📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 1 dokumen

PEMODELAN GEOMEKANIKA 1D UNTUK ESTIMASI WELLBORE COLLAPSE PRESSURE BERBASIS KRITERIA MOHR-COULOMB DAN MODIFIED-LADE BESERTA PERANCANGAN HYDRAULIC FRACTURING

Operasi pengeboran dan stimulasi di Cekungan “SHEDNA” menghadapi tantangan akibat aktivitas tektonik intensif. Ketidakpastian rezim tegasan dan tekanan pori memicu ketidakstabilan lubang bor seperti kick, blowout, dan keruntuhan dinding sumur yang menaikkan risiko serta biaya operasi. Penelitian ini mengkarakterisasi geomekanika Sumur “AMQ-036” di Cekungan “SHEDNA” untuk mitigasi risiko pengeboran sekaligus perancangan stimulasi. Model Geomekanik 1D dibangun untuk menentukan mekanisme overpressure, rezim tektonik, dan magnitudo SHmax melalui stress polygon. Jendela lumpur pengeboran ditentukan dari wellbore collapse pressure dengan kriteria Mohr-Coulomb dan Modified-Lade, lalu hydraulic fracturing Perkins-Kern-Nordgren (PKN) 2D dirancang pada lima zona target melalui optimasi grid search. Data yang digunakan berupa wireline log (gamma ray, densitas, sonik) dan citra Formation Micro Imager (FMI). Mekanisme overpressure pada Formasi B, C, dan D didominasi unloading, dengan rezim strike-slip bertransisi ke normal faulting dan orientasi SHmax sekitar N60°E-N70°E. Jendela lumpur Modified-Lade konsisten lebih lebar karena memasukkan tegasan utama menengah, dan sebagian interval overpressure menunjukkan tekanan pori melampaui collapse pressure. Pemodelan PKN menghasilkan panjang rekahan satu sayap (Xf) 213-216 m, lebar maksimum 2,806-8,844 mm, dan tekanan breakdown 6.123-10.759 psi bergantung kedalaman dan rezim tegasan lokal. Hasil ini menjadi panduan teknis terintegrasi untuk pengeboran dan stimulasi di Cekungan “SHEDNA”.

2026
👤 Penulis: Muhammad Furqan Zelsy
🏷️ Geomekanika Sumur 🏷️ Hydraulic Fracturing 🏷️ Teknik Pengeboran Intensif
💬