📚 Eksplorasi & Komparasi Topik Dokumen
Pencarian topik
Hasil Dokumen
Ditemukan: 5 dokumenPERANCANGAN ULANG STRATEGI PROMOSI PROGRAM IELTS WIKALPA COLLEGE BERDASARKAN ANALISIS INTENSI DAN SEGMENTASI PELANGGAN
Wikalpa College merupakan lembaga bimbingan belajar daring yang didirikan pada tahun 2022 dan menyediakan program persiapan IELTS. Meskipun program yang ditawarkan telah sesuai dengan kebutuhan target pasar, strategi promosi yang diterapkan belum mampu menjangkau calon pelanggan secara optimal karena masih menggunakan pendekatan yang seragam tanpa mempertimbangkan perbedaan karakteristik pelanggan. Selain itu, terdapat limitasi anggaran yang dipertimbangkan sehingga diperlukan strategi promosi yang tidak membutuhkan biaya dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi intensi mendaftar calon pelanggan, mengidentifikasi segmentasi pelanggan berdasarkan karakteristik perilaku, dan merancang ulang strategi promosi bagi setiap segmen pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 117 responden yang merupakan target pasar program IELTS Wikalpa College. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSSEM) berdasarkan model Stimulus–Organism–Response (S-O-R) yang diadopsi dan dikembangkan dari lima penelitian terdahulu, yaitu Dabbous & Barakat (2020), Hanaysha (2022), Li dkk. (2025), Monfort dkk. (2025), dan Lien dkk. (2015). Dengan robustness check, dilakukan Finite Mixture Partial Least Squares (FIMIXPLS) untuk mengidentifikasi segmentasi pelanggan, dan Importance-Performance Map Analysis (IPMA) untuk menentukan prioritas perbaikan pada setiap segmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Content Quality merupakan stimulus utama yang membentuk respons pelanggan melalui pengaruh nonlinear terhadap Brand Awareness dan Brand Image serta pengaruh positif terhadap Brand Preference, sedangkan Brand Preference menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap Intention to Enroll. Analisis FIMIX-PLS mengidentifikasi dua segmen pelanggan, yaitu Benefit-Driven Evaluators sebanyak 66 responden dan Engagement-Driven Decision Makers sebanyak 51 responden. Berdasarkan karakteristik masing-masing segmen, penelitian ini menghasilkan enam strategi promosi terdiferensiasi, yaitu Proof Before Promotion, IELTS Decision Week, IELTS Everyday Challenge, dan Wikalpa Education Partner Program, untuk meningkatkan efektivitas promosi Wikalpa College sesuai karakteristik setiap segmen pelanggan.
OPTIMASI TRANSPORTASI DAN LOGISTIK PADA INSTALASI TURBIN ANGIN LEPAS PANTAI DENGAN PENDEKATAN STOKASTIK
Transportasi dan logistik memiliki peran signifikan dalam pembangunan infrastruktur lepas pantai. Kompleksitas dan keterbatasan seperti ketidakpastian performa peralatan, kondisi perairan, serta ketersediaan kapal dan dermaga menuntut perencanaan yang tepat sekaligus efisien dari segi biaya dan waktu. Perencanaan transportasi dan logistik dengan pendekatan deterministik sering kali kurang mampu menangkap variasi yang terjadi di lapangan, sehingga diperlukan pendekatan stokastik yang lebih representatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi transportasi dan logistik turbin angin lepas pantai (offshore wind turbine/OWT) dengan pendekatan stokastik, sehingga ketidakpastian yang memengaruhi biaya maupun durasi dapat dimitigasi. Simulasi dilakukan menggunakan pemrograman Python untuk memodelkan rangkaian proses transportasi dan logistik OWT, meliputi loadout/unloading dan pelayaran, dengan mempertimbangkan variasi probabilistik kondisi lingkungan dan operasional. Pendekatan Monte Carlo digunakan untuk mengacak parameterparameter dalam transportasi, seperti kecepatan kapal, kondisi lingkungan (gelombang, arus, dan angin), serta waktu operasi pelabuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan stokastik mampu memberikan gambaran distribusi probabilistik terkait estimasi durasi dan biaya transportasi pada setiap tahapan dan konfigurasi, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan pembangunan OWT.
MENJEMBATANI KESENJANGAN USIA DALAM REKRUTMEN DENGAN MENGADAPTASI RETURNSHIP SEBAGAI TALENTA BARU UNTUK PERAN SERVER DI PERUSAHAAN F&B: STUDI KASUS KAFE UMA OMA
Penelitian ini mengeksplorasi praktik rekrutmen inklusif usia melalui studi kasus Uma Oma Cafe, sebuah bisnis makanan dan minuman di Indonesia yang mempekerjakan lansia sebagai pekerja garda depan. Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami motivasi organisasi, strategi rekrutmen, persepsi efektivitas, dan tantangan implementasi dari program ketenagakerjaan inklusif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur bersama perwakilan HR dan triangulasi data sekunder dari tiga video YouTube yang menampilkan pendiri, tim operasional, dan pekerja lansia. Analisis tematik mengungkapkan empat temuan utama: program ini didorong oleh empati sosial dan nilai-nilai komunitas; proses rekrutmen bersifat informal namun disengaja; inisiatif ini meningkatkan kesejahteraan emosional dan pengalaman pelanggan; serta tantangan diatasi melalui penyesuaian tugas dan supervisi yang empatik. Studi ini memberikan kontribusi terhadap literatur mengenai returnship dan rekrutmen inklusif, khususnya di sektor F&B, serta menawarkan wawasan praktis bagi bisnis yang ingin menerapkan keberagaman usia. Rekomendasi diberikan bagi Uma Oma Cafe, bisnis serupa, dan penelitian lanjutan untuk mendorong praktik rekrutmen yang inklusif di pasar tenaga kerja Indonesia.
ANALISIS IMPLEMENTASI INSENTIF DALAM PROYEK PENGEMBANGAN JAMBARAN TIUNG BIRU DI PT PERTAMINA EP CEPU
Regulasi yang mengatur insentif di sektor minyak dan gas Indonesia dirancang untuk menarik investasi dan meningkatkan produksi. Insentif tersebut mencakup tax holiday, pembebasan DMO (Domestic Market Obligation), kredit investasi, depresiasi dipercepat, perpanjangan Perjanjian Bagi Hasil (PSC), serta renegosiasi pembagian pendapatan antara kontraktor dan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana insentif-insentif tersebut dapat mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi oleh PT PEPC JTB dalam Proyek Unitisasi Jambaran Tiung Biru, yang saat ini mengalami Net Present Value (NPV) negatif dan Payback Period (PBP) berlangsung hingga tahap akhir proyek. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi kombinasi insentif yang optimal, proporsi yang tepat, serta strategi implementasi yang paling efektif dalam meningkatkan kinerja keuangan proyek. Analisis ini dilakukan melalui empat skenario kontrol—Skenario 1, Skenario 2, Skenario 3, dan Skenario 4— yang akan diuji dan dibandingkan untuk menentukan pendekatan yang paling sesuai dalam meningkatkan nilai ekonomi proyek. Untuk keperluan simulasi digunakan model keuangan yang dimodifikasi dari model keuangan proprietary milik PT PEPC JTB, yang beroperasi dalam kerangka PSC dan pedoman akuntansi PSC. Model ini mengintegrasikan berbagai asumsi penting, seperti waktu dan nilai realisasi investasi, tanggal mulai depresiasi, pengeluaran operasional, serta proyeksi produksi dan harga gas serta kondensat dalam jangka panjang. Evaluasi yang lebih komprehensif terhadap setiap skenario kontrol mengacu pada parameter-parameter ekonomi utama seperti NPV, IRR, Profitability Index (PI), dan Payback Period (PBP). Dari keempat skenario yang dianalisis, Skenario 1—yang mencakup penerapan tax holiday, perpanjangan PSC setelah tahun 2035, peningkatan kredit investasi, serta depresiasi dipercepat—terbukti menjadi pilihan yang paling efektif. Berdasarkan kondisi base case, Skenario 1 menghasilkan NPV tertinggi (dengan tingkat diskonto 10%), IRR sebesar 12,92% yang lebih besar dari WACC, Profitability Index (PI) sebesar 1,15, dan Payback Period (PBP) sebesar 14,48 tahun, menjadikannya sebagai opsi yang paling menarik untuk memperbaiki kinerja ekonomi proyek.
RECOVERING BALANCE EQUITY LOSS OF COOPERATIVE: CASE OF K3PC
Pada struktur kapital laporan keuangan terdapat komponen modal atau kekayaan, selanjutnya disebut sebagai Ekuitas. Ekuitas adalah pendanaan dari pemilik korporasi (investor atau pemegang saham) yang menggambarkan tentang performa korporasi atau Perusahaan (Lawrence J.Gitman ; Chad J.Zutter (2009). Arti nya kekayaan bersih adalah komponen penyeimbang atas akun hutang terhadap nilai Aset secara keselurahan. Ekuitas menjelaskan tentang bagaimana Perusahaan atau korporasi menggambarkan performa keuangan nya. Equitas terdiri atas setoran pemilik, laba ditahan dan cadangan usaha. Pada studi kasus K3PC, Ekuitas menunjukkan selisih antara total simpanan anggota (wajib dan pokok) dengan nilai actual ekuitas. Terdapat selisish sebesar – 4,16 Milyar rupiah pada laporan keuangan akhir tahun 2022. Hal tersebut disebabkan oleh adanya akumulasi kerugian pada rentang waktu tahun 2016 sampai dengan 2019. Unit usaha yg memeberikan kontribusi negative adalah unit kontrak Servia: Sewa Kendaraan (2016), Proyek pemindahan lumpur (2017), dan juga proyek produksi bahan kimia (2018). Hal ini berdampak pada bisnis proses K3PC pada umum nya, walaupun masuh terdapat juga unit usaha yg memberikan kontribusi positif seperti Transportasi Bus, Catering, Simpan Pinjam, dan lain lain. Perlakuan perbaikan pada unit usaha yg berkontribusi negative (kontrak servis), tetap menjaga performa baik unit usaha transportasi dan catering, serta selalu mengembangkan dan melakukan improvisasi bagi performa unit usaha lain nya; minimarket and servis kenadraan ringan di workshop adalah tujuan dari proyek proposal bisnis ini. Ada 3 skenario terdampak yg disiapkan: pertama adalah kondisi natural yg secara alamiah mengalami perbaikan berdasarkan performa beberapa unit usaha yg membaik. Skenario terdampak yg kedua adalah dengan mekakukan perbaikan dan improvisasi pada unit usaha K3PC yg masih negatif, dan dapat meningkatkan pendapatan 10-20 %. Skenario terdampak ketiga adalah dengan melakukan Tindakan teknis pada AD-ART K3PC, Dimana diharapkan dapat meningkatkan alokasi Cadangan usaha sampai dengan 30 %.