📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 1 dokumenPENGARUH ISOMERISME KATION ORGANIK TERHADAP TRANSFER KIRALITAS DAN PEMISAHAN SPIN RASHBA-DRESSELHAUS PADA PEROVSKITE HIBRIDA DUA DIMENSI (NEA)?PBBR?
Perovskite hibrida organik-anorganik dua dimensi (2D) berbasis (NEA)?PbBr? memiliki potensi sebagai material spintronik karena menggabungkan kerangka anorganik Pb-Br dengan spin-orbit coupling (SOC) yang kuat dan kation organik yang dapat merekayasa simetri lokal. Namun, pengaruh isomerisme posisi kation organik terhadap transfer kiralitas dan pemisahan spin Rashba-Dresselhaus masih perlu dikaji secara sistematis. Dalam penelitian ini, pengaruh kation 1NEA dan 2NEA dengan konfigurasi R, S, dan rasemat pada material (NEA)?PbBr? dikaji menggunakan pendekatan first-principles berbasis Density Functional Theory (DFT). Perhitungan dilakukan menggunakan metode PAW pada VASP dengan fungsional PBE, koreksi dispersi PBE-D3(BJ), serta kalkulasi nonkolinear dengan SOC. Analisis dilakukan terhadap ikatan hidrogen N-H···Br, distorsi lokal kerangka Pb-Br, struktur pita, DOS/PDOS, parameter pemisahan spin, dan tekstur spin di sekitar conduction band minimum (CBM). Hasil simulasi menunjukkan bahwa fase enansiomer R dan S menghasilkan tilting asimetris pada kerangka anorganik, sedangkan fase rasemat memiliki struktur yang lebih simetris. Fase kiral 1NEA menunjukkan disparitas sudut ikatan in-plane sebesar 22,36-22,56°, lebih besar dibandingkan 2NEA sebesar 17,74-17,81°. Pemisahan spin pada fase kiral 1NEA mencapai 219,618-222,564 meV dengan koefisien efektif sekitar 1,57 eVÅ, sedangkan fase kiral 2NEA menghasilkan splitting sebesar 194,213-194,992 meV dengan koefisien sekitar 1,39 eVÅ. Sebaliknya, fase rasemat hanya menunjukkan splitting sekitar 0,04-0,05 meV. Hasil ini menunjukkan bahwa pemisahan spin pada (NEA)?PbBr? ditentukan oleh efektivitas transfer kiralitas menjadi distorsi asimetris pada kerangka Pb-Br. Dengan demikian, disparitas sudut ikatan in-plane dapat digunakan sebagai deskriptor struktur utama dalam perancangan perovskit kiral 2D untuk aplikasi spintronik. Kata kunci: perovskite kiral, isomerisme kation, transfer kiralitas, Rashba-Dresselhaus, DFT, tekstur spin, spintronik.