbk, perusahaan ini memiliki performa yang sangat baik dalam menjalankan bisnisnya. Sebuah perusahaan dengan performa yang sudah baik tentunya harus menjaga pefroma tersebut dan meningkatkan performanya. Oleh karena itu, sebuah valuation diperlukan untuk mengetahui nilai dari perusahaan tersebut dan bagaimana cara meningktakan value dari perusahaan tersebut. Dalam sipsi ini, penulis akan menghitung value dari PT Adaro Energy Tbk dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan valuenya. Penulis akan menggunakan tiga pendekatan, yaitu asset-based approach, income approach dan market approach. Penulis juga akan menghitung perkiraan harga saham dari value yang sudah ditentukan dari masing-masing pendekatan tersebut. Dalam menghitung value perusahan, penulis akan menggunakan data sekunder, yaitu laporan keuangan konsolidasi yang disebarkan untuk publik. Penulis juga akan menggunakan teori-teori dari referensi seperti buku-buku dan dari webstie mngenai penilaian perusahaan. Setelah mendapatkan value perusahaan, penulis akan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan value dari PT Adaro Energy Tbk. Kata Kunci: Valuation, Discounted Cash Flow, Asset-Based, Market Approach
VALUASI PERUSAHAAN DAN PERAMALAN TREN KEUANGAN SEBUAH STUDI KASUS PADA PT PP LONDON SUMATERA INDONESIA (LSIP)
PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) merupakan perusahaan yang telah berdiri di Indonesia sejak tahun 1906 dan memulai IPO pada tahun 1996 dengan harga IPO sebesar Rp4.650 untuk setiap sahamnya. Meskipun kinerja perusahaan berjalan baik dan tren konsumsi minyak sawit di Indonesia meningkat, namun harga saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk mengalami fluktuasi bahkan penurunan jika dibandingkan dengan harga awal IPO dan harga saham dalam 5 tahun terakhir. Sehingga hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana kinerja saham perseroan dalam beberapa tahun ke depan. Dalam penelitian ini, penulis diawali dengan menganalisis macro-environment yang mungkin berdampak pada perusahaan dan industri, kemudian penulis melakukan analisis terhadap laporan keuangan perusahaan dan pesaingnya. Selain itu, penulis juga mencoba meramalkan kinerja keuangan perusahaan kemudian dilanjutkan dengan analisis penilaian perusahaan dengan metode discounted cash flow. Setelah mendapatkan hasil penilaian, penulis mencoba melihat tingkat sensitivitas perusahaan dengan menggunakan analisis skenario dan juga melakukan analisis struktur modal untuk mencari struktur modal yang optimal. Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan, Lonsum (LSIP) memiliki kinerja keuangan yang lebih baik dibandingkan kompetitornya kecuali Assets Turnover. Kemudian berdasarkan hasil analisis discounted cash flow, perusahaan ini belum layak dijadikan tempat kita berinvestasi. Berdasarkan hasil tersebut, penulis menyarankan pembaca untuk terus mengumpulkan informasi terkait PT PP London Sumatra Indonesia Tbk, kompetitor lain di industri serupa, dan mengenai industri perkebunan untuk mencari catalyst yang berdampak positif bagi perusahaan, dan berinvestasi ketika perusahaan mempunyai catalyst positif
EVALUASI EKONOMI TAMBANG BAWAH TANAH METODE SUB-LEVEL STOPING PT XYZ MENGGUNAKAN DISCOUNTED CASHFLOW DAN ANALISIS REAL OPTION
Metode penambangan emas sub-level stoping dengan pengisian material ke dalam stope yang telah ditambang, membuat biaya operasi untuk penambangan semakin tinggi. Pendekatan umum evaluasi ekonomi dengan metode Discounted Cash Flow dirasa belum cukup untuk menilai keekonomiannya sehingga dibutuhkan metode lain yang dapat mempertimbangkan faktor-faktor ketidakpastian dan dapat memberikan informasi besarnya peluang dari nilai proyek. Metode Real Option Valuation (ROV) dengan cara Binomial Lattice dan Rainbow Option memiliki keluwesan manajemen untuk mengatasi ketidakpastian yang mungkin terjadi. Evaluasi diawali dengan metode DCF yang akan menghasilkan nilai Net Present Value dan Internal Rate of Return. Dari analisis sensitivitas yang dilakukan terhadap parameter harga jual komoditas dan biaya operasi akan menunujukkan perubahan nilai ekonomis tambang PT XYZ yang terjadi apabila parameter yang disebutkan mengalami perubahan. Evaluasi ekonomi akan dilanjutkan menggunakan metode ROV dengan cara Binomial Lattice dan Rainbow Option untuk menentukan nilai keekonomian dari proyek. Metode DCF menghasilkan NPV proyek sebesar Rp974.722.524.327,78 dengan IRR 37,8%. Analisis sensitivitas menunjukkan harga jual merupakan parameter yang paling sensitif dan biaya operasi sangat bergantung terhadap inflasi. Berdasarkan pendekatan Binomial Lattice untuk data historis 6 tahun dan 12 tahun terakhir, proyek memiliki option premium pada parameter harga jual komoditas sebesar Rp105.282.837.167,87 dan Rp220.419.855.122,98, sedangkan berdasarkan parameter inflasi nilai option premiumnya sebesar Rp176.146.333.615,87 dan Rp197.293.476.530,02. Proyek juga memiliki option premium berdasarkan Raibow Option pada data historis harga jual dan inflasi 12 tahun terakhir sebesar Rp541.498.207.763,06 dan data historis harga jual dan inflasi 6 tahun sebesar dan Rp760.457.902.352,72.