📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 3 dokumen

PERSEPSI RUANG DIGITAL DAN KONSUMSI RUANG KOMERSIAL: STUDI ELEMEN SPASIAL DAN SOSIAL-SUBJEKTIF DI BLOK M, JAKARTA SELATAN

Perubahan dinamika kota kontemporer menunjukkan bahwa ruang komersial tidak lagi berkembang semata berdasarkan faktor fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi, pengalaman, dan representasi digital pengguna. Kawasan Blok M sebagai kawasan komersial strategis mengalami transformasi menuju ekonomi kreatif berbasis digital, sehingga penting memahami integrasi elemen spasial dan sosialsubjektif dalam membentuk konsumsi ruang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keterkaitan antara persepsi ruang digital dengan konsumsi ruang komersial di kawasan Blok M. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada elemen spasial, persepsi terkonsentrasi pada koridor utama seperti Melawai dan Blok M Square, dengan aksesibilitas tinggi di sekitar simpul MRT, aglomerasi aktivitas pada titik seperti Taman Literasi, serta distribusi parkir yang mengikuti lokasi konsumsi. Sementara itu, pada elemen sosial-subjektif, persepsi terbentuk melalui viralitas media sosial, identitas simbolik tempat, ragam aktivitas, kualitas pengalaman, dan estetika visual ruang. Permodelan GWR menunjukkan bahwa parkir, kualitas pengalaman, dan estetika berpengaruh signifikan terhadap jumlah ulasan sebagai representasi konsumsi ruang. Temuan ini menyatakan bahwa baik elemen spasial maupun sosial-subjektif tetap memiliki keterkaitan, namun dengan karakter yang berbeda, di mana elemen spasial cenderung berpengaruh langsung dan konsisten, sedangkan elemen sosial-subjektif bersifat lebih kontekstual, selektif, dan tidak selalu linear. Meskipun demikian, seluruh elemen tetap memiliki keterkaitan secara konseptual terhadap konsumsi ruang komersial, di mana persepsi digital terbentuk secara luas tetapi hanya sebagian yang terkonversi menjadi perilaku konsumsi yang terukur secara empiris. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi analisis persepsi digital berbasis TF-IDF dengan pendekatan spasial dan statistik, serta pengukuran berbasis unit ruang komersial untuk mengidentifikasi keterkaitan empiris antara subjektivitas digital dan konsumsi ruang. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan geografi konsumsi dengan mengintegrasikan dimensi spasial, sosial-subjektif, dan data digital dalam memahami dinamika ruang komersial perkotaan.

2026
👤 Penulis: Yohana P. Indrasmoro
🏷️ Geografis Konsumsi 🏷️ Hidrologi Digital 🏷️ Manajemen Ruang Komersial

LARGE COMPANYS MANAGEMENT OF CLIENT/ CUSTOMER DATA AGAINST DATA BREACH PREVENTION

Pesatnya perkembangan teknologi memungkinkan masyarakat untuk cepat beradaptasi dengan perubahan dunia saat ini, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Dunia digital memiliki dampak yang banyak pada aspek kehidupan masyarakat. Seberapa amankah data klien yang disimpan bersama mereka? Jika data perusahaan tersebut tidak dijaga dan disimpan dengan aman, maka hal tersebut dapat menjadi sasaran empuk bagi penjahat dunia maya. Disertasi ini akan mencari tahu lebih lanjut terkait perubahan dan tindakan perusahaan besar dalam hal strategi manajemen pencegahan pencurian data. Selain itu, juga untuk menyintesis perubahan yang dibuat selama bertahun-tahun oleh strategi manajemen pencegahan pencurian data pelanggan perusahaan besar selama beberapa tahun terakhir, mendokumentasikan tindakan yang diambil oleh perusahaan besar jika terjadi pencurian data. Untuk menunjukkan strategi pencegahan mana yang dapat diterapkan di masa depan. Ketiga perusahaan tersebut memiliki beberapa kesamaan dalam menangani setiap kasus. Meneliti bagaimana strategi manajemen pencegahan pencurian data pelanggan perusahaan besar telah berubah selama beberapa tahun terakhir, memerlukan lebih banyak data primer internal dari dalam setiap perusahaan.

2025
👤 Penulis: Balqis Annisa Lathifah
🏷️ Manajemen Rantai Pasok 🏷️ Hidrologi Digital 🏷️ Kecerdasan Buatan

APA HAMBATAN DALAM MENGADAPTASI RANTAI PASOKAN PADA LANSKAP DIGITAL: STUDI KASUS PERUSAHAAN PENERBIT INDONESIA

Penelitian ini mengeksplorasi keterbatasan dan hambatan tentang mengapa beberapa perusahaan, terutama di negara-negara berkembang, tidak mengadopsi rantai pasokan digital meskipun kemajuan teknologi yang pesat mendorong perusahaan lain untuk melakukan hal yang sama. Dengan semakin berkembangnya teknologi disruptif, perusahaan merasa perlu mengubah model bisnis mereka serta cara mereka menjalankan rantai pasokan untuk mengikuti tren. Meskipun terdapat banyak manfaat potensial dari digitalisasi proses rantai pasokan, beberapa perusahaan menghadapi tantangan dalam melakukan transisi. Beberapa perusahaan bahkan secara sadar memilih untuk tidak mendigitalkan perusahaannya. Permasalahan ini khususnya masih terjadi di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Disertasi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hambatan dan alasan suatu perusahaan melakukan digitalisasi rantai pasoknya melalui studi kasus pada perusahaan penerbitan Indonesia, PT XYZ. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman perusahaan terhadap teknologi dan mengkaji aspek organisasi dan budaya yang berkontribusi terhadap keterbatasan dalam digitalisasi rantai pasokan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Terlepas dari ketersediaan teknologi digital dan kesadaran akan pentingnya transformasi digital, perusahaan menghadapi tantangan untuk memanfaatkan teknologi digital untuk membantu operasional rantai pasokan. Disertasi ini juga memberikan rekomendasi atas keterbatasan yang dihadapi perusahaan penerbitan. Strateginya berfokus pada perubahan manajemen dan kesiapan organisasi. Dengan mengatasi keterbatasan ini, perusahaan dapat meningkatkan keunggulan kompetitifnya dan memiliki proses produksi yang lebih efisien.

2024
👤 Penulis: Selma Najwa Fiansa
🏷️ Digitalisasi Rantai Pasok 🏷️ Manajemen Organisasi 🏷️ Hidrologi Digital
💬