📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 5 dokumen

INTERACTIVE PLATFORM FOR THREE-DIMENSIONAL REPRESENTATION OFMULTIBEAM-SURVEYED UNDERWATER ARCHAEOLOGICAL SITES IN PANGGANGDISTRICT, SERIBU ISLANDS

Proyek tugas akhir ini menyajikan pengembangan sistem dokumentasi digital terintegrasi untuk dua situs arkeologi bawah air, yaitu bangkai kapal KM Tabularasa dan KM Poso, yang berlokasi di Kecamatan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Data batimetri resolusi tinggi diperoleh menggunakan Norbit WBMS X MBES dengan frekuensi standar 400 kHz, mengacu pada standar IHO S-44 Special Order yang telah disesuaikan, serta strategi survei pencitraan bangkai kapal multi-arah. Strategi ini menggabungkan jalur survei utama (main line), silang (cross line), dan miring (oblique line) untuk meningkatkan cakupan akustik terhadap struktur bangkai kapal yang kompleks, termasuk sisi lambung dan fitur dek. Data yang diperoleh diproses melalui alur kerja hidrografi yang lengkap, meliputi kalibrasi patch-test, koreksi pasang surut, koreksi sound velocity profile, pembersihan point cloud, registrasi swath-to-swath menggunakan algoritma PPP dan Fine Iterative Closest Point, gridding DEM, serta pembuatan mesh PSR. Produk spasial yang dihasilkan diintegrasikan ke dalam DIVE (Diving Into Vessel Exploration), sebuah platform WebGIS Storymap berbasis browser yang menggabungkan antarmuka peta 2D interaktif Leaflet dengan penampil point cloud dan mesh 3D berbasis Three.js. Platform ini didukung oleh frontend Next.js, GeoServer untuk publikasi data raster yang sesuai standar OGC, serta server tile 3D berbasis Potree. Modul Video Pengembangan WebGIS juga dihasilkan untuk mendukung reproduksibilitas metodologi dan transfer pengetahuan di lingkungan komunitas geodesi dan geomatika. Evaluasi pengguna yang melibatkan empat puluh enam responden untuk platform WebGIS dan dua puluh tujuh responden untuk modul video menghasilkan skor kelayakan terbobot sebesar Qw = 3.701 (92.532%) dan Qv =3.775 (94.369%), yang keduanya dikategorikan sebagai Sangat Layak. Proyek ini menunjukkan bahwa integrasi survei MBES definisi tinggi, visualisasi tiga dimensi, dan WebGIS Storymap yang dapat diakses publik dapat mendukung dokumentasi arkeologi bawah air, penelitian, pendidikan, pengambilan keputusan pemerintah, dan pengembangan ekowisata bahari.

2026
👤 Penulis: Hanif Ramadhan
🏷️ Geodesi 🏷️ Geomatika 🏷️ Hidrologi

INTERACTIVE PLATFORM FOR THREE-DIMENSIONAL REPRESENTATION OFMULTIBEAM-SURVEYED UNDERWATER ARCHAEOLOGICAL SITES IN PANGGANGDISTRICT, SERIBU ISLANDS

Proyek tugas akhir ini menyajikan pengembangan sistem dokumentasi digital terintegrasi untuk dua situs arkeologi bawah air, yaitu bangkai kapal KM Tabularasa dan KM Poso, yang berlokasi di Kecamatan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Data batimetri resolusi tinggi diperoleh menggunakan Norbit WBMS X MBES dengan frekuensi standar 400 kHz, mengacu pada standar IHO S-44 Special Order yang telah disesuaikan, serta strategi survei pencitraan bangkai kapal multi-arah. Strategi ini menggabungkan jalur survei utama (main line), silang (cross line), dan miring (oblique line) untuk meningkatkan cakupan akustik terhadap struktur bangkai kapal yang kompleks, termasuk sisi lambung dan fitur dek. Data yang diperoleh diproses melalui alur kerja hidrografi yang lengkap, meliputi kalibrasi patch-test, koreksi pasang surut, koreksi sound velocity profile, pembersihan point cloud, registrasi swath-to-swath menggunakan algoritma PPP dan Fine Iterative Closest Point, gridding DEM, serta pembuatan mesh PSR. Produk spasial yang dihasilkan diintegrasikan ke dalam DIVE (Diving Into Vessel Exploration), sebuah platform WebGIS Storymap berbasis browser yang menggabungkan antarmuka peta 2D interaktif Leaflet dengan penampil point cloud dan mesh 3D berbasis Three.js. Platform ini didukung oleh frontend Next.js, GeoServer untuk publikasi data raster yang sesuai standar OGC, serta server tile 3D berbasis Potree. Modul Video Pengembangan WebGIS juga dihasilkan untuk mendukung reproduksibilitas metodologi dan transfer pengetahuan di lingkungan komunitas geodesi dan geomatika. Evaluasi pengguna yang melibatkan empat puluh enam responden untuk platform WebGIS dan dua puluh tujuh responden untuk modul video menghasilkan skor kelayakan terbobot sebesar Qw = 3.701 (92.532%) dan Qv =3.775 (94.369%), yang keduanya dikategorikan sebagai Sangat Layak. Proyek ini menunjukkan bahwa integrasi survei MBES definisi tinggi, visualisasi tiga dimensi, dan WebGIS Storymap yang dapat diakses publik dapat mendukung dokumentasi arkeologi bawah air, penelitian, pendidikan, pengambilan keputusan pemerintah, dan pengembangan ekowisata bahari.

2026
👤 Penulis: Alena Cansery
🏷️ Geodesi 🏷️ Geomatika 🏷️ Hidrologi

INTERACTIVE PLATFORM FOR THREE-DIMENSIONAL REPRESENTATION OFMULTIBEAM-SURVEYED UNDERWATER ARCHAEOLOGICAL SITES IN PANGGANGDISTRICT, SERIBU ISLANDS

Proyek tugas akhir ini menyajikan pengembangan sistem dokumentasi digital terintegrasi untuk dua situs arkeologi bawah air, yaitu bangkai kapal KM Tabularasa dan KM Poso, yang berlokasi di Kecamatan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Data batimetri resolusi tinggi diperoleh menggunakan Norbit WBMS X MBES dengan frekuensi standar 400 kHz, mengacu pada standar IHO S-44 Special Order yang telah disesuaikan, serta strategi survei pencitraan bangkai kapal multi-arah. Strategi ini menggabungkan jalur survei utama (main line), silang (cross line), dan miring (oblique line) untuk meningkatkan cakupan akustik terhadap struktur bangkai kapal yang kompleks, termasuk sisi lambung dan fitur dek. Data yang diperoleh diproses melalui alur kerja hidrografi yang lengkap, meliputi kalibrasi patch-test, koreksi pasang surut, koreksi sound velocity profile, pembersihan point cloud, registrasi swath-to-swath menggunakan algoritma PPP dan Fine Iterative Closest Point, gridding DEM, serta pembuatan mesh PSR. Produk spasial yang dihasilkan diintegrasikan ke dalam DIVE (Diving Into Vessel Exploration), sebuah platform WebGIS Storymap berbasis browser yang menggabungkan antarmuka peta 2D interaktif Leaflet dengan penampil point cloud dan mesh 3D berbasis Three.js. Platform ini didukung oleh frontend Next.js, GeoServer untuk publikasi data raster yang sesuai standar OGC, serta server tile 3D berbasis Potree. Modul Video Pengembangan WebGIS juga dihasilkan untuk mendukung reproduksibilitas metodologi dan transfer pengetahuan di lingkungan komunitas geodesi dan geomatika. Evaluasi pengguna yang melibatkan empat puluh enam responden untuk platform WebGIS dan dua puluh tujuh responden untuk modul video menghasilkan skor kelayakan terbobot sebesar Qw = 3.701 (92.532%) dan Qv =3.775 (94.369%), yang keduanya dikategorikan sebagai Sangat Layak. Proyek ini menunjukkan bahwa integrasi survei MBES definisi tinggi, visualisasi tiga dimensi, dan WebGIS Storymap yang dapat diakses publik dapat mendukung dokumentasi arkeologi bawah air, penelitian, pendidikan, pengambilan keputusan pemerintah, dan pengembangan ekowisata bahari.

2026
👤 Penulis: Rasya Intishar
🏷️ Geodesi 🏷️ Geomatika 🏷️ Hidrologi

INTERACTIVE PLATFORM FOR THREE-DIMENSIONAL REPRESENTATION OFMULTIBEAM-SURVEYED UNDERWATER ARCHAEOLOGICAL SITES IN PANGGANGDISTRICT, SERIBU ISLANDS

Proyek tugas akhir ini menyajikan pengembangan sistem dokumentasi digital terintegrasi untuk dua situs arkeologi bawah air, yaitu bangkai kapal KM Tabularasa dan KM Poso, yang berlokasi di Kecamatan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu. Data batimetri resolusi tinggi diperoleh menggunakan Norbit WBMS X MBES dengan frekuensi standar 400 kHz, mengacu pada standar IHO S-44 Special Order yang telah disesuaikan, serta strategi survei pencitraan bangkai kapal multi-arah. Strategi ini menggabungkan jalur survei utama (main line), silang (cross line), dan miring (oblique line) untuk meningkatkan cakupan akustik terhadap struktur bangkai kapal yang kompleks, termasuk sisi lambung dan fitur dek. Data yang diperoleh diproses melalui alur kerja hidrografi yang lengkap, meliputi kalibrasi patch-test, koreksi pasang surut, koreksi sound velocity profile, pembersihan point cloud, registrasi swath-to-swath menggunakan algoritma PPP dan Fine Iterative Closest Point, gridding DEM, serta pembuatan mesh PSR. Produk spasial yang dihasilkan diintegrasikan ke dalam DIVE (Diving Into Vessel Exploration), sebuah platform WebGIS Storymap berbasis browser yang menggabungkan antarmuka peta 2D interaktif Leaflet dengan penampil point cloud dan mesh 3D berbasis Three.js. Platform ini didukung oleh frontend Next.js, GeoServer untuk publikasi data raster yang sesuai standar OGC, serta server tile 3D berbasis Potree. Modul Video Pengembangan WebGIS juga dihasilkan untuk mendukung reproduksibilitas metodologi dan transfer pengetahuan di lingkungan komunitas geodesi dan geomatika. Evaluasi pengguna yang melibatkan empat puluh enam responden untuk platform WebGIS dan dua puluh tujuh responden untuk modul video menghasilkan skor kelayakan terbobot sebesar Qw = 3.701 (92.532%) dan Qv =3.775 (94.369%), yang keduanya dikategorikan sebagai Sangat Layak. Proyek ini menunjukkan bahwa integrasi survei MBES definisi tinggi, visualisasi tiga dimensi, dan WebGIS Storymap yang dapat diakses publik dapat mendukung dokumentasi arkeologi bawah air, penelitian, pendidikan, pengambilan keputusan pemerintah, dan pengembangan ekowisata bahari.

2026
👤 Penulis: Raju Imam Syahanafi
🏷️ Geodesi 🏷️ Geomatika 🏷️ Hidrologi

KAJIAN UNDANG-UNDANG DI INDONESIA YANG BERKAITAN DENGAN GEODESI DAN GEOMATIKA

Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadikan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di Indonesia. Sehingga segala aspek kehidupan masyarakat Negara Indonesia harus dilandasi dengan Pancasila. Dan segala peraturan yang dibuat harus mengacu kepadanya. Dengan begitu akan tercipta kehidupan masyarakat yang damai, tertib, aman, sejahtera, makmur dan sentosa. Dalam perwujudannya, dibuatlah tata aturan perundang-undangan di Indonesia. Undang-undang yang sudah ditetapkan merupakan peraturan yang perlu dipatuhi. Karenanya, dalam tatanan pemerintahan Indonesia dibuat kementerian/lembaga pemerintah sebagai bentuk perwujudan peraturan di Indonesia. Pada pelaksanaan kegiatan-kegiatannya akan melibatkan berbagai disiplin ilmu, termasuk geodesi dan geomatika.Kegiatan yang dilakukan dalam penyusunan Tugas Akhir ini adalah dengan melakukan studi literatur terlebih dahulu mengenai undang-undang yang berlaku di Indonesia, teori perundang-undangan dan cakupan bidang geodesi dan geomatika.Dengan melakukan studi literatur dan pengkajian terhadap undang-undang yang berlaku, didapat suatu kesimpulan bahwa bidang ilmu geodesi dan geomatika bisa dipakai dalam pelaksanaan Undang-Undang Pokok Agraria, Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan, Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara, Undang-Undang Penataan Ruang, Undang-Undang Cagar Budaya, Undang-Undang Penanggulangan Bencana, Undang-Undang Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Undang-Undang Perairan Indonesia, Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi, dan Undang-Undang Wilayah Negara. Sehingga dapat diketahui juga bahwa para ahli bidang geodesi dan geomatika dapat bekerja sama dalam melakukan kegiatan pekerjaannya.

2026
👤 Penulis: DINI MARDIAH (NIM: 15107075); pembimbing: Ir. Didik Wihardi S. W., M. T
🏷️ Geodesi 🏷️ Geomatika 🏷️ Perundangan Hukum
💬