📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

EVALUASI RANGKAIAN PENGUAT DAN PENGONDISIAN SINYAL TERHADAP SISTEM SENSING & CONDITIONING PADA PENERAPAN DETEKSI KELAYAKAN TEKNIS KABEL DENGAN KONEKTOR BANANA 4 MM BERBASIS RESISTANSI

Metode pemeriksaan kabel praktikum yang umum digunakan di Laboratorium Dasar Teknik Elektro (LDTE), seperti continuity test, memiliki kelemahan karena tidak mampu mendeteksi degradasi resistansi internal kabel hingga orde milliOhm. Kondisi ini dapat menyebabkan kesalahan indikasi kelayakan kabel yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran praktikan. Tugas akhir ini bertujuan merancang dan mengevaluasi sistem pemeriksaan kabel yang mampu mengidentifikasi kelayakan teknis kabel melalui sensing nilai resistansi. Fokus penelitian adalah pada Subsistem Sensing & Conditioning, yang terdiri dari rangkaian Instrumentation Amplifier untuk memberikan penguatan yang signifikan pada sinyal masukan mikro. Sinyal keluaran kemudian dikondisikan melalui tiga rangkaian dasar yaitu penyearah gelombang penuh (full-wave rectifier) untuk mengubah sinyal bipolar menjadi sinyal unipolar, sebuah Low Pass Filter (LPF) untuk mereduksi noise frekuensi tinggi, dan voltage limiter sebagai proteksi dengan membatasi tegangan keluaran agar berada dalam batas aman untuk mikrokontroler. Sistem yang dikembangkan ini menjamin integritas data sinyal dan keandalan sistem dalam menentukan kelayakan kabel secara cepat dan akurat, sehingga mendukung efisiensi praktikum dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran

2026
👤 Penulis: Shafira Rahmania Adi Cahyani
🏷️ Sistem Pemeriksaan Kabel 🏷️ Analisis Sinyal Elektronika 🏷️ Hidrologi Teknik Elektro

PENGEMBANGAN TRANSCEIVER 6 GHZ UNTUK RADAR DETEKSI OBJEK

Pertumbuhan jumlah kendaraan terutama jenis kendaraan roda empat di Indonesia semakin pesat tiap tahunnya, terutama dengan banyaknya skema kredit yang semakin memudahkan konsumen untuk memiliki kendaraan impiannya. Namun sayangnya, regulasi keamanan kendaraan yang ada di Indonesia belum cukup ketat sehingga banyak dari kendaraan roda empat yang dipasarkan di negara kita ini tertinggal jauh dengan kendaraan yang dipasarkan di negara lain terutama dari segi teknologi ADAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan salah satu dari banyak bentuk ADAS yakni sensor pendeteksi objek berbasis FMCW yang bekerja pada frekuensi 6 GHz yang mana masih sangat jarang ditemukan di kendaraan roda empat yang dipasarkan di Indonesia. Penelitian akan dibagi menjadi dua subsistem yakni subsistem transceiver serta subsistem antena dimana pada subsistem transceiver akan dikembangkan SDR serta rangkaian PCB yang dapat mengintegrasikan komponen-komponen IC yang membentuk radar FMCW, sedangkan pada subsistem antena akan dikembangkan antena microstrip patch yang dapat bekerja pada frekuensi 6 GHz. Desain SDR akan dibuat menggunakan software LabVIEW dengan mengacu pada blok diagram radar FMCW sederhana sedangkan desain rangkaian PCB akan dibuat menggunakan software Eagle dengan referensi datasheet untuk masing-masing komponen pembangun sedangkan desain antena akan dikembangkan menggunakan software desain antena. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa terbatasnya transceiver dengan frekuensi tinggi di Indonesia, terutama untuk aplikasi otomotif, disebabkan oleh kerumitan proses fabrikasi, keterbatasan ketersediaan komponen-komponen yang dapat bekerja pada frekuensi tinggi, serta keterbatasan alat pengujian untuk radar dengan frekuensi tinggi. PCB hasil fabrikasi lokal memiliki path loss yang cukup besar, sekitar -32 dBm, sehingga menambahkan kebutuhan penguat daya yang kuat untuk dapat mentransmisikan sinyal pada jarak jauh, sedangkan beberapa desain antena microstrip patch dengan frekuensi kerja 6 GHz berhasil dibuat dengan ukuran yang relatif kecil.

2024
👤 Penulis: Alvandhyto Pradhana N.P.
🏷️ Elektronika Kendaraan 🏷️ Desain Elektronik 🏷️ Hidrologi Teknik Elektro
💬