📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

IDENTIFIKASI TIMBULAN DAN BENTUK PENGELOLAAN LIMBAH BATIK DALAM MENDUKUNG TRANSISI EKONOMI SIRKULAR DI KAMPUNG BATIK KAUMAN, KOTA PEKALONGAN

Kampung Batik Kauman merupakan sentra industri batik berbasis permukiman di Kota Pekalongan yang menghadapi tantangan pengelolaan limbah akibat aktivitas produksi yang berlangsung berdampingan dengan lingkungan permukiman. Meningkatnya tekanan lingkungan dari sektor tekstil mendorong perlunya transisi menuju ekonomi sirkular untuk meningkatkan efisiensi sumber daya dan mengurangi timbulan limbah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat penerapan praktik ekonomi sirkular berdasarkan prinsip 9R, titik timbulan limbah produksi batik, serta bentuk pengelolaan limbah dalam mendukung transisi ekonomi sirkular di Kampung Batik Kauman. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods) dengan desain sequential explanatory. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan analisis skoring berbasis prinsip 9R, Material Stream Mapping (MSM), dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ekonomi sirkular telah diterapkan secara parsial meskipun sebagian besar pelaku usaha belum memahami konsep ekonomi sirkular. Dari sembilan IKM yang menjalankan proses produksi, tujuh prinsip 9R telah diterapkan, sedangkan prinsip Refuse dan Recover belum ditemukan. Seluruh tahapan produksi menghasilkan limbah cair dan limbah padat, dengan limbah cair sebagai timbulan dominan. Bentuk pengelolaan limbah ditandai oleh praktik sirkular yang terbatas, keterlacakan material sisa melalui sektor informal dan IPAL komunal, serta dipengaruhi faktor teknis, perilaku, finansial, regulasi, dan pasar. Temuan menunjukkan bahwa sirkularitas di Kampung Batik Kauman telah berkembang secara organik, namun belum membentuk sistem terintegrasi yang mampu menutup siklus material secara menyeluruh. Penelitian ini berkontribusi sebagai dasar empiris perumusan strategi pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular, serta menjadi referensi bagi pemangku kepentingan dalam mendorong transisi dari praktik sirkular menuju sistem yang lebih terencana dan berkelanjutan.

2026
👤 Penulis: Sitorus Febby Cinthya .K
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Ekonim Sirkular 🏷️ Hidrologi

SKENARIO, AKTOR, DAN FAKTOR PENENTU MASA DEPAN EKOSISTEM BISNIS EKONOMI SIRKULAR PADA PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK

Sampah plastik yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai menimbulkan risiko lingkungan yang signifikan karena ketergantungannya pada tempat pembuangan akhir (TPA). Pengelolaan sampah plastik sirkular yang mengutamakan pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang dapat meminimalkan risiko ini. Penelitian sebelumnya tentang peran regulasi dan aspek teknis dalam penerapan model bisnis pengelolaan limbah sirkular terbatas, dengan fokus pada produk plastik prakonsumsi dan mengabaikan produk plastik pascakonsumsi seperti limbah kemasan. Segmentasi pelanggan untuk ekonomi sirkular terutama didasarkan pada karakteristik perilaku dan hampir tidak mempertimbangkan persepsi masyarakat tentang dimensi keberlanjutan. Disertasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum skenario masa depan dan segmentasi masyarakat berdasarkan persepsi mereka terhadap dimensi keberlanjutan, dengan mempertimbangkan aspek kelembagaan seperti regulasi dan dimensi teknis. Pendekatan metode campuran digunakan, menggabungkan metode kualitatif seperti beberapa studi kasus, diagram lingkaran kausal, evaluasi uji coba pengambilan keputusan dan laboratorium (DEMATEL), dan perencanaan skenario dengan metode kuantitatif seperti analisis klaster dan diagram stok dan aliran. Penelitian ini menemukan bahwa pengurangan sampah plastik secara optimal memerlukan pengurangan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat itu sendiri. Keuntungan menjadi daya tarik utama bagi model bisnis pengelolaan sampah sirkular, baik dalam fase pengumpulan, pengurangan, maupun pemrosesan ulang sampah plastik. Kebijakan pemerintah yang memisahkan fungsi regulator dan pelaksana pengelolaan sampah juga menjadi faktor kunci tumbuhnya model bisnis pengelolaan sampah sirkular. Disertasi ini menghasilkan empat skenario masa depan pengelolaan sampah plastik sirkular, yaitu pengurangan sampah plastik melalui model reuse, daur ulang sampah plastik, pemulihan energi dari sampah plastik, dan pengelolaan sampah yang masih mengandalkan TPA. Empat kelompok segmentasi masyarakat dapat memengaruhi arah skenario ini, yaitu pure eco-consumer, market-rational eco-consumer, exploitative consumer, dan pragmatist eco-consumer. Penelitian ini berkontribusi untuk memahami model bisnis dan kebijakan yang dibutuhkan oleh pelaku pengelolaan sampah plastik dan pemerintah, sekaligus mengisi gap penelitian sebelumnya dengan menemukan aspek keberlanjutan sebagai determinan dalam segmentasi masyarakat terkait pengelolaan sampah plastik sirkular.

2025
👤 Penulis: Noorhan Firdaus Pambudi
🏷️ Ekonim Sirkular 🏷️ Manajemen Sampah 🏷️ Regulasi Pemerintah
💬