📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenKAJIAN ETIKA TENTANG PERLAKUAN PETERNAK ANGGOTA KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) TERHADAP TERNAK SAPI PERAHNYA
Peternakan sapi perah merupakan sektor penyediaan protein hewani bagi masyarakat Indonesia serta ekonomi bagi peternak sapi perah. Namun, produksi air susu sering kali berorientasi pada produktivitas ekonomi dan menganggap hewan hanya sebagai sarana produksi. Fokus terhadap produktivitas ekonomi ini dikhawatirkan akan mengakibatkan perhatian peternak kepada kesejahteraan hewan menjadi terabaikan. Hal ini dikhawatirkan akan mengakibatkan usaha peternakan menjadi tidak berkelanjutan, karena dengan meningkatnya status ekonomi, maka konsumen cenderung untuk lebih terinformasi dan terdorong untuk mengonsumsi produk yang dihasilkan dari proses yang beretika. Dalam rangka mendukung usaha peternakan sapi perah rakyat yang berkelanjutan, maka dilakukan kajian tentang apakah praktik peternakan sapi perah rakyat telah memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel peternak anggota Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui survei lapangan dan wawancara kepada peternak anggota KPSBU, menggunakan metode snowball sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 peternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan sapi perah memiliki peran ekonomi yang penting bagi peternak anggota KPSBU karena memberikan sumber pendapatan yang relatif stabil dengan rata-rata sebesar Rp. 8.675.475,- per bulan melalui produksi susu harian. Sapi perah diberi pakan dan air minum yang memadai sehingga memenuhi kriteria kesejahteraan hewan yaitu free from hunger and thirst. Selanjutnya, dari penelitian ini juga ditemukan bahwa ternak sapi yang dipelihara oleh peternak anggota KPSBU diberi nama, yang menunjukkan bahwa ternak yang dipelihara dianggap bukan hanya sebagai alat produksi, tetapi lebih sebagai anggota keluarga. Selanjutnya, pengamatan terhadap perilaku ternak sapi, diketahui bahwa sapi perah yang dipelihara diperlakukan dengan baik. Selanjutnya, ditemukan bahwa seluruh peternak sapi anggota KPSBU menerapkan sistem pemeliharaan free stall, yang memungkinkan sapi bergerak lebih bebas di dalam kandang. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa seekor sapi perah dewasa diberi kandang dengan luasan kurang lebih 6,39 ± 3,83 m² per ekor, dengan kondisi kandang yang bersih. Penelitian ini juga menemukan bahwa ternak yang dipelihara mendapatkan air dan pakan yang cukup. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka secara umum, praktik pemeliharaan sapi perah oleh peternak anggota KPSBU telah mengarah pada pemenuhan prinsip-prinsip kesejahteraan hewan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait kesejahteraan sapi perah peternak anggota KPSBU adalah pemenuhan kebebasan hewan ternak dari rasa sakit, cedera, dan penyakit, serta pemenuhan kebebasan hewan ternak untuk mengekspresikan perilaku alami.