📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 2 dokumenIMPLEMENTASI DAN INTEGRASI FRONTEND DASHBOARD MONITORING BERBASIS WEB UNTUK OTOMASI DOSIS WATER TREATMENT PLANT
Instalasi Pengolahan Air atau Water Treatment Plant (WTP) memerlukan pemantauan kualitas air serta proses pemberian dosis bahan kimia agar operator dapat mengenali perubahan kondisi secara tepat. Pemantauan yang bergantung pada instrumen dan catatan terpisah menyulitkan operator dalam mengamati parameter pH, kekeruhan, dan Total Dissolved Solids (TDS), serta kondisi bahan kimia dan pompa dosis. Tugas akhir ini berfokus pada implementasi dan integrasi frontend dashboard berbasis web untuk sistem otomasi dosis WTP ITB Jatinangor. Frontend dikembangkan menggunakan Next.js, React, dan TypeScript serta terintegrasi dengan backend melalui REST API. Dashboard dirancang untuk menyediakan autentikasi operator, ringkasan kepatuhan terhadap Permenkes, visualisasi data sensor, riwayat dan ekspor data, pemantauan alarm, status pompa, pengaturan offset dosis, serta peringatan data kedaluwarsa. TanStack Query digunakan untuk mengelola data server, sedangkan dukungan Progressive Web App memungkinkan aplikasi dipasang dan digunakan melalui perangkat desktop maupun perangkat seluler. Ruang lingkup tugas akhir dibatasi pada implementasi frontend, sedangkan perangkat sensor, backend, basis data, dan algoritma kendali dosis berada di luar ruang lingkup. Evaluasi dilakukan melalui pengujian fungsional terhadap kebutuhan dan alur utama frontend. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh 20 kasus uji fungsional berhasil dipenuhi. Hasil tersebut memverifikasi bahwa frontend mampu menangani autentikasi, menampilkan ringkasan pemantauan dan analitik sensor, mengekspor riwayat data, serta memvalidasi interaksi alarm dan offset dosis sesuai kebutuhan sistem.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA FRAMEWORK FRONTEND DALAM PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN APLIKASI CHAT
Perkembangan teknologi komunikasi mendorong kebutuhan akan aplikasi chat yang andal, cepat, dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi chat berbasis web dengan membandingkan dua framework frontend modern, yaitu Next.js dan Nuxt.js, guna mengevaluasi kinerja, pengalaman pengguna, dan kemudahan pengembangan. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana merancang aplikasi chat dengan frontend yang optimal serta bagaimana mengukur kinerja masing-masing framework secara objektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Science Research Methodology (DSRM) yang terdiri dari tahapan identifikasi masalah, perancangan solusi, implementasi, hingga evaluasi. Solusi yang diusulkan menggunakan arsitektur microservice dengan webscoket untuk mendukung komunikasi real-time. Implementasi frontend dilakukan secara terpisah untuk Next.js dan Nuxt.js, dan diuji menggunakan metrik kinerja load time, page size, skor SEO, pengujian fungsionalitas, serta kuesioner User Experience Questionnaire (UEQ) untuk mengukur pengalaman pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kedua framework mampu mendukung pengembangan aplikasi chat modern, namun terdapat perbedaan dalam aspek efisiensi rendering dan persepsi pengguna. Secara umum, Nuxt.js menunjukkan keunggulan pada waktu muat awal dan kejelasan antarmuka, sementara Next.js unggul dalam fleksibilitas pengembangan dan ekosistem tooling. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemilihan framework frontend perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan dan konteks pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam bentuk panduan empiris bagi pengembang yang ingin memilih framework frontend untuk aplikasi komunikasi berbasis web. Selain itu, evaluasi yang dilakukan dapat menjadi dasar untuk pengembangan lanjutan, termasuk adaptasi ke versi mobile dan optimalisasi antarmuka responsif.