📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 6 dokumen

PEMANFAATAN FOTOGRAMETRI RENTANG DEKAT UNTUK PENDOKUMENTASIAN BANGUNAN CAGAR BUDAYA YANG MEMENUHI ASPEK ARSITEKTUR (STUDI KASUS AULA BARAT INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG )

Bangunan cagar budaya merupakan salah satu benda yang memiliki nilai historis tinggi dan bersifat unik sehingga perlu dilakukan pendokumentasian untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kerusakan yang dapat terjadi.Aula Barat merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang sekaligus menjadi ciri khas utama dari kampus Institiut Teknologi Bandung (ITB).Oleh sebab itu, Aula Barat cocok untuk dijadikan objek penelitian. Seiring dengan perkembangan teknologi, Fotogrametri Rentang Dekat (FRD) menjadi salah satu metode yang relatif sederhana yang dapat digunakan untuk keperluan pengarsipan data dalam rangka pendokumentasian bangunan cagar budaya.Pengombinasian antara foto udara dan foto terestris pada saat pengolahan data menggunakan metode FRD, dilakukan untuk memperoleh kedetailan dan ketelitian yang lebih baik. Dengan menggunakan perangkat lunak Photomodeler Scanner (PMS), kombinasi dari kedua foto tersebut dapat dilakukan sehingga dapat menghasilkan model 3D yang lebih detail daripada gambar teknik. Untuk visualisasi model 3D yang dihasilkan, digunakanGoogle Sketch Up.

2026
👤 Penulis: ARIZA ARYANI PUTRI
🏷️ Fotogrametri Rentang Dekat 🏷️ Pendokumentasian Bangunan Cagar Budaya 🏷️ Model 3D

STUDI PEMANFAATAN FOTOGRAMETRI RENTANG DEKAT SECARA TERESTRIAL DAN AERIAL MENGGUNAKAN PESAWAT REMOTE CONTROL

Fotogrametri Rentang Dekat merupakan salah satu teknik yang dapat digunakan untuk merekonstruksi objek 3 Dimensi. Objek 3 dimensi ini dapat membantu memodelkan objek yang tidak dapat direpresentasikan dalam objek 2 Dimensi. Dalam penelitian tugas akhir ini metode yang digunakan adalah Fotogrametri Rentang dekat yang dilakukan dengan tiga cara pengambilan data yaitu pengambilan foto secara terrestris (menggunakan kamera yang dipegang langsung oleh fotografer), pengambilan foto secara aerial (meletakkan kamera pada wahana terbang seperti helicopter remote control) dan kombinasi keduanya (aerial dan terrestrial). Cara kombinasi ini membantu mendapatkan data yang tidak terlihat sebatas pandangan mata jika hanya menggunakan cara terrestris atau cara aerial saja. Perangkat lunak yang digunakan untuk membentuk model 3 dimensi dalam penelitian ini adalah photomodeler dengan menggunakan Objek bangunan berupa Observatorium Boscha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketelitian geometrik dari 3 cara pengambilan data diatas.

2026
👤 Penulis: NILA TRI INDRARIANI (NIM 15105036); Pembimbing: Dr. Ir. Bobby Santoso D.,M.Sc., dan Dr. Ir. Deni Suw
🏷️ Fotogrametri Rentang Dekat 🏷️ Modeling 3 Dimensi 🏷️ Analisis Geometri

APLIKASI FOTOGRAMETRI RENTANG DEKAT DENGAN MENGGUNAKAN WAHANA UNMANNED AERIAL VEHICLE UNTUK PENENTUAN VOLUME HASIL TAMBANG (STUDI KASUS: PERTAMBANGAN NIKEL PT. WEDA BAY NICKEL)

Pekerjaan pertambangan menuntut kecepatan dan ketelitian pada setiap pengukuran. Pada gundukan hasil tambang terutama tambang nikel PT.Weda Bay Nickel, setiap gundukan memiliki batasmaksimal massa dan volume gundukan. Apabila gundukan telah mencapai batas maksimal, harus dibuat gundukan baru untuk menampung hasil tambang. Saat ini pengukuran massa gundukan hanya dilakukan dengan melakukan timbangan. Namun masih terdapat kesalahan pada timbangan seperti tidak berfungsinya timbangan dan kesalahan pencatatan data. karena itu dibutuhkan metode baru untuk menentukan massa dan volume gundukan dengan cepat dan akurat.Fotogrametri rentang dekat (FRD) dapat memberikan data berupa point cloud. Point cloud merupakan sekumpulan titik-titik yang memiliki koordinat yang dihasilkan dari pengolahan dua foto yang bertampalan. Dari data point cloud tersebut dapat diolah sehingga dapat menghasilkan data digital elevation model (DEM) yang dapat dihitung volumenya. Dari data tersebut dapat dicari massa objek dengan cara perkalian antara volume objek dengan berat jenis objek. FRD dapat dikombinasikan dengan wahana unmanned aerial vehicle (UAV) dalam hal akuisisi data. dengan bantuan UAV, proses akuisisi data dapat dilakukan dengan cepat dan dapat memperoleh data yang sulit didapat seperti data objek bagian atas. Sehingga metode FRD dapat dijadikan metode alternatif penentuan volume gundukan hasil tambang nikel dengan cepat dan akurat.

2026
👤 Penulis: IHSAN RAMADHAN UTAMA (NIM 15107037); Pembimbing: Dr. Deni Suwardhi, ST, MT., dan Ir. Agoes Soewandit
🏷️ Fotogrametri Rentang Dekat 🏷️ Manajemen Rantai Pasok Tambang Nikel 🏷️ Unmanned Aerial Vehicle (Uav)

PENGGUNAAN FOTOGRAMETRI RENTANG DEKAT SEBAGAI ALAT BANTU PEMBUATAN AS-BUILT DRAWING

Ketersediaan As-Built Drawing dari setiap bangunan gedung merupakan hal penting dalam dunia konstruksi sipil. Berbagai pengambilan keputusan selalu dilakukan dengan melihat As-Built Drawing terbaru. Bangunan gedung yang tidak memiliki As-Built Drawing diperlukan pembuatan gambar terbaru untuk berbagai keperluan di masa mendatang. Studi kasus yang dilakukan merupakan bangunan gedung Campus Centre Barat Institut Teknologi Bandung. Metode fotogrametri rentang dekat dapat digunakan untuk membantu pembuatan As-Built Drawing yang berkualitas, dan murah. Dalam Tugas Akhir ini dijelaskan mengenai penggunaan fotogrametri rentang dekat untuk membantu pengerjaan pembuatan As-Built Drawing. Metode ini diawali dengan pengambilan foto objek dari berbagai sudut untuk merekonstruksi secara dijital bangunan gedung. Foto tersebut diolah dengan perangkat lunak Photomodeler Scanner untuk menghasilkan model sparse point cloud. Hasil pemodelan tersebut kemudian diproyeksikan secara orthogonal untuk dibuat As-Built Drawing. Dari hasil penelitian menunjukkan metode fotogrametri rentang dekat dapat digunakan sebagai metode baru pembuatan As-Built Drawing setelah membandingkan ketelitiannya dengan pengukuran menggunakan pita ukur dan Electronic Total Station (ETS). Hasil yang diberikan metode ini merupakan model yang akurat menggunakan alat dan pengolahan data yang sederhana.

2026
👤 Penulis: FAJAR IRAWAN (NIM 15107060); Pembimbing: Dr. Deni Suwardhi, ST., MT, dan Ir. Biemo W. Soemardi, MSE.
🏷️ Fotogrametri Rentang Dekat 🏷️ Pembuatan As-Built Drawing 🏷️ Teknik Pembukuan Konstruksi

PEMANFAATAN FOTOGRAMETRI RENTANG DEKAT DALAM BIDANG ARSITEKTUR LANSEKAP (STUDI KASUS : CAMPUS CENTER INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG)

Pekerjaan desain lanskap arsitektur menuntut ketelitian pada setiap pengukurannya, karena pada setiap pembuatan desain sedapat mungkin dapat merepresentasikan keadaan sebenarnya yang ingin dibangun dengan sangat detail. Arsitek lanskap pada umumnya membuat desain lanskap 2 dimensi dalam skala besar dan kemudian menggunakan perangkat lunak untuk menciptakan keadaan bangunan sekitarnya. Metode ini menyebabkan ketelitian pada lanskap tersebut tidak dapat dipastikan, maka dari itu diperlukan suatu metode yang dapat mempermudah dalam visualisasi dan orientasi lanskap yang juga memiliki tingkat ketilitian yang tinggi. Fotogrametri rentang dekat (FRD) menyediakan kebutuhan pembuatan model tersebut dengan peralatan yang sederhana yaitu kamera non metrik. Metode ini dapat menghasilkan model yang akurat dan detail dengan pengolahan dari dua foto yang bertampalan. Pengolahan yang dilakukan hanya dengan penandaan pada titik-titik objek detail yang ada pada foto menggunakan perangkat lunak PhotoModeler Scanner. FRD juga dapat dikombinasikan dengan wahana unmanned aerial vehicle (UAV) dalam akuisisi data untuk memodelkan bentuk area dari udara agar mendapatkan lanskap area yang ingin di modelkan secara vertikal, kemudian dengan FRD secara terestris dilakukan pemodelan area tersebut dengan lebih detail secara horizontal. Dengan penggabungan FRD UAV dan terestris akan didapatkan model 3D lanskap secara keseluruhan. Setelah itu arsitek lanskap dapat melakukan pengolahan lebih lanjut untuk visualisasi area lanskap sesuai yang dibutuhkan dengan menggunakan perangkat lunak Google SketchUp.

2026
👤 Penulis: CAHAYA DANURWENDI
🏷️ Fotogrametri Rentang Dekat 🏷️ Desain Lantai Arsitektur 🏷️ Model 3D

APLIKASI FOTOGRAMETRI RENTANG DEKAT UNTUK MENENTUKAN VOLUME SUATU OBJEK

Penggalian dan penimbunan suatu material merupakan hal yang penting dalam banyak pekerjaan teknik dan pertambangan. Umumnya metode yang digunakan untuk menentukan volume suatu material adalah menggunakan metode tachymetri untuk mengetahui koordinat suatu titik dengan menggunakan alat ukur Electronic Total Station (ETS). Untuk mendapatkan bentuk permukaan tanah terbaik sangat tergantung pada bentuk permukaan, distribusi titik dan metode interpolasi. Tetapi dengan bertambahnya titik akan berarti menambah waktu dan biaya.Untuk menyelesaikan masalah diatas, penelitian ini menerapkan metode Close Range Photogrametry (CRP) atau Fotogrametri Rentang Dekat sebagai metode alternatif untuk melakukan pengukuran dalam menentukan volume suatu material, dengan memanfaatkan teknologi kamera digital. Objek studinya adalah Kotak TV (sebagai contoh objek beraturan), beton (sebagai contoh objek kurang beraturan) dan gundukan berumput (sebagai contoh objek yang mewakili permukaan tanah). Volume hasil CRP akan dibandingkan dengan metode lainya (penggaris, Air, ETS) dan diuji tingkat ketelitiannya dengan menggunakan uji statistik. Dibandingkan juga proses pengambilan data sampai perhitungan volume, biaya dan waktu untuk objek gundukan berumput.Metode CRP dapat digunakan untuk penentuan volume dengan perbedaan hasil volume dengan metode lain antara 1%-7% dan tingkat kepresisiannya antara ± 1%-3%. Dari segi waktu lebih lambat CRP daripada tachymetri.

2026
👤 Penulis: YONAN ISMAIL (NIM 15104060); Pembimbing : Dr. Deni Suwardhi, ST., MT. dan Ir. Dwi Wisayantono MT.
🏷️ Fotogrametri Rentang Dekat 🏷️ Analisis Volume Objek 🏷️ Teknologi Digital Dalam Geomatika
💬