📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenKALSIUM OKSIDA-EKSTRAK DAUN MURBEI HITAM TERENKAPSULASI CA-ALGINAT SEBAGAI ADSORBEN METILEN BIRU
Metilen biru (MB) merupakan zat warna kationik yang banyak digunakan dalam industri tekstil. MB bersifat toksik, karsinogenik, dan sulit terurai secara alami, sehingga akumulasi MB di perairan dapat mengganggu ekosistem dan membahayakan kesehatan manusia. Adsorpsi merupakan salah satu metode yang paling efektif dalam mengurangi kadar MB di perairan. Namun, penggunaan adsorben berbentuk serbuk masih menimbulkan tantangan dalam pemisahannya dari larutan adsorbat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kalsium oksida (CaO) yang distabilkan menggunakan ekstrak daun murbei hitam (EDMH) kemudian dienkapsulasi dalam Ca-Alginat membentuk adsorben CaO-EDMH-Alginat yang berbentuk bulir agar mudah dipisahkan setelah proses adsorpsi. Padatan CaO telah dikarakterisasi menggunakan XRD dan FTIR. Karakterisasi XRD mengonfirmasi kesesuaian CaO hasil sintesis dengan referensi. Karakterisasi FTIR menunjukkan spektrum CaO memiliki puncak serapan khas dari vibrasi gugus Ca-O (643 cm-1) dan terdapat puncak serapan gugus ?OH (3634 cm-1) yang berasal dari senyawa pengotor Ca(OH)2. Karakterisasi adsorben menggunakan FTIR dan SEM menunjukkan bahwa CaO-EDMH-Alginat berhasil disintesis. Analisis FTIR pada adsorben menunjukkan adanya pergeseran puncak serapan gugus ?OH (3435 cm-1? 3446 cm-1) , -C=O (1626 cm-1?1622 cm-1), dan ?C?O (1036 cm-1?1015 cm-1) setelah adsorpsi, mengindikasikan keterlibatan gugus-gugus tersebut dalam proses adsorpsi MB. Citra SEM mengonfirmasi terjadinya perubahan morfologi permukaan adsorben sebelum dan sesudah adsorpsi. Komposisi optimum adsorben dengan perbandingan %b/v Ca-Alginat : CaCl2 : CaO/EDMH sebesar 3 : 2 : 0,10. Optimasi kondisi adsorpsi menghasilkan pH optimum 4, massa adsorben optimum 0,10 g, dan waktu kesetimbangan tercapai pada menit ke-210. Studi kinetika dan isoterm adsorpsi bahwa adsorpsi MB mengikuti model kinetika orde satu semu (k = 0,0202 menit-1) dan model isoterm Langmuir (qmaks= 240,1 mg/g). Studi termodinamika menunjukkan bahwa proses adsorpsi MB bersifat endotermik (?H°= +8,112 kJ.mol-1), spontan (?G°303 K = -22,41 kJ.mol-1), dan disertai peningkatan ketidakteraturan sistem selama proses adsorpsi (?S°= +100,7 J.mol-1.K-1).