📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 2 dokumen

PERUBAHAN PERSEPSI PUBLIK DI RUANG DIGITAL TERHADAP RUANG KOMERSIAL: STUDI KASUS DI KORIDOR BRAGA, BANDUNG

Evolusi era digital telah mengubah cara masyarakat mempersepsikan dan mengonsumsi ruang komersial. Hal ini tidak hanya dirasakan melalui pengalaman fisik langsung, tetapi juga dapat melalui gambaran digital di platform daring. Koridor Braga, Bandung, merupakan satu dari koridor komersial historis yang telah mengalami perubahan tersebut. Sebagai kawasan yang dikenal dengan arsitektur kolonialnya sejak era kolonial Belanda, koridor Braga sempat menjadi sentral perdagangan dan hiburan ternama di Bandung, bahkan dijuluki "Paris van Java." Kini kawasan tersebut tengah mengalami tekanan modernisasi yang bukan sekadar mengubah wajah fisiknya, namun juga cara publik memaknai dan menilai kawasan tersebut. Penelitian terdahulu terkait komersialisasi ruang, telah dijelaskan pengaruh dari teknologi digital terhadap perilaku komersialisasi ruang, namun penelitian tersebut sebagian besar masih menekankan peran elemen fisik kawasan. Hal ini menjadi menarik untuk diteliti karena belum banyak kajian yang menggabungkan elemen fisik dan non fisik kawasan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali perubahan pola perilaku terhadap ruang komersial di Koridor Braga berdasarkan persepsi digital penggunanya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan memakai data ulasan digital dari Google Maps Reviews sebagai sumber utama untuk mengidentifikasi pola persepsi dan perilaku ruang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi pergeseran fungsi ruang akibat digitalisasi, di mana ruang bukan lagi hanya sebagai tempat transaksi ekonomi, melainkan berkembang menjadi ruang representasi identitas dan konsumsi simbolik. Selain itu, ditemukan kemunculan ruang-ruang baru yang dipicu oleh ulasan digital tesebut, yang mendukung terbentuknya titik-titik aktivitas komersial baru berbasis daya tarik visual dan viralitas konten. Perubahan ini turut membawa transformasi pada pola aktivitas dan konsumsi ruang secara keseluruhan, di mana perilaku pengunjung semakin dipengaruhi oleh narasi digital sebelum dan sesudah kunjungan fisik. Temuan ini menegaskan bahwa kedua elemen tersebut, saling membentuk satu sama lain. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan ulasan digital sebagai instrumen interpretasi persepsi ruang komersial yang mencakup penilaian terhadap kondisi fisik kawasan dan juga non-fisik kawasannya, seperti suasana, pengalaman emosional, serta nilai simbolik ruang,v sehingga membuka pendekatan yang lebih menyeluruh untuk memahami dinamika ruang perkotaan berdasarkan data digital.

2026
👤 Penulis: Irene Ekklesia D. Aritonang
🏷️ Digitalisasi 🏷️ Perilaku Pengunjung Ruang Komersial 🏷️ Kawasan Perbelanjaan

PERANCANGAN KAWASAN PASAR CIROYOM BANDUNG DENGAN PENDEKATAN COMPACT CITY

Pasar rakyat merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat lokal sekaligus mencerminkan kehidupan sosial-ekonomi wilayahnya. Pasar Ciroyom, yang berdiri sejak 1923, memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan yang mendukung perkembangan kawasan Ciroyom. Kota Bandung, sebagai salah satu kota terpadat di Indonesia, menghadirkan tekanan ruang yang tinggi, terutama di kawasan padat penduduk seperti Kelurahan Ciroyom. Pertumbuhan organik di sekitar pasar, didorong oleh tingginya aktivitas ekonomi dan kebutuhan ruang, menimbulkan permasalahan tata ruang, antara lain munculnya pasar informal, kemacetan, keterbatasan akses pejalan kaki, serta menurunnya kualitas lingkungan dan estetika kawasan. Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi kawasan yang besar, termasuk aksesibilitas ke terminal, stasiun, bandara, dan pusat kota, belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, pendekatan compact city menjadi strategi penting dalam perancangan kawasan, dengan fokus pada pemanfaatan ruang secara efisien, integrasi fungsi lahan, pengembangan campuran dan vertikal, serta penguatan konektivitas pejalan kaki dan transportasi publik. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan keteraturan ruang, meningkatkan kualitas lingkungan dan memperkuat daya tarik ekonomi Pasar Ciroyom sebagai pusat perdagangan yang berkelanjutan.

2025
👤 Penulis: Syifa Primadita
🏷️ Compact City 🏷️ Pasar Rakyat 🏷️ Kawasan Perbelanjaan
💬