๐Ÿ“š Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen

Pencarian topik

Reset

Hasil Dokumen

Ditemukan: 4 dokumen

MODEL PERSAMAAN DIFERENSIAL TUNDA DISKRET UNTUK INFLASI DAN PENGANGGURAN DI BRITANIA RAYA

Penelitian ini menganalisis hubungan antara inflasi dan tingkat pengangguran di Inggris menggunakan model Persamaan Diferensial Tunda (PDT) dari Veronika Novotnยดa (2013). Tujuan utama adalah mengestimasi parameter-parameter model dengan data CPIH dan tingkat pengangguran UK dari Tahun 2008-2024. Berbagai pendekatan diuji, termasuk penggunaan data mentah dan data yang dihaluskan (smoothing), dengan estimasi parameter melalui regresi linear dan kuadratik, serta prediksi numerik menggunakan metode Euler dan RK4. Hasilnya menunjukkan bahwa model regresi linear lebih stabil dan akurat daripada regresi kuadratik. Menariknya, metode numerik Euler dan RK4 menghasilkan metrik evaluasi yang identik atau sangat mirip, sementara variasi waktu tunda (? ) tidak memiliki dampak signifikan terhadap akurasi model. Secara keseluruhan, model yang dihaluskan (smoothing) dengan jendela data yang lebih pendek cenderung memberikan kinerja prediksi terbaik, menunjukkan bahwa laju perubahan inflasi dan pengangguran dalam model ini sebagian besar didorong oleh konstanta.

2026
๐Ÿ‘ค Penulis: Della Pevivenia Sidabutar
๐Ÿท๏ธ Kebijakan Ekonomi ๐Ÿท๏ธ Model Persamaan Diferensial Tunda ๐Ÿท๏ธ Analisis Data Statistik

STUDI DAMPAK KEBIJAKAN LARANGAN EKSPOR BIJIH NIKEL PADA HUBUNGAN KINERJA KEUANGAN DAN NILAI PERUSAHAAN

Larangan ekspor bihi nikel menjadi penting bagi perusahaan karena akan berdampak pada kinerja keuangan dan nilai perusahaan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan larangan ekspor bijih nikel terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan di sektor pertambangan Indonesia. Industri pertambangan, khususnya nikel, memegang peran strategis dalam perekonomian nasional, namun kebijakan larangan ekspor yang diberlakukan menimbulkan tantangan signifikan. Dengan menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) dan regresi linear, penelitian ini mengkaji bagaimana berbagai rasio keuangan (termasuk likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas) yaitu ROA, NPM, CR, QR, DAR, DER, TATO, dan WCTO berkontribusi terhadap nilai perusahaan (Tobin's Q) baik sebelum maupun sesudah implementasi kebijakan tersebut. Data keuangan perusahaan pertambangan terkait akan dianalisis untuk mengidentifikasi pergeseran prioritas investor dan perubahan dalam faktor penentu nilai perusahaan. Hasilnya adalah CR dan QR menjadi kinerja keuangan yang berdampak paling signifikan pada nilai perusahaan pada periode sebelum adanya kebijakan larangan ekspor sedangkan pada periode setelah kebijakan larangan ekspor, DAR dan CR menjadi yang palling signifikan. Ini diindikasikan karena adanya pembayaran hutang

2025
๐Ÿ‘ค Penulis: Yehezkiel Abadi Wahyudi
๐Ÿท๏ธ Kebijakan Ekonomi ๐Ÿท๏ธ Analisis Keuangan ๐Ÿท๏ธ Industri Pertambangan

MENUTUP ATAU MELEBARKAN KESENJANGAN? PERAN FDI DAN CUTI MELAHIRKAN BERBAYAR TERHADAP KESENJANGAN UPAH GENDER DI NEGARA-NEGARA DI ASIA

Foreign Direct Investment (FDI) secara signifikan memengaruhi pasar tenaga kerja; namun, dampaknya terhadap kesenjangan upah berdasarkan gender, khususnya di kawasan ASEAN dan negara-negara berkembang Asia lainnya, masih belum dieksplorasi. Studi yang ada mengungkapkan bagaimana pengaruh FDI terhadap kesenjangan upah, yang dibentuk oleh konteks kelembagaan dan kebijakan. Meskipun demikian, sedikit perhatian telah diberikan pada dinamika ekonomi ASEAN yang unik. Studi ini menggunakan fixed-effect model dengan data panel dari 33 negara berkembang Asia (2013โ€“2022) untuk menganalisa dampak FDI terhadap kesenjangan upah berdasarkan gender dan peran moderasi cuti hamil berbayar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa FDI memperburuk kesenjangan upah berdasarkan gender, dengan cuti hamil berbayar mengurangi dampak ini di negara-negara berkembang Asia yang lebih luas, meskipun menunjukkan dampak yang lebih kecil di ASEAN. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya kebijakan yang berfokus pada gender, seperti cuti hamil yang didanai pemerintah dan kerangka kerja dalam pengasuhan anak bersama, dalam mempromosikan kesetaraan dalam ekonomi yang didorong oleh FDI.

2025
๐Ÿ‘ค Penulis: Raden Ayesha Fadhilatunnisa Suriamihardja
๐Ÿท๏ธ Manajemen Rantai Pasok ๐Ÿท๏ธ Kebijakan Ekonomi ๐Ÿท๏ธ Hidrologi Ekonomi

PERUBAHAN LAHAN PEMBANGUNAN PELABUHAN INTERNASIONAL DAN KEBERHASILAN KONSEP GREEN PORT PADA ASPEK KEMAKMURAN EKONOMI (STUDI KASUS : PELABUHAN INTERNASIONAL TERMINAL KIJING KABUPATEN MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT)

Saat ini permasalahan transportasi laut yaitu sering terjadinya ketimpangan antara kebutuhan pergerakan didukung dengan sistem ramah lingkungan dan sumber pembiayaan untuk memenuhi pergerakan tersebut. Permasalahan over kapasitas yang terjadi pada pelabuhan di Indonesia sejauh ini seringkali dilakukan dengan perluasan lahan yang digunakan untuk peningkatan insfrastruktur. Beberapa penelitian terdahulu hanya berfokus pada mengatasi permasalahan / dampak negatif dari perluasan lahan pelabuhan dengan konsep green port untuk mengurangi emisi.Sehingga penelitian ini akan mengkaji perubahan lahan pembangunan Pelabuhan Internasioanl dan keberhasilan konsep green port dilihat dari aspek kemakmuran ekonomi yang mengacu pada JP.Rodrigue (2010) perlu dilakukan untuk mengukur kinerja dan efisiensi regionalisasi berbasis daratan ntuk mengambil keuntungan ekonomi. Pada penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif dan deskriptif komparatif untuk melihat penilaian variabel-variabel pendukung keberhasilan konsep green port dari perubahan lahan. Dari hasil penelitian ditemukan terdapat beberapa variabel perluasan lahan yang tidak dapat memberikan penilaian positif yaitu dari segi karakteristik wilayah yaitu persentase perubahan jumlah penduduk, persentase perubahan mata pencaharian dan tingkat pendapatan kemudian dari segi persentase peningkatan PDRB, serta kapasitas throughput cargo. Sehingga pada Pelabuhan Kijing jumlah kegiatan ekspor-impor justru mengalami penurunan. Dari keadaan tersebut perlu adanya penentuan sektor/komoditas unggul yang berorientasi ekspor pada lokasi Pelabuhan Internasional Terminal Kijing sehingga dapat memperkirakan biaya dan waktu, serta bekerjasama dengan Pemda setempat mengakomodir permasalahan yang mungkin akan ditimbulkan. Adapun kelemahan dari studi ini antara menggunakan variabel yang tergolong terbatas, Perlu mencari variabel yang lebih akurat, dimana aspek ekonomi pada dasarnya sulit untuk diukur keberhasilannya. Perlu adanya penelitian lanjutan dengan melibatkan pihak-pihak eksternal terkait yang berhubungan dengan kegiatan operasional bongkar muat peti kemas agar saling bersinergi untuk kelancaran kegiatan bongkar muat peti kemas.

2024
๐Ÿ‘ค Penulis: Ilma Muvidah
๐Ÿท๏ธ Kebijakan Ekonomi ๐Ÿท๏ธ Manajemen Rantai Pasok ๐Ÿท๏ธ Hidrologi
๐Ÿ’ฌ