π Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 3 dokumenPERANCANGAN RESORT RESTORATIF BERBASIS TERAPI AKTIF MULTISENSORI DI PUTRI DUYUNG COTTAGE, JAKARTA UTARA
Kepadatan aktivitas dan tekanan lingkungan di kota metropolitan seperti Jakarta berkontribusi terhadap meningkatnya kelelahan mental dan fisik masyarakat urban. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan ruang pemulihan yang mampu mendukung kesejahteraan psikologis. Kawasan pesisir Jakarta Utara memiliki potensi sebagai lanskap terapeutik melalui keberadaan ruang biru berupa hamparan laut serta pengalaman multi-sensori yang dihadirkan oleh visual, aroma, angin, dan suara alam pesisir. Kehadiran laut berperan dalam menciptakan suasana restoratif yang dapat mendukung proses pemulihan psikologis bagi berbagai kelompok usia. Namun, fasilitas resort di pesisir Jakarta Utara umumnya masih berfokus pada fungsi akomodasi dan rekreasi. Perancangan ini bertujuan untuk merespons permasalahan tersebut melalui pengembangan konsep resort berbasis healing environment yang memanfaatkan potensi alam pesisir sebagai media terapi. Putri Duyung Cottage Ancol digunakan sebagai studi preseden untuk mengidentifikasi permasalahan desain resort. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang didukung oleh observasi, studi literatur, serta wawancara. Hasil analisis kemudian diterjemahkan ke dalam konsep perancangan yang menekankan pemanfaatan pengkondisian ruang yang baik, material alami, pencahayaan alami, serta hubungan visual ke arah laut untuk menciptakan pengalaman ruang yang bersifat restoratif. Melalui pendekatan tersebut, perancangan ini diharapkan mampu menghadirkan resort yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlibur, tetapi juga sebagai ruang pemulihan yang mendukung kesejahteraan fisik, mental, dan sosial penggunanya.
A DOSE OF NATURE : LIFESTYLE CENTER BERBASIS BIOFILIK DI KOTA BARU PARAHYANGAN
Kota Baru Parahyangan merupakan sebuah kota mandiri yang belum memiliki fasilitas pusat perbelanjaan di dalamnya. Sebuah pusat perbelanjaan diperlukan mengingat jauhnya akses masyarakat setempat menuju pusat perbelanjaan terdekat, yakni di Kota Bandung. Sebuah tipologi Lifestyle Center hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Lifestyle Center diwujudkan bukan hanya sebagai bangunan konvensional, tetapi sebagai fasilitas baru yang juga memenuhi kebutuhan biofilia manusia, yakni keterhubungan manusia dengan alam. Pendekatan ini mengintegrasikan alam ke dalam rancangan, menciptakan harmoni yang menyatukan calon pengguna proyek dengan alam melalui pendekatan desain biofilik. Hal ini didukung oleh potensi Kota Baru Parahyangan yang masih memiliki daya tarik alam yang kuat. Tujuan yang hendak dicapai dari proyek ini adalah menghadirkan pusat perbelanjaan modern yang aksesibel dalam dimensi jarak untuk menunjang aktivitas komersial dan rekreasi. Selain itu, Lifestyle Center bertujuan untuk memberikan representasi arsitektur yang menggambarkan hubungan baik antara fungsi komersial modern dan alam, dan menghadirkan pengalaman berbelanja yang terintegrasi dengan alam dan ruang terbuka. Melalui perpaduan konsep inovatif dan urgensi untuk menyediakan fasilitas belanja modern, desain biofilik juga diharapkan mampu meningkatkan fungsi dan nilai komersial seperti yang telah dibuktikan di berbagai studi.
OPTIMIZATION OF DOUBLE-WALLED SANDWICH CRASH BOX COLUMNS WITH AUXETIC CORE USING DESIGN FOR SIX SIGMA METHOD
<p align="justify">With the increasing emphasis on vehicle safety, there is a critical need to enhance the crashworthiness of automotive components. One such component is the crash box, which has a vital part in absorbing energy during collisions and protecting vehicle occupants. Improving the crash box design is essential for effectively absorbing impact energy during collisions, thereby reducing the forces transmitted to vehicle occupants and improving overall safety. This research addresses this need by optimizing the crashworthiness of double-walled sandwich crash box columns through the incorporation of an auxetic core with a re-entrant geometry and the application of the Design for Six Sigma (DFSS) methodology, specifically Taguchiβs method. Employing numerical simulations with LS-DYNA, the study explores the crashworthiness response of thin-walled columns with auxetic cores, focusing on their unique energy absorption properties. The DFSS utilizes an L18 Taguchi orthogonal array using the Signal-to-Noise (S/N) ratio with the criteria of larger-the-better. For the optimization, the factors used include adhesive bonding, core and wall material, re-entrant width and angle, and the thicknesses of the inner wall, outer wall, and core are selected as optimization parameters. The optimized crash box design features tied contact adhesive bonding, core, and wall materials of AL 6061-T6 and Ti-6Al-4V respectively, an auxetic width of 7 mm, an auxetic angle of 60 degrees, inner and outer wall thicknesses of 2 mm, and a core thickness of 1.5 mm. The main aspect analyzed is the Specific Energy Absorption (SEA) of the crash box, chosen for its effectiveness in quantifying energy absorption efficiency relative to the weight of the crash box. Therefore, the results shows that the optimized crash box with an auxetic structure and double walls shows significant improvement over the baseline design, with a yield gain of 35.84 and 11.53 for SEA and S/N ratio, respectively. These findings underscore the potential of advanced materials and structured design methodologies in enhancing vehicle safety and pave the way for future innovations in crashworthy structures.<p align="justify">