📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenSTUDI GEOLOGI DAN GEOKIMIA FLUIDA PANAS BUMI DAERAH CIATER, KABUPATEN SUBANG, PROVINSI JAWA BARAT
Sistem Panas Bumi Ciater merupakan salah satu daerah prospek untuk pengembangan pemanfaatan energi panas bumi secara langsung (direct use). Meskipun demikian, pemahaman mengenai karakteristik sistem dan sumber dayanya masih memerlukan studi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik sistem dan mengestimasi potensi sumber daya panas bumi di daerah Ciater. Metode penelitian meliputi integrasi data pemetaan geologi dan geokimia fluida panas bumi yang diperoleh dari Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (PSDMBP-ESDM). Integrasi kedua data tersebut menjadi dasar pengembangan model konseptual Sistem Panas Bumi Ciater. Litologi daerah penelitian yang berkembang sejak fase Pra-Sunda hingga Tangkuban Parahu Muda dari tua ke muda tersusun atas Satuan Basalt Pilotaksitik (35%), Satuan Basalt Vesikular (15%), serta tuf litik dan tuf gelas Satuan Piroklastik (50%). Struktur geologi dominan berorientasi timur laut-barat daya (NE-SW) yang mengontrol permeabilitas reservoir dan jalur migrasi fluida ke permukaan. Sistem Panas Bumi Ciater berasosiasi dengan sistem utama Gunung Tangkuban Parahu. Zona upflow Sistem Panas Bumi Ciater berada di area selatan, sementara zona outflow berada di area utara. Manifestasi panas bumi di daerah penelitian berupa mata air panas. Fluida hidrotermal dominan berasal dari air meteorik lokal yang mendapat pengaruh gas magmatik Tangkuban Parahu. Air panas Ciater bertipe klorida-sulfat tidak setimbang (immature water). Sistem Ciater diklasifikasikan sebagai sistem entalpi sedang dengan estimasi temperatur reservoir 170±10? berdasarkan diagram pencampuran SiO2. Dengan estimasi sumber daya spekulatif sebesar 25±5 MWe berdasarkan metode hilang panas alamiah, sistem ini berpotensi untuk dikembangkan dalam pemanfaatan panas bumi secara langsung (direct use).