📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

IDENTIFIKASI TUTUPAN LAHAN WILAYAH KARST DI KECAMATANCIPATAT DENGAN TEKNIK FUSI CITRA ALOS PALSAR DAN AVNIR-2:KAJIAN SOSIAL, KEPENDUDUKAN DAN EKONOMI

Penduduk di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya dan mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pokok, sehingga manusia terus mengeksploitasi sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhannya. Salah satu wilayah yang dijadikan sasaran eksploitasi adalah wilayah karst yang kaya akan sumber daya hayati dan non hayati. Kegiatan ini akan berdampak pada perubahan tutupan lahan. Informasi tutupan lahan merupakan salah satu elemen penting untuk menentukan kebijakan, seperti hal-hal yang bersifat sosial, kependudukan, dan ekonomi. Penginderaan jauh dapat digunakan untuk mengamati tutupan lahan, salah satunya dengan fusi citra yang dapat memberikan informasi lebih, khususnya klasifikasi wilayah karst yang lebih terinci dibandingkan hanya dengan menggunakan data optis.

2026
👤 Penulis: Manda Marcella
🏷️ Karst 🏷️ Penduduk 🏷️ Ekonomi

STUDI MORFOLOGI PERMUKIMAN PERDESAAN DAN SUMBER AIR PERMUKAAN DI KAWASAN KARST, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Kabupaten Gunungkidul merupakan area perdesaan yang terbangun di atas kawasan karst yang rentan akan kekeringan. Padahal, aktivitas manusia sehari-hari dan aktivitas pertanian sangat bergantung terhadap keberadaan sumber air. Bagaimana masyarakat bermukim di kawasan karst dipengaruhi berbagai faktor seperti faktor geografi dan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk (1) mengidentifikasi ragam morfologi permukiman terkait dengan sumber air permukaan di kawasan karst Kabupaten Gunungkidul, (2) mengidentifikasi faktor-faktor pembentuk morfologi permukiman, (3) mengidentifikasi tata kelola masyarakat terkait sumber air permukaan sesuai ragam morfologi permukimannya, dan (4) menganalisis resiliensi masyarakat ditinjau dari relasi antara morfologi permukiman perdesaan dengan tata kelola sumber air permukaannya. Penelitian ini akan berlokasi di lima kelurahan di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul tepatnya di Kelurahan Giripanggung, Purwodadi, Sidoharjo, Sumberwungu, dan Tepus yang memiliki jumlah telaga dan mata air yang beragam dalam perdesaan. Studi morfologi permukiman yang dilakukan di penelitian ini akan dibaca melalui figure-ground dan sintaksis spasial untuk melihat pola permukiman yang terbentuk dan menggambarkan integrasi, konektivitas, dan kedalaman jaringan permukiman. Penelitian morfologi permukiman, analisis tata kelola masyarakat terhadap sumber air permukaan, dan analisis resiliensi masyarakat akan dilakukan dengan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian yaitu dengan melakukan observasi lapangan, wawancara dengan lurah atau perangkat kelurahan, wawancara dengan warga kelurahan sebagai triangulasi data, dan dilengkapi dengan data sekunder. Resiliensi masyarakat kemudian akan ditinjau dari relasi antara morfologi permukiman yang terbentuk dengan tata kelola masyarakat terhadap sumber air permukaan dalam permukiman. Penelitian ini diharap dapat mengembangkan pengetahuan mengenai morfologi permukiman terutama di permukiman perdesaan di kawasan karst. Identifikasi morfologi permukiman diharapkan dapat memberi gambaran mengenai situasi eksisting permukiman dan memberikan bahan informasi bagi pertimbangan rancangan ruang dan kebijakan yang akan dibuat di masa mendatang dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai keberlanjutan dalam hubungan antara masyarakat dan lingkungan serta antarmasyarakat permukiman.

2025
👤 Penulis: Nurwanda Rahma Alfiandary
🏷️ Karst 🏷️ Morfologi Permukiman Perdesaan 🏷️ Manajemen Sumber Air
💬